Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Konsep Diri Anak Putus Sekolah Pada Anak Yang Berperan Badut Jalanan Di Kota Padangsidimpuan Nurhasanah Pardede; Vitria Larseman Del; Ahmad Husein Nasution; Malim Soleh Rambe; Sukatno Sukatno
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimanakah konsep diri perilaku anak putus sekolah yang berperan badut jalanan di sekitar Tugu salak, Citywalk, pasar Sagumpal (Padangsidimpuan Utara) ketika di wawancara beberapa anak tersebut menyatakan bahwa mereka sudah putus sekolah, dari alasan mereka salah satunya merasa tidak mampu untuk mengikuti pelajaran di sebabkan sulitnya mata pelajaran, merasa tidak di perlakukan dengan baik oleh guru, merasa tidak percaya diri dengan bentuk tubuhnya maupun wajahnya, Fenomena anak yang berperan sebagai badut jalanan melambangkan kegagalan dunia pendidikan di Indonesia dalam membangun mentalitas anak untuk menjadi sumber daya manusia yang unggul di masa depan. Fenomena ini juga merupakan gejala sosial yang membutuhkan tindakan yang tegas dari semua pihak, dalam hal ini peneliti menawarkan salah satu solusinya menerapkan konseling individual dan kelompok sebagai implementasinya. Jenis penelitian ini adalah menggunakan kualitatif deskriptif (studi kasus). Teknik Pengambilan informan dengan metode snowball sampling digunakan agar dapat memperoleh data yang akurat sehingga di peroleh analisis datanya. Informan dalam penelitian ini adalah anak yang berperan badut di sekitar tugu salak, citywalk, pasar sagumpal ( padangsidimpuan Utara). Hasil penelitian ini juga dapat menjadi bahan ajar atau teori dalam mata kuliah Psikologi perkembangan anak dan remaja, Konseling Individual, Konseling Kelompok, sosiologi. Hasil Penelitian ini nanti juga akan ditampilkan pada seminar nasional (SEMNAS), publikasi ilmiah nasional terakreditasi dan sebagai bahan ajar pendukung bagi mahasiswa
PERILAKU ORANG TUA TERHADAP PENERIMAAN DIRI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (TUNARUNGU) DI KOTA SIBOLGA Muthia Dwita; Nurhasanah Pardede; Sukatno Sukatno
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 11, No 2 (2026): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - FEBRUARI 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2026.v11i2.126-135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam perilaku orang tua terhadap penerimaan diri anak berkebutuhan khusus, khususnya anak tunarungu, di Kota Sibolga. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana orang tua merespons, menyesuaikan diri, serta memberikan dukungan terhadap anak yang memiliki keterbatasan pendengaran. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, di mana peneliti berperan langsung dalam mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas dua orang tua dan satu anggota keluarga dari anak tunarungu yang berdomisili di Kelurahan Pulo Rembang, Kota Sibolga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap awal, sebagian besar orang tua mengalami kesulitan dalam menerima kenyataan bahwa anak mereka memiliki keterbatasan pendengaran. Reaksi emosional seperti penolakan, kesedihan, rasa bersalah, bahkan perasaan malu sering muncul akibat tekanan sosial dan kurangnya informasi mengenai kondisi anak tunarungu. Namun, seiring berjalannya waktu, dukungan dari pasangan, keluarga besar, serta lingkungan sosial menjadi faktor penting yang membantu proses penerimaan tersebut. Orang tua yang mampu beradaptasi dan menerima kondisi anak secara tulus menunjukkan perubahan perilaku positif, seperti meningkatnya perhatian emosional, kesabaran dalam pengasuhan, serta keterlibatan aktif dalam kegiatan belajar dan terapi anak.