Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Faktor Yang Memengaruhi Keputusan Dalam Memilih Tempat Indekos Pada Mahasiswa Universitas Quality Ompusunggu, Vina Maria
Jurnal Mahkota Bisnis (Makbis) Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Mahkota Bisnis (Makbis)
Publisher : MTU PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59929/mm.v1i2.14

Abstract

Decision making is basically a process of selecting from various alternative actions that may be chosen in the hope that it will produce the best decision. The purchase decision is the stage or decision process where consumers actually (actually) make product purchases. Basically, the buying decision-making process that will be carried out by consumers will go through several stages called the five-stage model decision-making process, namely problem recognition, information search, alternative evaluation, purchase decisions, post-purchase behavior. Higher education as an educational unit that organizes higher education plays a very important role in creating quality human resources. Prospective students, especially those who are not residents of the city where the college is located, will face a major problem, namely where they will live while they study at the college. In order to get a boarding house as desired, there are several factors that may be considered by students before deciding which boarding house to choose. Some factors include, students choosing a boarding house by paying attention to the surrounding environment, location, distance, comparison of rental prices as much as 87%, facilities provided by boarding house services as much as 57.7%, or even choosing a boarding house based on references from family, friends. one campus, and the presence of friends from the same area as much as 56.1%. The condition of the living environment is one of the variables that influence students in choosing a boarding house. Students who cannot afford to rent a boarding house are looking for a landlady who can live in their house and help with housework. In addition to getting a free place to live, you can also earn income and life experience.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMASARAN UMKM BERBASIS DIGITAL DESA BAKARAN BATU KECAMATAN LUBUK PAKAM KABUPATEN DELI SERDANG Dicky Ardiansyah Aceh1; Nurul Wardani Lubis; Riki Priyandi; Eka Danta Jaya Ginting; Vina Maria Ompusunggu; Sumber Alam Mulia Hasibuan; Yanti Musyawarah
Jurnal Nusantara Berbakti Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Nusantara Berbakti
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1293.934 KB) | DOI: 10.59024/jnb.v1i1.59

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam upaya meningkatkan nilai jual adalah dengan melakukan usaha pemasaran yang baik. Salah satu yang sedang marak adalah memanfaatkan teknologi internet yang kerap disebut Pemasaran Digital (Digital Marketing). Pemasaran dengan memanfaatkan teknologi informasi sudah merupakan keharusan mengingat pengguna internet Indonesia yang sudah mencapai 77%. Banyak pelaku UMKM yang kebanyakan adalah ibu-ibu masih belum mengetahui bagaimana memanfaatkan teknologi untuk masuk ke dalam sistem pemasaran digital. Salah satunya adalah bagaimana menampilkan produk yang mereka jual dalam bahasa gambar. Untuk membantu hal tersebut maka dilakukanlah pelatihan Digital Marketing agar pelaku UMKM dapat lebih optimal dalam mengenalkan produk dan meluaskan jangkauan pemasarannya. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa para pelaku UMKM merasa terbantu dengan pelatihan dan optimis bisa menggunakan teknologi yang ada untuk menyiapkan produknya lebih baik lagi dan menarik untuk dilihat sehingga menimbulkan minat membeli konsumen.
Pengaruh Produktivitas Kerja, Lingkungan Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Sagami Indonesia Melfrianti Romauli Purba; Seri Febiana Br Barus; Fajar Fadillah; Vina Maria Ompusunggu
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 5 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i2.8530

Abstract

Kinerja karyawan ditentukan oleh hasil yang dihasilkan oleh individu untuk menyelesaikan tugas yang diberikan, yang dipengaruhi oleh kemampuan, pengalaman, kejujuran, dan waktu yang tersedi. Oleh karena itu, penting bagi organisasi untuk mempertimbangkan beberapa elemen yang dapat mendorong terciptanya kinerja karyawan. Peningkatan kinerja karyawan dapat dicapai dengan memelihara faktor-faktor seperti pendekatan produktivitas, lingkungan dan motivasi kerja. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Bentuk penelitian ini bersifat asosiatif. Populasi yang diambil dalam Penelitian ini sebanyak 1.900 karyawan. Teknik penentuan sampel menggunakan rumus Slovin dimana dengan tingkat eror 10% dimana didapatkan sebanyak 95 karyawan. Hasil penelitian menunjukkan Produktivitas Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan PT. Sagami Indonesia; Lingkungan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Sagami Indonesia; Motivasi Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Sagami Indonesia dan Produktivitas Kerja, Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja secara bersamaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Sagami Indonesia.
FACTORS AFFECTING EMPLOYEE JOB SATISFACTION Conie Nopinda Br Sitepu; Ingan Ukur Br Sitepu; Vina Maria Ompusunggu; Jupianus Sitepu
Sensei International Journal of Education and Linguistic Vol. 1 No. 1 (2021): Sensei International Journal of Education and Linguistics
Publisher : SENSEI JOURNAL PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53768/sijel.v1i1.18

Abstract

The data used in this research is the primary data obtained directly from the results of a questionnaire distribution by the respondent. The population of this research is the employees of the PDAM Tirtanadi of North Sumatera province Berastagi branch. The sampling technique used is a saturated sampling technique, which is to take the whole of the total population of 38 people. The data analysis used is double linear regression analysis. The results showed that partially the work itself, the supervisor, the co-workers and the promotion as free variables had no significant effect on job satisfaction, while the salary/wage was partially influential positively and significantly towards job satisfaction. Simultaneously the work itself, supervisors, coworkers, promotions and salary/wages have a positive effect and a significant impact on the satisfaction of employees employment Tirtanadi of North Sumatera province Berastagi branch.The data used in this research is the primary data obtained directly from the results of a questionnaire distribution by the respondent. The population of this research is the employees of the PDAM Tirtanadi of North Sumatera province Berastagi branch. The sampling technique used is a saturated sampling technique, which is to take the whole of the total population of 38 people. The data analysis used is double linear regression analysis. The results showed that partially the work itself, the supervisor, the co-workers and the promotion as free variables had no significant effect on job satisfaction, while the salary/wage was partially influential positively and significantly towards job satisfaction. Simultaneously the work itself, supervisors, coworkers, promotions and salary/wages have a positive effect and a significant impact on the satisfaction of employees employment Tirtanadi of North Sumatera province Berastagi branch.
Integrasi Pengelolaan SDM dan Kepatuhan Hukum sebagai Pilar Penguatan Pariwisata Berkelanjutan Vina Maria Ompusunggu; Permai Yudi; Aldi Ferdiansyah Silitonga; Hans Cristian Pandapotan Sitorus
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 5 No. 4: Desember 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v5i4.1200

Abstract

Pariwisata berkelanjutan menekankan keseimbangan antara aspek ekonomi sosial budaya dan pelestarian lingkungan Dalam konteks tersebut pengelolaan sumber daya manusia SDM dan kepatuhan hukum merupakan dua elemen penting yang memengaruhi keberhasilan tata kelola destinasi wisata Namun kedua aspek ini kerap diterapkan secara terpisah sehingga berpotensi menyebabkan ketidakkonsistenan layanan lemahnya pelestarian budaya lokal serta rendahnya legitimasi tata kelola Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi pengelolaan SDM dan kepatuhan hukum sebagai pilar penguatan pariwisata berkelanjutan Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan wawancara mendalam dan studi dokumentasi di destinasi wisata berbasis masyarakat Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDM tidak hanya berperan sebagai pelaksana teknis tetapi juga sebagai agen pembawa nilai budaya dan keberlanjutan Sementara itu kepatuhan hukum memberikan arah standar dan legitimasi dalam pelaksanaan praktik pariwisata Integrasi keduanya menghasilkan model tata kelola yang lebih adaptif partisipatif dan berkelanjutan Kebaruan penelitian ini terletak pada penegasan bahwa penguatan SDM dan kepatuhan hukum harus dipadukan dalam satu kerangka pengelolaan yang saling menguatkan bukan berjalan secara terpisah Temuan ini memiliki implikasi praktis bagi pemerintah daerah pengelola destinasi dan lembaga pendamping dalam merancang strategi peningkatan kapasitas dan tata kelola pariwisata yang berkelanjutan