Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

EARLY CHILDHOOD FORMAL EDUCATION INSTITUTIONS IN INDONESIA: GETTING TO KNOW KINDERGARTEN (TK), AISYIAH BUSTHANUL ATHFAL (ABA) AND RAUDHATUL ATHFAL (RA) Nida'ul Munafiah; Lukman Lukman
PELANGI: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 5 No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v5i1.1242

Abstract

Pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi. Lembaga pendidikan anak usia dini formal di Indonesia yang dikenal masyarakat pada umumnya yaitu Taman Kanak – kanak (TK), Raudhotul Athfal (RA), dan Aisyiah Bustanul Athfal (ABA). Tujuan penelitian ini untuk memaparkan perbedaan dan persamaan Taman Kanak-kanak, Raudhatul Athfal dan Aisyah Bustanul Athfal. Hasil penelitian ini yaitu ketiga lembaga memiliki peran yang sama dalam dunia pendidikan anak usia dini yaitu sama-sama bertujuan mendidik, membimbing dan menstimulasi kemampuan anak usia dini supaya berkembang lebih maksimal. Hanya saja TK merupakan output dari Departemen Pendidikan Nasional yang bersifat umum dan diperuntukan bagi seluruh pemeluk agama, ABA juga merupakan output dari Departemen Pendidikan Nasional tetapi merupakan lembaga swasta yang didirikan oleh pergerakan wanita Aisyiah dibawah organisasi Muhammadiyah. Sedangkan RA merupakan output dari Kementrian Agama yang yang didirikan oleh organisasi Nahdhatul Ulama diketuai oleh K. H. Hasyim Asy’ari.
PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA PEMBELAJARAN SAINS (TILAS HUJAN) ANAK USIA DINI DI TK PGRI TAMANSARI Rima Susilawati Rahmasyiami; Noer Laelly Laelly Barorroh; Taufik Abdul Ghofur; Lukman Lukman
PELANGI: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 5 No 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v5i2.1906

Abstract

Peningkatan keterampilan motorik halus melalui permainan sains pada kelompok B TK PGRI TAMANSARI. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilatar belakangi hasil pengamatan dan pengalaman peneliti. Dengan keterbatasan media yang ada di sekolah, kegiatan pembelajaran yang monoton, serta kurangnya stimulus yang dilakukan karena lembaga lebih mengutamakan calistung untuk peserta didiknya, dalam peningkatan keterampilan motorik halus menjadi kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh pembelajaran sains terhadap perkembangan motorik halus anak (2) jenis-jenis permainan sains apa saja yang bisa di terapkan dan (3) solusi terhadap tenaga pendidik tentang pentingnya menggunakan media pembelajaran.