Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peranan Motivasi dalam Memediasi Hubungan Pengawasan dan Kinerja Ojek Online Muslim di Kota Bekasi Rycha Kuwara Sari; Muhammad Richo Rianto; Adi Wibowo Noor Fikri; Kardinah Indrianna meutia
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol 8, No 2 (2022): JIEI : Vol. 8, No. 2, 2022
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v8i2.5788

Abstract

This study aims to measure the role of motivation as a mediator in the relationship between supervision and performance. This research is a quantitative research that uses the independent variable of supervision, the dependent variable of performance and the variable of motivational as mediator. This research was conducted on Muslim online motorcycle taxi drivers in the city of Bekasi. The sample in this study used random sampling method which was conducted on 130 Muslim online motorcycle taxi drivers in the city of Bekasi. Smartpls 3.3.3 is a statistical analysis tool in this study by using the outer test and the inner model test to test the feasibility of the data and answer the hypothesis. The results of this study found that direct supervision had no effect on performance, while supervision had an effect on motivation and motivation had an effect on performance. The most important research result is that motivation can be a mediator in the relationship between supervision and performance of online motorcycle taxi drivers in the city of Bekasi. This study focuses on the role of motivation as a mediation. This study also raises a new phenomenon, namely the performance of Muslim online motorcycle taxi drivers conducted in the city of Bekasi, which is one of the provinces with the largest Muslim population.
PENGARUH USIA KARYAWAN DAN ABSENSI KARYAWAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN Kardinah Indrianna Meutia; Yusril Alqorrib; Achmad Fauzi; Yonathan Langi; Yulia Nur Fauziah; Wahyu Apriyanto; Zalsya Isma Ramadhani
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 3 No. 6 (2022): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli 2022)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/jemsi.v3i6.1110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyampaikan penjelasan apakah terdapat dampak usia dan absensi terhadap kinerja karyawan pada PT. Graha Bumi Hijau, Peneliti merasa ada nya pengaruh usia di bawah 30 tahun memilki tingkat kinerja yang masih sangat produktif dalam bekerja tetapi diatas 30 tahun sudah mulai menurun kinerja yang di lakukan di perusahaan. Absensi dalam hal ini peneliti ingin mengetahui apakah ada pengaruh absensi terhadap kinerja karyawan, absensi sangat penting di perusahaan untuk mengetahui apakah karyawan itu hadir tepat waktu atau tidak hal ini juga yang membentuk peneliti tertarik untuk meneliti bagaimana karyawan yang mempunyai absensi yang kurang bagus, apakah dalam bekerja kinerjanya baik atau malah sebaliknya kinerjanya jelek. Kedua hal tadi sangat berkaitan erat dengan kinerja karyawan di dalam perusahaan, hal ini yg membuat peneliti semakin tertarik dalam meneliti aspek ini di mana kinerja karyawan satunya bisa pada ukur dengan memakai kedua variabel tadi. Metode penelitian ini di lakukan menggunakan metode kuantitatif, Populasi di penelitian ini merupakan semua karyawan PT. Graha Bumi Hijau yang berjumlah 700 orang karyawan. Sampel yang di pakai sebesar 350 karyawan, diambil 50% dari setiap jumlah karyawan yang sudah di clusterkan menjadi dua cluster memakai teknik sampel random sampling. Teknik analis data menggunakan regresi linear berganda. hasil penelitian disini pertanda bahwa usia dibawah 30 tahun mempunyai taraf kinerja yang cukup baik di bandingkan usia di atas 30 tahun, sedangkan untuk absensi karyawan di bawah usia 30 tahun mempunyai absensi yang kurang baik pada usia di atas 30 tahun memiliki taraf ketepatan absensi yang cukup baik, Usia karyawan ? 30 tahun mempunyai efek yang signifikan sebab memiliki taraf kinerja yang relatif baik dan absensi karyawan menggunakan usia ? 30 tahun memiliki pengaruh karena absensinya jauh lebih baik dibandingkan absensi karyawan usia ? 30 tahun.