Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PELATIHAN RUANG TERBUKA HIJAU DENGAN PENANAMAN POHON PUCUK MERAH DI DESA PAYACUT KECAMATAN PEUSANGAN KABUPATEN BIREUEN Yayuk Kurnia Risna; Ridwan Iriadi; Cut Azizah; Zahrul Fuady; Nuraina
RAMBIDEUN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2023): Rambideun: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Al Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/pkm.v6i3.1867

Abstract

The environment is something that exists around life or organisms. A clean environment means no disease, less flooding, fresh, clean air, and so on. The increase in the number of building construction and the number of vehicles indirectly affects the increase in air temperature in the environment. This results in air pollution so that green open spaces are increasingly under pressure. One of the negative impacts of this is global warming and climate change. The way to reduce the effects of global warming and climate change is to increase number of trees through planting. This community service activity is green open space training by planting Red Shoot Trees in Payacut Village, District. Peusangan District. Bireuen. This activity aimed to reduce the causes of flooding, reduce air pollution, and create a green and healthy environment. Community service activities were carried out through 3 stages, namely preparation, implementation and reporting. The method of implementing activities was through lectures (question and answer) and demonstrations. The results of PKM activities were: 1) community understanding and awareness of the importance of protecting the environment, 2) increasing community motivation to care for the environment by participating in tree planting activities, and 3) creating a community that cares about greening the environment and a healthy environment through tree planting activities. This activity is carried out continuously by lecturers and students of the Master of Natural Resources and Environmental Management Study Program, Almuslim University Postgraduate Program.
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi dan Gangguan Menstruasi pada Remaja Putri Yuswita, Yuswita; Nuraina, Nuraina; Rahmah, Siti; Malia, Anna; Maysara, Cut Putri
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.3378

Abstract

Kesehatan menstruasi merupakan suatu hal yang sangat penting untuk dipahami oleh perempuan khususnya remaja. Jika seorang perempuan sudah memasuki masa pubertas maka salah satunya ditandai dengan datang nya menstruasi atau haid. Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2017, mengindikasikan 1 dari 5 remaja perempuan tidak pernah berdiskusi seputar menstruasi dengan orang dewasa sebelum mengalami menarche. Sebanyak 41% remaja perempuan memilih untuk merahasiakan bila sedang menstruasi guna menghindari rasa malu dan takut terhadap orang lain di sekolah. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah agar remaja putri memahami tentang kesehatan reproduksi dan gangguan menstruasi pada remaja putri. Peserta kegiatan ini adalah siswi (remaja putri) sejumlah 60 siswi. Metode yang digunakan dalam kegiatan penyuluhan ini adalah metode ceramah dan diskusi. Adapun media yang digunakan berupa powerpoint, leaflet dan video. Pelaksanaan kegiatan ini di evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Didapatkan hasil pengetahuan peserta sebelum (pretest) dilakukan penyuluhan mayoritas berada pada kategori cukup sejumlah 33 orang (55%). Sedangkan pengetahuan peserta sesudah (posttest) dilakukan penyuluhan berada pada kategori baik sejumlah 32 orang (53,3%).
Penyuluhan Persiapan Pranikah Menuju Kehamilan Sehat dan Bebas Stunting Liananiar, Liananiar; Nuraina, Nuraina; Rahmah, Siti; Yuswita, Yuswita; Akasah, Yusi Lutfia
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.3449

Abstract

Seorang ibu harus mengoptimalkan kesehatannya serta mengurangi risiko yang dapat mempengaruhi kesehatannya dimulai dari masa prakonsepsi. Kehamilan yang direncanakan dengan baik mulai dari masa prakonsepsi merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk pencegahan stunting. Persiapan pranikah menjadi penting untuk dilakukan, dimana pasangan calon pengantin dibekali dengan pengetahuan Kesehatan reproduksi, persiapan gizi pada masa prakonsepsi serta upaya pencegahan yang bisa dilakukan oleh pasangan calon pengantin sehingga pada saat anak lahir tidak terjadi stunting. Tujuan pelaksanaan kegiatan agar calon pengantin memahami tentang kesehatan reproduksi, persiapan kehamilan sehat dan upaya yang bisa dilakukan untuk pencegahan stunting. Metode yang digunakan dalam kegiatan penyuluhan ini adalah metode ceramah dan diskusi. Adapun media yang digunakan berupa powerpoint, leaflet dan video. Pelaksanaan kegiatan ini di evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Didapatkan hasil pengetahuan peserta sebelum (pretest) dilakukan penyuluhan mayoritas berada pada kategori cukup sejumlah 5 orang (41,67%). Sedangkan pengetahuan peserta sesudah (posttest) dilakukan penyuluhan berada pada kategori baik sejumlah 7 orang (58,33%).
Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil dalam Upaya Pencegahan Stunting Anna Malia; Farhati Farhati; Siti Rahmah; Dewi Maritalia; Nuraina Nuraina; Dewita Dewita
Jurnal Kebidanan Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Kebidanan Edisi Maret 2022
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v12i1.1015

Abstract

Stunting menunjukkan adanya masalah gizi yang kronis pada seorang anak. Hal tersebut bisa saja dipengaruhi oleh kondisi calon ibu, asupan gizi selama ibu hamil, hingga penyakit komplikasi yang menyertai selama balita. Dampak stunting yang paling dominan adalah terganggunya pertumbuhan fisik, kurangnya kemampuan kognitif, hingga lemahnya kekebalan tubuh seorang anak. Upaya penanggulangan stunting salah satunya adalah dengan mengoptimalkan periode kritis pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), meliputi masa kehamilan, masa menyusui, hingga anak berusia 23 bulan. Kelas ibu hamil merupakan salah satu sarana yang dapat dimanfaatkan untuk mencapai upaya tersebut. Melalui kelas ibu hamil dapat disampaikan edukasi dan informasi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan memperbaiki pemahaman ibu tentang stunting dan dampaknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan pelaksanaan kelas ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Peusangan. Metode penelitian ini adalah survei deskriptif dengan menggunakan total sampling sebanyak 23 responden yang terdiri dari bidan desa wilayah kerja Puskesmas Peusangan Kabupaten Bireuen. Hasil dari penelitian ini yaitu pelaksanaan kelas ibu hamil telah rutin dilaksanakan (100%) oleh bidan desa, materi tentang stunting (69,9%) ada pada kelas ibu hamil. Kader pelaksana kelas ibu hamil terdiri 95,7% adalah kader posyandu, jumlah kader posyandu yang pernah mengikuti pelatihan kelas ibu hamil sebanyak 30,1%. Seluruh responden setuju (100%) bahwa adanya manfaat pelaksanaan kelas ibu hamil dalam pencegahan stunting.
PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP DAMPAK KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) BAGI KESEHATAN MENTAL ANAK Yuswita, Yuswita; Liananiar, Liananiar; Nuraina, Nuaraina; Hanum, Zulfa; Saskia, Putri Wildatul; Ernida, Yulia
RAMBIDEUN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Rambideun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Al Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/pkm.v7i2.2766

Abstract

This community service activity examined the impact of domestic violence on children's mental health. The background includes an increase in the incidence of domestic violence and it is important for families to understand the impact on children's mental health. Domestic violence is an action committed by a person or several individuals against another person. These actions result in physical, sexual and psychological pain, risk of exclusion, coercion, and even death in the household. This community service activity aimed to identify the effects of domestic violence on children's mental health. The method of implementing activities was through seminars and discussions held in Blang Asan Village and attended by the local community. The results of implementing this PKM activity showed that domestic violence can cause trauma, fear and insecurity, lack of self-confidence, behavioral problems, difficulty forming relationships, and can imitate violent behavior. Therefore, love in the form of protection and attention must be given to children affected by domestic violence to support children's mental health.