Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Media Digital untuk Penguatan Literasi Digital dan Entrepreneurial Mindset Siswa SMA Unggulan Amanatul Ummah Surabaya Dwi Novitasari; Dina Anggraeni Susesti; Endah Tri Wahyuningtyas; Dhini Yuliana Siska; Arinda Tri Apriliyah
INTEGRATIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): INTEGRATIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Kilau Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60041/integratif.v4i1.515

Abstract

This community service activity aims to improve the understanding of students at SMA Unggulan Amanatul Ummah Surabaya regarding digital literacy and digital media-based entrepreneurship. The methods used include socialization, training, practice, and evaluation through pre-tests and post-tests. The results showed an increase in participants' understanding, marked by an increase in scores on several indicators from 91.7–95.8% to 96–100%, while other indicators remained at the maximum score. This activity effectively enhances students' digital literacy competencies and entrepreneurial mindset and is feasible to be applied sustainably in the school.
Keuangan Sehat, Masa Depan Cerah: Pengenalan Literasi Keuangan untuk Remaja Lalu Muhammad Syahril Mijidi; Endah Tri Wahyuningtyas; Mohammad Ghofirin; Muis Murtadho; Musriha Musriha; Binti Laelatul Magfuroh
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12344

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja dalam mengelola keuangan secara bijak. Kegiatan dilaksanakan di SMA Amanatul Ummah dengan melibatkan 22 siswa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi, simulasi pembagian uang saku, identifikasi kebutuhan dan keinginan, serta pengisian kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan. Materi mencakup literasi keuangan, pengelolaan uang saku, kebiasaan menabung, perilaku konsumtif, pembelian kompulsif, dan penggunaan dompet digital secara bijak. Hasil kuesioner awal menunjukkan bahwa 72,7% siswa belum mencatat pengeluaran secara rutin, 68,2% menabung hanya apabila terdapat sisa uang, dan 77,3% pernah membeli barang karena promosi atau mengikuti tren. Setelah kegiatan, rata-rata pemahaman siswa meningkat dari 50,8% menjadi 88,7%. Sebanyak 90,9% siswa mampu membedakan kebutuhan dan keinginan, 86,4% mampu membuat rencana penggunaan uang saku, dan 86,4% memahami penggunaan dompet digital secara bijak. Respons positif siswa juga meningkat dari 52,7% pada pretest menjadi 90,0% pada posttest. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi keuangan yang kontekstual, interaktif, dan berbasis pengalaman sehari-hari efektif meningkatkan pemahaman siswa mengenai pengelolaan uang saku, kebiasaan menabung, pengendalian perilaku konsumtif, serta penggunaan layanan keuangan digital secara bertanggung jawab. Kegiatan lanjutan melalui pencatatan pengeluaran dan target tabungan diperlukan agar pemahaman tersebut berkembang menjadi kebiasaan keuangan yang konsisten dan berkelanjutan bagi siswa.