Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENDEKATAN EKSPOSISI DALAM PENYUTRADARAAN VIDEO FEATURE “MERAJUT ASA SEPATU LOKAL DI ERA DIGITAL” Adibakti, Hisyam Maulana; Fadilah, Efi; Prahatmaja, Nurmaya
AT-TAWASUL Vol 4 No 2 (2025): At Tawasul
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/ja.v4i2.1896

Abstract

The decreasing interest in local footwear brands in the digital era presents a major challenge for creative industries in Indonesia. The feature video "Merajut Asa Sepatu Lokal di Era Digital" was directed using an expository approach to revive the value and potential of local shoe products, especially from Cibaduyut, Bandung. Through voice-over narration, expert interviews, and illustrative footage, this work aims to reshape public perception and raise awareness among Generation Z. This study explores the application of expository directing techniques and the director’s role in constructing an informative and visually compelling narrative. The research uses participatory observation, interviews, and content analysis of the produced video. The findings indicate that the expository approach is effective in delivering social and cultural messages while strengthening visual communication in local brand imaging amidst global brand dominance
Media's Role in Reporting 2024 Indonesian Election Fraud Pratama, Hafiz Gustika; Bajari, Atwar; Fadilah, Efi
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Volume 24, No. 2 December 2025
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v24i2.4937

Abstract

The 2024 Indonesian Presidential Election sparked significant public debate regarding allegations of election fraud. This study investigated public sentiment toward media reporting in response to these fraud allegations on social media platform X. This study employed a quantitative approach with sentiment analysis methods, utilizing three sentiment analysis algorithms: Support Vector Machine (SVM), VADER Sentiment, and Naive Bayes. The research involved collecting tweets related to election fraud, which were then processed using the TF-IDF method to assess the importance of words within the text. Subsequently, the data was classified to identify the sentiment expressed in the tweets. VADER achieved the highest accuracy of 100%, followed by SVM at 92.29%, and Naive Bayes at 90.05%. While most tweets were neutral, negative sentiment was more prevalent in all models. These findings suggested that social media sentiment reflected public opinion on sensitive political issues, providing valuable insights into the discourse on election fraud. The study underscored the need for improving sentiment analysis methods, particularly in addressing data imbalance and the complexities of political sentiment in Indonesia.
Mengapa Jurnalis Sulit Berserikat? Analisis Literatur Tentang Keterbatasan Serikat Pekerja di Industri Media Putri Astrian Surahman; Efi Fadilah; Nunik Maharani Hartoyo
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2744

Abstract

Artikel ini mengkaji berbagai literatur yang membahas tantangan pembentukan dan keberlangsungan serikat pekerja di industri media Indonesia. Meskipun serikat pekerja telah terbukti memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan dan perlindungan pekerja di berbagai sektor, kondisi tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam industri media. Jurnalis menghadapi tantangan struktural seperti upah rendah, ketidakpastian kerja, eksploitasi, diskriminasi gender, serta lemahnya perlindungan institusional. Studi ini menemukan bahwa tekanan dari manajemen dan rendahnya kesadaran kolektif menjadi hambatan utama dalam pembentukan serikat. Namun, kasus Dewan Karyawan Tempo menunjukkan bahwa serikat pekerja masih dapat tumbuh dan berfungsi secara efektif jika didukung oleh iklim kerja yang terbuka dan kesadaran bersama. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun penuh tantangan, penguatan serikat pekerja di industri media tetap memiliki peluang untuk dikembangkan.
Imparsialitas Newsway.co.id dalam Pemberitaan Pembunuhan Juwita di Banjarbaru Shirly Megatama; Efi Fadilah; Andika Adiputra
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3383

Abstract

Artikel Penelitian ini mengkaji tingkat imparsialitas media Newsway.co.id dalam pemberitaan kasus pembunuhan Juwita, yang menjadi korban femisida di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Maraknya kontroversi pemberitaan kekerasan berbasis gender yang seringkali merugikan korban, membuat persepsi adanya bias dalam pemberitaan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai apakah Newsway.co.id mampu menyajikan informasi secara tidak berpihak dan bersikap netral, terutama menyangkut pada isu sensitif yang berkaitan dengan kekerasan berbasis gender. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi kuantitatif oleh Krippendorff  (2004) terhadap berita yang dipublikasikan pada periode 25 Maret 2025 - 25 April 2025 di media daring Newsway.co.id. Penelitian dilakukan berdasarkan dimensi imparsialitas pada teori objektivitas yang dikemukakan oleh Westerstahl (1983) yang memuat aspek keseimbangan pada indikator akses proporsional dan dua sisi, serta aspek netralitas pada indikator non evaluatif dan non sensasional. Analisis 31 berita tersebut dilakukan oleh tiga coder termasuk penulis. Sebelum berita tersebut dianalisis, akan dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas untuk memastikan ketiga coder dalam memuat hasil yang konsisten. Hasil  penelitian  pada  31  teks  berita  terkait  kasus pembunuhan Juwita di Banjarbaru menunjukkan bahwa media Newsway.co.id telah memenuhi standar objektivitas pada dimensi imparsialitas. Terdapat temuan hasil analisis terhadap 31 teks berita pada dimensi imparsialitas berjumlah 86% dan termasuk dalam kategori sangat tinggi. Namun, penelitian ini juga menganalisis adanya beberapa pemberitaan yang belum disajikan secara berimbang dan netral  sehingga  perlu peningkatan  dalam  menyajikan  berita yang objektif.  Temuan  penelitian diharapkan  dapat memberikan kontribusi untuk pengembangan praktik jurnalistik di masa yang akan datang, agar media dapat lebih objektif, terkhusus seimbang dan netral dalam memberitakan dan menyebarkan suatu informasi.
Strategi Jurnalisme Viral Whiteboard Journal dalam Isu Politik Melalui Logika Media Sosial Siti Aryuni Muthmainah Fasya; Achmad Abdul Basith; Efi Fadilah
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 2 (2026): Desember
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i2.3961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi adaptasi media alternatif melalui penggunaan format meme dalam mengkomunikasikan isu politik. Dengan menggunakan studi kasus pada akun Instagram @whiteboardjournal, penelitian ini membedah fenomena jurnalisme viral dengan mengintegrasikan kerangka Teori Social Media Logic (Van Dijck & Poell, 2013), serta lima dimensi logika jurnalisme media sosial Hermida dan Mellado (2020). Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data melalui observasi digital terhadap unggahan bertema politik selama periode satu tahun kepengurusan Kabinet Merah Putih (20 Oktober 2024 - 20 Oktober 2025). Temuan penelitian menunjukkan bahwa Whiteboard Journal menerapkan hibridisasi konvensi genre, estetika visual, serta strategi retoris satir dan humor untuk menyesuaikan diri dengan algoritma platform. Data keterlibatan menunjukkan bahwa konten bermuatan emosional dan urgensi publik memiliki tingkat keterbalikan (shareability) yang lebih tinggi dibanding konten informatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meme merupakan bentuk reartikulasi praktik jurnalistik yang mampu menjalankan fungsi pengawasan sosial melalui format budaya internet tanpa mengabaikan substansi informasi.
Pengelolaan Audiens Sebagai Sumber Daya Strategis pada Media Digital PRFM News Zandra Zerlina; Achmad Basith; Efi Fadilah
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 2 (2026): Desember
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i2.4020

Abstract

Perubahan perilaku audiens di era digital menuntut industri radio untuk beradaptasi melalui pengelolaan sumber daya internal yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana PRFM News membangun dan mengelola audiens agar menjadi aset bernilai dalam adaptasi media digital. Dengan menggunakan kerangka teori Resource-Based View (RBV), penelitian ini menganalisis sumber daya audiens melalui karakteristik VRIN (Valuable, Rare, Inimitable, Non-substitutable). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PRFM News menerapkan strategi pengelolaan audiens dengan cara melibatkan audiens secara aktif dalam proses produksi konten, memelihara hubungan sekaligus komunikasi yang baik, dan adaptasi terhadap perilaku audiens  pada platform digital. Audiens PRFM News terbukti menjadi aset strategis yang memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan karena perannya sebagai penyedia informasi utama yang memenuhi karakteristik Valuable dan Non-substituable.