Atriany Nilam Sari
Department Of Midwifery, Faculty Of Medical, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, West Java, Indonesia

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Efektivitas Program Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan (PMT-P) Berbasis Pangan Lokal Terhadap Status Gizi Balita Komala Sapitri; Atriany Nilam Sari; Rufidah Maulina; Luluk Fajria Maulida; Niken Bayu Argaheni
WOMB Midwifery Journal Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/wombmidj.v5i1.803

Abstract

Masalah gizi pada balita masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia. Pada tahun 2023, prevalensi balita gizi kurang di Jawa Tengah mencapai 5,42%, sedangkan di wilayah kerja Puskesmas Kebakkramat I Kabupaten Karanganyar sebesar 3,9%. Kondisi gizi kurang pada balita dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu upaya penanggulangan yang dilakukan adalah Program Pemberian Makanan Tambahan berbasis pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Program Pemberian Makanan Tambahan terhadap status gizi balita usia 6–59 bulan di Puskesmas Kebakkramat I. Penelitian menggunakan desain kuantitatif retrospektif. Populasi penelitian berjumlah 1.894 balita dengan sampel sebanyak 78 responden yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan Program Pemberian Makanan Tambahan terhadap status gizi balita (p-value <0,05). Balita yang mendapatkan intervensi selama 90 hari mengalami perbaikan status gizi dibandingkan sebelum intervensi diberikan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Program Pemberian Makanan Tambahan berbasis pangan lokal efektif dalam meningkatkan status gizi balita dan dapat diterapkan sebagai intervensi gizi di pelayanan kesehatan masyarakat.
PENGARUH ELANA (EDUKASI LAKTASI ANTENATAL) TERHADAP PENGETAHUAN DAN EFIKASI DIRI MENYUSUI IBU HAMIL Luluk Fajria Maulida; Siti Nurhidayati; Rufidah Maulina; Revi Gama Hatta Novita; Atriany Nilam Sari; Nurul Jannatul Wahidah
Jurnal Reproductive Health Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Memberikan ASI bukan hanya keterampilan teknis, tetapi juga perjalanan emosional yang membutuhkan keyakinan diri serta pemahaman yang baik sejak masa kehamilan. Beberapa ibu yang tidak memberikan ASI eksklusif karena merasa ragu dan kurang memahami cara menyusui dengan benar. Untuk itu, memberikan informasi tentang menyusui selama kehamilan bisa membantu ibu mempersiapkan diri menghadapi proses ini. Tujuan: untuk menilai pengaruh ELANA (Edukasi Laktasi Antenatal) terhadap pengetahuan dan efikasi diri ibu dalam menyusui. Metode: Quasi-Experimental Design: One-Group Pretest– Posttest yaitu satu kelompok mengikuti ELANA. Penilaian dilakukan sebelum (pre-test) dan sesudah intervensi (post-test) dengan kuesioner yang menilai pengetahuan menyusui dan juga untuk mengukur seberapa percaya diri ibu bisa menyusui (BSES-SF). Responden sejumlah 50 ibu hamil di wilayah Sidomukti, yang sehat dan bersedia mengikuti edukasi ini. Uji analisis menggunakan uji wilcoxon. Hasil: Analisis menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada pengetahuan ibu setelah intervensi, dengan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05). Selain itu, efikasi diri juga mengalami peningkatan bermakna, dengan p-value = 0,006 (p < 0,05). Hasil ini menerangkan adanya perbedaan signifikan antara skor pengetahuan dan efikasi diri pada pretest dan posttest. Kesimpulan: ada pengaruh ELANA (Edukasi Laktasi Antenatal) terhadap Pengetahuan dan Efikasi Diri Menyusui Ibu Hamil.
Edukasi Gizi dan Demonstrasi Puding Wortel sebagai Inovasi Pangan Lokal untuk Pencegahan Stunting pada Ibu Hamil dan Balita di Desa Genikan Sintia Kusuma Wardani; Atriany Nilam Sari
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/azjngd57

Abstract

Permasalahan gizi pada ibu hamil dan balita di Desa Genikan masih dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan gizi, keterbatasan variasi konsumsi pangan, serta pemanfaatan pangan lokal yang belum optimal sehingga berpotensi meningkatkan risiko stunting. Kondisi ini menunjukkan perlunya intervensi edukatif yang tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktis dalam pengolahan makanan bergizi berbasis bahan lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu melalui edukasi gizi dan demonstrasi pembuatan puding wortel sebagai inovasi pangan lokal. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan gizi, demonstrasi pembuatan puding wortel, serta evaluasi menggunakan pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan pada 20 peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan sebesar 0,40 setelah intervensi, yang mengindikasi peningkatan pemahaman mengenai gizi seimbang dan pemanfaatan pangan lokal. Selain itu, peserta menunjukkan respon positif dan kemampuan dalam mempraktikkan pembuatan makanan bergizi berupa puding wortel secara mandiri. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan potensi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu sebagai upaya pendukung pencegahan stunting di masyarakat. 
Corelation of Stress Levels During Covid-19 Pandemic and Menstrual Cycle of Diploma IV Midwifery Student of Sebelas Maret University Indi Nareswari; Hudzaifah Alief Fath Azizah; Murniasih Murniasih; Ruth Dearani Sinaga; Revi Gama Hatta Novika; Atriany Nilam Sari
Placentum: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya Vol 9, No 3 (2021): Special Issue
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/placentum.v9i3.54667

Abstract

The pandemic period caused by the SARS-CoV2 virus is a global problem that has an impact on the community, including students. Task load and online learning systems are factors that cause students to experience stress, this can be one of the causes of disruption of the menstrual cycle. Changes in the menstrual cycle is a health problem for some women. This study aims to link stress levels during the coronavirus disease 19 pandemic to the menstrual cycle of UNS Diploma IV Midwifery students.This study analyzed primary data of observational analytic with a cross sectional design. The independent variable in this study was stress on students, while the dependent variable in this study was changes in the menstrual cycle. We used 84 sample consisting of all midwifery student in Sebelas Maret University with an age range of 17-22 years. There is no relationship between stress during the coronavirus disease 19 pandemic and student menstrual cycles with a p value of 0.925 indicating that there is no significant relationship between the two variables tested (p &lt; 0,05). There is no significant relationship between stress levels during the pandemic and the menstrual cycle of UNS midwifery diploma IV students.
Assessing the Role of Knowledge and Information Sources in the Utilization of Reproductive Health Services Among Adolescents with Disabilities Atriany Nilam Sari; Dani Ferdian
Placentum: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya Vol 13, No 1 (2025): February
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/placentum.v13i1.102436

Abstract

Background: Adolescents with disabilities often face significant barriers in accessing reproductive health services, including physical, social, and informational challenges. Limited knowledge about reproductive health, combined with inadequate or inaccessible information sources, contributes to their vulnerability and underutilization of available services. Many of these adolescents are excluded from comprehensive health education, leading to misconceptions and lack of awareness about their rights and needs. The availability, accuracy, and accessibility of information play a critical role in shaping their understanding and decisions regarding reproductive health. Understanding the role of knowledge and information is essential to promote optimal use of these health services.Objective: This study aims to investigate the correlation between knowledge, information sources, and the utilization of reproductive health services.Method: This study is a quantitative research using a cross-sectional design. It was conducted at Sentra Terpadu Inten Soeweno, Cibinong. A total sampling technique was employed, resulting in 93 adolescent respondents with disabilities. Data analysis was performed using the Chi-square test with a significance level of 0.05. The analysis was conducted using SPSS software version 27Result: The majority of respondents were female adolescents aged 16–19 years with hearing impairments. A significant correlation was found between knowledge and information sources and the utilization of reproductive health services among adolescents with disabilities (p &lt; 0.05)Conclusion: These findings highlight the importance of improving reproductive health education and ensuring accessible information to support informed decision-making and promote equitable health service utilization within this vulnerable population.