Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMA NEGERI 2 BIREUEN PADA MATERI KALOR MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN OPEN - ENDED PROBLEM (MASALAH TERBUKA) Fatimah Fatimah
Jurnal Pendidikan Almuslim Vol. 5 No. 2 (2017): Jurnal Pendidikan Almuslim
Publisher : FKIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Observasi awal di SMA Negeri 2 Bireuen didapatkan bahwa kemampuan siswa dalam bidang fisika masih rendah. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, diantaranya pembelajaran Fisika selama ini kurang memberikan perhatian terhadap pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi seperti kemampuan berpikir kreatif. Untuk mengatasi rendhnya kemampuan siswa tersebut, penulis melakukan sebuah penelitian dengan menerapkan model pembelajaran open-ended problem melalui sebuah penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 2 Bireuen dengan jumlah sampel sebanyak 35 siswa. Data yang dikumpulkan berupa data kemampuan berpikir kreatif, aktivitas guru dan siswa serta respon siswa. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan diperoleh bahwa model pembelajaran open-ended problem (masalah terbuka) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa, aktivitas guru dan siswa, serta respon siswa. Keywords: Kemampuan berpikir kreatif, open-ended problem (masalah terbuka), kalor
PENGGUNAAN MODEL QUANTUM TEACHING BERBASIS MEDIA ANIMASI UNTUK MENINGKATKANKETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS IX SMP NEGERI 1 GANDAPURA PADA MATERI LISTRIK DINAMIS Fatimah Fatimah; rahma Rahma
Jurnal Pendidikan Almuslim Vol. 7 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan Almuslim
Publisher : FKIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Observasi awal dan wawancara singkat di SMP Negeri 1 Gandapura ditemukan bahwa masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami materi fisika. Selain itu, keterampilan-keterampilan siswa dalam bidang fisika seperti keterampilan proses sains siswa juga tidak berkembang dan meningkat. Oleh karena itu, peneliti bermaksud mengadakan upaya perbaikan dengan menggunakan model Quantum Teachingberbasis media animasi dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian tindakan kelas. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 1 Gandapura. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 1 Gandapura. Instrumen pengumpul data dalam penelitian ini adalah berupa RPP, LKS, tes, lembar observasi dan angket. Selanjutnya data dianalisis dengan statistik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model Quantum Teaching berbasis media animasi dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa, aktivitas guru dan siswa, serta respon siswa kelas IX SMP Negeri 1 Gandapura pada materi listrik dinamis. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya jumlah siswa yang tuntas dalam belajar yaitu dari 72% pada siklus pertama menjadi 88% pada siklus kedua. Selain itu juga ditunjukkan dengan meningkatnya persentase aktivitas guru dan siswa pada setiap siklus. Aktivitas guru meningkat dari 78% pada siklus pertama menjadi 95% pada siklus kedua. Sedangkan aktivitas siswa pada siklus pertama sebesar 76% menjadi 96% pada siklus kedua. Baiknya respon siswa terhadap penggunaan model Quantum Teaching berbasis media animasi ditunjukkan dengan tingginya rata-rata persentase jumlah siswa yang senang dan setuju terhadap pelaksanaan model Quantum Teaching berbasis animasi dalam pembelajaran. Keywords: Quantum Teaching, Media Animasi, Keterampilan Proses Sains, Listrik Dinamis
ANALISIS KETUNTASAN BELAJAR SISWA KELAS X IPA 3 SMA NEGERI 2 PEUSANGAN MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING PADA MATERI VEKTOR M. Taufiq; Fatimah Fatimah; Nita Zahara
Jurnal Pendidikan Almuslim Vol. 8 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Almuslim
Publisher : FKIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini, telah dilakukan pengembangan proses pembelajaran dengan menggunakan model discovery learning yang bertujuan untuk melihat ketuntasan belajar siswa kelas X IPA 3 SMA Negeri 2 Peusangan pada materi vektor. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian adalah siswa kelas X, sedangkan sampelnya diambil 1 kelas secara acak yaitu kelas X IPA 3. Instrumen pengumpul data dalam penelitian ini berupa tes essay yang diberikan setelah treatment dengan proses pebelajaran menggunakan model Discovery Learning selesai dilakukan. Setelah data hasil tes terkumpul, selanjutnya data dianalisis data dan membandingkan dengan nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yaitu sebesar 75%. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai ketuntasan belajar siswa secara klasikal diperoleh sebesar 96,4%. Hal ini berarti terjadi penggunaan model discovery learning berpengaruh terhadap ketuntasan belajar siswa mengenai materi vektor. Kata Kunci: Discovery Learning, ketuntasan belajar, vektor.
Implementation of Learning Cycle’s Model Based on SCL (Student-Centered Learning) to Improve Students’ Creative Thinking Ability in Learning Evaluation Subjects at Universitas Almuslim Fatimah Fatimah; M. Taufiq
Indonesian Review of Physics (IRiP) Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/irip.v4i1.3052

Abstract

The main problems in conducting this research include 1) The ability of the students to analyze the question was less creative in answering; 2) the students learning activities were still low; 3) the students’ interest and response were still low in the instruction. Those problems that had an impact on the instruction were not a success as individual and classical. Therefore, we need an innovative instruction model in enhancing the learning and teaching process, such as; SCL-based Learning Cycle model. This research was Classroom Action Research (CAR) which consisted of planning, acting, observing, and reflecting. This research was the students in the fifth semester in the Physics Education Department that consisted of 21 students. Based on the research results, it was concluded that the implementation of Learning Cycle 5E through SCL-based had improved students’ creative thinking skills, lecturer’s and students’ activities in the teaching and learning process.
PENGARUH MEDIA ANIMASI SPARKOL VIDEOSCRIBE DALAM PEMBELAJARAN DARING TERHADAP PENGUASAAN KONSEP MAHASISWA Fatimah Fatimah
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 3 No 2 (2021): PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.27 KB) | DOI: 10.31605/phy.v3i2.1136

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran daring sebagai salah satu alternatif pelaksanaan pembelajaran pada masa Pandemic Covid-19 berdampak pada rendahnya penguasaan konsep mahasiswa. Rendahnya tingkat penguasaan konsep mahasiswa tersebut menyebabkan rendahnya hasil belajar mahasiswa dan secara tidak langsung menyebabkan rendahnya kualitas sumber daya manusia di bidang fisika. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti akan menggunakan media animasi Sparkol Videoscribe dalam pembelajaran daring. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen). Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika yang mengikuti mata kuliah fisika kuatum yang berjumlah 36 mahasiswa. Instrumen dalam penelitian ini berupa RPP, LKM dan soal tes yang diberikan melalui pre-test dan post-test. Setelah data hasil tes terkumpul, selanjutnya data dianalisis data dengan menggunakan uji t dengan kriteria pengujiannya adalah “Terima Ho jika thitung < t(1-a) dan tolak Ho jika t mempunyai harga-harga lain pada db (N-1) = 35. Berdasarkan hasil analisis tes rata-rata diperoleh bahwa thitung > ttabel yaitu 7,78 > 1,69, maka dapat disimpulkan bahwa penguasaan konsep mahasiswa sesudah pembelajaran lebih baik sebelum pembelajaran dengan menggunakan media animasi Sparkol Videoscribe. Hal ini berarti penggunaan media animasi Sparkol Videoscribe berpengaruh terhadap penguasaan konsep mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Almuslim.
Literasi Digital dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis pada Mata Kuliah IPBA Fatimah Fatimah; Marnita Marnita
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 14, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v14i1.25524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi digital terhadap kemmapuan berpikir kritis mahasiswa pada mata kuliah IPBA. Literasi digital sebagai bentuk inovasi pembelajaran dimana pada proses implementasinya memanfaatkan media pembelajaran digital yang terintegrasi dalam Learning Management System (LMS). Dalam hal ini media digital yang dikembangkan adalah berbentuk video pembelajaran animasi dan teori dalam bentuk modul pembelajaran yang diunggah pada LMS. Literasi digital ini diharapkan dapat menjadi solusi atau strategi pembelajaran yang dapat mengoptimalkan hasil belajar mahasiswa khusunya pada mata kuliah IPBA. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dalam bentuk One Group Design pretest dan post test. Penelitian ini dilaksanakan pada 20 mahasiswa yang ikut mata kuliah IPBA. Setelah data hasil tes terkumpul, selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji t dengan derajat kebebasan untuk daftar distribusi t adalah (N-1 = 19) dan peluang (1-a) atau pada taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil analisis tes rata-rata diperoleh bahwa thitung > ttabel yaitu 20,79 > 1,73, maka dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa literasi digital dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada mata kuliah IPBA di Universitas Almuslim.
Peningkatan Keterampilan Proses Sains Di Kelas X SMA Negeri 1 Kutablang Melalui Model Pembelajaran CTL Berbasis Video Pembelajaran Pada Materi Usaha Dan Energi Nurul akmal; Fatimah Fatimah; Sharfina Sharfina
JEMAS : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 3 No. 2 (2022): September| Jurnal Edukasi Matematika dan Sains |
Publisher : Program studi Pendidikan Fiska

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendah ketrampilan proses sains karena aktivitas guru dan siswa menjadi masalah di kelas X SMA Negeri 1 Kuta Blang selain itu juga siswa hanya mendengar dan mencatat semua penjelasan dari guru. Penelitian bertujuan mengetahui 1) peningkatan ketrampilan proses sains, 2) aktivitas guru dan siswa, 3) respon siswa melalui penerapan Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi usaha dan energi di SMA Negeri 1 Kuta Blang. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan jenis penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Kuta Blang berjumlah 20 siswa. Teknik analisis data melalui tes keterampilan proses sains, tes observasi dan tes respon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1)Peningkatan keterampilan proses sains di kelas X SMA Negeri 1 Kutablang melalui model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi usaha dan energi untuk siklus I diperoleh 55% meningkat menjadi 65% pada siklus II dan siklus III sebesar 90%, maka dengan ini keterampilan proses sudah baik. (2) Peningkatan pada aktivitas guru pada siklus I sebesar 74,29% meningkat menjadi 82,86% pada siklus II dan meningkat menjadi 95,71% siklus III. Sedangkan aktivitas siswa pada siklus I sebesar 65,71% meningkat menjadi 82,86% pada siklus II dan meningkat menjadi 92,82% siklus III.
PENGUATAN LITERASI DIGITAL GURU MELALUI PELATIHAN PENULISAN RUMUS FISIKA, MATEMATIKA, DAN KIMIA BERBASIS MS. WORD Khairil Anwar; Lukman Lukman; Linda Sekar Utami; M. Isnaini; Islahuddin Islahuddin; Zulkarnain Zulkarnain; Fatimah Fatimah; Sirajuddin Sirajuddin; Nursina Sari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.15166

Abstract

ABSTRAKPerkembangan teknologi digital mendorong para guru dapat mengimplementasikannya untuk membantu pencapaian tujuan belajar mengajar, namun para guru masih sangat minim pengalaman dan pengetahuan dalam menggunakannya, seperti memanfaatkan Ms. Word untuk menggambar, menulis rumus matematis/ kimia/ fisika secara benar, cepat, dan praktis. Melihat permasalahan ini maka dilakukan kegiatan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para guru menulis rumus dan menggambar objek untuk pembelajaran sains menggunakan software dasar Ms.Word, dan mengetahui bagaimana espektasi para guru dalam mengembangkan keilmuan dan keterampilan digital. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk pelatihan kepada para guru mitra sekolah Asshohwah Al-Islamiyah yang berjumlah 20 orang. Kegiatan ini dilaksanakan pada akhir September 2021 secara tatap muka di ruang Laboratorium komputer sekolah mitra. Kegiatan diawali dengan proses koordinasi, observasi, penyusunan jadwal, pengembangan modul, sosialisasi materi, pelaksanaan pelatihan, serta monitoring dan evaluasi yang dilakukan dengan pengamatan kinerja, penyebaran angket, dan wawancara. Kegiatan ini telah terlaksana dengan baik dan lancar, serta berhasil menunjukkan bahwa para guru menjadi tahu dan terampil menggunakan software Ms. Word untuk penulisan rumus dan menggambar materi sains-matematika secara benar dan praktis, selanjutnya 96 % dari seluruh peserta memberikan kesan mendukung keberlanjutan kegiatan pengabdian ini dengan materi terkait teknologi untuk pembelajaran karena menyatakan sangat bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan para guru dan siswa masa kini. Kata kunci: pelatihan berbasis IT; penulisan formula matematis; ms.word. ABSTRACTThe development of digital technology encourages teachers to implementation for achieve teaching and learning goals, but teachers still have very little experience and knowledge in using it, such as using Ms. Word to draw, write mathematical/chemical/physical formulas correctly, quickly, and practically. Seeing this problem, training activities were carried out to improve knowledge and skills of teachers in digital literacy learning science using Ms.Word, and find out how the expectations of teachers are in developing digital science and skills. This activity was carried out through training for teachers of Asshohwah Al-Islamiyah school, totaling 20 people. This activity will be held in September 2021 in the partner school's computer laboratory. The activity begins with a process of coordination, observation, scheduling, module development, material dissemination, training implementation, as well as monitoring and evaluation carried out by observing performance, distributing questionnaires, and interviews. This activity has been carried out well and smoothly, and has succes in showing that teachers know and are skilled at using Ms. Word software for writing formulas and drawing science-mathematical materials correctly and practically, then 96% of all participants gave the impression of supporting the sustainability of this activity with material related to technology for learning because they stated that it was very useful and in accordance with the needs of today's teachers and students. Keywords: IT-based training; writing mathematical formulas; ms.word.
Development of SSCS-Based Teaching Materials Integrated with TPACK in Cultivating Students' Scientific Attitudes Lissa Zikriana; Fatimah; Bulan Nuri
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 11 (2023): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i11.5467

Abstract

This study aims to produce teaching materials based on SSCS integrated TPACK and determine the effectiveness of teaching materials based on SSCS integrated TPACK developed in fostering students' scientific attitudes. This type of research is Research and Development (R&D) developed by Borg and Gall. The research location used is SMP Negeri 3 Peusangan. The research subjects amounted to 30 people who were selected using purposive sampling technique. The data collection technique used an expert validation test sheet to measure the validity of SSCS-based teaching materials integrated with TPACK and a questionnaire sheet (questionnaire) to collect feasibility data and students' scientific attitudes. Data analysis was carried out by processing validator response data and Likert scale then converted into qualitative data. Scientific attitude data were analyzed using the N-gain formula. The results showed that the teaching materials based on SSCS integrated TPACK developed were declared valid and feasible for use in learning. Teaching materials based on SSCS integrated TPACK can also foster the scientific attitude of students during learning activities, especially on Newton's Law material.
ANALYSIS OF SCHOOL PRINCIPALS' MANAGERIAL COMPETENCE IN THE IMPLEMENTATION OF THE MERDEKA CURRICULUM IN ELEMENTARY SCHOOLS Fatimah Fatimah; Ruslaini Ruslaini; Sumarno Sumarno
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v11i1.11632

Abstract

The implementation of the Merdeka Curriculum in elementary schools requires school principals to possess adequate managerial competencies to manage changes in a more flexible learning system that is based on students' needs. The managerial competencies of school principals play a key role in the successful implementation of educational policies, including the Merdeka Curriculum, which emphasizes flexibility, differentiated learning, and independent learning. This study aims to analyze the managerial competencies of school principals in the implementation of the Merdeka Curriculum in elementary schools in Central Aceh Regency. The research method used is a qualitative descriptive approach with data collection techniques through questionnaires, observations, and interviews. The subjects of the study consist of school principals and teachers from nine elementary schools in Central Aceh Regency. The results indicate that school principals have adequate managerial competencies in managing schools, covering the stages of planning, organizing, implementing, supervising and evaluating, decision-making, and leadership in educational innovation. However, there are still several competencies that need improvement, particularly in the execution of administrative management and documentation aspects required to ensure that all students benefit optimally and to facilitate changes in student-centered learning methods by the principles of the Merdeka Curriculum. This study recommends enhancing training and support for school principals in the implementation of the Merdeka Curriculum. Thus, the improvement of managerial competencies among school principals is expected to support the successful implementation of the Merdeka Curriculum in elementary schools.