Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

KAJIAN ARSITEKTUR HIBRID TRADISIONAL DAN FUTURISTIK PADA GEDUNG REKTORAT UNIVERSITAS TANJUNG PURA rafi naufalamas; Lutfi Prayogi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol. 6 No. 2 (2022): Purwarupa Vol 6 No 2 September 2022
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/purwarupa.6.2.39-44

Abstract

Ide Arsitektur kontemporer terlahir pada era pasca modern sekitar tahun 1940 yang menjadi konsep dasar dari sebuah karya arsitektur.  ilmu arsitektur kontemporer memiliki tiga cabang yang terdiri dari arsitektur logis, arsitektur hibrid, dan arsitektur metafora. Arsitektur hibrid sendiri memliki makna pencampuran antar dua konsep yang berbeda atau berlawanan kutub yang menghasilkan sebuah konsep yang baru. Arsitektur hibrid memiliki metode yang berbeda diantara nya persilangan, pencampuran dan penggabungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode arsitektur hibrid dengan konsep tradisional dan futuristik pada bangunan pendidikan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, yaitu dengan mengamati fenomena secara lebih rinci tentang suatu keadaan. Penelitian ini akan menganalisis metode aritektur hibrid pada studi kasus gedug rektorat tanjung pura. Ditemukan bahwa pada kasus Gedung rektorat Tanjung pura menerapkan metode arsitektur hibrid pencampuran pada eksterior yang merupakanarsitektur hibrid  percampuran sedangkan pada interior menerapkan arsitektur hibrid persilangan.
KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR FUTURISTIK PADA GEDUNG C UNIVERSITAS MULTIMEDIA NUSANTARA alfaridzi setiawan; Lutfi Prayogi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol. 9 No. 02 (2025): Purwarupa Vol 9 No 2 September 2025
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK.Ilmu Arsitektur merupakan sebuah landasan yang digunakan sebelum merancang sebuah bangunan.  Dalam sebuah ilmu arsitektur mempelajari tentang konsep, sebuah konsep dibutuhkan dalam merancang sebuah bangunan, dengan  memikirkan konsep mempermudah dalam merancang suatu bangunan yang di inginkan. Arsitektur futuristik merupakan salah satu konsep  ilmu arsitektur. Arsitektur futuristik merupakan sebuah konsep yang menghubungkan dengan masa depan, merupakan konsep yang tepat untuk merancang bangunan berdasarkan perkembangan teknologi. Konsep-konsep tersebut cocok  diterapkan pada institusi pendidikan, khususnya perguruan tinggi, karena sama-sama berorientasi pada masa depan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana konsep arsitektur futuristik dapat diterapkan pada fasilitas pendidikan. Kesimpulan yang didapat pada penelitian ini adalah penerapan arsitektur futuristik pada gedung C Universitas Multimedia Nusantara. Kata Kunci: Arsitektur Futuristik, Bangunan pendidikan, Penerapan konsep.ABSTRACT. Architecture is a foundation that is used before designing a building.  In a science of architecture learn about the concept, a concept is needed in designing a building, by thinking about the concept makes it easier to design a building that is desired. Futuristic architecture is one of the concepts of architecture. Futuristic architecture is a concept that connects with the future, is the right concept to design buildings based on technological developments. These concepts are suitable to be applied to educational institutions, especially universities, because they are both future-oriented. The purpose of this research is to understand how the concept of futuristic architecture can be applied to educational facilities. The conclusion of this research is the application of futuristic architecture to building C of Multimedia Nusantara University. Keywords: Futuristic Architecture, Educational building, Application of concept. 
KAJIAN ARSITEKTUR UNIVERSAL PADA BANGUNAN PENDIDIKAN ISLAM: MENERAPKAN PRINSIP INKLUSIF NURUL FIKRI BOARDING SCHOOL Abdur rauf desart; Lutfi Prayogi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol. 9 No. 02 (2025): Purwarupa Vol 9 No 2 September 2025
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini mengeksplorasi penerapan konsep arsitektur universal dalam bangunan pendidikan Islam dengan fokus pada prinsip-prinsipnya. Konsep arsitektur universal didefinisikan sebagai desain inklusif yang mempertimbangkan keberagaman individu. Rumusan masalah mencakup pertanyaan tentang definisi arsitektur universal, karakteristik bangunan pendidikan Islam, dan cara menerapkan konsep tersebut, Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan studi kasus terhadap bangunan pendidikan Islam: Nurul Fikri Boarding School Analisis dilakukan dengan membandingkan prinsip-prinsip arsitektur universal yang dijabarkan dalam literatur dengan implementasinya dalam studi kasus ketiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bangunan pendidikan Islam telah berhasil menerapkan prinsip-prinsip arsitektur universal, seperti aksesibilitas, kemudahan, toleransi kesalahan, akses mudah, dan keamanan untuk semua. Bangunan tersebut memiliki desain yang memperhatikan kebutuhan semua individu, termasuk mereka dengan kebutuhan khusus, menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif dan aman, Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa arsitektur universal dapat terintegrasi dengan baik dalam konteks bangunan pendidikan Islam, memberikan kontribusi pada penciptaan lingkungan yang mendukung keberagaman dan keamanan bagi semua pengguna Abstract. This research explores the application of the concept of universal architecture in Islamic educational buildings with a focus on its principles. Universal architecture is defined as inclusive design that considers the diversity of individuals. The research problem includes questions about the definition of universal architecture, the characteristics of Islamic educational buildings, and how to apply these concepts. The research method used is qualitative descriptive with a case study approach on the Nurul Fikri Boarding School. The analysis is conducted by comparing the principles of universal architecture outlined in the literature with their implementation in the three case studies.The results of the research show that Islamic educational buildings have successfully implemented the principles of universal architecture, such as accessibility, simplicity, error tolerance, easy access, and security for all. These buildings have designs that consider the needs of all individuals, including those with special needs, creating an inclusive and safe learning environment. The conclusion of this research is that universal architecture can be well integrated into the context of Islamic educational buildings, contributing to the creation of an environment that supports diversity and security for all users.  
Pengaruh Aktivitas Wisata Danau Laut Tawar Terhadap Kawasan Sekitarnya Dedi Hantono; Ari Widyati Purwantiasning; Lutfi Prayogi; Ulinata Ulinata; Izzat Fadhlur Rahman; Ilham Pane
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol. 10 No. 01 (2026): Purwarupa Vol 10 No 1 Maret 2026
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Kota Takengon terletak di dataran tinggi Gayo dan merupakan ibukota Kabupaten Aceh Tengah. Kota ini terbentuk di sebelah barat Danau Laut Tawar yang merupakan objek wisata sehingga memiliki daya tarik untuk dikunjungi dan berpotensi menjadi identitas kota tersebut. Aktivitas wisata dan ruang kota saling memberi hubungan timbal balik  yang menuntut kebutuhan dari aktvitas wisata tersebut. Trancik menjelaskan space (ruang) akan berubah menjadi place (tempat) jika mempunyai arti bagi lingkungan yang berasal dari budaya daerahnya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh aktivitas wisata danau Laut Tawar terhadap tata ruang kota Takengon. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan studi literatur dan observasi sebagai metode pengumpulan data. Kesimpulan dari penelitian ini adalah aktivitas wisata di danau Laut Tawar memengaruhi tata ruang kota dalam bentuk akomodasi yang ditemui di tepi danau maupun di area permukiman sekitarnya. Kata Kunci: Wisata, Takengon, Danau Laut Tawar, Ruang Kota   ABSTRACT. Takengon City is located in the Gayo Highlands and is the capital of Central Aceh Regency. The city was formed to the west of Lake Laut Tawar, a tourist attraction, making it a popular destination and potentially a key city identity. Tourism activities and urban space provide a reciprocal relationship, necessitating the needs of these activities. Trancik explains that space becomes a place if it has meaning for the environment, stemming from the local culture. This study aims to understand the influence of tourism activities at Lake Laut Tawar on the urban planning of Takengon. The method used in this study is a descriptive qualitative method, with literature review and observation as data collection methods. The conclusion of this study is that tourism activities at Lake Laut Tawar influence urban planning in the form of accommodations found on the lakeshore and in the surrounding residential areas. Keywords: Tourism, Takengon, Lake Laut Tawar, Urban Space