Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Edukasi dengan Metode Emotional Demonstration (Emodemo) Tentang Pentingnya Memilih Jajanan Sehat pada Anak Balita di Gampong Pukat Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie Novita Sari; Risna; Raudhayani
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/raw94217

Abstract

Mengkonsumsi Makanan   jajanan merupakan   masalah   yang   perlu   menjadi   perhatian keluarga dan masyarakat, karena terdapat beberapa makanan jajanan yang tidak higienis sehingga dapat  berisiko  terhadap  cemaran  yang dapat  mengganggu  kesehatan. Makanan jajanan  yang  kurang  sehat  juga  dapat  menimbulkan  masalah  gizi  kurang.  Riskesdas  (2023)  menyatakan  prevalensi  gizi  kurang  pada  kelompok  balita  sebesar 13,8  %.  Di  lingkungan  keluarga  peran  ibu  sangat  dibutuhkan  dalam  perubahan perilaku   anak   balita   khususnya   dalam   pemilihan   jajanan.   Ibu   harus   memiliki pengetahuan lebih agar tidak salah dalam pemenuhan kebutuhan dan gizi anak. Maka dari itu dilakukannya edukasi gizi dengan metode emotional demonstration dalam pemilihan jajanan sehat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini telah dilaksanakan pada tanggal 02 Juni 2025 di Gampong Pukat Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie melibatkan para dosen, mahasiswa STIKes Medika Nurul Islam, petugas kesehatan dari puskesmas Pidie dan ibu ibu yang memiliki balita. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilaksanakan secara langsung di menasah setempat  yang meliputi pendidikan kesehatan tentang jajanan sehat untuk balita dan demontrasi metode emotional yaitu edukasi interaktif yang menggunakan permainan dan demonstrasi untuk menggugah emosi peserta, terutama ibu atau pengasuh, dalam memperbaiki perilaku terkait pemberian makan bayi dan anak (PMBA) sesuai tahap tumbuh kembang anak. Kegiatan pengabdian terlaksana dengan lancar, tertib dan sukses dibuktikan dengan keaktifan peserta saat kegiatan.  
Peningkatan Kesehatan Lanjut Usia Melalui Pelatihan Senam Kebugaran Lansia di Gampong Rambayan Lueng  Kecamatan Peukan Baro Kabupaten Pidie Risna Risna; Dian Devita; Sri Amalia
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-FEBRUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/djsear36

Abstract

Pembinaan kesehatan lanjut usia diharapkan akan menumbuhkan kemampuan lansia untuk mengatasi masalah kesehatan dengan upaya kesehatan paripurna dasar dan menyeluruh dibidang kesehatan usia lanjut yang meliputi peningkatan kesehatan, pencegahan, pengobatan dan pemulihan agar lansia dapat tetap sehat. Perubahan fisik lansia kian hari kian menurun, maka perlu dilakukan suatu kegiatan yang akan menggerakkan lansia untuk memiliki hidup yang lebih sehat, melalui program senam untuk lansia. Peningkatan kesehatan lansia melalui pelatihan senam kebugaran dilihat menjadi hal penting untuk dilakukan agar kesehatan lansia menjadi paripurna. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini telah dilaksanakan pada tanggal 01 Oktober 2025 di Gampong Rambayan Lueng Kecamatan Peukan Baro Kabupaten Pidie melibatkan peserta lansia sejumlah 30 orang, para dosen, mahasiswa STIKes Medika Nurul Islam, petugas kader kesehatan lansia dari desa. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilaksanakan secara langsung di lapangan dan kantor desa setempat yang meliputi pemeriksaan pernafasan dan nadi sebelum dan setelah melakukan aktivitas dengan mencatat identitasnya (nama, umur, jenis kelamin). Kegiatan ini terlaksana dengan lancar, tertib dan sukses, dibuktikan dengan keaktifan lansia dalam kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan pemeriksaan pernafasan dan nadi sebelum dan setelah senam menunjukkan 65 % dalam batas normal, walau ada  35 % lansia yang tidak menunnjukkan nilai normal karena berkurangnya kemampuan fisik lansia akibat kemunduran fungsi organ jantung dan paru-parunya, dan sebaiknya aktivitas fisik disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan fisik lanjut usia. 
Hubungan Pemenuhan Kebutuhan Spiritual Dengan Kualitas Hidup Lansia Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Pidie Risna Risna; Dian Devita; Sri Amalia
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/j5pq7k50

Abstract

Kualitas hidup pada lansia merupakan indikator penting yang mencerminkan kesejahteraan mereka secara keseluruhan, mencakup aspek fisik, psikologis, sosial, dan spiritual. Pemenuhan kebutuhan spiritual menjadi semakin penting bagi lansia, terutama yang menderita penyakit kronis seperti diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemenuhan kebutuhan spiritualitas dengan kualitas hidup lansia penderita Diabetes Melitus di Wilayah kerja Puskesmas Pidie Tahun 2025. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 246 orang, sedangkan sampel sebanyak 71 lansia dengan teknik accidental sampling. Hasil penelitian yang dilakukan dari tanggal 16 Oktober  sampai dengan 12 November 2025, mayoritas lansia memiliki pemenuhan spiritual cukup (41 orang, 57,7%), sedangkan 17 orang (23,9%) kurang, dan 13 orang (18,3%) baik, sebanyak 52 lansia (73,2%) merasa Diabetes Melitus tidak berpengaruh pada kualitas hidup mereka, sementara 19 orang (26,8%) merasakan dampaknya dan terdapat hubungan signifikan antara pemenuhan kebutuhan spiritual dan kualitas hidup lansia Diabetes Melitus. (P Value = 0,001 < α = 0,05). Disarankan kepada lansia untuk lebih aktif dalam kegiatan spiritual dan sosial yang dapat memberikan ketenangan batin serta meningkatkan kesejahteraan emosional, seperti mengikuti kajian keagamaan, doa bersama, atau aktivitas relaksasi yang sesuai dengan keyakinan masing-masing.