Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : BIOMA

OPTIMALISASI FEED ADDITIVE HERBAL TERHADAP BOBOT BADAN, LEMAK ABDOMINAL DAN GLUKOSA DARAH AYAM BROILER -, Mei Sulistyoningsih; Dzakiy, M. Anas; -, Atip Nurwahyunani
BIOMA Vol 3, No 2, Oktober (2014): Bioma
Publisher : BIOMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

OPTIMIZATION OF FEED ADDITIVE ON BODY WEIGHT, ABDOMINAL FAT, AND BLOOD GLUCOSE LEVELS BROILER CHICKEN ABSTRACT   Culture to consume a healthy food as the factor that is very important to produce high-quality human resources.  Broiler chicken is one of food consumed widely, as a source of proteins and fats in large numbers in indonesia for all age (kids and adults). This research aims to  assess the optimization of the feed additive on body weight and blood glucose. The independent variable is giving a variant of feed additive herbs (Aloe vera sp, Morinda citrifolia sp, and Zingiber officinale sp). Dependent variable is body weight, abdominal fat, and blood glucose levels. Variable control of this research is the number of feed, health management, the type of chicken, the age of chicken, and  the system of cage. Some preliminary research has been done by researchers at various variant feed additive herbs to produce broiler chicken with the status of the physiology and performans ideal optimally. The results of this research shows the influence of treatment variant feed additive on increased body weight (P<0,05), There is the influence of treatment against the low blood glucose levels (P<0,05), and no influence treatment of abdominal fat (P>0,05).   Keyword: body weight, abdominal fat, blood glucose, feed additive, broiler   ABSTRAK   Budaya mengkonsumsi pangan yang sehat menjadi faktor yang sangat penting untuk menghasilkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas. Ayam broiler merupakan salah satu pangan yang dikonsumsi secara luas, sebagai sumber protein dan lemak dalam jumlah besar di Indonesia untuk semua usia (anak-anak maupun dewasa). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji optimalisasi feed additive terhadap performans terhadap bobot badan dan penstabilan glukosa darah. Variabel independen adalah pemberian varian feed additive herbal (lidah buaya, buah mengkudu, jahe). Variabel dependen terdiri dari bobot badan, lemak abdominal, dan kadar glukosa darah ayam. Variabel kendali penelitian ini adalah jumlah ransum, manajemen kesehatan, jenis ayam, umur ayam, dan sistem perkandangan. Beberapa penelitian pendahuluan telah dilakukan oleh peneliti pada berbagai varian feed additive herbal untuk menghasilkan ayam broiler dengan status fisiologi ideal dan performans yang optimal. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh perlakuan varian feed additive terhadap peningkatan bobot badan (P<0,05), ada pengaruh perlakuan terhadap rendahnya kadar glukosa darah (P<0,05), dan tidak ada pengaruh perlakuan terhadap lemak abdominal (P>0,05).   Kata kunci: Bobot badan, lemak abdominal, glukosa darah, feed additive, Broiler
KEANEKARAGAMAN JENIS DAN PERSEBARAN MOLLUSCA DI PANTAI BONDO DAN PANTAI PRAWEAN BANDENGAN KEBUPATEN JEPARA Afni Lailiyah; Ary Susatyo; M. Anas Dzakiy
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 5, No 2 (2016): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v5i2.2525

Abstract

ABSTRACTThis research was held in May 2016 and finished in June 2016. The objective of this research are to find out the diversity and the distribution of Mollusca on the Bondo beach and Prawean Bandengan Beach in Jepara. The method of obtaining the data is Line Transek and it is assisted with kuadran technique along 26 meters. The location is divided by two stations. The first station is on Bondo beach and the second station is on Prawean Bandengan beach. Each station consists of 5 transek. The distance of each transek is 50 meters. Each transek consists of 5 kuadran. The used kuadran is 2x2m2in size. The distance of each kuadran is 5 meters. The result in this research is the diversity level that consists of Shanon-Winner Index, equalization index, equation index, differentiation index and distribution of Mollusca which use descriptive analysis. The result shows that 11 species were found in Bondo beach and Prawean Bandengan Beach are classified as medium category in Mollusca diversity level categories which the diversity index (H’) in Bondo Beach and Prawean Bandengan Beach were 1,58 and 2,09 respectively. Mollusca were found at the different substrate like dead coral, rubble, sand, muddy sand and logs. Keywords : Bondo Beach, Diversity, Distribution, Mollusca, and Prawean Bandengan Beach ABSTRAKPenelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2016 sampai dengan bulan Juni 2016 bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis dan persebaran mollusca di Pantai Bondo dan Pantai Prawean Bandengan Kabupaten Jepara. Pengambilan data kenanekaragaman jenis dan persebaran mollusca dilakukan dengan metode line transek berbantu kuadrat sepanjang 26 meter. Lokasi dibagi menjadi 2 stasiun. Stasiun 1 di Pantai Bondo dan stasiun 2 di Pantai Prawean Bandengan. Setiap stasiun terdiri dari 5 transek. Jarak antar transek yaitu 50 meter. Setiap transeknya terdiri 5 kuadrat. Kuadrat yang digunakan yaitu 2x2m2. Jarak tiap kuadrat yaitu 5 meter. Data yang didapat dari penelitian ini adalah tingkat keanekaragaman jenis meliputi Indeks Shanon-Winner, Indeks Kemerataan, Indeks Kesamaan dan Ketidaksamaan dan persebaran mollusca . Adapun analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil dari penelitian di Pantai Bondo dan Pantai Prawean Bandengan Kabupaten Jepara ditemukan 11 spesies, dengan nilai tingkat keanekaragaman jenis mollusca di Pantai Bondo dan Pantai Prawean Bandengan termasuk kedalam kategori melimpah sedang, dengan indeks keanekaragaman jenis (H’) di Pantai Bondo sebesar 1,58 dan Pantai Prawean Bandengan sebesar 2,09. Mollusca di Pantai Bondo dan Pantai Prawean Bandengan ditemukan pada substrat yang berbeda-beda yaitu karang mati, pecahan karang, pasir, pasir berlumpur dan batang kayu. Kata kunci : Pantai Bondo, kenaekaragaman jenis, persebaran, Mollusca, , dan Pantai Prawean Bandengan.
OPTIMALISASI FEED ADDITIVE HERBAL TERHADAP BOBOT BADAN, LEMAK ABDOMINAL DAN GLUKOSA DARAH AYAM BROILER Mei Sulistyoningsih -; M. Anas Dzakiy; Atip Nurwahyunani -
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 3, No 2, Oktober (2014): Bioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v3i2, Oktober.639

Abstract

OPTIMIZATION OF FEED ADDITIVE ON BODY WEIGHT, ABDOMINAL FAT, AND BLOOD GLUCOSE LEVELS BROILER CHICKEN ABSTRACT ?é?á Culture to consume a healthy food as the factor that is very important to produce high-quality human resources.?é?á Broiler chicken is one of food consumed widely, as a source of proteins and fats in large numbers in indonesia for all age?é?á(kids and adults). This research aims to ?é?áassess the optimization of the feed additive on body weight and blood glucose. The independent variable is giving a variant of feed additive herbs (Aloe vera sp, Morinda citrifolia sp, and Zingiber officinale sp). Dependent variable is body weight, abdominal fat, and blood glucose levels. Variable control of this research is the number of feed, health management, the type of chicken, the age of chicken, and?é?á the system of cage. Some preliminary research has been done by researchers at various variant feed additive herbs to produce broiler chicken with the status of the physiology and performans ideal optimally. The results of this research shows the influence of treatment variant feed additive on increased body weight (P<0,05), There is the influence of treatment against the low blood glucose levels?é?á(P<0,05), and no influence treatment of abdominal fat (P>0,05). ?é?á Keyword: body weight, abdominal fat, blood glucose, feed additive, broiler ?é?á ABSTRAK ?é?á Budaya mengkonsumsi pangan yang sehat menjadi faktor yang sangat penting untuk menghasilkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas. Ayam broiler merupakan salah satu pangan yang dikonsumsi secara luas, sebagai sumber protein dan lemak dalam jumlah besar di Indonesia untuk semua usia (anak-anak maupun dewasa). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji optimalisasi feed additive terhadap performans terhadap bobot badan dan penstabilan glukosa darah. Variabel independen adalah pemberian varian feed additive herbal (lidah buaya, buah mengkudu, jahe). Variabel dependen terdiri dari bobot badan, lemak abdominal, dan kadar glukosa darah ayam. Variabel kendali penelitian ini adalah jumlah ransum, manajemen kesehatan, jenis ayam, umur ayam, dan sistem perkandangan. Beberapa penelitian pendahuluan telah dilakukan oleh peneliti pada berbagai varian feed additive herbal untuk menghasilkan ayam broiler dengan status fisiologi ideal dan performans yang optimal. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh perlakuan varian feed additive terhadap peningkatan bobot badan (P<0,05), ada pengaruh perlakuan terhadap rendahnya kadar glukosa darah (P<0,05), dan tidak ada pengaruh perlakuan terhadap lemak abdominal (P>0,05). ?é?á Kata kunci: Bobot badan, lemak abdominal, glukosa darah, feed additive, Broiler