Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search
Journal : piper

PENGARUH PEMBERIAN MOL BONGGOL PISANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG KETAN (Zea mays var. Ceratina) Syarif Nizar Kartana; Nurhadiah Nurhadiah; Sebastianus Destian Januardi
Publikasi Informasi Pertanian Vol 21 No 2 (2025): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v21i2.1700

Abstract

Tanaman jagung ketan memiliki arti tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Sintang namun masih sedikit yang membudidayakannya dibandingkan dengan jagung manis walaupun harganya lebih tinggi dari jagung manis. Budidaya tanaman jagung ketan di Kabupaten Sintang menghadapi kendala tanah yang kurang mendukung karena didominasi jenis tanah Podsolik Merah Kuning (PMK) yang memiliki tingkat kesuburan rendah. Pemberian MOL bonggol pisang dapat dijadikan alternatif untuk memperbaiki tingkat kesuburan tanah PMK karena mengandung berbagai mikroorganisme dan unsur hara serta berbagai zat pengatur tumbuh yang dapat mendukung pertumbuhan dan produktifitas tanaman jagung ketan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan konsentrasi MOL bonggol pisang yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung ketan. Penelitian ini menggunakan pola Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan MOL bonggol pisang dengan 5 taraf perlakuan yaitu: M0 = Tanpa pemberian MOL bonggol pisang (kontrol); M1 = MOL bonggol pisang 15%; M2 = MOL bonggol pisang 30%; M3 = MOL bonggol pisang 45%; M4 = MOL bonggol pisang 60% dimana setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, diameter batang, dan berat tongkol bersih. Pemberian MOL bonggol pisang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung ketan, dimana pemberian MOL bonggol pisang 45% (M3) merupakan dosis yang terbaik dalam penelitian ini untuk pertumbuhan tanaman dengan rerata tinggi tanaman 199,60 cm dan rerata diameter batang 18,21 mm sedangkan untuk hasil adalah pada konsentrasi 60% (M4) dengan berat tongkol bersih 353,05 gram.
APLIKASI BOKASHI LIMBAH BUAH-BUAHAN UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS Mika Mika; Nurhadiah Nurhadiah; Nining Sri Sukasih
Publikasi Informasi Pertanian Vol 21 No 2 (2025): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v21i2.1776

Abstract

Pengolahan limbah buah-buahan menjadi bokashi menggunakan teknologi fermentasi dengan bantuan mikroorganisme efektif dapat menghasilkan pupuk organik yang mampu memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah serta meningkatkan ketersediaan unsur hara. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian bokashi limbah buah-buahan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis, dan mendapatkan dosis bokashi limbah buah-buahan yang optimal dalam menghasilkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis tertinggi. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 taraf perlakuan dan 5 ulangan. Taraf perlakuan bokashi limbah buah-buahan yang dimaksud adalah: B0= Tanpa bokashi limbah buah-buahan (kontrol), B1= 1,5 kg bokashi limbah buah-buahan/m², B2= 3,0 kg bokashi limbah buah-buahan/m², B3= 4,5 kg bokashi limbah buah-buahan/m² dan B4= 6,0 kg bokashi limbah buah-buahan/m². Jumlah sampel yang diamati sebanyak 100 tanaman, parameter penelitian meliputi: diameter batang, berat tongkol berkelobot dan berat tongkol tanpa kelobot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi bokashi limbah buah-buahan mampu meningkatkan pertumbuhan diameter batang, berat tongkol berkelobot maupun berat tongkol tanpa kelobot. Peningkatan rerata diameter batang tanaman jagung manis pada dosis 6,0 kg bokashi limbah buah-buahan/m² (B4), hampir sama dengan peningkatan  rerata diameter batang pada tanaman dengan dosis 4,5 kg bokashi limbah buah-buahan/m² (B3). Rerata tertinggi terdapat pada tanaman jagung manis dengan dosis 6,0 kg bokashi limbah buah-buahan/m² (B4), baik diameter batang (12,99 mm), berat tongkol berkelobot (704 gr) dan berat tongkol tanpa kelobot (582 gr).