Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Inovasi produk bumbu kaldu kokot Madura dengan penambahan garam kaya mineral Asih, Eka Nurrahema Ning; Salsabila, Marwa; Siswanto, Aries Dwi; Hafiludin; Nuzula, Nike Ika; Kartika, Ary Giri Dwi; Pratiwi, Wiwit Sri Werdi; Efendy, Makhfud
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i4.24195

Abstract

Garam merupakan salah satu komoditas laut utama yang melimpah di Pulau Madura, namun pemanfaatannya sebagai bahan penyedap pada produk pangan lokal, khususnya produk garam kaya mineral, masih sangat terbatas dan belum dioptimalkan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi masyarakat dalam mengembangkan bumbu kaldu kokot khas Madura berbahan garam kaya mineral sebagai inovasi pangan fungsional. Pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berupa penyuluhan, pelatihan  praktik pembuatan garam kaya mineral, serta demonstrasi formula bumbu instan, yang disertai diskusi interaktif dan pembagian modul pelatihan. Evaluasi dilakukan melalui kuisioner berbasis skala Likert sebelum dan sesudah intervensi untuk mengukur perubahan pengetahuan dan keterampilan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan, yaitu pemahaman dan kemampuan peserta dalam memproduksi bumbu sehat kaldu kokot naik dari 46.9% menjadi 87.14% setelah pelatihan. Kegiatan ini berkontribusi pada upaya pelestarian kuliner tradisional, peningkatan nilai ekonomi garam lokal, serta promosi pola makan sehat melalui diversifikasi produk pangan unggulan. Implikasi jangka panjangnya, program ini membuka peluang pemberdayaan masyarakat dan pengembangan usaha berbasis produk inovasi garam kaya mineral di daerah sentra produksi garam Madura.
Distribusi Mineral dan Cemaran di Perairan Laut Sebagai Pemanfaatan Air Baku Garam Berkualitas Wicaksono, Ashari; Jayanthi, Onie Wiwid; Efendy, Makhfud; Nuzula, Nike Ika; Kartika, Ary Giri Dwi; Rahmadani, Putri Ayu; Putri, Dwi Syadina; Hariyanti, Amalia; Syaifullah, Moch
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 12 No. 3 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v12i3.43780

Abstract

Total produksi Provinsi Jawa Timur mengalami lonjakan signifikan yakni sebesar 782.706,26 ton dan tiga kabupaten di Madura masih menjadi penyumbang terbesar pada tahun 2018. Dalam meningkatkan rendemen produksi garam, perlu dilakukan peningkatan teknologi dan kualitas bahan baku yang digunakan. , sehingga nantinya dapat menghasilkan garam yang mempunyai kualitas yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kadar mineral dan pencemaran pada air laut sebagai bahan baku utama garam. Metode yang digunakan adalah purposive sampling, dimana penentuan titik pengambilan sampel adalah 500 meter ke arah barat, sedangkan jarak 1000 meter ke arah laut adalah dari titik pengambilan sampel air yang berada di permukaan laut. Hasil analisis di laboratorium menemukan bahwa konsentrasi bahan organik dan pencemaran yang masih ada di sekitar perairan Desa Padelegans berada di atas batas baku mutu air laut nasional baik di sungai maupun di laut. Tingginya konsentrasi didaerah penelitian dapat disebabkan adanya aktivitas masyarakat berupa perikanan dan wisata di sekitar tambak garam. Kesimpulan yang didapat adalah tingginya kadar mineral dan pencemaran di lokasi penelitian akan berdampak pada kualitas garam yang dihasilkan.
Studi Pendahuluan Variasi Suhu Permukaan Laut dan Sebaran Aerosol di Laut Sawu Wicaksono, Ashari; Nuzula, Nike Ika
Jurnal Ilmu Kelautan Lesser Sunda Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kelautan - Lesser Sunda
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, Jurusan Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jikls.v1i2.32

Abstract

Research related to aerosols in Indonesia is still very minimal compared to sea surface temperature parameters and other oceanographic parameters. This study is a preliminary study that aims to determine the variation in aerosol distribution and its influence by variations in sea surface temperatures in the areas crossed by Arlindo, especially the savu sea. Savu sea surrounded by Flores islands (Sumba Regency, Kupang Regency, and Manggarai Regency) has a variation of SPL from 22 - 30 °C, where in the wetar strait, ombai strait, and sumba strait in the northwest part of sawu often occur low temperatures. While the value of aerosol spread is ranging from 0 - 0.3. Thus, a numerical model is needed that can help in analyzing the results that currently exist.
PENYULUHAN PENGENALAN BIOTA DAN LINGKUNGAN LAUT DI SDN 61 GRESIK-JAWA TIMUR Kartika, Ary Giri Dwi; Asih, Eka Nurrahema Ning; Nuzula, Nike Ika; Dewi, Kartika
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v7i3.438

Abstract

Peran ekosistem laut untuk menunjang sektor kelautan dan perikanan di Indonesia disuplay dari 3 ekosistem penting di laut yaitu ekosistem terumbu karang, ekosistem lamun dan ekosistem mangrove. Biota laut dan lingkungannya merupakan 2 parameter penting yang memiliki hubungan simbiosis saling membutuhkan. Beranekaragamnya jenis-jenis biota yang ada di laut perlu dikenalkan pada generasi muda Indonesia sejak dini khususnya kepada siswa siswi SDN 61 Gresik- Jawa Timur. Tujuan kegiatan penyuluhan ini adalah untuk mengenalkan biota dan lingkungan laut di SDN 61 Gresik- Jawa Timur untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan kepedulian siswa siswi untuk peduli terhadap lingkungan laut khususnya di sekitar perairan Gresik- Jawa Timur. Metode pelaksanaan kegiatan penyuluhan dilakukan dengan cara ceramah, praktik, storytelling, dan aksi teatrikal. Kegiatan penyuluhan pengenalan biota dan lingkungan laut dihadiri oleh siswa kelas 4-6 SDN 61 Gresik sejumlah sekitar 52 orang Hasil kegiatan penyuluhan menunjukkan antusiasme peserta, yang merupakan siswa/siswi kelas 4-6 SDN 61 Gresik, terhadap materi yang diberikan terutama pada sesi praktik dan story telling. Melalui kegiatan penyuluhan, peserta mendapatkan pengetahuan terkait lingkungan dan biota laut yang dilindungi beserta pelestariannya.
Studi Komparasi Parameter Lingkungan Proses Produksi Garam di Indonesia Fauziyah, Lailatul; Yulitasari, Fara’idhya Intan; Maulana, Ilham; Camila, Aysyah Fitria; Efendy, Makhfud; Nuzula, Nike Ika; Pratiwi, Wiwit Sri Werdi
Rekayasa Vol 18, No 3: Desember, 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/rekayasa.v18i3.28434

Abstract

Indonesia has great potential as a salt-producing country due to its extensive coastline and favorable geographical conditions. However, the quality and quantity of domestic salt production are still suboptimal and fail to meet the domestic industrial salt demand. This study aims to analyze and compare environmental parameters that influence the suitability of salt pond sites in several regions of Indonesia, as well as to understand the salt production process based on the deposition of impurities at various stages of crystallization. The study was conducted at eight locations with different climatological and hydrological characteristics, including rainfall, soil permeability and type, duration of sunlight, air humidity, wind speed, air temperature, evaporation rate, and water saturation. The results of the study indicate that environmental parameters play a role in determining the effectiveness and efficiency of the salt production process. Pati and Aceh Besar districts are classified as unsuitable (N) for soil parameters, thus requiring adaptive technologies such as geomembranes and boiling methods. The salt crystallization process begins with the flow of seawater from the bozem to the crystallization table, where impurities such as mud, sand, Fe₂O₃, CaCO₃, CaSO₄•2H₂O, and gypsum are gradually deposited. Meanwhile, NaCl deposits form on the crystallization table, and MgSO₄ and NaBr compounds are found in the bittern pond. This study emphasizes the importance of land suitability mapping based on environmental parameters to enhance national salt productivity and quality, as well as serving as a foundation for developing more adaptive salt production policies tailored to regional conditions.