Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Eduprof

Pengaruh Pemberian Punishment Terhadap Kedisiplinan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas IV Di SDN Cisetu III Gilang Maulana Jamaludin; Lili Yulianti; Mas’ud Mas’ud
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 2 (2020): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v2i2.26

Abstract

This study discusses the effect of punishments on student learning discipline in Islamic religious education subjects. With the existence of Islamic religious education in which there are religious values ​​which are used as an effort to guide and practice Islamic teachings. Because punishment is an educational tool to support the smoothness of the educational process. One of the educational tools that can be used to improve discipline in learning is by giving punishment. This type of research method used is a type of experimental research. The research design used was Pre Experimental Design. The instruments used in this study were questionnaires, observation and tests. The sample in this study were fourth grade students of SDN Cisetu III Rajagaluh. Analysis of the data used is the prerequisite test (normality and homogeneity ) and hypothesis testing. The results of this study indicate that the punishment for the discipline of student learning in the fourth grade Islamic religious education subject at SDN Cisetu III has an effect with t count 41.04 greater than t table 2.063 with a level significant 5%. Abstrak Kajian ini membahas tentang Pengaruh Pemberian Punishment terhadap Kedisiplinan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. Dengan adanya pendidikan agama Islam yang didalamnya terdapat nilai-nilai keagamaan yang dijadikan sebagai upaya untuk membimbing dan mengamalkan ajaran Islam. Karena punishment merupakan alat pendidikan guna mendukung kelancaran proses pendidikan. Salah satu alat pendidikan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kedisiplinan belajar yaitu dengan pemberian punishment. Jenis metode penelitian yang digunakan ini adalah jenis penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan Pre Exsperimental Design. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket, observasi dan tes. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV SDN Cisetu III Rajagaluh. Analisis data yang digunakan yaitu uji prasyarat (normalitas dan homogenitas) dan uji hipotesis. hasil penelitian ini menunjukan bahwa punishment terhadap kedisiplinan belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam kelas IV di SDN Cisetu III terdapat pengaruh dengan t hitung 41,04 lebih besar dari t tabel 2,063 dengan taraf sigmifikan 5%.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Penanaman Nilai-Nilai Pluralisme Agama Perspektif Islam Gilang Maulana Jamaludin; Dede Nurhayati; Nuruddin Araniri
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2022): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v4i2.151

Abstract

This paper discusses the strategy of Islamic religious education teachers in their efforts to instill the values of religious pluralism at SMP PGRI 1 Haurgeulis, Indramayu Regency with an Islamic perspective. This paper focuses on exploring the efforts and ways of Islamic religious education teachers in instilling the value of religious pluralism in various religious, cultural, racial, and ethnic backgrounds of students in the school, with the aim of building and creating integration wrapped in tolerance. Data sources were obtained through observation and unstructured interviews during July 2022. The differences in religious and ethnic backgrounds that exist in each individual of the school community are then addressed, realized and harmonious schools. However, actually the awareness of plurality should not only exist in teachers or teaching staff, but also must be instilled in every student, so that students not only know that they also know the values hidden behind the reality of religious pluralism in their school and in turn they are able to actualize it in the form of daily behavior ABSTRAK Tulisan ini membahas mengenai strategi guru pendidikan agama Islam dalam upayanya menanamkan nilai-nilai pluralisme agama di SMP PGRI 1 Haurgeulis Kabupaten Indramayu dengan perspektif Islam. Tulisan ini berfokus menelusuri upaya dan cara guru pendidikan agama Islam dalam penanaman nilai pluralisme agama di berbagai latar belakang agama, budaya, ras, dan suku para siswa yang berada di sekolah tersebut, dengan tujuan membangun serta menciptakan integrasi yang dibalut dengan toleransi. Sumber data diperoleh melalui hasil observasi dan wawancara tak terstruktur selama bulan Juli 2022. Perbedaan latar belakang Agama dan etnis yang terdapat pada masing-masing individu masyarakat sekolah tersebut kemudian disikapi, disadari serta sekolah yang harmonis. Akan tetapi, sebenarnya kesadaran akan kemajemukan itu seharusnya tidak hanya ada pada guru atau staf pengajar saja, melainkan juga harus ditanamkan pada diri setiap peserta didik, sehingga peserta didik tidak hanya tahu bahwa mereka juga mengetahui nilai-nilai yang tersembunyi di balik realitas pluralisme agama di sekolahnya dan pada gilirannya mereka mampu mengaktualisasikannya dalam bentuk perilaku sehari-sehari.