Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : PESHUM

Membangun Kecakapan Literasi Digital Di Era Disinformasi: Telaah Teoritis dan Implikasinya Pada Perguruan Tinggi Felizka Salsabila; Tasya Putri Daviza; Kurnia Istiqomah; Zilzian Ibadillah; Muhammad Ikhsan; Eva Iryani; Helty Asafri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.10074

Abstract

Literasi digital adalah kemampuan esensial di era informasi, meliputi kecakapan intelektual untuk mengakses, memahami, memanfaatkan, dan menciptakan konten digital secara efektif. Dimensi utamanya mencakup literasi informasi, komunikasi, kreasi konten, keamanan, dan pemecahan masalah. Peningkatan di bidang keamanan siber dan kreativitas masih dibutuhkan. Masyarakat kini dihadapkan pada era disinformasi yang ditandai fenomena post-truth dan penyebaran disinformasi (informasi palsu disengaja). Penting memahami perbedaan disinformasi dari misinformasi (informasi keliru tak disengaja) dan malinformasi (informasi benar berniat jahat). Menanggulangi disinformasi memerlukan regulasi, peningkatan literasi media, dan kolaborasi internasional. Penguatan literasi digital krusial untuk membentuk individu yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab di ruang digital.
Strategi Penelusuran Informasi Efektif Era Digital: Studi Pada Mahasiswa Generasi Z Rantika Gumay; Maulia Karlina; Muhammad Farlyan; Muhammad Nabil Suhari; Eva Iryani; Helty Asafri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.10253

Abstract

Era digital telah mengubah secara fundamental cara individu mengakses dan memproses informasi, khususnya di kalangan Generasi Z yang tumbuh bersamaan dengan perkembangan teknologi informasi. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi penelusuran informasi yang digunakan oleh mahasiswa Generasi Z dalam konteks akademik dan non-akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada sejumlah mahasiswa di perguruan tinggi di Indonesia. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z cenderung mengandalkan mesin pencari, media sosial, dan platform berbasis video dalam penelusuran informasi, dengan preferensi terhadap konten yang cepat, ringkas, dan visual. Namun, meskipun memiliki kemudahan akses, tantangan terkait literasi informasi, evaluasi kredibilitas sumber, dan kecenderungan multitasking digital menjadi hambatan dalam efektivitas penelusuran. Artikel ini merekomendasikan penguatan literasi digital kritis dan pelatihan strategi pencarian informasi sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pemanfaatan informasi oleh mahasiswa di era digital.
Optimalisasi Pencarian Dan Manajemen Informasi Kantor Berbasis Digital Eva Iryani; Zahra Nur Oktaviani; Abdullah Alim Musaddik; Algis Ekselen Naibaho; Rabiatul Adawiyah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.10280

Abstract

Informasi adalah hal penting bagi suatu instansi. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, digitalisasi dalam pencarian dan manajemen informasi kantor sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Jurnal ini mengupas jawaban dari isu tersebut dengan memberikan strategi-strategi yang dapat diterapkan. Dengan pemanfaatan teknologi digital seperti metadata dan sistem informasi manajemen serta memberikan pelatihan yang memadai bagi karyaawan, suatu kantor dapat meningkatkan kemampuan mencari dan mengelola informasi. Keamanan data dan umpan balik dari pengguna serta pemeliharaan data juga sama pentingnya dalam membangun sistem informasi yang efektif. Dengan memahami dan menerapkan prinsip-prinsip literasi digital, suatu kantor dapat mendukung pengambilan keputusan secara bijak dan meningkatkan kinerja secara keseluruhan.