Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : LOGIK@

OPTIMISASI RUTE PERJALANAN BUS PARIWISATA MENGGUNAKAN MULTI-OBJECTIVE VEHICLE ROUTING PROBLEM WITH TIMES WINDOWS DENGAN PENDEKATAN GOAL PROGRAMMING Muhammad Manaqib; Renova Dedi Pantoro
LOGIK@ Vol 8, No 1 (2018): VOL.8 NO.1 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7681.021 KB)

Abstract

Penentuan rute perjalanan bus pariwisata untuk mengunjungi beberapa objek wisata di suatu wilayah pada kenyataannya tidak hanya sebatas meminimumkan jarak, melainkan terdapat beberapa tujuan yang lain, seperti meminimumkan biaya, memaksimalkan tempat wisata yang dikunjungi, meminimumkan perjalanan, dan memaksimalkan waktu kunjungan di tempat wisata. Akan tetapi penentuan rute tersebut juga harus memperhatikan jam buka tempat wisata dan jam operasional bus pariwisata. Masalah penentuan rute yang melibatkan beberapa tujuan dan mempertimbangkan waktu kunjungan dalam matematika dikenal sebagai vehicle routing problem with times windows dengan tujuan ganda Goal programming merupakan salah satu teknik penyelesaian model dengan fungsi tujuan ganda (multi objective) dan membantu menemukan solusi optimal dari beberapa tujuan yang saling bertentangan. Tujuan goal programming adalah meminimumkan total simpangan semua tujuan. Berdasarkan hal tersebut, goal programming akan diterapkan untuk menyelesaikan vehicle routing problem with times windows dengan tujuan ganda untuk optimisasi rute perjalanan bus pariwisata. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh model matematika vehicle
BOUNDARY ELEMENT METHOD UNTUK MENYELESAIKAN MASALAH SYARAT BATAS PERSAMAAN LAPLACE DIMENSI DUA Muhammad Manaqib
LOGIK@ Vol 7, No 2 (2017): Vol.7 No.2 Tahun 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.051 KB)

Abstract

Masalah syarat batas (MSB) Persamaan Laplace banyak digunakan untuk memformulasikan berbagai macam masalah, seperti thermostatics, elastostatics, electrostatics, magnetostatics, mekanika fluida, dan aliran air pada media perporous. Penyelesaian analitik MSB Persamaan Laplace relative sulit dilakukan, terlebih jika domain tidak beraturan dan melibatkan syarat batas campuran. Alternatif yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan pendekatan metode numerik. Boundary Element Method atau Metode Elemen Batas (MEB) adalah metode numerik yang digunakan untuk menyelesaikan persamaan diferensial parsial yang ditemui pada fisika matematis dan teknik. Peneltian ini akan membahas bagaimana menyelesaikan MSB Persamaan Laplace menggunakan MEB dan melakukan simulasi numerik. Hasilnya diperoleh lima tahapan untuk menyelesaikan MSB Persamaan Laplace. Hasil numerik yang diperoleh dengan menggunakan MEB mengindikasikan bahwa MEB dapat menghasilkan solusi numerik yang cukup akurat. Semakin banyak segmen garis yang digunakan untuk mengevaluasi MEB maka semakin kecil errornya.
PENYELESAIAN MASALAH SYARAT BATAS PERSAMAAN HELMHOTZ MENGGUNAKAN DUAL RECIPROCITY BOUNDARY ELEMENT METHOD Muhammad Manaqib
LOGIK@ Vol 8, No 2 (2018): Vol.8 No.2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.65 KB)

Abstract

Persamaan Helmhotz merupakan persamaan diferensial parsial tipe eliptik yang melibatkan variabel ruang dan mempertimbangkan masalah syarat batas. Kondisi batas mengikuti hukum-hukum fisika tertentu yang dirumuskan pada batasbatas domain dimana solusi diperlukan. Penyelesaian analitik masalah syarat batas (MSB) persamaan Helmhotz relative sulit dilakukan karena solusi fundamentalnya sulit dicari dan tidak tunggal. Alternatif yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan pendekatan metode numeric Dual Reciprocity Boundary Elemen Method(DRBEM). DRBEM adalah pengembangan dari Boundary Elemen Method (BEM)untuk menyelesaikan PDP yang sulit dicari solusi fundamentalnya. Peneltian ini akan membahas bagaimana menyelesaikan MSB Persamaan Helmhotzmenggunakan DRBEM dan melakukan simulasi numerik. Hasilnya diperoleh enam tahapan untuk menyelesaikan MSB Persamaan Helmhotz. Hasil numerik yang diperoleh dengan menggunakan DRBEM mengindikasikan bahwa DRBEM dapat menghasilkan solusi numerik yang cukup akurat.