Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ANALISIS KANDUNGAN KARBON PADA DAUN MANGROVE Rhizophora apiculata di KAMPUNG NIPAH KECAMATAN PERBAUNGAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI SUMATERA UTARA Roswita Raya Hasibuan; Emmy Harso Kardhinata; Riyanto Riyanto
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Vol 2, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jibioma.v2i2.260

Abstract

Analisis Kandungan Karbon Pada Daun Mangrove Rhizophora apiculata di Kampung Nipah Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai Sumatera Utara. Bertujuan untuk mengetahui nilai kandungan karbon yang tersimpan pada daun Rhizophora apiculata. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu memberikan gambaran mengenai situasi atau kejadian suatu kawasan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah  purposive  random  sampling  yaitu  pengambilan  sampel  dengan  pertimbangan tertentu. Dari hasil penelitian diperoleh kandungan karbon pada daun dengan diameter batang 7-9 cm yaitu : 41,85% dan pada diameter batang 5-6 cm sebesar 24,07%. Hal ini menyatakan daun belum maksimal dalam menyerap karbon.
Uji Antibakteri Ekstrak Biji Buah Pepaya (Carica papaya L.) terhadap Shigella Dysentriae Yulia Erviana; Emmy Harso Kardhinata; Rahmiati Rahmiati
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Vol 3, No 2 (2021): November
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jibioma.v3i2.750

Abstract

Pepaya  (Carica  papaya) merupakan tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat alternatif, mulai dari bagian akar, batang, daun, dan buah.  Karena diketahui mengetahui mengandung senyawa tanin yang memiliki aktifitas antibakteri terhadap beberapa jenis bakteri phatogen seperti Shigella, Salmonella thypii, dan Eschericia coli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak biji pepaya dalam menghambat pertumbuhan Shigella dysentriae. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan menggunakan metode Rancangan acak lengkap satu faktor dan metode difusi. Konsentrasi ekstrak biji buah pepaya yang digunakan yaitu 10%, 20%, 30%, 40% dengan 5 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak biji buah pepaya dengan masing-masing konsentrasi tersebut mampu menghambat pertumbuhan bakteri Shigella dysentriae. Tidak ada perbedaan yang nyata antara konsentrasi 40%, 30%,  dan  20%,  sehingga  konsentrasi 20% merupakan konsentrasi  paling efektif.
KERAGAMAN JENIS BUAH DURIAN DI DESA NAMOTONGAN KECAMATAN KUTAMBARU KABUPATEN LANGKAT Winda Rahayu; Jamilah Nasution; Emmy Harso Kardhinata
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Vol 2, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jibioma.v2i2.317

Abstract

Keragaman jenis buah durian di Desa Namotongan Kecamatan Kutambaru Kabupaten Langkat. Tanaman durian pada umumnya tumbuh di daerah beriklim tropis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman jenis buah durian yang tumbuh di Desa Namotongan Kecamatan Kutambaru Kabupaten Langkat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan teknik eksplorasi dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini diperoleh 8 jenis buah yaitu durian jantung, durian belimbing, durian bakul, durian bangkok, durian emas, durian rambe, durian tembaga dan durian susu. Buah durian diperoleh total 35 frekuensi yang terdiri dari 50 % frekuensi buah duria jantung, 62,5 % frekuensi buah durian belimbing, 62,5 % frekuensi buah durian bakul, 62,5 % frekuensi buah durian bangkok, 25 % frekuensi buah durian emas, 75 % frekuensi buah durian rambe, 50 % frekuensi buah durian tembaga dan 50 % frekuensi buah durian susu.
Inventarisasi Jenis Tumbuhan Berbunga Epifit Yang Berpotensi Sebagai Tanaman Hias di Kawasan Taman Wisata Alam Sicike-Cike Dairi Sumatera Utara Tresya Br Tarigan; Emmy Harso Kardhinata; Jamilah Nasution
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Vol 2, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jibioma.v2i2.259

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan berbunga epifit yang berada di Taman Wisata Alam (TWA) Sicike-cike dan potensinya sebagai tanaman hias. Pengambilan sampel dilapangan dilakukan secara sengaja (purposive sampling) menggunakan line transect yaitu membuat plot (20 x 20 m) sebanyak 5 plot dan jarak setiap plot 50 m. Data jenis-jenis tumbuhan berbunga epifit yang diperdagangkan diperoleh dengan melakukan wawancara dengan para pedagang hias di Berastagi. Hasil penelitian yang dilakukan ditemukan 25 jenis tumbuhan epifit yang terdapat di kawasan hutan Sicike-cike, yang terdiri dari 6 famili, 14 Genus. Famili Orchidaceae merupakan famili yang paling banyak jenisnya dijumpai yaitu 18 spesies, yang tergolong ke dalam 8 genus. Famili Araceae merupakan famili kedua terbayak yaitu 2 spesies, yang tergolong ke dalam 2 genus. Famili Rubiaceae yaitu 2 spesies. Famili Melastomataceae, famili Urticaceae dan famili Gesneriaceae ditemukan masing-masing yaitu 1 spesies. Data hasil wawancara yang dilakukan dengan pedagang tanaman hias ditemukan 3 famili tumbuhan epifit, yaitu Orchidaceae, Bromeliaceae, dan Asclepiadaceae. Dari hasil yag ditemukan di TWA Sicike-cike dan pedagang tanaman hias hanya ada satu jenis tumbuhan epifit yang diperjualbelikan yaitu Ceologyne speciosa, sedangkan di pedagang online ditemukan Trichotosia ferox dan Bulbophyllum laxiflorum yang diperjualbelikan sebagai tanaman hias
Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder pada Durian (Durio zibethinus Murr) Aji Suteja; Emmy Harso Kardhinata; Rosliana Lubis
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Vol 1, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.808 KB) | DOI: 10.31289/jibioma.v1i1.138

Abstract

This study aims to determine how to identify the types of secondary metabolite compounds contained in durian leaves. The study was conducted by an experimental method by identifying secondary metabolite compounds on durian leaves using phytochemical screening. The sample criteria used were the leaf buds and all the leaf strands (except the leaf bones). The results of the study showed that of the three types of durian leaves namely copper, baskets and Sp A. There are several types of secondary metabolite compounds including alkaloids, steroids, and terpenoids. Phytochemical screening analysis was carried out using thin layer chromatography by showing RF values on three types of durian leaves using methanol and ethyl acetate solvents in a ratio of 3: 1. RF value on copper durian is 0.97, bakul durian is 0.95 and Sp durian. A 0.94.
Kemampuan Daya Hambat Beberapa Produk Sabun Cair Antibakteri Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Novita Sari Dewi Brahmana; Emmy Harso Kardhinata; Ida Fauziah
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Vol 3, No 2 (2021): November
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jibioma.v3i2.758

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri enam sabun antibakteri berlabel A, B, C, D, E, dan F terhadap Staphylococcus aureus. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan metode difusi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan rancangan acak lengkap. Zona hambat maksimum sabun yang paling efektif (32,17 mm) ditunjukkan oleh sabun cair "A", yang ditemukan paling mungkin menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus. Aktivitas antibakteri kuat lainnya juga ditunjukkan oleh sabun cair "B" dengan zona supresi 20,83 mm. Aktivitas antibakteri juga ditunjukkan oleh sabun "C" dengan daya hambat 14,67 mm dan sabun "D" dengan zona hambat 9,5 mm, namun dua sabun cair lainnya tidak menunjukkan aktivitas antibakteri.
Inventarisasi Selaginellaceae di Kawasan Taman Wisata Alam Sicike–Cike Kabupaten Dairi Sumatera Utara Afrizal Azali; Emmy Harso Kardhinata; Jamilah Nasution
Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Vol 2, No 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.39 KB) | DOI: 10.31289/jibioma.v2i1.225

Abstract

Natural Park (TWA) Sicike-Cike is highland tropical  rain forest  located in  Kabupaten  Dairi,  North Sumatera. The park is home of various ferns. The purpose of this research is to inventory fern’s species classified as Selaginellaceae, in the above Park. Samples were obtained using “purposive sampling’(descriptive method) by exploration technique, there were 5 Specias identified; Selaginella intermedia, Selaginella longiaristata, Selaginella ornata, Selaginella plana, and Selaginella willdenowii.