Articles
Perbedaan Pengasuhan Anak di Sekolah Fullday dan Sekolah Umum Terhadap Kemandirian Anak
Niken Purnamasari;
Dimyati Dimyati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v6i4.2267
Tujuan penelitian untuk mengetahui dan menganalisis perbedaan kemandirian anak TK antara sekolah fullday dan umum; dan rata-rata tingkat kemandirian anak TK sekolah fullday dibanding dengan sekolah umum. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Tempat penelitian di TKIT MTA Polanharjo (fullday) dan TK Pertiwi Sidoharjo Polanharjo Klaten (umum). Waktu penelitian dilakukan bulan April-Mei 2021. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, yaitu semua siswa diambil sebagai sampel penelitian: TKIT MTA (56 siswa) dan TK Pertiwi Sidoharjo (20 siswa). Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi yang diisi oleh guru. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan Kruskal-Wallis Test. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemandirian anak TK antara program fullday dan umum. Skor rata-rata tingkat kemandirian anak TK sekolah fullday (17,86) lebih tinggi dibandingkan sekolah umum (16,55). Temuan ini mengindikasikan bahwa pendidikan usia dini yang diberikan secara intensif dapat membentuk kepribadian anak, seperti meningkatkan kemandirian anak.
Problematika Pembelajaran Daring dan Luring Anak Usia Dini bagi Guru dan Orang tua di Masa Pandemi Covid 19
Saripah Anum Harahap;
Dimyati Dimyati;
Edi Purwanta
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1013
Salah satu kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan pembelajaran adalah dengan menerapkan sistem pembelajaran yang tepat, akan tetapi di masa pandemic covid-19 memiliki problematika yang dihadapi guru dan orangtua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang dihadapi guru dan orangtua masa pandemi covid 19. Menggunakan Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan google form, untuk analisis data menggunakan trianggulasi metode, antar peneliti, sumber data dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat problematika dalam pelaksanaan pembelajaran yaitu dalam jaringan (Daring) dan luar jaringan (Luring). Sarana dan prasarana, pembagiann waktu dan penguasaan aplikasi menjadi problem utama dalam pelaksanaan pembelajaran pada PAUD
Efektifitas Pendekatan Saintifik terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Anak Usia 3-6 Tahun
'Azizah Muthi' Nuryatmawati;
Dimyati Dimyati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1048
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan saintifik terhadap kemampuan pemecahan masalah anak usia 3-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan jenis true eksperiment dan desain pretest-posttes control group. Populasi dan sampel dalam penelitian yaitu anak usia 5-6 tahun TK ABA Thoyibah Banyuanyar dengan jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 51 anak. Teknik pengumpulan data melalui tes wawancara. Validitas instrumen menggunakan pendapat dari jurnal internasional. Reliabilitas instrumen diuji menggunakan rumus alpha yang dibantu dengan aplikasi SPSS 20 for windows. Analisis data menggunakan uji prasarat dan uji hipotesis. Uji prasarat berupa uji normalitas menggunakan rumus shapiro wilk dan uji homogenitas menggunakan levene test for equality variance. Uji hipotesis menggunakan independent sample t-test. Hasil analisis menunjukkan pendekatan saintifik efektiv terhadap kemampuan pemecahan masalah anak usia 3-6 tahun. Anak-anak mampu memberikan solusi terhadap masalah yang anak temua, mengerti sebab akibat masalah terjadi seperti contoh setelah diberikan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik.
Penerapan PAUD Holistik Integratif pada Masa PandemiCovid 19
Dewi Ayu Oktaviani;
Dimyati Dimyati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.995
Anak merupakan individu yang utuh, maka dalam pengembangannya diperlukan pelayanan secara holistik integratif guna untuk memenuhi kebutuhan esensialnya. Oleh karena itu,tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana penerapan PAUD Holistik Integratif pada masa Pandemi Covid 19 di KB-TK Aldercy Islamic School Surakarta. Metode penelitian yang digunakan ialah deksriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu peneliti menggunakan teknik domain analysis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan paudholistik integratif di KB-TK Aldercy Islamic School berjalan dengan cukup baik dan berhasil, pelaksanaannya tetap mengacu pada standar Perpres No 60 Tahun 2013. Hal ini dapat terlihat dari hasil pengumpulan data yang meliputi 5 layanan pelaksanaan dalam pendidikan (kesehatan gizi, pendidikan, pengasuhan, perlindungan, kesejahteraan). Dukungan dari berbagai pihak (guru, kepala sekolah, dinas pendidikan, orang tua, komite sekolah) dalam penyelenggaraan pendidikan anak selama covid 19 menjadi faktor pendukung dalam keberhasilan pendekatan holistik integratif.
Perhatian Orang tua dalam Mendukung Keterampilan Sosial Anak selama Pandemi Covid-19
Lia Kusuma;
Dimyati Dimyati;
Harun Harun
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.959
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk perhatian orang tua dalam mendukung keterampilan sosial anak selama masa pandemic covid-19. Alasan mengambil penelitian ini karena dengan adanya kebijakan physical distancing menuntut sementara waktu untuk tidak berinteraksi sosial secara langsung dengan teman sebaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket skala perhatian orang tua dan didistribusikan secara online. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Responden dalam penelitian ini berjumlah 64 orang tua yang terkumpul dari hasil penyebaran kuesioner melalui broadcast Telegram, Whatsapp, IG dan FB selama 1 minggu. Hasil penelitian didapatkan bahwa 76,19% atau 48 orang termasuk ke dalam kategori tinggi dalam memberikan perhatian pada anak selama berada di rumah. Kekhawatiran orang tua akan kurang terasahnya keterampilan sosial dapat diminimalkan dengan memberikan perhatian yang dapat dilakukan di rumah melalui pemberian kasih sayang, pengawasan, pemberian keteladanan dan mengajarkan berbuat baik kepada sesama
Identifikasi Nilai Agama Islam pada Anak Usia Dini
Bina Fitriah Ardiansari;
Dimyati Dimyati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.926
Tuntutan pembelajaran yang semakin kompleks menyebabkan semakin berkurangnya aktivitas yang berkaitan dengan nilai agama Islam pada anak usia dini. Sedangkan, pendidikan nilai agama Islam pada anak usia dini merupakan pondasi yang sangat penting sebagai peletakkan dasar keagamaan supaya menjadi pribadi yang taat beribadah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai agama Islam pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka dengan mengumpulkan data dari karya tulis ilmiah dan penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai agama Islam dapat ditanamkan melalui kegiatan pembiasaan dan keteladanan. Oleh karena itu sebagai seorang guru maupun orang tua harus berupaya memiliki kepribadian baik yang dapat dijadikan contoh sebagai sifat teladan bagi anak. Guru dan orangtua sebaiknya selalu meningkatkan wawasan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan yang berkaitan dengan pengembangan nilai agama Islam anak usia dini
Pengaruh Permainan Sirkuit Pos Geometri Terhadap Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun
Juliana Sihite;
Dimyati Dimyati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1896
Keterampilan motorik kasar memberikan dampak positif bagi kehidupan anak jangka panjang. Permainan sirkuit pos geometri adalah kegiatan bermain yang dapat menstimulasi perkembangan motorik kasar anak, sehingga untuk melihat pengaruh permainan sirkuit pos geometri terhadap motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan sirkuit pos geometri terhadap motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experiment dengan one group pretest-posttest design. Subjek penelitian melibatkan 20 orang anak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan tes. Hasil penelitian ini menunjukan adanya pengaruh permainan sirkuit pos geometri terhadap motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Hal ini dibuktikan oleh uji hipotesis nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang artinya sig. 0,05 maka, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antar hasil pretest dan posttest. Hal tersebut memberikan implikasi bahwa permainan sirkuit pos geometri berpengaruh secara signifikan dalam menstimulasi motorik kasar anak.
Story Telling Using Madihin: Learning Methods for Early Childhood Listening Skills
Eva Eriani;
Dimyati Dimyati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v3i2.172
Creativity is the ability to think of something in a new and unusual way then give a unique solution to the problem around us. The role of creativity is increasingly considered very important in the 21st century marked by very fast changes and increasingly complex challenges. So that creativity must be developed early through learning conducted in an integrated manner. This research method is descriptive qualitative with the data source from a classroom teachers and the principal of TK Kanisius Sorowajan on 8th of September 2018. The data collecting procedures are observation, interview and documentation. The data analysis activity included of data reduction, data display, and verification. The results showed that basically, every child was born creative. However, if given stimulus and treatement, the creativity would develop more and more. Creativity development carried out in Kanisius Sorowajan Kindergarten varies by integrating science, art, language, religion and IT learning in developing children's creativity integrally.
Peran Guru dalam Menanamkan Nilai Toleransi pada Anak Usia Dini di Indonesia
Deffa Lola Pitaloka;
Dimyati Dimyati;
Edi Purwanta
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.972
Pendidikan karakter pada anak usia dini merupakan salah satu pondasi yang sangat penting untuk ditanamkan pada diri anak. Lembaga sekolah terutama guru memiliki peran penting dalam mengenalkan. Salah satu nilai karakter yang ditanaman kepada anak adalah toleransi. Penanaman nilai toleransi sejak dini bertujuan agar anak memiliki rasa menghargai keberagaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan pentingnya peran guru dalam menanamkan nilai toleransi pada anak usia dini di Indonesia. Peneitian menggunakan metode studi literature kajian pustaka dengan mengumpulkan berbagai sumber ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam menanamkan nilai toleransi pada anak antara lain dengan merancang kurikulum toleransi, memiliki kompetensi yang optimal dan proporsional serta memiliki komitmen yang kuat dalam memberikan teladan kepada anak mengenai nilai-nilai karakter salah satunya nilai toleransi. Peran guru dalam menanamkan nilai toleransi juga dapat melalui kegiatan pembelajaran dengan menggunakan beberapa metode seperti memberikan keteladanan, pemberian arahan, pembiasaan, kegiatan mendongeng, kegiatan permainan, dan penggunaan media.
Peranan Pengasuhan Kakek dan Nenek terhadap Perilaku Prososial Anak Usia Dini
Retno Ika Haryani;
Dimyati Dimyati;
Puji Yanti Fauziah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1023
Pengasuhan oleh kakek nenek banyak terjadi di Indonesia. Hal ini dapat terjadi disebabkan oleh banyak faktor yakni perceraian orang tua, depresi yang dialami ibu, kematian orangtua, dan kesulitan ekonomi yang menyebabkan orangtua menjadi TKI diluat negeri. Studi ini menggunakan metode kajian literatur untuk mengetahui peranan pengasuhan kakek dan nenek terhadap perilaku prososial anak usia dini. Pada pelaksanaannya pengasuhan kakek dan nenek ini banyak dipengaruhi oleh pola pengasuhan yang diterapkan kepada anak usia dini (cucu) yang dapat memberi dampak psikologis bagi anak usia dini. Dampak dari pola pengasuhan permisif menyebabkan anak cenderung menarik diri dan kesulitan bergaul dengan teman sebayanya. Hal yang dilakukan dalam mengatasi hal ini dengan mengajak kakek dan nenek untuk lebih mempelajari pengasuhan terbaik dalam mengasuh anak usia dini (cucu) yakni dengan mengajak mereka menghadiri kegiatan parenting , agar hubungan kakek dan nenek dengan anak usia dini (cucu) menjadi lebih baik dan anak dapat berkembang dengan optimal.