Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search
Journal : Automata

Validasi Ide Bisnis Startup Marketplace Event Organizer EVORIA Aditya Mahavira; Beni Suranto; Irving Vitra Paputungan
AUTOMATA Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : AUTOMATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah Event Organizer (EO) yang relatif banyak sekarang ini membuat adanya keperluan akan sebuah platform yang dapat mewadahi semua EO tersebut. Terutama bagi EO yang baru berdiri dan berjalan. Artikel ini menjabarkan proses Validasi Ide dari sebuah rencana pembuatan aplikasi Evoria sebagai wadah beberapa EO. Evoria diharapkan mampu menyediakan tempat untuk memasarkan jasa dan portofolio para EO agar dapat dilihat dan diketahui banyak orang. Proses validasi dilakukan dengan wawancara dan pemberian kuesioner online kepada para pelaku usaha EO dan sebagian masyarakat. Validasi itu juga dilakukan dengan ekspektasi mendapatkan beberapa prasyarat atau requirement yang diperlukan dalam membangun Evoria. Hasil validasi menunjukkan bahwa EO dan masyarakat memerlukan platform seperti Evoria.
Implementasi Strategi Search Engine Optimization pada Startup AyoSparring Firza Ikwanda Halim; Irving Vitra Paputungan
AUTOMATA Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : AUTOMATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat anak muda dalam bidang olahraga semakin meningkat seiring dengan perkembangan healthy life di Indonesia. Salah satu olahraga yang digemari anak muda adalah futsal. Situasi yang biasa dihadapi dalam olahraga futsal adalah sulitnya mencari lawan tanding. Artikel ini menjabarkan pengembangan sebuah platform untuk pencarian lawan tanding futsal yang berbasis website yang bernama AyoSparring. Strategi marketing yang digunakan dari sudut pandang bisnis adalah Search Engine Optimization (SEO). Fokus dari SEO adalah menjadi peringkat tertinggi dalam mesin pencarian Internet berdasarkan trafik. Hal tersebut sesuai dengan target dari AyoSparring. Tahap SEO adalah Keyword Research, On-page Optimization, Off-page Optimization dan Monitoring/Measurement Analysis. Tahap-tahap tersebut akan diterapkan pada pengembangan AyoSparring melalui pengoptimalan judul konten, struktur konten, kecepatan website, tema responsif. Penerapan dari strategi SEO nantinya akan menghasilkan peningkatan dari segi trafik dan penggunaan pada website AyoSparring.
Pengembangan User Interface dan User Experience pada website AyoSparring menggunakan Pendekatan User-Centered Design dan Metode Heuristic Evaluation Rahmat Nurhabibie; Irving Vitra Paputungan
AUTOMATA Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : AUTOMATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Salah satu tantangan dalam permainan olahraga futsal adalah saat mencari lawan tanding. Banyaknya tim futsal yang tersebar tidak diimbangi dengan informasi yang cukup tentang mereka. Belum lagi ketika akan menentukan lokasi lapangan dimana akan bertanding. Sebuah platform online berbasis website bernama Ayosparring dibangun untuk membantu dalam pencarian lawan tanding dan lapangan futsal. Artikel ini menjabarkan bagaimana proses pengembangan User Interface (UI) dan User Experience (UX) pada website Ayosparring menggunakan pendekatan User-Centered Design (UCD) pada tahap prototype dan metode heuristic evaluation pada tahap pasca prototype.
Analisis User Experience dengan Konsep Product Market Fit pada rancangan Aplikasi Placeplus yang menggunakan Pendekatan User Centered Design Yordan Patra Savira; Irving Vitra Paputungan; Beni Suranto
AUTOMATA Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : AUTOMATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Munculnya konsep Coworking Space pada café-café menyebabkan perlunya pengembangan lebih lanjut karena meningkatnya pengguna dan keberadaannya yang belum banyak di beberapa wilayah. Sebuah aplikasi bernama Placeplus dirancang sebagai solusi dari permasalahan tersebut. Perancangan aplikasi Placeplus menggunakan pendekatan User Centered Design (UCD) dan menerapkan konsep Product Market Fit. Konsep tersebut sering diabaikan sehingga menjadi faktor utama kegagalan dari suatu rintisan bisnis. Kesimpulan yang diperoleh berdasarkan pernyataan 3 (tiga) narasumber dan 5 (lima) responden sebagai pengguna kemudian dijadikan rancangan aplikasi PlacePlus yang selanjutnya akan direkomendasikan kepada sejumlah stakeholder yang ada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya.
Perancangan User Interface dan User Experience pada Placeplus menggunakan pendekatan User Centered Design Muhammad Multazam; Irving Vitra Paputungan; Beni Suranto
AUTOMATA Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : AUTOMATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Placeplus merupakan startup digital untuk reservasi dan manajemen coworking space secara online berbasis website. Dalam pengembangan sebuah startup, perancangan user interface (UI) dan user experience (UX) merupakan tahap yang penting. UI/UX akan memberikan kesan awal bagi calon pengguna. Artikel ini menjabarkan bagaimana UI/UX dirancang pada Placeplus menggunakan pendekatan User Centered Design (UCD). Terdapat 4 (empat) tahap dalam pendekatan UCD yaitu analisis, desain, evaluasi dan implementasi. User atau pengguna akan dilibatkan pada saat melakukan evaluasi pada desain yang dibuat, sehingga dapat dilakukan re-desain jika diperlukan. Hasilnya pada evaluasi awal user sempat kurang cocok dengan beberapa bagian desain, setelah dilakukan proses re-desain akhirnya user memberikan kesan baik terhadap placeplus.
Pengembangan Model Ide Bisnis Startup JavaHands menggunakan metode Lean Startup Kemal Tirta Maulana; Irving Vitra Paputungan
AUTOMATA Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : AUTOMATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekspor merupakan salah satu kegiatan yang ikut mendongkrak penerimaan devisa negara. Namun, masih ada beberapa komoditas ekspor yang belum dimaksimalkan. Salah satunya adalah komoditas kerajinan tangan. JavaHands merupakan e-commerce yang bertujuan untuk menjual kerajinan tangan pengrajin yang ada di Yogyakarta ke pasar mancanegara. Berdasarkan observasi yang sudah dilakukan, terdapat ketidakrataan dalam nilai ekspor kerajinan tangan yang dilakukan oleh Indonesia. Nilai ekspor tersebut hanya didominasi oleh satu negara. JavaHands diharapkan dapat meningkatkan minat kepada kerajinan tangan dan juga membantu pengrajin kerajinan tangan untuk menemukan pasar baru. Proses pembuatan JavaHands dirancang menggunakan pendekatan lean startup, karena pendekatan ini menjadikan pekerjaan lebih effsien dan cepat. Lean startup terdiri dari 3 tahapan. Yaitu Market Validation, Product Validation, dan Business Validation. Setelah melakukan 3 tahapan ini, akan didapat analisis dari data yang sudah ada dan prototype aplikasi JavaHands.
Perancangan Tampilan User Interface Dan User Experience Pada Website Penjualan Kerajinan Tangan JavaHands Dengan Metode Design Thinking Ichsan Averushyd Juliansyah; Irving Vitra PAPUTUNGAN
AUTOMATA Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : AUTOMATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract—JavaHands merupakan e-commerce dengan fokus menjualkan produk handicraft asli dari buatan tangan masyarakat Indonesia terutama produk dari kota Yogyakarta yang berbasis website. User Interface (UI) dan User Experience (UX) merupakan tahapan utama dalam merancang sebuah pengembangan e-commerce. Dalam artikel ini menerangkan bagaimana UI/UX dirancang dengan metode Design Thinking. Terdapat 5 (lima) tahapan untuk menggunakan metode Design Thinking yaitu emphaty, define, ideate, prototype dan testing. Dalam penjualan handicraft, pengguna masih sulit untuk mencari produk tersebut di jejaring sosial maupun website. Apa lagi informasi yang diberikan masih berupa gambar atau foto serta komentar dari orang lain. Dengan metode Design Thinking dalam pembuatan e-commerce diharapkan akan memenuhi kebutuhan user atau pengguna yang sesuai dengan pengalaman dan keinginan mereka.
Improvisasi Task pada Software Manajemen Proyek (Studi Kasus: E-Commerce) Yasmin Aulia Ramadhini; Irving Vitra Paputungan
AUTOMATA Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : AUTOMATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan kemajuan teknologi, pengembangan perangkat lunak meningkat di seluruh dunia. Hal ini memaksa perusahaan maupun organisasi untuk mengadopsi metode dan alat manajemen yang dapat membantu mempercepat pengerjaan sebuah task pada manajemen proyek. Task secara singkat merupakan bargain terkecil dari penggunaan software project management dan bagian terpenting setelah memastikan backlog dan user story terdefinisi dengan baik. Tujuan makalah ini adalah membandingkan beberapa software project management seperti Taiga, Jira, dan ActiveCollab yang mengacu pada kriteria dan aspek kepuasan tools. Kemudian didapatkan beberapa kriteria yang dapat dilakukan untuk membantu memaksimalkan penggunaan tools, seperti indikasi dan atribut. Harapannya, improvement task dapat memberikan informasi yang dapat berguna bagi tim proyek, serta membantu mempercepat pengerjaan task pada sprint yang sedang berjalan.
Pengembangan Web Tes Psikologi SIM Menggunakan Pendekatan User Centered Design Muhammad Abirafdi Radivan; Irving Vitra Paputungan
AUTOMATA Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : AUTOMATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia merupakan makhluk individu yang memiliki unsur jasmani dan rohani. Kondisi rohani atau mental seseorang dapat diketahui melalui tes psikologi atau psikotes. Penggunaan tes psikologi sudah banyak diaplikasikan dalam berbagai sektor kehidupan dan berbagai macam kebutuhan, seperti memilih minat suatu bidang pekerjaan, menyeleksi sumber daya manusia, tes minat bakat siswa, dan termasuk juga dalam administrasi surat ijin mengemudi (SIM). Tes psikologi sebagai syarat administrasi SIM di Kabupaten Sleman dilaksanakan oleh Lembaga NMMKP Sleman. Namun proses tes psikologi saat ini masih menggunakan tes tertulis menggunakan kertas dan proses mengoreksi jawaban masih dilakukan secara manual. Padahal rata-rata pemohon SIM per harinya mencapai 150 orang. Dengan begitu, muncul permasalahan dimana jumlah kertas yang digunakan bisa dibilang cukup banyak dan terkadang terjadi kesalahan saat mengoreksi jawaban pemohon. Tujuan dari makalah ini adalah bagaimana membuat website tes psikologi untuk membantu proses pembuatan SIM yang dapat meningkatkan keakuratan proses mengoreksi jawaban tes, dan dapat mengurangi pemakaian kertas. Website ini akan digunakan oleh pengguna dalam rentang usia 17-59 tahun. Sedangkan untuk usia diatas 59 tahun, pemohon sim di rentang usia tersebut disarankan untuk melakukan tes tertulis secara manual dikarenakan berdasarkan hasil observasi di lapangan, sebagian besar pemohon di usia tersebut sebagian besar kurang memahami maksud dari pernyataan yang ada di dalam soal, dan butuh dibantu oleh petugas yang ada di lokasi tes. Pembuatan website ini menggunakan pendekatan UCD (User Centered Design) untuk memastikan website yang dibuat dapat digunakan dan sudah sesuai dengan kebutuhan oleh calon pengguna website. Website akan dievaluasi menggunakan user acceptance test untuk menilai apakah website sudah sesuai dengan kebutuhan pengguna atau belum. Hasil dari user acceptance test menunjukan nilai 93.6%. Dengan begitu website ini sudah sesuai dengan kebutuhan pengguna.
MoParking: Sistem Monitoring Parkiran Mobil Berbasis IoT Agrifaldy Rahmatillah; Irving Vitra Paputungan
AUTOMATA Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : AUTOMATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya penggunaan kendaraan mobil di Indonesia tidak sebanding dengan adanya jumlah lahan parkir atau gudang parkir yang tersedia, akibatnya karena kurang adanya informasi mengenai tempat parkir, pengendara bisa kebingungan kalau tempatnya penuh padahal masih ada yang kosong yang menyebabkan pengendara mencari-cari tempat yang kosong sambil menyebabkan kepadatan di sekitar, bahkan banyak yang memarkirkan kendaraanya bukan pada tempatnya. Dengan adanya perkembangan IoT yang semakin berkembangan saat ini, dimana konsep tersebut dapat mengintegrasikan beberapa perangkat untuk saling bertukar informasi. Maka dengan diterapkannya sensor yang langsung berada di area parkir dan informasi dari data tersebut bisa diakses di device yang lain, maka monitoring bisa diterapkan secara real-time tanpa harus pergi ke lokasi langsung. Makalah ini menyajikan penerapan IoT untuk sistem monitoring parkiran mobil tersebut. MoParking merupakan sistem monitoring parkiran mobil berbasis IoT yang dikembangkan untuk monitoring kondisi parkiran mobil secara realtime dengan menggunakan handphone dengan sistem operasi Android dengan berdasarkan inputan data dari sensor di lapangan kemudian data tersebut diolah menjadi informasi kondisi tempat parkir yang nantinya akan memberikan informasi kepada pengguna. Dengan penerapan tersebut pengguna dapat mengetahui kondisi parkiran secara realtime tanpa harus harus mencari lokasi dimana saja yang kosong. Dengan demikian efektifitas dari tempat parkir semakin optimal.