Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

EDUKASI PEMILIHAN JAJANAN SEHAT PADA SISWA SISWI SEKOLAH DASAR NEGERI IBOIH KECAMATAN SIMPANG TIGA KABUPATEN PIDIE Fauzia, Neila; Risna, Risna
Al Ghafur : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2023): Juli
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.744 KB) | DOI: 10.47647/alghafur.v2i1.1048

Abstract

Kebiasaan anak usia sekolah mengkonsumsi jajanan merupakan hal yang sering dijumpai diberbagai tingkat sosial ekonomi masyarakat. Makanan jajanan di lingkungan sekolah yang memiliki warna dan bentuk yang menarik menjadi pilihan anak tanpa mereka memperhatikan nilai gizi, kebersihan dan dampak bagi kesehatan. Oleh karena itu, perlu dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat melalui kegiatan penyuluhan tentang pemilihan jajanan sehat di lingkungan sekolah dan dampaknya bagi kesehatan, Dengan pelaksanaan kegitan ini, siswa diharapkan dapat mengetahui jenis jajanan yang berpotensi mengandung zat-zat makanan berbahaya dan memahami dampaknya. Dari hasil pelaksaan kegiatan ini didapatkan bahwa selama ini masih banyak siswa yang mengkonsumsi jajanan tidak sehat namun setelah dilakukan edukasi kesehatan siswa mulai memahami jajanan sehat sehingga dapat memilih jajanan yang akan dikonsumsi.Kata kunci: Penyuluhan,  Jajanan Sehat, Makanan Berbahaya, Siswa
UPAYA PENINGKATAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT ANAK MELALUI PENYULUHAN DAN DEMONSTRASI MENYIKAT GIGI DI SEKOLAH DASAR NEGERI 2 GIGIENG Risna, Risna; Fauzia, Neila
Al Ghafur : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.358 KB) | DOI: 10.47647/alghafur.v1i2.892

Abstract

Gangguan pada kesehatan gigi dan mulut dapat berdampak negatif pada kehidupan sehari-hari di antaranya menurunnya kesehatan secara umum, menurunkan tingkat kepercayaan diri, dan mengganggu performa dan kehadiran di sekolah, tempat kerja, atau aktifitas lainnya. Masalah kesehatan gigi yang pernah dialami oleh hampir semua orang. Bahayanya, jika dibiarkan hingga parah, akan terjadi infeksi yang berujung pada kematian. Tujuan Pengabdian kepada masyarakat ini adalah setelah mendapatkan penyuluhan dan demonstrasi diharapkan semua Murid SD Negeri 2 Gigieng dapat memahami dan menerapkan cara menyikat gigi yang baik dan benar sehingga dapat menjaga Kesehatan gigi dan mulut. Luaran yang di harapkan dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan kebersihan gigi dan mulut anak sekolah. Dari hasil pelaksanaan didapatkan bahwa lebih dari 55 % anak keadaan gigi dan mulutnya buruk. Kesimpulan: Kesehatan gigi dan mulut anak usia sekolah SD termasuk dalam kategori sedang.Kata Kunci: Penyuluhan, Demonstrasi, Kebersihan Gigi dan Mulut
PENGARUH SOSIALISASI SOP ALAT PELINDUNG DIRI (APD) TERHADAP PERILAKU PERAWAT RUANG ICU DALAM PENGGUNAAN APD Fauzia, Neila; Risna, Risna
Jurnal Sains Riset Vol 12, No 3 (2022): November 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v12i3.862

Abstract

Nurses as health workers can protect themselves from contact with infectious materials or exposure to infectious diseases by having knowledge of the infection process and proper barrier protection. The high number of work accident cases and the high prevalence of infectious diseases are indicators of the importance of nurses applying standard precautions. The purpose of this study was to identify the effect of socializing the use of PPE on the behavior of ICU Nurses in the use of PPE (Handscoon, Mask, Gown). This study uses a pre-experimental design in the form of a one group pretest-posttest design. The research sample of 35 respondents was taken using saturation sampling technique. There is a significant difference between before and after the socialization of PPE SOPs on the behavior of nurses in the use of PPE (Handscoons, Masks, Gowns) both on the 3rd and 6th day observations after the intervention was carried out with a p value of 0.000. Suggestions for hospital management to routinely hold PPE SOP socialization once a month so that the safety behavior of nurses, especially in the use of PPE can be maintained or increased as an effort to prevent nosocomial infections.Keywords: Use of PPE, Nurse Behavior, PPE SOP socialization
Sosialisasi Bahaya Narkoba di Gampong Linggong Sagoe Kecamatan Simpang Tiga Kabupaten Pidie Risna, Risna; Fauzia, Neila
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v1i1.17

Abstract

Bahaya narkoba bukan hanya pada perilaku dan kondisi psikis penggunanya.Narkoba juga bisa membahayakan kesehatan tubuh secara umum, bahkan bisa menimbulkan gangguan yang sifatnya permanen pada beragam organ tubuh. Berawal dari rasa penasaran dan kesenangan sesaat, banyak pengguna narkoba yang justru terjebak dalam jeratan obat-obatan terlarang ini. Rasa kecanduan tersebut seiring waktu dapat merusak kesehatan mental dan fisik atau bahkan keselamatan diri penggunanya. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk mengetahui bahaya narkoba sehingga tidak tergoda untuk mencoba atau bahkan menggunakannya. Tujuan Pengabdian kepada masyarakat ini adalah setelah mendapatkan penyuluhan masyarakat gampong Linggong Sagoe mengetahui bahaya narkoba dan dapat mengawasi masyarakat agar terhindar dari narkoba. Luaran yang di harapkan dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan perilaku pencegahan narkoba. Dari hasil pelaksanaan didapatkan bahwa lebih dari 54,6 % masyarakat masih belum mengatahui secara tepat bahaya narkoba. Kesimpulan : pemahaman masyarakat mengenai bahaya narkoba masih kategori cukup.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Sikap Lansia Dalam Mengatasi Kekambuhan Penyakit Reumatik Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie Risna, Risna; Fauzia, Neila; Riska, Cut
Teewan Journal Solutions Vol. 1 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/b54rg589

Abstract

Elderly knowledge is one of the aspects that impact the maturation of healthy attitudes. Attitude formation requires time, and consequently, developments, as they comprehend, could affect rheumatic disease recurrence. The research aimed to determine the correlation between the levels of elderly knowledge and attitudes in preventing rheumatism occurrence at the Pidie Public Health Center Area, Pidie. The type of research was analytic through a cross-sectional design. This research was conducted from July 3rd to July 19th, 2024. The population in the research was the elderly, which consisted of 326 people. 77 respondents were taken as samples by using the random sampling method. To obtain the data, the researcher used a questionnaire sheet. The result showed 43 respondents (55,8%) had negative attitudes toward the elderly in preventing rheumatism occurrence. It found 50 respondents (64,9%) with sufficient knowledge of the elderly in preventing rheumatism occurrence. In brief, there was a correlation between the levels of elderly knowledge and attitudes toward preventing rheumatism, obtaining a P-value of 0.000 ≤ 0.05. Therefore, the researcher expected that health workers should properly increase their health services for the elderly by monitoring their lifestyle to prevent rheumatism.
Hubungan Pola Komunikasi Orang Tua Dalam Mencegah Perilaku Kekerasan Anak Usia Sekolah di SD Negeri 1 Teubeng Kabupaten Pidie Sari, Novita; Risna, Risna; Safitri, Nazira
Teewan Journal Solutions Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/at4h7t88

Abstract

Anak merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap tindak kekerasan karena selalu diposisikan sebagai sosok yang lemah. Dampak yang dialami oleh anak yang sering mengalami tindak kekerasan adalah mereka akan mengingat segala tindak kekerasan yang dilakukan oleh orang tuanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola komunikasi orang tua dalam mencegah perilaku kekerasan pada anak usia sekolah di SDN 1 Teubeng Kabupaten Pidie. Metode penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua siswa yang bersekolah di SDN 1 Teubeng yang berjumlah 184 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah orang tua siswa yang bersekolah di SDN 1 Teubeng yang berjumlah 65 orang. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 26 Oktober sampai dengan 6 November 2024. Hasil penelitian ini adalah perilaku kekerasan pada anak mayoritas rendah yaitu 28 orang (43,1%) dan pola komunikasi orang tua pada anak mayoritas baik yaitu 32 orang (49,2%), serta terdapat hubungan pola komunikasi orang tua dalam mencegah perilaku kekerasan pada anak usia sekolah di SDN 1 Teubeng Kabupaten Pidie dengan nilai p value < nilai (0,000 < 0,05). Kesimpulannya adalah terdapat hubungan pola komunikasi orang tua dalam mencegah perilaku kekerasan pada anak usia sekolah di Sd Negeri 1 Teubeng Kabupaten Pidie. Saran yang diharapkan agar orang tua siswa dapat menjalankan pola komunikasi yang baik kepada anaknya agar terhindar dari perilaku kekerasan pada anak.
THE EFFECT OF THE STORY “MY BODY IS MINE” USING AGAIN (AGAM INONG) DOLL MEDIA ON SEXUAL EDUCATION AMONG CHILDREN AGED 6–7 YEARS Risna Risna; Novita Sari; Mutia Rezky
Getsempena Health Science Journal Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/ghsj.v5i1.3296

Abstract

Storytelling method using puppets is the right and strategic choice to support the learning process of early childhood. Therefore, the application of this method is very feasible and can be integrated into the sexual education program and learning of various children's educational institutions. The purpose was to determine the effect of the story of my body is mine using the media of the doll again (agam inong) on ​​the sexual education of children aged 6-7 years at SDN 1 Teubeng, Pidie District, Pidie Regency. The research method used was an experimental essay with a one group pretest posttest design. The study was conducted on May 21-24, 2025. The population were all children aged 6-7 years as many as 105 people with an accidental sampling technique of 51 people. The results of the study showed that there was an effect of the story of my body is mine using the media of the doll again (agam inong) on ​​the sexual education of children aged 6-7 years, difference of 0.353 and this difference shows a significant difference as seen from t count = 5.222 and t-table = 2.009 with a P-value of 0.000. So it can be concluded that there is an influence of the story of my body belongs to me using the media of the doll again (agam inong) on ​​the sexual education of children aged 6-7 years. It is recommended that teachers pay attention to the needs of students'/children's stories to increase insight and instill character values.
Edukasi dengan Metode Emotional Demonstration (Emodemo) Tentang Pentingnya Memilih Jajanan Sehat pada Anak Balita di Gampong Pukat Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie Novita Sari; Risna; Raudhayani
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/raw94217

Abstract

Mengkonsumsi Makanan   jajanan merupakan   masalah   yang   perlu   menjadi   perhatian keluarga dan masyarakat, karena terdapat beberapa makanan jajanan yang tidak higienis sehingga dapat  berisiko  terhadap  cemaran  yang dapat  mengganggu  kesehatan. Makanan jajanan  yang  kurang  sehat  juga  dapat  menimbulkan  masalah  gizi  kurang.  Riskesdas  (2023)  menyatakan  prevalensi  gizi  kurang  pada  kelompok  balita  sebesar 13,8  %.  Di  lingkungan  keluarga  peran  ibu  sangat  dibutuhkan  dalam  perubahan perilaku   anak   balita   khususnya   dalam   pemilihan   jajanan.   Ibu   harus   memiliki pengetahuan lebih agar tidak salah dalam pemenuhan kebutuhan dan gizi anak. Maka dari itu dilakukannya edukasi gizi dengan metode emotional demonstration dalam pemilihan jajanan sehat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini telah dilaksanakan pada tanggal 02 Juni 2025 di Gampong Pukat Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie melibatkan para dosen, mahasiswa STIKes Medika Nurul Islam, petugas kesehatan dari puskesmas Pidie dan ibu ibu yang memiliki balita. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilaksanakan secara langsung di menasah setempat  yang meliputi pendidikan kesehatan tentang jajanan sehat untuk balita dan demontrasi metode emotional yaitu edukasi interaktif yang menggunakan permainan dan demonstrasi untuk menggugah emosi peserta, terutama ibu atau pengasuh, dalam memperbaiki perilaku terkait pemberian makan bayi dan anak (PMBA) sesuai tahap tumbuh kembang anak. Kegiatan pengabdian terlaksana dengan lancar, tertib dan sukses dibuktikan dengan keaktifan peserta saat kegiatan.  
Peningkatan Kesehatan Lanjut Usia Melalui Pelatihan Senam Kebugaran Lansia di Gampong Rambayan Lueng  Kecamatan Peukan Baro Kabupaten Pidie Risna Risna; Dian Devita; Sri Amalia
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-FEBRUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/djsear36

Abstract

Pembinaan kesehatan lanjut usia diharapkan akan menumbuhkan kemampuan lansia untuk mengatasi masalah kesehatan dengan upaya kesehatan paripurna dasar dan menyeluruh dibidang kesehatan usia lanjut yang meliputi peningkatan kesehatan, pencegahan, pengobatan dan pemulihan agar lansia dapat tetap sehat. Perubahan fisik lansia kian hari kian menurun, maka perlu dilakukan suatu kegiatan yang akan menggerakkan lansia untuk memiliki hidup yang lebih sehat, melalui program senam untuk lansia. Peningkatan kesehatan lansia melalui pelatihan senam kebugaran dilihat menjadi hal penting untuk dilakukan agar kesehatan lansia menjadi paripurna. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini telah dilaksanakan pada tanggal 01 Oktober 2025 di Gampong Rambayan Lueng Kecamatan Peukan Baro Kabupaten Pidie melibatkan peserta lansia sejumlah 30 orang, para dosen, mahasiswa STIKes Medika Nurul Islam, petugas kader kesehatan lansia dari desa. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilaksanakan secara langsung di lapangan dan kantor desa setempat yang meliputi pemeriksaan pernafasan dan nadi sebelum dan setelah melakukan aktivitas dengan mencatat identitasnya (nama, umur, jenis kelamin). Kegiatan ini terlaksana dengan lancar, tertib dan sukses, dibuktikan dengan keaktifan lansia dalam kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan pemeriksaan pernafasan dan nadi sebelum dan setelah senam menunjukkan 65 % dalam batas normal, walau ada  35 % lansia yang tidak menunnjukkan nilai normal karena berkurangnya kemampuan fisik lansia akibat kemunduran fungsi organ jantung dan paru-parunya, dan sebaiknya aktivitas fisik disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan fisik lanjut usia. 
Hubungan Pemenuhan Kebutuhan Spiritual Dengan Kualitas Hidup Lansia Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Pidie Risna Risna; Dian Devita; Sri Amalia
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/j5pq7k50

Abstract

Kualitas hidup pada lansia merupakan indikator penting yang mencerminkan kesejahteraan mereka secara keseluruhan, mencakup aspek fisik, psikologis, sosial, dan spiritual. Pemenuhan kebutuhan spiritual menjadi semakin penting bagi lansia, terutama yang menderita penyakit kronis seperti diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemenuhan kebutuhan spiritualitas dengan kualitas hidup lansia penderita Diabetes Melitus di Wilayah kerja Puskesmas Pidie Tahun 2025. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 246 orang, sedangkan sampel sebanyak 71 lansia dengan teknik accidental sampling. Hasil penelitian yang dilakukan dari tanggal 16 Oktober  sampai dengan 12 November 2025, mayoritas lansia memiliki pemenuhan spiritual cukup (41 orang, 57,7%), sedangkan 17 orang (23,9%) kurang, dan 13 orang (18,3%) baik, sebanyak 52 lansia (73,2%) merasa Diabetes Melitus tidak berpengaruh pada kualitas hidup mereka, sementara 19 orang (26,8%) merasakan dampaknya dan terdapat hubungan signifikan antara pemenuhan kebutuhan spiritual dan kualitas hidup lansia Diabetes Melitus. (P Value = 0,001 < α = 0,05). Disarankan kepada lansia untuk lebih aktif dalam kegiatan spiritual dan sosial yang dapat memberikan ketenangan batin serta meningkatkan kesejahteraan emosional, seperti mengikuti kajian keagamaan, doa bersama, atau aktivitas relaksasi yang sesuai dengan keyakinan masing-masing.