Maxinus Jaeng
Universitas Tadulako

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII E SMPN 18 PALU DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINIER SATU VARIABEL Rinaldi; Dasa Ismaimuza; Maxinus Jaeng
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 8 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi tentang Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII E SMPN 18 Palu dalam Menyelesaikan Soal Cerita Persamaan dan Pertidaksamaan Linier Satu Variabel. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yakni perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi persamaan dan pertidaksamaan linier satu variabel di kelas VII E SMPN 18 Palu yaitu dengan persentase ketuntasan klasikal siswa sebesar 83,33 %. Adapun fase-fase yang digunakan sebagai berikut: (1) fase menyampaikan tujuan dan memotivasi, peneliti menyampaikan tujuan pembelajaran secara lisan, memberikan motivasi dan memberikan apersepsi, (2) fase menyajikan informasi, peneliti menjelaskan model pembelajaran yang diterapkan misalnya: aktivitas yang dilakukan pada setiap fase dan peralatan yang digunakan dalam model pembelajaran tersebut (3) fase penomoran, siswa dikelompokkan dalam 6 kelompok belajar dan setiap anggota kelompok diberi nomor yang berbeda yaitu 1, 2, 3, 4, 5 dan 6. (4) fase pengajuan pertanyaan, guru membagikan materi pembelajaran dan LKS pada masing-masing kelompok. (5) fase berpikir bersama, siswa diminta untuk mengerjakan LKS dan berdiskusi bersama untuk memperoleh jawaban yang tepat. Kegiatan diskusi yang berlangsung dikontrol dan diberikan bantuan yang terbatas bagi siswa yang mengalami kesulitan dalam kelompoknya. (6) fase pemberian jawaban atau evaluasi siswa yang nomornya diperoleh dari hasil undian mengacungkan tangan dan maju mempresentasikan hasil kerja kelompoknya dan (7) fase memberikan penghargaan, siswa di arahkan memberikan tepuk tangan dan pujian kepada semua kelompok serta berdoa. Abstract: The purpose of this research was to obtain a description that applying CooperativeLearning Type NHT to improved the learning outcomes of Class VII E Students of 18 Palu Middle School in Resolving the Problem of Equations and Linear Variables in One Variable. This research is classroom action research which refers to Kemmis and Mc. Taggart research design that including are planning, doing, observation and reflection. The results showed that the application of cooperative learning model type NHT to improved the learning outcomes of class VII E students of 18 Palu Middle School by the percentage of classical completeness of students is 83.33%. The phases used are as follows: (1) the phase of delivering goals and motivating, the researcher conveys the learning objectives verbally, gives motivation and gives apperception, (2) the phase of presenting information, the researcher explains the learning model applied for example: activities carried out in each phase and equipment used in the learning model (3) numbering phase, students are grouped into 6 study groups and each group member is given a different number namely 1, 2, 3, 4, 5 and 6. (4) the phase of asking questions, the teacher distributes learning material and worksheets to each each group. (5) shared thinking phase, students are asked to work on LKS and discuss together to get the right answers. The discussion activities that took place were controlled and given limited assistance to students who experienced difficulties in their groups. (6) the phase of giving an answer or evaluation of a student whose number is obtained from the results of a lottery hand show and forward presenting the results of his group work and (7) the phase of giving awards, students are directed to giving applause and praise to all groups and pray and answer.Keywords: Cooperative Tipe NHT; Learning outcomes; One Variable Linear Equations and Inequalities.
PROSES BERPIKIR SISWA SMA NEGERI 6 PALU DALAM MEMECAHKAN MASALAH LINGKARAN DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Ni Putu Wiwik Noviani; Maxinus Jaeng; Gandung Sugita
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir siswa SMA Negeri 6 Palu dalam memecahkan masalah lingkaran berdasarkan langkah-langkah Polya ditinjau dari gaya belajar. Hasil penelitian ini adalah 1) Proses berpikir subjek visual dalam a) memahami masalah, subjek membaca soal tanpa bersuara lalu menggaris bawahi keterangan penting untuk mengidentifikasi hal-hal yang diketaui dan ditanyakan, b) membuat rencana pemecahan, subjek menjelaskan rencananya dengan menggambarkan situasi yang dimaksud dalam soal, c) melaksanakan rencana pemecahan, subjek menandai jawabannya dengan coretan persegi panjang, sesekali diam memandang ke satu arah menandakan ia sedang berkonsentrasi, d) memeriksa kembali, subjek memeriksa operasi hitung dan mengulang berhitung. 2) Proses berpikir subjek auditorial dalam a) memahami masalah, subjek membaca soal berulang kali dalam hati ditandai dengan gerakkan bibirnya untuk mengidentifikasi hal-hal yang diketahui dan ditanyakan, suara-suara ribut akan membuat subjek sulit berkonsentrasi, b) membuat rencana, subjek mengungkapkan rencana pemecahan masalah yang telah disusun dengan lancar, c) melaksanakan rencana pemecahan, subjek menggerakan bibirnya seperti sedang berbicara pada dirinya sendiri, subjek juga lambat dalam menuliskan jawabannya, d) memeriksa kembali jawaban, subjek memeriksa kembali langkah-langkah pengerjaannya untuk memastikan tidak ada kesalahan. 3) Proses berpikir subjek kinestetik dalam a) memahami masalah, subjek membaca berulang di dalam hati dengan menggunakan pulpen sebagai penunjuk, subjek juga menggoyangkan kaki, b) membuat rencana, subjek mengungkapkan rencana dengan menunjuk ke kertas soal, subjek tidak menggunakan semua informasi penting untuk membuat rencana, c) melaksanakan rencana pemecahan, subjek mengetuk-ngetukan pulpen di kepala menandakan subjek fokus memikirkan apa yang sedang dikerjakan, d) memeriksa kembali jawaban, subjek tidak memeriksa kembali jawabannya.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) PADA MATERI LUAS PERMUKAAN SERTA VOLUME KUBUS DAN BALOK DI KELAS VIII SWADAYA PALU Hanifatul Mar’ah; Maxinus Jaeng; Linawati
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 8 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan tentang Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi luas permukaan serta volume kubus dan balok di kelas VIII SMP Swadaya Palu. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dan desainnya menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart, dengan tahapannya yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjeknya adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 20 orang siswa. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Berdasarkan hasil tes akhir tindakan, diperoleh presentase ketuntasan klasikal siswa pada siklus I adalah 33,33% dan presentase ketuntasan klasikal siswa paa siklus II adalah 73,68%, sedangkan hasil observasi guru dan siswa pada siklus I berada pada kategori baik dan pada siklus II berada pada kategori sangat baik. Dari hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi luas permukaan serta volume kubus dan balok di kelas VIII SMP Swadaya Palu, dengan mengikuti langkah-langkah (1) fase Think, (2) fase Pair dan (3) fase Share.