Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS DAMPAK UKURAN PERUSAHAAN, OPINI AUDIT, DAN REPUTASI KAP TERHADAP AUDIT DELAY PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2010–2016 Irmalia, Yusi Nur; Khusnah, Hidayatul; Wahyuningtyas, Endah Tri
JURNAL AKUNTANSI DAN MANAJEMEN Vol 2 No 2 (2018): Accounting and Management Journal
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/amj.v2i2.884

Abstract

The purpose of this study was to analyze the firm size, audit opinion, and reputation of public accountant on audit delay. The data used in this research was secondary data, taken from the annual report 2010 to 2016 of mining companies listed at the Indonesia Stock Exchange. The samples consist of 133 firms from 2010 through 2016 and still listed. The analysis tools to test hypothesis are logistic regression analysis by using SPSS 20 with the degree of significance at 0.05. The empirical result of the study show that the firm size, audit opinion, and reputation of public accountant simultaneously have a positive influence on audit delay. The firm size has no positive effect on audit delay. While audit opinion, and reputation of public accountant have a positive influence on audit delay
PREDIKSI FINANCIAL DISTRESS MELALUI ALTMAN Z-SCORE Wahyuningtyas, Endah Tri; Sari, Dian Permata
JURNAL AKUNTANSI DAN MANAJEMEN Vol 5 No 1 (2021): Accounting and Management Journal
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/amj.v5i1.2091

Abstract

Perkembangan ekonomi yang tidak stabil memberikan ancaman bagi perusahaan mengalami financial distress bahkan kebangkrutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis prediksi kebangkrutan perusahaan-perusahaan yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia. Model yang digunakan dalam penelitian ini yaitu rasio-rasio Altman Z-Score sebagai alat untuk melihat seberapa besar potensi kebangkrutan perusahaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel yang digunakan sebanyak 42 perusahaan sub sektor perdagangan besar dan eceran yang terdaftar di BEI periode tahun 2012 sampai dengan 2016 dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa selama periode pengamatan, perusahaan perdagangan besar yang memiliki kecenderungan mengalami kondisi financial distress adalah PT. Bintang Mitra Semestaraya, Tbk (BMSR), PT. Kobexindo Tractors, Tbk (KOBX), PT. Perdana Bangun Pusaka, Tbk (KONI) PT. Lautan Luas, Tbk (LTLS) sedangkan pada perusahaan perdagangan eceran tidak ada perusahaan yang berpotensi mengalami kondisi financial distress.
PENDAPATAN SAHAM ABNORMAL PADA MASA TIDAK PANDEMI DAN PANDEMI COVID-19 : STUDI PADA SUBSEKTOR FARMASI DAN TELEKOMUNIKASI Susesti, Dina Anggraeni; Wahyuningtyas, Endah Tri
JURNAL AKUNTANSI DAN MANAJEMEN Vol 5 No 1 (2021): Accounting and Management Journal
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/amj.v5i1.2092

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis perbedaan abnormal return saham pada masa tidak pandemi dan pandemi covid 19. Kondisi pandemi covid 19 ditandai dengan pengumuman covid 19 sebagai pandemi global sampai new normal. Sedangkan pembanding tidak pandemi akan dibuat secara matching atau mengikuti data pandemi covid 19. Penelitian dilakukan pada perusahaan sub sektor telekomunikasi dan farmasi yang listing diBursa Efek Indonesia. Variabel yang diukur adalah abnormal return dengan menggunakan data saham harian. Abnormal Return (AR) merupakan kelebihan dari return yang sesungguhnya terjadi terhadap return ekspektasi. Pengolahan data dilakukan pada data harian yang kemudian dihitung rata – rata secara bulanan. Matching data bulanan lebih sesuai dibandingkan harian dan mingguan karena hari perdagangan tiap tahun berbeda-beda. Periode pengamatan dalam penelitian ini adalah ditetapkannya Covid 19 sebagai pandemi global, yaitu pada tanggal 11 Maret 2020 sampai dengan pengumuman pemberlakuan masa New Normal pada tanggal 1 Juni 2020. Dengan tujuan membandingkan dengan kondisi tidak pandemi 11 Maret 2019 – 1 Juni 2019 dan kondisi Pandemi Covid 19 : 11 Maret 2020 – 1 Juni 2020. Uji statistik yang digunakan adalah paired sample t test. Dengan hasil tidak terdapat perbedaan yang signifikan abnormal return saham dimana sejak diumumkannya covid 19 sebagai pandemi sampai sebelum new normal pada perusahaan telekomunikasi dan farmasi pada masa pandemi covid 2020 dan tidak pandemi covid 2019. Meskipun ada kenaikan abnormal return saham namun kenaikan tersebut masih belum menunjukkan perbedaan yang cukup nyata dibandingkan sebelum covid 19. Saham subsektor farmasi lebih banyak yang menunjukkan adanya kenaikan abnormal return dibandingkan sub sektor telekomunikasi.
Dampak Rasio Keuangan dan Pertumbuhan Perusahaan terhadap Financial Distress melalui Analisis Springate, Zmijewski, Grover, dan Altman Z-Score Wahyuningtyas, Endah Tri; Fatmawati, Siti
JURNAL AKUNTANSI DAN MANAJEMEN Vol 5 No 2 (2021): Accounting and Management Journal
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/amj.v5i2.2489

Abstract

Financial distress merupakan perusahaan berada dalam kondisi kesulitan keuangan untuk melunasi semua kewajibannya. Salah satu faktor yang mempengaruhi kondisi financial distress adalah kegagalan dalam mengelola keuangan perusahaan.  Penelitian ini bertujuan menemukan bukti empiris adanya pengaruh rasio leverage, pertumbuhan perusahaan, profitabilitas dan likuiditas terhadap financial distress serta memprediksi  financial distress menggunakan 4 analisis yaitu Altman Z-score, Springate, Zmijewski dan Grover. Objek penelitian ini adalah perusahaan infastruktur, utilitas dan transportasi pada tahun 2015-2019. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel 19 perusahaan dan 95 data perusahaan. Hasil penelitian secara bersama-sama leverage, pertumbuhan perusahaan, profitabilitas, dan likuiditas dengan menggunakan 4 analisis berpengaruh terhadap financial distress. Secara parsial Rasio leverage berpengaruh negatif terhadap financial distress menggunakan model Altman Z-score. Model Grover, Springate dan Zmijewski menghasilkan bahwa rasio leverage berpengaruh positif terhadap financial distress. Rasio pertumbuhan perusahaan tidak berpengaruh terhadap financial distress menggunakan pengukuran financial distress model Altman Z-Score, Springate, Zmijewski dan Grover. Rasio profitabilitas tidak berpengaruh terhadap financial distress menggunakan model Altman Z-Score. Model Springate menunjukan bahwa rasio profitabilitas berpengaruh positif terhadap financial distress namun berpengaruh negatif melalui model Zmijewski dan Grover. Rasio likuiditas berpengaruh positif terhadap financial distress menggunakan model Altman Z-score dan Grover namun berpengaruh negatif jika melalui analisa Springate dan Zmijewski.
Pengaruh Profitabilitas, Leverage, dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan LQ45 di Bursa Efek Indonesia Periode 2018–2020) Dina, Dina Anggraeni Susesti; Wahyuningtyas, Endah Tri
JURNAL AKUNTANSI DAN MANAJEMEN Vol 6 No 1 (2022): Accounting and Management Journal
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/amj.v6i1.2821

Abstract

Perusahaan melalui manajer keuangan harus mampu menjalankan fungsinya didalam mengelola keuangan dengan benar dan seefisien mungkin. Ukuran yang digunakan untuk menilai keberhasilan seorang manajer keuangan dalam mengelola keuangan perusahaan adalah dengan melihat nilai perusahaan. Nilai perusahaan dapat menggambarkan keadaan perusahaan.Terdapat banyak faktor-faktor yang dapat menentukan nilai perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh profitabilitas, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan. Variabel independen pada penelitian ini adalah profitabilitas, leverage, dan ukuran perusahaan. Sedangkan untuk variabel dependen pada penelitian ini adalah nilai perusahaan. Sampel penelitian terdiri atas 38 perusahaan yang tercatat di indeks LQ-45 dengan periode penelitian sebanyak tiga tahun yaitu tahun 2018-2020. Teknik pengambilan sampel dipilih secara purposive sampling. Data laporan keuangan diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan; (2) leverage berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan; (3) ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan.Kata kunci : Profitabilitas, leverage, ukuran perusahaan dan nilai perusahaan.
Standarisasi Tarif Biaya Saksi Ahli terhadap Akuntabilitas Anggaran Penyidikan Tindak Pidana di Polda Jawa Timur Arif Faisol Efendi; Endah Tri Wahyuningtyas
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.7999

Abstract

Keterangan saksi ahli merupakan salah satu alat bukti yang sah dan memiliki peran strategis dalam proses pembuktian tindak pidana, khususnya pada perkara yang membutuhkan analisis teknis, ilmiah, maupun keahlian khusus. Dalam praktik penyidikan di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia, penggunaan saksi ahli tidak hanya berfungsi untuk memperkuat pembuktian perkara, tetapi juga mendukung kualitas penegakan hukum secara profesional dan objektif. Namun demikian, implementasi Norma Indeks Polri terkait standarisasi tarif biaya saksi ahli masih menghadapi berbagai kendala, terutama karena standar honorarium yang ditetapkan belum sepenuhnya mencerminkan kebutuhan riil di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan dan peran saksi ahli dalam sistem pembuktian pidana, mengkaji implementasi standar biaya saksi ahli di Polda Jawa Timur, serta menilai implikasinya terhadap akuntabilitas anggaran penyidikan tindak pidana. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara semi-terstruktur, dokumentasi, dan observasi terbatas. Informan penelitian terdiri atas penyidik, auditor internal, bendahara pengeluaran, dan ahli yang terlibat langsung dalam proses penyidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan signifikan antara tarif normatif Norma Indeks Polri sebesar Rp1.800.000 dengan kebutuhan aktual jasa ahli yang dapat mencapai Rp5.000.000 hingga Rp10.000.000 pada perkara tertentu. Kondisi tersebut menimbulkan budgetary gap yang berpotensi memengaruhi efektivitas penyidikan serta melemahkan akuntabilitas substantif anggaran. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan standar biaya saksi ahli yang lebih adaptif, proporsional, dan berbasis kompleksitas perkara guna mendukung efektivitas pembuktian serta pengelolaan keuangan negara yang akuntabel.
Strategi Pengembangan Bisnis Nelayan Melalui Optimalisasi Bumdes Guna Peningkatan Pendapatan Desa Lalu Muhammad Syahril Mijidi; Endah Tri Wahyuningtyas; Binti Laelatul Magfuroh
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8300

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat nelayan Desa Kaduara Timur, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, mengenai strategi pengembangan bisnis nelayan melalui optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Permasalahan utama mitra adalah belum optimalnya pemanfaatan potensi perikanan lokal karena usaha nelayan masih cenderung berjalan secara individual, belum terintegrasi dalam kelembagaan ekonomi desa, serta masih terbatasnya pemahaman masyarakat terhadap fungsi BUMDes, kerja sama usaha, pengelolaan keuangan, akuntansi sederhana, dan pengawasan usaha. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya nilai tambah hasil perikanan dan belum maksimalnya kontribusi sektor nelayan terhadap peningkatan pendapatan desa. Kegiatan dilaksanakan secara luring melalui ceramah interaktif, diskusi, brainstorming, pre-test, post-test, evaluasi, dan pendampingan lanjutan. Materi pelatihan mencakup pentingnya berserikat, konsep syirkah, definisi dan landasan hukum BUMDes, strategi membangun BUMDes yang sehat, pengembangan bisnis nelayan, pencatatan keuangan, transparansi, akuntabilitas, serta pengawasan usaha desa. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta pada seluruh indikator. Pemahaman tentang pentingnya berserikat meningkat dari 55,7 menjadi 87,3; definisi BUMDes dari 83,5 menjadi 95,7; landasan hukum BUMDes dari 45,4 menjadi 92,6; langkah membangun BUMDes sehat dari 35,7 menjadi 87,3; dan peran akuntansi dari 75,8 menjadi 90,5. Dengan demikian, kegiatan ini efektif meningkatkan literasi masyarakat nelayan dan mendorong BUMDes sebagai instrumen strategis penguatan ekonomi lokal, peningkatan nilai tambah produk perikanan, perluasan kerja sama usaha, serta peningkatan pendapatan desa secara berkelanjutan.
Edukasi Pengelolaan Keuangan Pribadi: Mengatasi Kurangnya Pengetahuan Finansial dan Pengeluaran yang Tidak Terkontrol Endah Tri Wahyuningtyas; Lalu Muhammad Syahril Majidi; Alfi Lailatul Fitriyah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): Mewujudkan Perguruan Tinggi Berdampak Melalui Integrasi Program Pengabdian dan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v5i2.1553

Abstract

Perubahan gaya hidup digital yang dipengaruhi oleh prinsip YOLO dan FOMO telah menyebabkan meningkatnya perilaku konsumtif di kalangan pelajar, terutama terkait pengeluaran kecil berulang (latte factor). Rendahnya literasi keuangan menjadi penyebab utama siswa tidak memiliki pemahaman dan keterampilan dalam mengelola uang saku secara bijak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan siswa melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan reflektif berbasis komunitas. Keterbaruan program ini terletak pada integrasi konsep latte factor dan metode anggaran 50/30/20 ke dalam praktik pembelajaran kontekstual yang melibatkan siswa sebagai subjek aktif. Kegiatan dilaksanakan di SMAN 1 Bangsal, Kabupaten Mojokerto, melibatkan 35 siswa kelas XI. Program dilakukan dalam tiga tahap: persiapan, edukasi, dan pendampingan. Metode Participatory Action Research (PAR) diterapkan dengan instrumen pre-test dan post-test, simulasi anggaran, serta refleksi anggaran harian. Hasil utama yang diukur adalah perubahan skor literasi keuangan dan penerapan kebiasaan finansial baru. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata sebesar 25,2 poin dari pre-test ke post-test. Peningkatan tertinggi terdapat pada aspek penyusunan anggaran dan pemahaman latte factor. Selama fase pendampingan, siswa menunjukkan perubahan perilaku seperti menyusun anggaran, menabung, dan mengurangi konsumsi impulsif. Program ini memperkuat landasan empowerment theory dan community-based learning, di mana keterlibatan aktif dan refleksi personal menjadi kunci perubahan berkelanjutan. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang partisipatif dan kontekstual mampu meningkatkan literasi keuangan siswa secara signifikan. Disarankan agar model ini diintegrasikan dalam kurikulum ekstrakurikuler atau program bimbingan konseling berbasis pemberdayaan komunitas.
Pengelolaan Sampah dan Kebun Hidroponik sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Lingkungan Desa Betro Waste Management and Hydroponic Gardens as Efforts to Increase Environmental Awareness in Betro Village Dwi Novitasari; Endah Tri Wahyuningtyas; Dina Anggraeni Susesti
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 5 No. 2 (2026): Juni: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v5i2.3859

Abstract

Artikel pengabdian ini menyajikan program partisipatif yang mengintegrasikan pengelolaan sampah rumah tangga dan kebun hidroponik untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di Desa Betro. Program dirancang berdasarkan kondisi awal berupa kebiasaan membuang sampah campur, belum optimalnya pemanfaatan sampah organik, serta masih terbatasnya pemanfaatan pekarangan rumah. Kegiatan dilaksanakan melalui analisis situasi, sosialisasi 3R, pelatihan pemilahan sampah dan pengomposan sederhana, pembuatan demplot hidroponik, serta pendampingan kader. Pendekatan yang digunakan ialah participatory action dan edukasi berbasis komunitas dengan melibatkan unsur PKK, karang taruna, dan perangkat desa. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman warga tentang pengelolaan sampah, munculnya kebiasaan memilah sampah dari rumah, terbentuknya titik kumpul sampah anorganik yang bernilai jual, serta pemanfaatan kebun hidroponik sebagai media belajar lingkungan dan sumber sayur rumah tangga. Integrasi kedua program mendorong perubahan perilaku yang lebih nyata, terukur, dan berkelanjutan.
Sosialisasi Akuntansi Sektor Publik untuk Meningkatkan Pemahaman Transparasi dan Akuntabilitas Keuangan di SMA Ammanatul Ummah Mohammad Ghofirin; Dina Anggraeni Susesti; Endah Tri Wahyuningtyas; Muhammad Zidan Alabror; Achmad Amir Adz Dzikro
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 5 No. 2 (2026): Juni: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v5i2.3875

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa SMA Amanatul Ummah Surabaya mengenai akuntansi sektor publik, transparansi, dan akuntabilitas keuangan. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Learning Approach (PLA) melalui sosialisasi, diskusi interaktif, dan studi kasus kepada 40 siswa. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata nilai peserta meningkat dari 63,4 pada pre-test menjadi 90,8 pada post-test atau mengalami peningkatan sebesar 43,22%. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi efektif dalam meningkatkan literasi siswa terkait tata kelola keuangan sektor publik yang transparan dan akuntabel.