Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

ANALISIS KINERJA ASET FASILITAS SISI DARAT BANDARA WIRIADINATA BERDASARKAN KEY PERFORMANCE INDICATORS OF FACILITY Ghitha Nadhirah; Nurlaila Fadjarwati
Jurnal Manajemen Dirgantara Vol 14 No 1 (2021): Jurnal Manajemen Dirgantara, Juli 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.425 KB)

Abstract

Bandara Wiriadinata merupakan salah satu asset infrastruktur yang memberikan jasa pelayanan transportasi udara di Kota Tasikmalaya. Indikasi masalah yang terjadi seperti sering terjadi penumpukan penumpang/ pengunjung di area curbside pada jam sibuk, Tidak tersedianya restoran dan tenant belanja, tempat ibadah yang tersedia memiliki luas hanya 16 m², penyandang disabilitas sulit untuk melakukan perpindahan dari terminal ke apron karena kondisi jalan jalan yang memiliki kemiringan cukup tajam, lebar jalan menuju bandara yang hanya berukuran 3 m, bagi pejalan kaki untuk bisa berjalan kaki di kawasan curbiside (Jalur Bandara) cukup rawan oleh lalu lintas kendaraan ,tanda /symbol yang tersedia di dua titik, adanya kebisingan yang ditimbulkan pesawat, dan sistem keamanan yang ada belum mencakup area akses dari gerbang sampai area terminal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kinerja fasilitas sisi darat di Bandara Wiriadinata berdasarkan 5 dimensi Key Performance Indicators (KPIs) dan memberikan rekomendasi solusi yang dapat diimplementasikan atas permasalahan pada kinerja fasilitas sisi darat (landside). Teori yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan metode Key Performance Indicators (KPIs). Dimensi – dimensi yang digunakan dalam penelitian ini terhadap kinerja aset fasilitas bandara adalah: Physical (Fisik), Functional (Fungsional), Accessibility (Aksesibilitas), Health, Safety, and Security (Kesehatan, keselamatan dan Keamanan), Aesthetic and socio-cultural (Keindahan dan social) (Lavy, Sarel; A. Garcia, John; K. Dixit, Manish (2010), Rashidi et al (2020). Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode deskripftif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan Teknik analisis kuantitatif kualitiatif, dan uji validitas & reabilitas. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara observasi, wawancara, kuesioner dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini terdapat permasalahan pada kinerja fasilitas sisi darat seperti kelengkapan fasilitas masih ada fasilitas yang belum tersedia, kapasitas dan luas ruangan belum memadai. Selain itu, kondisi jalan menuju Bandara Wiriadinata kondisinya masih kurang baik dan lebarnya belum memenuhi standar yang berlaku. Rekomendasi Pemecahan masalah yang dapat diimplementsikan pada penelitian ini yakni Perencanaan pengembangan asset fasilitas sisi darat Bandara Wiriadinata di Tasikmalaya.
Peningkatan Kompetensi Kreatif Laboratorium Manajemen Aset Politeknik Negeri Bandung sebagai Unit Usaha Bidang Pengelolaan Aset Tri Setyowati; Katharina Priyatiningsih; Nurlaila Fadjarwati
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.457 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1476

Abstract

Competence is a description of capabilities that include knowledge, skills and attitudes in order to get a certain job positions, including also the asset manager. The existence of Asset Management Laboratory at Polban is featured for vocational colleges. The needs for asset management through training and certification is constantly evolving and the role of Asset Management Laboratory as a business unit continued to improve its competence, by measuring the existing competencies and the needs of the industry. This study uses descriptive and confirmative with the object of the research to be carried out in Asset Management Laboratory Sampling for the entire project was conducted in stratified sampling with respondents involved is lecturer of the course. The results of a study reported that competencies Asset Management which has owned Laboratory Asset Management to carry out training and certification with five sub-competencies that an inventory, acquisitions, valuation, operating, and the maintenance of assets is already fulfilled 12 indicators from the 27 indicators measured, so there are 15 indicators that require efforts to increase competence, which push Laboratory Asset Management as TUK (The Competency Test) and as a Business Unit Asset Management Division.
EVALUASI KINERJA ASET FASILITAS KAWASAN WISATA ALAM PANGUMBAHAN KABUPATEN SUKABUMI Nurlaila Fadjarwati; Beni Wahyudin
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 2 No. 3: November 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i3.4018

Abstract

Kawasan Wisata Alam Pangumbahan atau Satuan Pelayanan Taman Pesisir Penyu Pantai Pangumbahan ialah salah satu objek wisata yang dimiliki Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berada di Dusun. Pangumbahan Desa. Pangumbahan Kec. Ciracap Kab. Sukabumi 43176, Jawa Barat. Total luas area wisata ini adalah sekitar 584,367 m2 dengan atraksi wisata yaitu terdapat acara pelepasan tukik (anak penyu) yang dapat disaksikan oleh para pengunjung. Berdasarkan hasil observasi lapangan pendahuluan pada kawasan wisata alam Pangumbahan terdapat indikasi masalah yaitu pengunjung kesulitan mendapatkan penginapan, tempat makan dan toilet, kesulitan untuk memperoleh informasi di lokasi wisata alam, kesulitan mendapatkan tempat berteduh/bersantai, tempat duduk untuk beristirahat, kesulitan membeli cendaramata, serta belum tersedianya fasilitas untuk pengunjung dengan kebutuhan khusus, kesulitan untuk memarkir kendaraan, pos keamanan dan mushola yang ada kurang memenuhi kriteria sesuai kebutuhan. Selain itu, pengunjung untuk sampai ke lokasi wisata memerlukan waktu yang lama dan merasa kurang nyaman diperjalanan. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi kinerja aset fasilitas kawasan wisata alam Pangumbahan sebagai potensi wisata di daerah kabupaten Sukabumi berdasarkan tiga dimensi yaitu Main Facilities, Support Facilities, dan Accesibity.
PENGUKURAN KUALITAS RUANG TERBUKA HIJAU APARTEMEN TRANSIT RANCAEKEK KABUPATEN BANDUNG Nurlaila Fadjarwati; Nefi Nafisah
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 11 No 2: Desember 2022 (in Press)
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v11i2.2274

Abstract

Apartemen Transit Rancaekek (ATR) merupakan salah satu rumah susun yang dibangun oleh Pemerintahan Jawa Barat untuk kebutuhan hunian Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di wilayah Kabupaten Bandung. Apartemen Transit Rancaekek mempunyai fasilitas ruang terbuka hijau yang dibuat berupa taman, fasilitas olahraga, arena bermain serta kebun yang ditanami berbagai vegetasi. Namun diantara fasilitas yang tersedia pada RTH di Apartemen Transit Rancaekek, ditemukan beberapa fenomena diantaranya terdapat beberapa titik kerusakan pada jalan penghubung antara twin-block satu ke twin-block lainnya ataupun antara ke twin-block menuju Taman RTH, selain itu tidak adanya fasilitas aksesibilitas untuk penyandang disabilitas, tidak adanya fasilitas seperti gazebo yang berfungsi sebagai pondok atau tempat untuk berteduh, kurang terpeliharanya lahan untuk vegetasi serta terdapatnya lahan di belakang bangunan ATR Twin-Block 6 yang cukup luas yang tidak digunakan atau dimanfaatkan. Diperlukan kajian mengenai kualitas RTH Apartemen Transit Rancaekek menggunakan modifikasi teori mengenai kualitas RTH dengan dimensi accessibility, comfort, socialization, activity dan space and design. Metode penelitian yang digunakan yaitu teknik deskriptif eksplanatori, jenis metode yaitu menggunakan pendekatan kuantitatif serta kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil dari studi kasus ini akan digunakan untuk merencanakan kebutuhan pengembangan fasilitas ruang terbuka hijau Apartemen Transit Rancaekek.
Pemanfaatan Ruang Terbuka melalui Community Garden Sebagai Media Pembelajaran yang Terintegrasi dengan Intrakurikuler Sekolah Dasar Nurlaila Fadjarwati; Wida Oktavia Suciyani; Moch Yusup; Husna Candranurani Oktavia; Jaka Sastrawan; Abdul Malik Sayuti
DHARMA RAFLESIA Vol 21 No 2 (2023): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v21i1.29181

Abstract

Kondisi Ruang Terbuka di lingkungan sekolah yang belum mendukung fungsi edukasi dan sosial bagi siswa menjadi kendala untuk mewujudkan pendidikan lingkungan yang terintegrasi dengan kegiatan intrakurikuler sekolah. Program PKM bertujuan untuk memberikan solusi berupa optimasi penggunaan RT sekolah melalui community garden sebagai media pembelajaran siswa terhadap lingkungan yang terintegrasi dengan intrakurikuler sekolah. RT sebagai media pembelajaran dapat menciptakan nuansa baru dalam proses belajar. Metode pelaksanaan PKM terbagi menjadi tiga tahapan yaitu, (1) Melakukan perencanaan analisis kebutuhan; (2) Mengimplementasikan program optimasi penggunaan melalui kebun komunitas sebagai media pembelajaran yang terintegrasi dengan intrakurikuler sekolah; (3) melakukan monitoring terhadap program PKM dan melakukan penyuluhan terkait kebun komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa RT dapat dioptimalkan melalui kebun komunitas, juga sebagai media pembelajaran siswa terhadap lingkungan. Pelaksanaan PKM diharapkan dapat mendukung terciptanya pendidikan lingkungan yang terintegrasi dengan kegiatan intrakurikuler sekolah dan mewujudkan lingkungan sekolah yang berkualitas serta sebagai pondasi untuk menciptakan generasi yang peduli lingkungan.
EVALUASI KINERJA ASET TERMINAL TERPADU MERAK KOTA CILEGON Fadjarwati, Nurlaila; Sunerla, Bunga Ayu
Pondasi Vol 28, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNISSULA Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/pondasi.v28i1.29231

Abstract

ABSTRACTType A passenger terminal with the name Terminal Terpadu Merak with land rights status based on the Minutes of Handover Number PL.301/311/DJPD/2018, the management is officially under the Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah VIII of Banten Province. Based on preliminary observations, there are several phenomena that indicate problems related to facilities in the terminal area. Among them are architectural damage to the organizer's office, no receptionist, no written information boards available, poor drainage conditions, minimal trash bins, rusty sinks and non-working taps, rusty chairs, and broken toilets. This study aims to evaluate the performance of terminal assets using six dimensions, namely:1) Safety and Security, 2) Access, 3) Information, 4) Connection and Reliability, 5) Environment, and 6) Allied Facilities. The research method used is descriptive research method with quantitative and qualitative approaches. Data collection techniques used are observation, interviews, questionnaires, and literature studies. Central issue from this research, it is known that the assets at the Terminal Terpadu Merak as a supporting building for transportation infrastructure have not performed optimally.Keyword: Passenger Terminal, Facility Assets ABSTRAKTerminal penumpang tipe A dengan nama Terminal Terpadu Merak dengan status tanah Hak Pakai berdasarkan Berita Acara Serah Terima Nomor PL.301/311/DJPD/2018 maka pengelolaan Terminal Terpadu Merak resmi berada dibawah Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah VIII Provinsi Banten. Berdasarkan observasi pendahuluan, terdapat beberapa fenomena yang menunjukkan indikasi masalah terkait fasilitas-fasilitas di area terminal. Diantaranya kerusakan arsitektur kantor penyelenggara, tidak ada petugas resepsionis, tidak tersedia papan infomasi tertulis, kondisi drainase yang tidak baik, tempat sampah yang minim keberadaannya, wastafel berkarat dan keran tidak menyala, kursi berkarat, dan kondisi toilet rusak. Penelitian ini ditujukan untuk mengevaluasi kinerja aset terminal dengan menggunakan enam dimensi yaitu: 1) Safety and Security, 2) Access, 3) Information, 4) Connection and Reliability, 5) Environment, dan 6) Allied Facilities. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, kuesioner, dan studi kepustakaan. Central issue dari penelitian ini yaitu diketahui aset di Terminal Terpadu Merak sebagai bangunan pendukung infrastruktur transportasi belum optimal kinerjanya.Kata kunci: Terminal Penumpang, Aset Fasilitas 
The Influence of the Quality of Physical Assets of Geosite Stone Tourist Destinations on Visitor Satisfaction Lestari, Melly Silvia; Setyowati, Tri; Fadjarwati, Nurlaila
Journal of Tourism Sustainability Vol. 5 No. 3 (2025): Special Issues KPI XIII & IRWNS Polban 2025
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/jtospolban.v5i3.168

Abstract

The Stone Garden Geosite is a geotourism destination in West Bandung Regency, boasting physical assets in ancient rock formations dating back over 27 million years. Despite its unique geological appeal, the number of visits to this tourist destination has declined in the past three years, from 110,434 visitors in 2021 to around 80,000 in 2023. The suboptimal quality of physical assets is suspected of influencing this decline. Preliminary observations revealed various issues, including limited accommodation, minimal recreational facilities, poorly maintained educational materials, inadequate prayer rooms, limited toilet facilities, and weak internet connections. This study aims to determine the effect of physical asset quality on visitor satisfaction using the dimensions of physical, accommodation, supporting facilities, and infrastructure. This study employed a quantitative descriptive method with an associative approach. Data were obtained through observation, interviews, and questionnaires with 114 respondents using a purposive sampling technique. Analysis was conducted through validity, reliability, normality, and simple linear regression tests using SPSS version 30. The results showed an R² value of 65,4%, indicating that physical asset quality significantly influences visitor satisfaction.
Kinerja Aset Fisik Pasar Rakyat Kecamatan Singaparna Fadjarwati, Nurlaila; Putri, Irma Mega
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26151847.v6i1.20221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja aset fisik Pasar Singaparna berdasarkan dimensi aksesibilitas, fasilitas umum, kenyamanan, serta tata bangunan dan lingkungan. Adapun aset fisik yang dimaksud diantaranya lahan, fasilitas bangunan dan tata letak pasar, serta sarana pendukung. Terdapat beberapa indikasi masalah kinerja aset pada aspek fisik Pasar Singaparna seperti zona perdagangan tidak teratur berdasarkan komoditas yang dijualnya, aksesibilitas di dalam gedung pasar kurang memadai, sarana pendukung pasar kurang memadai, kondisi gedung pasar kurang baik, lokasi berdirinya pasar tidak sesuai dengan RDTR, serta minimnya pencahayaan dan penghawaan. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Lahan Pasar Singaparna memiliki kategori kinerja ‘sedang’; (2) Fasilitas bangunan dan tata letak pasar memiliki kategori kinerja ‘sedang’; dan (3) Sarana pendukung memiliki kategori kinerja ‘buruk’. Rekomendasi penyelesaian masalah ini adalah perencanaan pembangunan kembali aset fisik Pasar Singaparna.en
Evaluasi Kinerja Aset Fasilitas Kawasan Wisata Alam Wayang Windu Panenjoan Pangalengan Kabupaten Bandung Fadjarwati, Nurlaila; Fadillah, Refa Ardian
Jurnal Ilmiah Pariwisata Vol 27 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Pariwisata Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30647/jip.v27i1.1507

Abstract

The Wayang Windu Panenjoan Nature Tourism Area is located within the plantation area of ​​PT Perkebunan Nusantara which is located in Banjarsari Village, Pangalengan District, Bandung Regency, West Java. The total area of ​​this tourist area is only about 832.5 square meters. The hallmark of this tour is the beautiful scenery with the cool air amidst the expanse of tea plantations. The research was conducted to determine the performance of Wayang Windu Panenjoan natural tourism facilities assets as tourism potential in the Pangalengan area, based on two dimensions, namely Main Facilities and Support Facilities. Descriptive research methods with qualitative and quantitative approaches are the basis of the research methods used. The data collection techniques used were observation, interviews, questionnaires, and documentation studies. The result is that there are problems with the performance of the Wayang Windu Nature Tourism Area Facility Assets such as the absence of accommodation, unvaried restaurants, toilet conditions that are still not available. In addition, information center facilities are inadequate, parking spaces are inadequate, prayer equipment is inadequate, facilities for persons with disabilities are not available, and the number of organic and non-organic waste bins is only one. Keywords: Asset Performance, Main Facilities, Support Facilities