Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENERAPAN SMART GREEN HOUSE MELALUI ENERGI TERBARUKAN DAN TRANSFORMASI DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS BISNIS BUDIDAYA MERANG DI KALIREJO LAMPUNG TENGAH Novia Utami Putri; Suaidah Suaidah; Selvi Helina; Nur Faqih Ardiantoro; Wayan Rio Adi Pratama; Tegar Arya Pratama; Selo Jelang Pangestu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i2.420-427

Abstract

Kelompok tani makmur merupakan masyarakat produktif secara ekonomi yang memiliki usaha budidaya jamur merang. Lokasi usaha mitra yaitu di Desa Sukosari, Kabupaten Lampung Tengah. Mitra dalam usaha budidaya jamur memanfaatkan limbah pertanian seperti janjang sawit atau tandan kosong kelapa sawit, tanaman tersebut digunakan sebagai media tanam jamur merang. Tujuan usaha budidaya merang didirikan oleh para petani yaitu sangat menjanjikan dan untuk harga jual jamur juga relatif tinggi. Permasalahan urgensi pada mitra diantaranya adalah mitra belum memiliki sumber energi listrik secara mandiri untuk penyuplai produksi jamur, mitra mengalami kekurangan di perangkat operasional seperti komponen produksi yang digunakan masih sangat sederhana, belum memiliki alat pengatur suhu untuk mengecek kelembaban kumbung dan suhu yang ada pada media tanam jamur, bahan produksi yang digunakan masih kurang sesuai sehingga bibit jamur kontaminasi virus dan tidak dapat tumbuh secara maksimal, mitra tidak mempunyai daya saing harga jamur hasil produksinya, selama ini harga jual ditentukan oleh pengepul sehingga keuntungan para petani jamur menjadi terbatas, kemasan produk yang ada kurang menarik dan menjual, belum memiliki aplikasi khusus yang dapat mengelola kegiatan manajamen penjualan dan pemasaran produk jamur merang. Target luaran wajib yang akan dicapai adalah meningkatan kualitas produk mitra dan meningkatan pelayanan mitra di bidang manajemen penjualan dan pemasaran. Hasil tertinggi yang di dapat dari pengujuian suhu dan kelembaban selama 1 hari adalah 30˚C dan 72%, serta hasil pengujian tertinggi untuk pengujian solar panel didapat daya 51,77 Watt dengan kondisi cuaca cerah.
PELATIHAN PEMBUATAN KEMASAN (PACKAGING) UNTUK MENINGKATKAN PEMASARAN PRODUK UMKM MARNING DI DESA MARGOJADI Lathifah Lathifah; Lulud Oktaviani; Suaidah Suaidah; Ahmad Ari Aldino; Nabila Arra Putri
ABDI KAMI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2022): (Februari 2022)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam (IAI) Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/abdi_kami.v5i1.1296

Abstract

The people of Mesuji regency in Margojadi village have corn crops, during this pandemic corn sales decreased, resulting in cheap corn prices. Farmers feel a loss because the harvest model is not in accordance with the buying and selling price. With such obstacles, mothers and the surrounding community took the initiative to make snacks with processed corn called marning. The process of making marning is raw corn dissassemled from the bongkolnya, after which the corn is washed thoroughly and dried until dry. When the corn is dry, the frying process is carried out until the corn expands and is yellowish in color, remove and drain the corn that has been fried with newspaper coated to absorb oil. When the corn is cold the corn is given a salty, sweet, and spicy seasoning. Sales are only around the Mesuji area so that revenue is still mediocre. The existence of this PKM is to help MESUJI MSME efforts to make packaging more attractive, to increase the marketing of marning products in the village of Margojadi Mesuji Timur. Training to make this packaging by means of lectures, tutorials, and discussions with workers to increase marning production and increase sales results and economic sectors in Mergojadi village for the better.