Claim Missing Document
Check
Articles

Found 97 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Disain Kontrol Slip Mobil Listrik Menggunakan Pid Adaptif Dahlin Indirect Koko Friansa; M. Ramdlan Kirom; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada jurnal ini masalah yang akan dipecahkan adalah membangun kontrol slip yang mungkin terjadi pada sebuah roda mobil listrik. Slip terjadi adanya perbedaan kecepatan kendaraan dan kecepatan tangensial roda yang semakin membesar bila torsi yang diberikan terus bertambah. Slip dapat dikurangi dengan cara mengontrol torsi roda sehingga kecepatan tangensial roda tidak melebihi kecepatan kendaraan. Pengujian pada jurnal ini menggunakan simulasi dengan MATLAB Simulink dan menggunakan kontrol PID adaptif. Respon yang dihasilkan kecepatan tangensial roda terkendali mendekati kecepatan kendaraan di permukaan aspal kering, aspal basah, salju dan, es berturut-turut pada waktu 2s, 3s, 9s, dan 60s. Kata Kunci: kontrol slip, kontrol adaptif, mobil listrik.
Simulasi Beberapa Parameter Pada Chirped Fiber Bragg Grating Untuk Mendapatkan Luaran Berbentuk Spektrum Right-angled Triangular Andhika Pratama; M. Ramdlan Kirom; Ismudiati Puri Handayani
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gelombang berbentuk right-angled triangular spectrum (RTS) telah berhasil dimodelkan pada Chirped Fiber  Bragg  Grating  (CFBG).  Parameter-parameter seperti  posisi  puncak  spektrum,  panjang  fiber  bragg grating (L), chirped coefficient (Cp), panjang segmen (Ls), dan indeks bias efektif (neff) terlihat mempengaruhi pola luaran yang dihasilkan. Pada simulasi ini didefinisikan suatu bilangan riil positif z1 yang akan menentukan posisi puncak gelombang (λmax). Untuk Fiber Bragg Grating (FBG) dengan L = 2 cm, spektrum berbentuk RTS terjadi saat nilai λmax  diatur dengan z1 = L/5. Variasi nilai L dan Cp  berpengaruh terhadap bentuk dan lebar spektrum. Semakin besar nilai L dan Cp maka lebar spektrum semakin besar. Perubahan lebar spektrum ini yang menyebabkan bentuk pulsa berubah. Variasi nilai Ls menyebabkan perubahan bentuk pulsa namun posisi λmax dan lebar pulsa tetap. Bentuk RTS terjadi saat nilai Ls = 1 mm karena pada nilai tersebut noise pada reflektivitas kecil dan lebih stabil. Variasi nilai neff berdampak pada pergeseran posisi spektrum. Semakin besar nilai neff maka posisi spektrum akan bergeser menuju panjang gelombang yang lebih besar. Kata kunci : Fiber Bragg Grating, Chirped Fiber Bragg Grating, right-angled triangular spectrum.
Analisis Pengaruh Membran Polimer Nilon Terhadap Filtrasi Hho Pada Hho Generator Tipe Dry Cell Ihsan Adhi Nugroho; M. Ramdlan Kirom; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menanggapi masalah yang diakibatkan penurunan cadangan minyak bumi dan kerusakan lingkungan dari gas buang pada kendaraan, penelitian mengenai energi alternatif mulai dikembangkan. HHO generator merupakan alat untuk menghemat bahan bakar yang bekerja dengan cara memisahkan senyawa kimia antara gas hidrogen dan oksigen dari molekul air dengan menggunakan arus listrik (elektrolisis). Efek penambahan hidrogen pada mesin spark ignition (SI) dapat menaikan efisiensi termal sebesar 14% dan emisi NOx dapat berkurang hingga 95% (SAE paper, Suzuki.T.2006). Optimasi kondisi pembakaran pada mesin spark ignition dengan menambahkan hidrogen sebagai suplemen bahan bakar mampu menaikan efisiensi lebih dari 25% (SAE paper, J.A. Goldwitz, J.B. Heywood, 2005). Dengan demikian perlu dilakukan filtrasi untuk mendapatkan konsentrasi hidrogen yang sesuai untuk suplai mesin salah satunya mengggunakan beberapa bahan polimer untuk filter seperti nilon. Nilon bersifat semikristalin, kuat dan tahan terhadap suhu tinggi. Nilon dapat dijadikan membran yang memiliki sifat fisik, kimia dan mekanik yang baik, seperti memiliki ketahanan terhadap pH ekstrim dan suhu tinggi.Sifatsifat nilon adalah sebagai berikut: kuat dan tahan gesekan; elastisitasnya besar; kalau diregang sampai 8%. Kata kunci: HHO Generator, elektrolisis, Hidrogen, Nilon.
Sistem Pengkondisi Suhu Substrat Limbah Organik Di Subreaktor Metanogenesis Temperature Phased Anaerobic Digestion R. Biantoro Kusumo Setiawan; Muhamad Ramdlan Kirom; Suwandi Suwandi
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan teknologi produksi biogas berbahan baku limbah organik dapat dijadikan solusi untuk mengatasi krisis energi di masyarakat dan berfungsi pula sebagai proses pengurai zat berbahaya di dalam limbah organik. Chemical oxygen demand (COD) merupakan tolok ukur zat berbahaya yang terkandung pada limbah organik. Proses produksi biogas yang menggunakan metode temperature phased anaerobic digestion (TPAD) berjalan optimal menghasilkan gas metana pada suhu substrat 35 °C di subreaktor metanogenesis. Pada penelitian ini dirancang dan dibuat sistem pengkondisi suhu substrat di subreaktor metanogenesis. Cara kerja sistem pengkondisian suhu substrat ialah dengan mengontrol pemanasan air yang dialirkan ke selimut air di sekeliling subreaktor metanogenesis. Dilakukan pengujian sistem dengan membandingkan kinerja sistem antara sistem yang menggunakan pengkondisi suhu substrat dengan sistem yang tidak menggunakan pengkondisi suhu substrat. Dari hasil pengujian sistem diperoleh peningkatan produksi gas metana sebesar 100,71% dan peningkatan kemampuan mereduksi COD sebesar 96,95% dengan mengondisikan suhu substrat. Kata kunci : biogas, TPAD, metanogenesis, sistem pengkondisi suhu substrat.
Pengaruh Variasi Waktu Pengisian Pada Reaktor Anaerobik Mesofilik Semi Kontinyu Penghasil Biohidrogen Kartika Dian Kurniasari; Muhamad Ramdlan Kirom; Asep Suhendi
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi energi alternatif yang semakin dikembangkan salah satunya berasal dari hidrogen. Proses pencernaan anaerobik merupakan proses yang menggunakan bahan-bahan organik dan pada kondisi tanpa oksigen dengan melibatkan mikroorganisme. Dalam skala kecil, reaktor semi kontinyu yang dikembangkan dengan tujuan untuk meningkatkan produksi gas. Dalam penelitian ini, terbagi menjadi 3 bagian. 1) percobaan untuk mengetahui level optimal untuk reaktor semi kontinyu, 2) utuk mengetahui volume dan waktu pengisian optimal pada reaktor semi kontinyu, dan 3) untuk menguji kestablian produksi gas selama 20 hari masa produksi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu menunjukkan bahwa level optimal yaitu sebesar 65% dari total volume reaktor. Dengan batasan hanya menggunakan 3 variasi waktu dan volume pengisian, diperoleh waktu dan volume pengisian optimal yaitu dengan dilihat dari volume gas paling banyak dibanding yang lainnya yaitu per 2 hari dan volume pengisian 9,5 liter. Substrat dimasukkan pertama kali sebanyak level optimal yaitu 12,35 liter kemudian secara rutin akan diisi dengan volume 9,5 liter per 2 hari. Hasil pengujian stabilitas selama 20 hari diperoleh rata-rata volume gas sebanyak 5,9015 liter. Kata kunci: hidrogen, semi kontinyu, volume pengisian, HRT.
Pengaruh Kontrol Nutrisi Pada Pertumbuhan Kangkung Dengan Metode Hidroponik Nutrient Film Technique (nft) Siti Nurdianti Sholihat; M.Ramdlan Kirom; Indra Wahyudhin Fathonah
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidroponik merupakan metode bercocok tanam tanpa menggunakan tanah. Tiga unsur utama dalam tanaman hidroponik yaitu, Air, cahaya dan juga nutrisi. Selain air tanaman hidroponik juga menggunakan media-media tanam seperti, serabut kelapa, batu bata, arang sekam, pasir, rockwool,busa, dsb. Sistem hidroponik dapat memberikan suatu lingkungan pertumbuhan yang lebih terkontrol. Dengan pengembangan teknologi, kombinasi sistem hidroponik dengan membran mampu mendayagunakan air, nutrisi secara nyata lebih efisien (minimalis system) dibandingkan dengan kultur tanah (terutama untuk tanaman berumur pendek). Kangkung merupakan sejenis sayuran daun yang dapat berumur panjang dan dapat tumbuh dengan cepat. Kangkung mempunyai daun panjang dengan ujung agak tumpul berwarna hijau, bunganya berwarna putih ke kuning-kuningan atau kemerah-merahan biasa ditanam di rawa-rawa, pinggir kolam atau tanah berlumpur. Sebagai pembanding dibuat juga sistem hidroponik NFT kontrol dan tanpa kontrol nutrisi, untuk mengetahui perbandingan anatara keduanya. Pada sistem hidroponik dengan kontrol nutrisi, nutrisi di 1100 ppm dengan tinggi rata-rata tanaman 53,08 cm, panjang akar rata-rata 24,7 cm, warna daun rata-rata 3, panjang daun rata-rata 17,6 cm. Untuk sistem hidroponik tanpa kontrol nutrisi memiliki ppm di 1178, tinggi rata-rata tanaman 41,6 cm, panjang akar rata-rata 22,9 cm, warna daun rata-rata 2,8, panjang daun rata-rata 16,1 cm.
Implementasi Kontrol Fuzzy Pada Sistem Kendali Beban Pembangkit Listrik Mikrohidro Raden Rizki Mulia Putra, M. Ramdlan Kirom, Reza Fauzi Iskandar Raden Rizki Mulia Putra; M. Ramdlan Kirom; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pembangkit listrik mikrohidro merupakan jalan pintas untuk memperoleh kebutuhan energi listrik yang semakin meningkat, kestabilan sangat dibutuhkan pada proses pembangkit sehingga sistem pengendalian digunakan untuk menjaga variabel proses tersebut tetap stabil. Salah satunya adalah dengan melakukan pengendali frekuensi pada tubin generator suatu pembangkit listik, terutama pada PLMh (Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro). Frekuensi dari generator harus dijaga kestabilannya agar keluaran daya listrik di generator berjalan dengan baik. Fluktuasi frekuensi adalah salah satu kendala penyampaian daya listrik ke beban, juga waktu kembali yang tidak segera ke kondisi normal akan mengakibatkan kerusakan pada sistem seperti gangguan pada jaringan listrik, sehingga perlu dilakukan sistem kendali beban pada mikrohidro. Maka dibutuhkan suatu perangkat elektronik untuk kontrol beban yaitu Electronic Load controler. Kontroler yang digunakan untuk menjaga perubahan frekuensi adalah kontrol fuzzy, dengan mengatur beban yang digunakan konsumen yang akan dialihkan menuju ballast load dengan sistem saklar menggunakan metode triac yang bekerja untuk mengatur suplai beban menuju konsumen atau dummy load agar frekuensi generator tetap stabil dengan nilai set point 50 Hz. Kata Kunci : Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro, Electronic Load Control, Dummy Load, Triac.
Rancang Bangun Kolektor Panas Jenis Palung Parabola Dengan Sistem Pelacakan Matahari Menggunakan Sensor Ldr Arika Primayosa; M. Ramdlan Kirom; Ahmad Qurthobi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Banyak jenis kolektor surya telah digunakan untuk menyerap energi panas matahari sebanyak mungkin, salah satunya adalah kolektor panas matahari jenis palung parabola. Dalam penelitian ini kolektor panas matahari yang dilengkapi dengan sistem pelacakan matahari dibangun dan dipelajari. Sistem ini terdiri dari kolektor panas menggunakan plat stainless steel dengan lebar 0,9 m, panjang 1,83 m, jarak fokus 0,225 m dengan sudut rim 90o, pipa stainless steel dengan diameter 0,019 m dibuat untuk penerima, dan sistem pelacakan menggunakan aktuator parabola 12 VDC dan sensor LDR. Tes menunjukkan bahwa ketidaktepatan antara sudut kolektor dan matahari mendekati 12o dengan rata-rata 7o. Pengujian model kolektor panas tanpa sistem pelacakan selama 2 jam dan 5 menit menghasilkan total 111,7 kJ dan total 2737,6 kJ sehingga total efisiensi panas adalah 4,1%. Pengujian untuk kolektor panas menggunakan sistem pelacakan menghasilkan total 244,3 kJ dan total 3503 kJ sehingga total efisiensi panas adalah 6,97%. Kata kunci: kolektor, palung parabola, sistem pelacakan, aktuator parabola, efisiensi panas.
Perancangan Dan Pembuatan Pengukur Laju Dan Arah Angin Berbasis Mikrokontroler Atmega32 I Putu Arya Suarsana; M. Ramdlan Kirom; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini kebutuhan minyak dan gas sangat tinggi, karena permintaan yang terlalu tinggi dan tidak diimbangi dengan kapasitas produksi. Sehingga menyebabkan stok minyak dan gas di bumi menipis. Oleh sebab itu dibutuhkan sumber energi baru. Energi terbarukan merupakan solusi dari krisis energi saat ini dan energi angin merupakan salah satu dari energi terbarukan. Cup anemometer merupakan salah satu jenis alat ukur laju dan arah angin. Anemometer dapat digunakan untuk memprediksikan cuaca dan mengetahui potensi energi angin pada suatu daerah. Potensi energi angin yang tinggi dapat dimanfaatkan untuk pembangkit listrik. Pada jurnal ini, dibahas pembuatan cup anemometer dengan rotary encoder dan photodiode sebagai sensor laju angin dan reed switch sebagai sensor arah angin untuk mengetahui seberapa besar potensi energi angin di atas gedung P Universitas Telkom. Untuk mendapatkan efisiensi yang maksimal dari turbin angin, maka diperlukan penempatan posisi turbin angin yang tepat. Untuk mendapatkan posisi yang tepat perlu digunakan alat ukur laju dan arah angin, agar turbin angin menghasilkan banyak energi. Hasil pengambilan data di atas gedung P Universitas Telkom tergolong skala kecil karena berkisar antara 2.5-4.0 m/s. Kata Kunci: Optocoupler, reed switch, rotary encoder
Pengaruh Pengisian Ulang Substrat Susu Basi Pada Abr (anaerobic Baffled Reactor) Dengan Proses Semi Kontinyu Terhadap Produksi Gas Metana Wildan Fauzan; Muhamad Ramdlan Kirom; Ahmad Qurthobi
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biogas merupakan salah satu pengembangan energi alternatif yang masih terus dikembangkan hingga saat ini dari hasil penguraian bahan organik oleh bantuan bakteri fermentatif dengan proses anaerob. Salah satu produksi dari biogas adalah gas metana dengan pemanfaatan seperti bahan bakar pengganti minyak tanah, LPG (Liquefied Petroleum Gas), maupun sebagai sumber energi pembangkit tenaga listrik. Pada penelitian ini, bahan organik yang digunakan adalah susu basi yang dijadikan sebagai substrat dengan pengkondisian keasaman. Untuk menjaga proses anaerob digunakan reaktor dengan jenis ABR (Anaerobic Baffled Reactor) dengan proses semi kontinyu yakni melakukan proses pengisian ulang substrat dengan skala konstan agar nilai pH dan volume gas yang dihasilkan selama pengujian menghasilkan nilai yang stabil sehingga proses biogas berlangsung secara optimal, selain itu dari segi desain dan harga ABR (Anaerobic Baffled Reactor) mudah untuk dibangun dan tidak mahal karena tidak ada bagian mesin pencampur (Mechanical Mixing Device). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengisian ulang substrat susu basi terhadap konsentrasi gas metana pada ABR (Anaerobic Baffled Reactor) dengan variasi pengisian ulang substrat susu basi yang berbeda, yakni setiap 1,5 jam, 3 jam dan 6 jam sekali selama pengujian pengisian ulang substrat susu basi. Pengukuran konsentratsi gas metana dilakukan dengan uji kromatografi gas. Kata kunci : Biogas, ABR (Anaerobic Baffled Reactor), gas metana
Co-Authors Abrar Ismardi Ade Gafar Abdullah Adi, Yeremia Kristianto Aditya Pratama Rusdiyono Adrian Muhammad Irwansyah Ahmad Qurthobi Ahmad Qurtobi Ahmad Rizal D. Akhmad Hambali Amaliyah Rohsari Indah Utami Andhika Pratama Andre Farlianto Annisa Nabilah Kalzoum Antita Kusuma Putri Aprilianto, Khoirul Tri Ardisurya Ardisurya Arika Primayosa Asep Suhendi Atika Rizkiyatul Faizah Bahtiar Yoga Prasetyo Bayu Setiawan Bella Pratiwi Benny Sarihot Tua Silalahi Chaidir Azwin Dani Gustaman Syarif Daulat Kliston Simatupang Dede Wega Ningsih Devi Silfia Istiqomah Dodi Herman Dyan Franco Sinulingga Eddy Ariffin Edric Sunfresly Zalukhu Eka Vonia Nurcahyani Elsa Krisdiana Elza Anggia Putri Endang Rosdiana Erik Deardo Purba Ery Djunaedy Fahad Hermawan Widodo Faiz Auliya Ramadhan Fajri Amenda Putra Faris Akhmad Diawan Fasha, Muhammad Aderaka Febriansah Setiawan Geraldo Cakrawala Herman Ghani Gumilang Heliadi Hafidah, Fiolyta Hertiana Bethaningtyas I Putu Arya Suarsana Ian Hariananda Ihsan Adhi Nugroho Ihsan Saputro Indah Utami, Amaliyah Rohsari Indra Wahyudin Fathonah Ismudiati Puri Handayani Joko Suryo Sumbodo Kartika Dian Kurniasari Koko Friansa M An Naas M S Mahesa Agni Mega Anita Sari Mochamad Firman Muzaqi Alhaq Moh Riswandha Imawan Muhammad Alfi Sazali Muhammad Aslam Muhammad Farhan Nur Islam Muhammad Ilham Kurniawan Muhammad Manarul Huda Muhammad Yusuf Darmawan Musfar, Syafrialdi Musrinah Musrinah Nanda Salsabila Nadhifa Nirwana Prasetia Sipayung Novian Lisdi Wahyoto Novika Fithrah Ulfa Nugroho Wisnu Murti Nur Hidayat Syamsul Nur Putrialita Nurwulan Fitriyanti Oki Maulana Rosadi Paramitha Octavia Porman Pangaribuan Pristian Firzatama Putri, Monica Tri Buana R. Biantoro Kusumo Setiawan Raafi Nindyo Haswoto Raden Rizki Mulia Putra Radian Maulana Muhamad Rahmat Awaludin Salam Ramadani Dwisatya Ramadani Dwisatya Reza Ayu Febriana Reza Fauzi Iskandar Rifqi Firdaus Roma Danil Royhan Ardhi Bachtiar Rozan Widhi Jatnika Rubensio Arigeni Sampoerna Romadhona Satria Pambudi Shelvy Adila El Safura Siti Nurdianti Sholihat Sucika Nandiati Sugianto Sugianto Susetyo Agung Prabowo Suwandi Suwandi Syamhudi, Moch. Ahkas Rezky T. Nuzul Akbar Tagrid Ruwaida Tantri Apriyaningrum Tesla Pinantun Hamonangan Tri Ayodha Ajiwiguna umi nihayah Valentisa Zulviana Vebby Tjahyono Wenny Harifadillah. A Wildan Fauzan Wisnu Abdiguna Surahman Murti Yan Dewa Prabawa Yan Khairul Akbar Yandi Firdaus Yasir Rizki Yeremia Kristianto Adi Yohana Tisca Tiurma Limbong Zulhendri Zulhendri