Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

The Mappalili Tradition as a Form of Maintaining Agricultural Culture in South Sulawesi (Cultural Geography Perspective): Tradisi Mappalili sebagai Bentuk Pemertahanan Budaya Pertanian di Sulawesi Selatan (Perspektif Geografi Budaya) Yulian Widya Saputra; Edwardus Iwantri Goma; Aisyah Trees Sandy; Rahmadi
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 7 No 1 (2023): Santhet : Jurnal Sejarah, Pendidikan, dan Humaniora
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v7i2.2613

Abstract

Abstrak Menurut pandangan geografi budaya, tradisi ini merupakan hasil budaya masyarakat dengan sebagai respon terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemertahanan budaya pada tradisi mappalili di Sulawesi Selatan. Metode penelitian kualitatif dengan telaah studi pustaka digunakan untuk mengungkap gambaran kondisi tradisi mappalili. Analisa dilakukan secara deskripsi-eksplanasi untuk menjawab permasalahan penelitian. Hasil analisa didapatkan adanya upaya pemertahanan budaya pada tradisi mappalili di Sulawesi Selatan yang menandai awal musim tanam padi. Wilayah yang mempertahankan tradisi mappalili ini diantaranya Kapupaten Pinrang, Kabupaten Sidrap, dan Kabupaten Pangkep. Temuan utama dari penelitian pustaka ini adalah adanya perkembangan zaman menyebabkan tradisi mappalili mengalami perubahan pada kelengkapan ritual upacaranya. Implikasi hasil penelitian ini selanjutnya dapat dijadikan rujukan untuk dasar kebijakan pemerintah daerah Sulawesi Selatan atau masyarakat Bugis dalam menjaga tradisi yang berkaitan dengan budaya pertanian. Oleh karena itu pemertahanan budaya tradisi mappalili ini menjadi poin penting agar keberlangsungan identitas suatu suku Bugis tetap terjaga.
Pendampingan Literasi Lingkungan untuk Meningkatkan Kemampuan Tanggap Bencana Peserta Didik di SDN 013 Samarinda Kota Ningrum, Mei Vita Romadon; Aisyah Trees Sandy; Yulian Widya Saputra
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v1i2.1590

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di SDN 013 Kecamarinda Samarinda Kota, Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur pada tanggal 7 Mei 2024 yang diikuti oleh 30 peserta didik. Tujuan kegiatan PkM untuk melakukan pendampingan literasi lingkungan dalam rangka meningkatkan kemampuan tanggap bencana peserta didik SDN 013 Samarinda Kota. Kegiatan pendampingan ini dilakukan melalui metode sosialisasi dan penyuluhan dengan strategi ceramah bervariasi dan melalui penyampaian materi kebencanaan (khususnya bencana banjir) dan permainan sederhana. Berdasarkan hasil kegiatan diperoleh hasil sebesar 83% peserta didik mengatakan dapat memahami materi dengan baik dan 89% guru menjawab kegiatan PkM sangat membantu dalam mengimplementasikan pemahaman tentang lingkungan di sekolah. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini yaitu terlaksana dengan baik sesuai dengan harapan tim pengabdi dan para peserta, dimana peserta didik mampu mengimplementasikan pemahaman tentang literasi lingkungan terhadap kemampuan tanggap bencana di sekolah dan sekitarnya
Pendampingan Literasi Lingkungan untuk Meningkatkan Kemampuan Tanggap Bencana Peserta Didik di SDN 013 Samarinda Kota Ningrum, Mei Vita Romadon; Aisyah Trees Sandy; Yulian Widya Saputra
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v1i2.1590

Abstract

This Community Service (PkM) activity was carried out at SDN 013 Kecamarinda Samarinda City, Samarinda City, East Kalimantan Province on May 7, 2024, which was attended by 30 students. The purpose this activities is to provide environmental literacy assistance in order to improve the disaster response ability of SDN 013 Samarinda Kota students. This mentoring activity is carried out through socialization and counseling methods with varied lecture strategies and through the delivery of disaster materials (especially flood disasters) and simple games. Based on the results of the activity, 83% of students said they could understand the material well and 89% of teachers answered that PKM activities were very helpful in implementing an understanding of the environment at school. The conclusion of this service activity is that it is carried out well in accordance with the expectations of the service team and the participants, where students are able to implement an understanding of environmental literacy on disaster response skills in schools and surrounding areas
Geomatics Technology Spatio-Temporal Dynamics of Flooding in Samarinda City Based on Instagram Posts M. Firzy Handika Saputra; Yaskinul Anwar; Yulian Widya Saputra; Iya Setyasih; H. Rahmadi
Poltanesa Vol 26 No 2 (2025): December 2025
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Flooding is a frequent disaster in Samarinda City, Indonesia that causes significant disruptions and losses. This study aimed to analyze the spatial and temporal patterns of flooding in Samarinda using Instagram posts as a data source. A total of 987 public posts related to flooding were collected and used to map the affected areas and identify temporal dynamics. A spatial analysis was conducted using GIS software, and the results were validated using field observations, official flood-prone area maps, and daily rainfall data. The findings showed that most flooding points were concentrated in low-lying residential areas adjacent to rivers, with increasing severity during intense rainfall. Spatial-temporal analysis revealed that high rainfall, overflow of the Karang Mumus River, and overflow of the Mahakam River were the leading causes of flooding. Over the five years, there was a significant temporal decline in the flood frequency, primarily driven by a reduction in rainfall-related events. The spatial patterns also shifted, with the Mahakam River becoming a more significant threat to the riparian areas. Instagram has emerged as a valuable dynamic geospatial data source for flood monitoring, providing timely updates and enabling the visualization of flood events. This study highlights the potential of integrating social media data into official monitoring systems to improve spatial resolution and response speed in flood management. These findings contribute to the development of social media-based flood monitoring methods and provide insights for strengthening flood mitigation planning and disaster risk reduction strategies in Samarinda City.