Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengelolaan Audiens Sebagai Sumber Daya Strategis pada Media Digital PRFM News Zandra Zerlina; Achmad Basith; Efi Fadilah
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 2 (2026): Desember
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i2.4020

Abstract

Perubahan perilaku audiens di era digital menuntut industri radio untuk beradaptasi melalui pengelolaan sumber daya internal yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana PRFM News membangun dan mengelola audiens agar menjadi aset bernilai dalam adaptasi media digital. Dengan menggunakan kerangka teori Resource-Based View (RBV), penelitian ini menganalisis sumber daya audiens melalui karakteristik VRIN (Valuable, Rare, Inimitable, Non-substitutable). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PRFM News menerapkan strategi pengelolaan audiens dengan cara melibatkan audiens secara aktif dalam proses produksi konten, memelihara hubungan sekaligus komunikasi yang baik, dan adaptasi terhadap perilaku audiens  pada platform digital. Audiens PRFM News terbukti menjadi aset strategis yang memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan karena perannya sebagai penyedia informasi utama yang memenuhi karakteristik Valuable dan Non-substituable.
Hubungan fitur media digital dengan kepuasan mahasiswa dalam mengakses informasi program mobilitas internasional ITB Syifa Fauziah Musyafa; Agus Rahmat; Efi Fadilah
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um022v9i12026p79-86

Abstract

The relationship between digital media features and student satisfaction in accessing information on ITB’s international mobility program This study intends to analyze the relationship between digital media features and students’ satisfaction in accessing information about international mobility programs at Institut Teknologi Bandung. This research is grounded in Uses and Gratifications 2.0, particularly in the MAIN model in which it explains that digital media affordances involving modality, agency, interactivity, and navigability plays a role as sources of user gratification in new media environments. A quantitative approach was applied using a survey method involving ITB students who had accessed information about international mobility programs through IRO ITB digital platforms. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed through descriptive statistics. The findings indicate that digital media features are associated with students’ satisfaction in accessing institutional mobility information. More specifically, the findings suggest that clear information presentation, user control, interactive features, and ease of navigation are important aspects in enhancing students’ satisfaction with digital information services. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara fitur media digital dan kepuasan mahasiswa dalam mengakses informasi mengenai program mobilitas internasional di Institut Teknologi Bandung. Penelitian ini berlandaskan pada Uses and Gratifications 2.0, khususnya MAIN Model, yang menjelaskan bahwa affordances media digital yang meliputi modality, agency, interactivity, dan navigability berperan sebagai sumber gratifikasi pengguna dalam lingkungan media baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan mahasiswa ITB yang pernah mengakses informasi mengenai program mobilitas internasional melalui platform digital IRO ITB. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis melalui statistik deskriptif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa fitur media digital berhubungan dengan kepuasan mahasiswa dalam mengakses informasi mobilitas institusional. Secara lebih spesifik, temuan penelitian menunjukkan bahwa kejelasan penyajian informasi, kendali pengguna, fitur interaktif, dan kemudahan navigasi merupakan aspek penting dalam meningkatkan kepuasan mahasiswa terhadap layanan informasi digital.
The Role of Artificial Intelligence in Transforming News Production at Liputan6.com Rosadi, Dian; Fadilah, Efi; Puspitasari, Lilis
Jurnal Kajian Jurnalisme Vol 10, No 1 (2026): KAJIAN JURNALISME
Publisher : Journalism Study Program, Faculty of Communication Sciences, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkj.v10i1.71261

Abstract

Background: AI technology is one of the innovations currently receiving the most attention in the media industry. The integration of AI into online journalism has emerged as a transformative force. Purpose: This study aims to analyze of AI in digital journalism practices at the online media Liputan6.com. It also aims to identify the changes in news production that have occurred since the advent of AI, as well as the opportunities and challenges associated with the use of AI in the news production process at online media. Methods: The method used in this study is qualitative, employing a case study design. The case study method was chosen because the object of this study is a single media organization, namely Liputan6.com. There are three key informants who serve as the subjects of the study. These informants were selected through purposive sampling. Results: The findings of this study indicate that the Liputan6.com editorial team uses AI for three main functions. First, as a tool to assist in news content production. Second, to monitor topics or issues currently being discussed by the public and their distribution. Third, as technological infrastructure within an integrated workflow. Main transformation that has taken place lies not in a change in journalistic principles, but rather in changes to the workflow and efficiency of news production. Conclusion: The entire process of validation, verification, and editorial decision making remains entirely in the hands of journalists. This further underscores that AI’s role at Liputan6.com is that of a supporting tool or assistant, not a replacement for journalistic work. Implications: Theoretically, these findings strengthen the argument of the theory of technological determinism that the presence of AI technology transforms workflows in newsrooms. Practically, these research findings encourage media organizations to develop internal policies on AI, journalism education institutions to integrate AI literacy into their curriculum, and policymakers to formulate adaptive regulations.
Penerapan Model MonetisasiContent Creation Pada Vice Indonesia Febriani, Nadia; Fadilah, Efi
Jurnal Kajian Jurnalisme Vol 2, No 2 (2019): Kajian Jurnalisme
Publisher : Journalism Study Program, Faculty of Communication Sciences, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (961.824 KB) | DOI: 10.24198/jkj.v2i2.21360

Abstract

Model monetisasi content creation adalah salah satu cara dalam memperoleh pemasukan yang dilakukan dengan mengemas pesan komersial menjadi konten yang menarik dan dapat dinikmati. VICE Indonesia menjadi salah satu media massa yang menggunakan model monetisasi content creation pada konten komersialnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model monetisasi content creation yang dilakukan oleh VICE Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus intrinsik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa VICE Indonesia menerapkan model monetisasi content creation berdasarkan pedoman internal dari VICE New York, mengikuti karakteristik segmentasi milenial, perubahan persepsi perusahaan mitra kerja sama. VICE Indonesia melakukan proses penerapan model monetisasi content creation dalam dua tahapan, yaitu proses penjualan yang terbagi menjadi pre-sales, sales, dan post-sales serta proses produksi konten yang terdiri dari tahapan pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Kesepakatan yang terjadi pada proses penjualan mempengaruhi aktivitas yang dilakukan pada proses produksi konten. Keberadaan model monetisasi content creation mengimplikasi aspek jurnalistik berupa usaha VICE Indonesia untuk menyesuaikan prinsip dan etika jurnalistik dan implikasi pada aspek bisnis di mana model monetisasi content creation menjadi sumber pemasukan terbesar VICE Indonesia untuk memenuhi kebutuhan operasional.
Transformasi Harian Kompas MenjadiPortal Berita Digita Subscription Kompas.Id Haq, Alfiyya Dhiya; Fadilah, Efi
Jurnal Kajian Jurnalisme Vol 1, No 2 (2018): Kajian Jurnalisme
Publisher : Journalism Study Program, Faculty of Communication Sciences, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.825 KB) | DOI: 10.24198/jkj.v1i2.21339

Abstract

Kompas.id merupakan strategi harian Kompas dalam mempertahankan eksistensinya di tengah gempuran media digital dan menurunnya tiras surat kabar. Keberadaan Kompas.id tersebut berimplikasi pada internal Kompas, khususnya dari sisi redaksi dan konten. Redaksi harian Kompas kini menambah dua desk baru untuk menangani produksi berita di Kompas.id, yaitu desk digital harian dan desk digital mingguan. Sementara dari sisi konten, Kompas.id didesain lebih beragam dengan memanfaatkan teknologi untuk membuat konten multimedia dan interaktif. Namun, bukan berarti produk Kompas.id berbeda dengan koran harian Kompas karena berita-berita yang diterbitkan pada harian Kompas juga menjadi bagian dalam Kompas.id. Meski telah memasuki ranah digital, Kompas.id dibuat dengan semangat untuk tetap mempertahankan jurnalisme khas harian Kompas. Strategi bisnis Kompas.id dirancang dengan konsep berlangganan atau dikenal dengan istilah digital subscription. Kompas menyediakan beberapa paket berlangganan sesuai keinginan dan kebutuhan pembacanya. Harian Kompas menjadi surat kabar pionir dalam menciptakan media digital subscription sebagai ekstensi dari korannya. Hal itu dilakukan lantaran Kompas ingin para pembaca tetap memberikan harga pada aspek jurnalisme seperti pada korannya.
Podcast sebagai Alternatif Distribusi Konten Audio Fadilah, Efi; Yudhapramesti, Pandan; Aristi, Nindi
Jurnal Kajian Jurnalisme Vol 1, No 1 (2017): Kajian Jurnalisme
Publisher : Journalism Study Program, Faculty of Communication Sciences, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.459 KB) | DOI: 10.24198/jkj.v1i1.10562

Abstract

The proliferation of Internet has been another warning bell for conventional broadcast radio. Numbers of listener gradually shift to the new mean of media as it is more attractive and convenient  for users. The situation drives radio managers to adapt with various ways. Developing audio podcast is among the strategy that has been growing in the United States and various countries in Europe, but not yet quite popular in Indonesia. Whereas the potential audience is quite large, since the growing number of commuters and fact that about 30% of total population is categorized as auditory learner. For such reason, this library research is conducted to explore the opportunities for audio podcast to develop in Indonesia, as well as content analysis of some of the most successful podcast provider sites. The results show that audio podcast optimization strategy includes the development of podcast materials with appropriate approach and content distribution with audience’s needs, wants, and ways of consuming audio content; as well as the compatibility of the content with the character and orientation of the media. In addition, this effort must also be accompanied by intensive campaigns through various way. 
Persepsi Khalayak Terhadap Radio Komunitas Kampus 107.8 Mandalla FM Pavitasari, Shabrina Pramudita; Fadilah, Efi; Merdekawati, Ika
Jurnal Kajian Jurnalisme Vol 3, No 1 (2019): Kajian Jurnalisme
Publisher : Journalism Study Program, Faculty of Communication Sciences, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.898 KB) | DOI: 10.24198/jkj.v3i1.22451

Abstract

Radio komunitas hadir sebagai bagian dari pemerataan kebutuhan informasi sejalan dengan demokrasi yang semakin tumbuh. Radio Mandalla 107.8 FM, adalah radio komunitas kampus yang dikelola oleh kampus untuk memenuhi kebutuhan kampus dalam penyebaran informasi. Uniknya radio komunitas ini mengklaim sebagai radio dakwah, yaitu menyebarkan informasi yang bertemakan Islam. Penilitian ini ingin mengetahui persepsi khalayak terhadap Radio Mandalla, dalam memenuhi kebutuhan dan kepuasan khalayaknya. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data primer penelitian ini diperoleh dari hasil kuesioner kepada responden berjumlah 41 orang dengan menggunakan teknik berdasarkan tujuan. Hasil penelitian ini menunjukkan lebih dari 50% khalayak memberi nilai cukup tinggi kepada Radio Mandalla karena kebutuhan dan kepuasan mereka terhadapat informasi yang diberikan media tersebut terpenuhi. Khalayak menggunakan Radio Mandalla sebagai media untuk mencari informasi, sebagai media interaksi, dan penguatan eksistensi kelompok minoritas dalam masyarakat. Selain itu, Radio Mandalla merupakan salah satu media komunitas yang masih menjalankan peran dan fungsinya dengan baik, yakni dari, oleh, untuk komunitas.
Penggunaan Infografis pada Akun Instagramtirtoid sebagai Strategi Cross-media Aisyah, Retno Nurul; Fadilah, Efi; Sjafirah, Nuryah Asri
Jurnal Kajian Jurnalisme Vol 3, No 2 (2020): KAJIAN JURNALISME
Publisher : Journalism Study Program, Faculty of Communication Sciences, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkj.v3i2.22276

Abstract

Strategi cross-media (penyilangan media) adalah strategi diversifikasi dan pengintegrasian yang dilakukan oleh media massa di platform media lainnya termasuk media sosial. Tirto.id merupakan salah satu media massa yang menerapkan strategi ini dengan menggunakan infografis di akun Instagram-nya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan infografis pada akun Instagramtirtoid sebagai strategi cross-media melalui metode studi kasus.Hasil penelitian menunjukkan kebijakan Tirto.id menggunakan infografis di Instagram dilatarbelakangi empat pertimbangan; segmentasi khalayak, sifat dan karakter platform, kemudahan produksi, dan  karakter perusahaan. Keempat pertimbangan ini sesuai dengan konsep dasar strategi cross-media yang menekankan pada kesesuaian pilihan media dan konten yang disajikan. Dalam proses produksi konten infografis, ada enam tahapan yang dilaksanakan Tirto.id. Tirto.id memberikan karakter khas pada infografisnya yang dilandaskan pada prinsip dan etika jurnalistik. Tirto.id menggunakan prinsip reuse, repackaging, dan recreate dalam pendistribusian dan pengembangan konten infografis di Instagram yang pada dasarnya membangun praktik agenda setting.   Strategi cross-media menggunakan Instagram ini berdampak pada meningkatnya kebutuhan sumber Daya Manusia (SDM) tim produksi, penguatan brand, dan terbukanya peluang baru pemasaran.