Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN MAKROSOMIA DI RSUD SAWERIGADING PALOPO Usman, Arifa
JIKI Jurnal Ilmiah Kesehatan IQRA Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bayi makrosomia adalah bayi dengan berat badan lebih dari 4.500 gram atau untuk Indonesia jika berat badan bayi 4.000 gram, atau lebih dari dua standar devisi atau diatas 90 tahun persentil dari berat badan normal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian makrosomia di RSUD Sawerigading Palopo. Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin yang melahirkan bayi dengan berat badan bayi > 4000 gram yang tercatat di buku register RSUD Sawerigading Palopo. Sampel dalam penelitian ini ibu bersalin yang melahirkan bayi dengan berat badan bayi >4000 gram yaitu 16 responden. dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Pengumpulan data melalui data primer (lembar observasi) dan data sekunder. Data diolah menggunakan Statistical Product And Service Solution (SPSS) dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji statistik fisher exact test serta disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara diabetes melitus dengan kejadian makrosomia pada (p Value = ,034 Ë‚,05), ada hubungan antara keturunan dengan kejadian makrosomia (p Value = 0,034 <,05), dan ada hubungan antara multiparitas dengan kejadian makrosomia (p Value = 0,011 < ,05), Kesimpulannya adalah ada hubungan diabetes melitus, keturunan dan multiparitas dengan kejadian makrosomia di RSUD Sawerigading Palopo.
HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI BIDAN DAN KUALITAS PELAYANAN ANTENATAL CARE DENGAN KEPUASAN IBU HAMIL DI POSKESKEL BOTING KOTA PALOPO Usman, Arifa
JIKI Jurnal Ilmiah Kesehatan IQRA Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menopause Latar belakang: Kematian ibu yang masih sangat tinggi menunjukkan kualitas pelayanan kesehatan maternal yang masih rendah termasuk Antenatal Care (ANC) pada ibu hamil. Pelayanan yang bermutu adalah pelayanan yang memuaskan pelanggan sesuai standar dan etika profesi dan penyebab utama masalah mutu adalah ketidak patuhan pada unsur proses dalam standar pelayanan. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara komunikasi bidan dan kualitas pelayanan antenatal care dengan kepuasan ibu hamil di Poskeskel Boting Kota Palopo Tahun 2018. Metode: penelitian ini menggunakan metode penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini semua ibu hamil yang melakukan kunjungan ANC di Poskeskel Boting Kota Palopo tahun 2018. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 33 ibu hamil. Teknik pengambilan sampel accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data diolah menggunakan SPSS dan dianalisis secara deskriptif dan bivariat dengan fisher’s exact test serta disajikan dalam bentuk tabel. Hasil: ada hubungan antara komunikasi bidan (nilai p= ,023), kualitas pelayanan antenatal care (nilai p= ,011) dengan kepuasan ibu hamil. Kesimpulan: ada hubungan antara komunikasi bidan dan kualitas pelayanan antenatal care dengan kepuasan ibu hamil di Poskeskel Boting Kota Palopo tahun 2018.
HUBUNGAN SOSIAL EKONOMI DAN ASUPAN GIZI IBU DENGAN KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK PADA IBU HAMIL Usman, Arifa; Rosdiana, Rosdiana
JIKI Jurnal Ilmiah Kesehatan IQRA Vol 7 No 02 (2019)
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekurangan energi kronis merupakan suatu kondisi dimana seorang ibu hamil menderita kekurangan asupan makan yang berlangsung dalam jangka waktu lama (menahun atau kronis) yang mengakibatkan timbulnya gangguan kesehatan, sehingga peningkatan kebutuhan zat gizi pada masa kehamilan tidak dapat terpenuhi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan sosial ekonomi dan asupan gizi ibu dengan kejadian kekurangan energi kronik pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Wara Utara Palopo tahun 2019. Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 103 orang ibu hamil yang memeriksakan kesehatannya dipuskesmas. Sampel dalam penelitian ini adalah 51 orang. Teknik pengambilan sampel accidental sampling, Pengumpulan data melalui data primer (kuesinoer) dan data sekunder. Data diolah menggunakan SPSS versi 20 dan analisa secara univariat dan bivariat dengan uji statistic chi-square serta disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan sosial ekonomi dengan kejadian kekurangan energi kronik dimana diperoleh nilai (pendidikan p Value=0,015, pekerjaan p Value=0,006 dan penghasilan p Value=0,006), ada hubungan asupan gizi ibu dengan kejadian kekurangan energi kronik dimana diperoleh nilai p Value=0,004. Sehingga disimpulkan p Value= <0,05 maka Ho ditolak. Terdapat hubungan sosial ekonomi dan asupan gizi ibu dengan kejadian kekurangan energi kronik di Wilayah Kerja Puskesmas Wara Utara Palopo tahun 2019
Pengaruh Pijat Oksitosin terhadap Produksi ASI pada Ibu Post Sectio Cesarea Susianti, Susianti; Usman, Arifa
Jurnal Bidan Cerdas Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jbc.v2i1.81

Abstract

Oxytocin massage is performed to stimulate the oxytocin reflex or let down reflex. By doing this massage, the mother will feel relaxed, so that the hormone oxytocin comes out the breast milk quickly. The purpose of this study was to determine the effect of oxytocin massage on breast milk production in post sectio secarea mothers. This research method used a quasi-experimental method (Quasi Experiment) with Post Test Only design with control group design. The sampling technique with non-probability sampling was consecutive sampling with the number of respondents as many as 50 samples, namely 25 samples for the intervention group and 25 people with the control group. Data analysis applied the Chi-Square test. The results of the bivariate analysis showed that the p-value in each measurement was 0.039, 0.003, 0.002, which means that there were differences in the proportions of the smoothness of breast milk in the intervention group and the control group. Conclusion: There is a difference in the proportion of smoothness of breast milk in the intervention group and the control group, and there is no relationship between oxytocin massage with age, education, occupation, and parity.
Determinan Pemilihan Tenaga Kesehatan Sebagai Penolong Persalinan Rosdiana, Rosdiana; Usman, Arifah; Farida, Farida; Misnawati, Andi
JIKI Jurnal Ilmiah Kesehatan IQRA Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiki.v9i1.249

Abstract

Pemilihan penolong persalinan adalah suatu penetapan pilihan penolong persalinan terhadap persalinan ibu. Kematian ibu karena kehamilan dan persalinan sangat erat kaitannya dengan penolong persalinan. Terdapat korelasi antara cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan dan angka kematian ibu (AKI), semakin tinggi cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan maka semakin rendah AKI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor determinan pemilihan tenaga kesehatan sebagai penolong persalinan di Kelurahan Rangas Kecamatan Banggae Kabupaten Majene. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan teknik proportional systematic random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki anak di bawah satu tahun dengan sampel 193 responden. Data dikumpulkan melalui wawancara. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok umur paling banyak 20-35 tahun (75,6%), pendidikan terbanyak tamat SMA (39,4%), responden yang bekerja (69,9%), yang memilih tenaga kesehatan (77,2%), tingkat pendidikan tinggi (45,6%), paritas risiko tinggi (76,2%), dan akses pelayanan kesehatan terjangkau (75,6%). Dari hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pendidikan (p=0,000), akses pelayanan kesehatan (p=0,000) dengan pemilihan tenaga kesehatan sebagai penolong persalinan. Tidak terdapat hubungan antara paritas (p=0,071) dengan pemilihan tenaga kesehatan sebagai penolong persalinan
Pengaruh Pijat Oksitosin terhadap Produksi ASI pada Ibu Post Sectio Cesarea Susianti Susianti; Arifa Usman
Jurnal Bidan Cerdas Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jbc.v2i1.81

Abstract

Oxytocin massage is performed to stimulate the oxytocin reflex or let down reflex. By doing this massage, the mother will feel relaxed, so that the hormone oxytocin comes out the breast milk quickly. The purpose of this study was to determine the effect of oxytocin massage on breast milk production in post sectio secarea mothers. This research method used a quasi-experimental method (Quasi Experiment) with Post Test Only design with control group design. The sampling technique with non-probability sampling was consecutive sampling with the number of respondents as many as 50 samples, namely 25 samples for the intervention group and 25 people with the control group. Data analysis applied the Chi-Square test. The results of the bivariate analysis showed that the p-value in each measurement was 0.039, 0.003, 0.002, which means that there were differences in the proportions of the smoothness of breast milk in the intervention group and the control group. Conclusion: There is a difference in the proportion of smoothness of breast milk in the intervention group and the control group, and there is no relationship between oxytocin massage with age, education, occupation, and parity.
Efektifitas Terapi Akupresur Terhadap Dismenore pada Remaja Arini Purnama Sari; Arifah Usman
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 17, No 2 (2021): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.17.2.196-202

Abstract

Dismenore adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan seseorang sedang merasakan kram perut dan umumnya muncul saat menstruasi. Akupresur adalah terapi komplementer tradisional yang berasal dari Tiongkok yang dapat  digunakan untuk meminimalisir nyeri dismenore menggunakan jari tangan dengan cara penekanan pada titik meridian tertentu (titik akupunktur). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas terapi akupresur terhadap nyeri dismenore yang terjadi pada remaja putri. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi SMA sebanyak 60 Orang. Sampel penelitian memenuhi kriteria sebanyak 42 orang. Pengumpulan data dilakukan bulan Juni-Oktober 2020 menggunakan data primer dan sekunder. Data diambil dengan menggunakan kuesioner intensitas nyeri numeric VAS (Visual Analog Scale) dengan Skala intensitas (0-10). Terapi akupresur dilakukan pada titik penekanan LI 4 (hegu) dan ST 36 bilateral sebanyak 30 kali selama 3 hari berturut-turut pada saat mentruasi. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian terdapat penurunan kualitas nyeri dismenore yaitu sebelum terapi yaitu 2,67 dan SD 0,687, Sedangkan setelah terapi akupresur selama 3 hari berturut-turut hasil rata-rata intensitas nyeri dismenore adalah 1,19  dan SD 0,552.  Hasil uji wilcoxon diperoleh penurunan rata-rata intensitas nyeri dismenore hari I yaitu 0,22, hari ke 2 yaitu 0,43 dan hari ke 3 yaitu 0,83 dengan nilai P velue = 0,00 yang artinya terapi akupresur pada titik LI 4 (Hegu) dan ST 36 bilateral efektif menurunkan dismenore pada remaja.
Pengaruh Terapi Musik Terhadap Penurunan Nyeri Persalinan: The Effect of Music Therapy on Reducing Labor Pain Juwita; Arifa Usman
Media Publikasi Penelitian Kebidanan Vol. 5 No. 2: SEPTEMBER 2022
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri persalinan adalah pengalaman yang dialami ibu saat bersalin tentang sensasi fisik yang berhubungan dengan peregangan rahim, pembukaan mulut rahim atau yang disebut serviks dan penurunan bagian janin selama proses persalinan. Nyeri yang dirasakan dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah, denyut nadi dan terjadinya peregangan otot. Jika hal ini terus dibiarkan maka bisa berakibat timbulnya kematian ibu dan bayi semakin tinggi. Dalam mencegah hal tersebut, maka diperlukan suatu upaya untuk menurunkan nyeri pada ibu bersalin, salah satunya adalah Terapi Musik. Terapi Musik dapat dilakukan oleh Ibu Bersalin. Terapi Musik bermanfaat pada ibu bersalin dalam mengurangi nyeri persalinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi musik terhadap penurunan nyeri persalinan dalam tinjauan systematik literatur review. Metode yang akan dilakukan pada penelitian ini adalah studi literature. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin yang mengalami nyeri persalinan dalam jurnal penelusuran. Sampel dalam penelitian ini adalah 10 jurnal internasional dan 3 jurnal nasional yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengaruh terapi musik terhadap penurunan nyeri persalinan menurut hasil analisis 13 jurnal (100%) menunjukkan bahwa Terapi Musik berpengaruh terhadap penurunan nyeri persalinan dengan didapatkan pvalue <0.05. Terapi Musik berpengaruh dalam menurunkan nyeri persalinan pada ibu bersalin
HUBUNGAN RIWAYAT PERDARAHAN ANTEPARTUM DAN STATUS EKONOMI DENGAN KEJADIAN BBLR PADA IBU NIFAS DI RSUD LASINRANG PINRANG TAHUN 2020 Arifa Usman; Arini Purnamasari; Farida Farida; Rosdiana Rosdiana
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 8, No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : Nursing Faculty of Fatima Nursing Academy of Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan Mahasiswi AKBID Andi Makkasau Tentang Penundaan Pemotongan Tali Pusat Pada Bayi Baru Lahir di Akademi Kebidanan Andi Makkasau Parepare Tahun 2016 Arifa Usman
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 4, No 4 (2017): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : Nursing Faculty of Fatima Nursing Academy of Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut WHO pada manajemen fisiologis ini, waktu yang optimal untuk pengkleman dan pemotongan tali pusat semua bayi tanpa memandang usia kehamilan atau berat badan janin adalah ketika sirkulasi atau denyutan di tali pusat telah berhenti dan tali pusat terlihat mendatar sekitar 3 menit atau lebih. (Depkes RI)Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan bidan tentang penundaan pemotongan tali pusat pada bayi baru lahir di akademi kebidanan andi makkasau kota parepare tahun 2016    Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian dengan pendekatan deskriptif dengan populasi semua mahasiswi tingkat II yang ditemui di Akbid andi makkasau parepare sebanyak 195 orang dan terdapat 30 orang sampel yaitu 15 orang mahasiswi dari tingkat II dan 15 orang mahasiswi dari tingkat III    Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa pengetahuan mahasiswi Akbid andi makkasau tentang penundaan pemotongan tali pusat pada bayi baru lahir di akademi kebidanan andi makkasau kota parepare tahun 2016 sebanyak 4 orang (13,33%) yang mempunyai pengetahuan baik, yang terdiri dari 1 orang dan 10 orang (33,33%) tingkat II dan 3 orang (10%) tingkat III dan mempunyai pengetahuan kurang sebanyak 11 orang (36,66) yang terdiri dari 9 orang (30%) tingkat 2 dan 3 orang (6,66) tingkat 3.    Diharapkan dapat sebagai bahan kajian terhadap teori  yang  telah  diperoleh  mahasiswi  selama  mengikuti pembelajaran serta diharapkan dapat menambah dan meningkatkan pengetahuan tentang penundaan pemotongan tali pusat pada bayi baru lahir