Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENYUSUNAN SURAT KEPUTUSAN PADA TUGAS MATA KULIAH KNB INDONESIA LANJUT DI PRODI DIII ADMINISTRASI PERKANTORAN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BINA SARANA INFORMATIKA JAKARTA Dina Purnama Sari; Tri Indah Estiani
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 6 No 3 (2021): Agustus
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58487/akrabjuara.v6i3.1549

Abstract

Korespondensi Niaga Bahasa Indonesia Lanjut (KNBI Lanjut) merupakan salah satu mata kuliah workshop dan salah satu mata kuliah unggulan pada Prodi Administrasi Perkantoran. Oleh karena itu, salah satu pencapaian tujuannya adalah mahasiswa mampu memahami dan membuat surat keputusan berbahasa Indonesia yang diberikan dosen pengampu pada pertemuan ke-2, kelas 21.4B.25. Jumlah yang diteliti hanya diambil 3 sampel mahasiswa dari jumlah 55 mahasiswa dengan pembahasannya adalah pola atau bentuk surat keputusan, penggunaan bahasa, dan kerapian pengetikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penyusunan surat keputusan pada mata kuliah KNB Indonesia Lanjut di Prodi DIII Administrasi Perkantoran Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta. Penelitian ini menggunakan deskriptif analitif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diperoleh kesimpulan bahwa mahasiswa mampu memahami menulis surat keputusan sesuai dengan petunjuk dan kemampuannya masing-masing.
KREATIVITAS DOSEN SEBAGAI YOUTUBER PADA NEW NORMAL Dina Purnama Sari
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 5 No 3 (2020): Agustus
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak pandemi Covid 19 di Indonesia, pendidikan merupakan salah satu yang mendapatkan dampaknya, yaitu adanya pembelajaran jarak jauh di rumah. Hal tersebut sesuai aturan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang tercatat dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020. Sehubungan dengan hal tersebut, para pendidik dan pengajar, salah satunya adalah dosen, memerlukan kreativitas dalam penyampaian materinya, di antaranya melalui media sosial www.youtube.com. Kreativitas dosen tersebut dikenal sebagai youtuber. Youtuber merupakan bagian dari content creator merupakan profesi yang memerlukan kreativitas dengan beberapa keahlian. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kreativitas dosen sebagai youtuber pada New Normal dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif berdasarkan fenomena. Obyek penelitian dianalisis berdasarkan kajian literature dan wawancara dengan dua responden. Dengan demikian, berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kreativitas dosen sebagai content creator dipengaruhi oleh banyak faktor, yaitu ide, ketepatan pemilihan perlengkapan syuting, dan kemampuan menguasai materi.
CHALLENGE OF LEARNING ENGLISH FROM REVOLUTION AS 21st CENTURY LEARNING FOR COMMUNITIES 5.0 Dina Purnama Sari
Acitya: Journal of Teaching and Education Vol 2 No 1 (2020): ACITYA JOURNAL OF TEACHING & EDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.271 KB) | DOI: 10.30650/ajte.v2i1.280

Abstract

Brown, John Seely. (2005). New Learning Environments for the 21st Century*retrieved from http://www.johnseelybrown.com/newlearning.pdf Delors, Jacques. (2013). The treasure within: Learning to know, learning to do, learning to live together and learning to be. What is the value of that treasure 15 years after its publication? Int Rev Educ 59:319–330. retrieved from http://www.oosci-mena.org/uploads/1/wysiwyg/Delors_article_review_of_education_2013.pdf Karinov. (2019). Revolusi Industri Ala Jepang: Hjuman-Centered Society. Retrieved From https://Karinov.Co.Id/Revolusi-Industri-5-Jepang/ Malik, Ranbir Singh. (2018). Educational Challenges In 21st Century And Sustainable Development. Journal of Sustainable Development Education and Research. JSDER Vol. 2, No.1. 9-20. retrieved from File:///C:/Users/User.User-PC.000/Downloads/12266-25620-1-SM.Pdf Marcellino, M. (2008). English Language Teaching In Indonesia: A Continuous Challenge In Education And Cultural Diversity. TEFLIN Journal, Volume 19, Number 1, February. 57 – 69. retrieved from http://journal.teflin.org/index.php/journal/article/viewFile/99/93 Niara, Kita. (2016). Bahasa Inggris untuk Bisnis 01 - Bagaimana Memperkenalkan Staf Perusahaan. Retrieved from https://www.youtube.com/watch?v=xz3qXl6nro4 Niara, Kita. (2016). Bahasa Inggris untuk Bisnis 02 - Memperkenalkan Tim/Staf Perusahaan Bag. 2. Retrieved from https://www.youtube.com/watch?v=8qBq7CJc_z0 Singh, Raja Roy. (1991). Education for The Twenty First Century: Asia-Pasific Perspective. Bangkok: UNESCO. retrieved from http://www.unesco.org/education/pdf/15_15.pdf
Pendidikan Karakter pada Kumpulan Esai “Men Coblong” Karya Oka Rusmini Dina Purnama Sari
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 7, No 1 (2021): January 2021
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.7.1.137-142.2021

Abstract

“Men Coblong” are 58’s of manuscript essays written by Oka Rusmini in the Bali Post and continued on balebengong.id with various themes. The purpose of this research is to find out the moral messages related to the phenomenon of education in Indonesia which is experienced by the character based on the 3  selected essays. The method chosen is a study of literary phenomenology with a character education approach. The result is that there is character education based on the phenomena experienced by the character in relation to honesty, tolerance, and family education. The research implication is that the reader takes the implicit moral based on the character's experience.“Men Coblong” merupakan naskah 58 esai yang ditulis Oka Rusmini di Bali Post dan dilanjutkan di balebengong.id dengan tema yang beragam. Tujuan penelitiannya adalah untuk mengetahui pesan moral berkaitan dengan fenomena pendidikan di Indonesia yang dialami oleh sang tokoh berdasarkan 3 esai yang dipilih. Metode yang dipilih adalah kajian fenomenologi sastra dengan pendekatan pendidikan karakter. Hasilnya adalah terdapat pendidikan karakter berdasarkan fenomena yang dialami oleh sang tokoh berkaitan dengan kejujuran, toleransi, dan pendidikan keluarga. Implikasi penelitiannya adalah pembaca mengambil moral tersirat berdasarkan pengalaman sang tokoh.
PENGEMBANGAN NETNOGRAFI PADA ERA METAVERSE Dina Purnama Sari
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 7 No 3 (2022): Agustus
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58487/akrabjuara.v7i3.1862

Abstract

Era metaverse merupakan fase digital dari suatu teknologi Augmented Reality (AR) yang memungkinkan individu untuk berinteraksi dengan individu lainnya secara virtual dan dapat diimplementasikan di internet sebagai simulasi dari dunia nyata manusia. Pada era tersebut, penelitian berkembang pesat, salah satunya Netnografi. Netnografi adalah penelitian kualitatif yang berdasarkan antropologi melalui internet. Dengan demikian, pembahasannya berkaitan dengan sosial media melalui deskriptif kualitatif, data sekunder, berdasarkan fenomena dengan menggunakan analisis dari referensi yang relevan. Hasil penelitiannya adalah penelitian netnografi merupakan salah satu alternatif yang mudah dilakukan dan dikembangkan pada era metaverse melalui tahapan penelitian yang baik dan benar sesuai dengan peruntukannya.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN KEPEMIMPINAN PADA ABAD KE-21 Dina Purnama Sari
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 8 No 1 (2023): Februari
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58487/akrabjuara.v8i1.2026

Abstract

Pada abad 21, di Indonesia, banyak tantangan dan hambatan yang dihadapi, khususnya bidangpendidikan, di antaranya teknologi, informasi, kemampuan berkomunikasi, budaya, danperkembangan ilmu pengetahuan yang cukup cepat. Oleh karena itu, diperlukan kemampuankepemimpinan pendidikan yang efektif dan efisien sesuai dengan fungsi manajemen.Sehubungan dengan hal tersebut, kajian yang akan dianalisis hanya difokuskan padaimplementasi manajemen kepemimpinan pada Abad ke-21 melalui dua studi kasus padapenelitian sebelumnya di sekolah islam serta perusahaan. Metode yang dipergunakan adalahanalisis kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang diperoleh berdasarkan hasil observasi dankajian literatur. Dengan demikian, diharapkan hasilnya adalah diperoleh keterampilan dankemampuan kepemimpinan pendidikan berkaitan dengan implementasi manajemennya padaabad 21 di Indonesia berdasarkan hasil fokus kajian. Selain itu, hasil penelitian dapatdikembangan pada penelitian selanjutnya dan diimplementasikan di masyarakat.
Rekonstruksi Instrumen Tes Perbuatan Teks Hikayat pada Siswa Kelas X Bermuatan Literasi Membaca (Assesmen Kompetensi Minimum) Dina Purnama Sari; Sulistia Ellsa; Wagiran Wagiran; Deby Luriawati Nuryatmojo
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v8i2.21541

Abstract

The development of the education system in the 21st century demanded change in all aspects. Determination of Minimum Competency Assessment (AKM) has the impact of changes in the implementation of the learning evaluation process. The implementation of AKM in the education system applies to all subjects, including Bahasa Indonesia. One of the components related to the learning of Bahasa Indonesia precisely the learning of Expression Of Writing Literature is AKM Literacy. The limitation of the resources and test instruments in the implementation of learning evaluation becomes a problem that needs to be addressed wisely and immediately because it will affect the achievement of learning objectives. The purpose of this study is 1) describe the analysis of the error of the instrument of the test of deeds in the Indonesian Language Student Book Grade XI SMA which is charged with AKM reading literacy, and 2) describe the reconstruction of the error of the test instrument in the Book of Indonesian Language Students grade XI high school loaded with AKM reading literacy. The method used is descriptive qualitative with the model of literature and literature studies as well as strengthening through documentation and field observation. The results of this study showed that based on the results of the analysis of the test instrument there are several components that are not yet appropriate which include material aspects, construction aspects, and language aspects. As well as attaching the reconstruction results by making improvements to the test of the act of developing the text of the saga on the aspects of material, construction, language and improving reading literacy on the question.
Pelatihan English Communication Skills dalam Menghadapi Era 4.0 pada Remaja di RPTRA Kalideres, Jakarta Barat Pratama, Rizky Mirani Desi; Hastuti, Dwi Puji; Fadilah, Fadilah; Purnamasari, Dina
Jurnal Abdimas Komunikasi dan Bahasa Vol. 3 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abdikom.v3i1.1954

Abstract

Child-Friendly Open Public Space (RPTRA) Kalideres, West Jakarta is an economically/socially non-productive partner. The lack of ability to speak English properly and correctly is one of the main problems faced by high school students around RPTRA Kalideres. One of the difficult English skills for high school students around RPTRA Kalideres is the ability to communicate in English. What is often experienced by high school students around RPTRA Kalideres is wanting to say something in English but don't know what vocabulary to use and are afraid or not used to using English as a medium of communication. This is the background for lecturers in the English Study Program to hold community service activities. This form of community service is carried out in community service which is divided into two, namely the presentation of theory and the practice of communicating in English (speaking and writing). The media used in the English training this time are pictures and videos. After receiving material on how to communicate in English, the participants will immediately practice speaking and writing in English. The participants will be given a theme and must explain the theme in English both orally and in writing. It is hoped that with this training, participants can master English as one of the basic assets to be able to compete in facing the global era and can open various opportunities to achieve success.
Discourse Analysis of Buavita Advertising, Packaged Fruit Juice Drinks on the Internet and Outdoor Media Sari, Dina Purnama; Aziz, Abdul
INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11 No 1 (2024): INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikanbahasa.v11i1.6729

Abstract

This study describes the structure and function of Buavita bottled juice advertisements on the internet and outdoor media. This research uses a discourse analysis approach; this type of research is qualitative. The method used in this research is descriptive analysis. The data source of this research is food and beverage advertisements on television in which there are structures and functions of advertising language. The data of this research are words, phrases, clauses, and sentences in Buavita advertisements for bottled juice drinks on the internet and outdoor media. The results of the analysis illustrate (1) sentences that provide benefits for potential consumers; (2) title and subtitle sentences in the form of product brands with foreign terms or seem unique; (3) information sentences that explain the content of natural ingredients; (4) sentences that provide information on the main advantages and knowledge to attract special consumers and 5) background images that illustrate conditions related to existing advertising sentences. There are also 2 propositions of reasons, namely: (1) subjective reasons in the form of things that can invite potential customers' emotions to use this product; (2) objective reasons in the form of information that can be accepted by potential customers' reasoning. Second, the language functions contained in this beverage product advertisement include: (1) information function in the form of flavors, ingredients, advantages, ingredients, benefits, and announcing new products; (2) persuasive function in the form of an invitation to do something; (3) image building function to form a positive image of the product to potential consumers.
Pemanfaatan Aplikasi ELSA Speak dalam Peningkatan Kemampuan Pengucapan pada Siswa SMP di Kalideres Rizky Mirani Desi Pratama; Dwi Puji Hastuti; Dina Purnamasari; Fadilah
Jurnal Abdimas Komunikasi dan Bahasa Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The most challenging language element for students is pronunciation. Pronunciation or pronunciation is considered to be one of the factors in a person's success in speaking skills. The importance of pronunciation makes students experience difficulty in mastering it. Therefore, the aim of this community service activity is to provide an interactive and fun method for learning pronunciation skills, namely the ELSA Speak application. This community service activity was carried out at Hall RW 008 Kampung Buaran, Kalideres, West Jakarta. Participants in this activity are junior high school students who live in RW 008 Kampung Buaran, Kalideres, West Jakarta. A total of 25 students participated in this activity. The author used a pre-test and post-test to determine the effectiveness of using the ELSA Speak application. Data is collected through tests, questionnaires and interviews to assess students' abilities and perceptions. The results show that the ELSA Speak application is effective in improving pronunciation, as shown by the scoring of the application which is higher in the post-test compared to the pre-test. In addition, questionnaire responses strongly indicate that students consider the ELSA Speak app to be an effective method for learning pronunciation. The ELSA Speak application can help students when practicing pronunciation compared to their previous abilities. Elemen bahasa yang paling menantang bagi siswa adalah pengucapan. Pengucapan atau pronunciation dinilai  menjadi salah satu faktor kesuksesan seseorang dalam keterampilan berbicara. Pentingnya pengucapan membuat siswa mengalami kesulitan dalam menguasainya. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menyuguhkan metode yang interaktif dan menyenangkan dalam mempelajari keterampilan pengucapan yaitu aplikasi ELSA Speak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Balai RW 008 Kampung Buaran, Kalideres, Jakarta Barat. Peserta kegiatan ini adalah siswa SMP yang tinggal di lingkungan RW 008 Kampung Buaran, Kalideres, Jakarta Barat. Sebanyak 25 siswa berpartisipasi dalam kegiatan ini. Penulis menggunakan pre-test dan post-test untuk mengetahui keefektifan penggunaan aplikasi ELSA Speak. Data dikumpulkan melalui tes, kuesioner, dan wawancara untuk menilai kemampuan dan persepsi siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa aplikasi ELSA Speak efektif dalam meningkatkan pengucapan, seperti yang ditunjukkan oleh score assessment pada aplikasi yang lebih tinggi pada post-test dibandingkan dengan pre-test. Selain itu, tanggapan kuesioner dengan kuat menunjukkan bahwa siswa menganggap aplikasi ELSA Speak sebagai metode yang efektif untuk belajar pengucapan. Aplikasi ELSA Speak dapat membantu siswa ketika berlatih pengucapan dibandingkan dengan kemampuan mereka sebelumnya.