Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PERHITUNGAN PULLY SISTEM TRANSMISI MESIN PENCACAH KERTAS Adin; Miftachul Hadi, Yodhi; Jundi Fadhilah, Suara; Romadhoni, Ammar; Aristo Juno
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Pamulang Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

suatu komponen alat yang berfungsi untuk menggerakan suatu alat sehingga alat tersebut bisa bekerja atau digunakan. Dalam pembahasan transmisi kali ini ada beberapa tipe-tipe utama dari elemen-elemen daya yang fleksibel, yaitu transmisi rantai dan sproket, sabuk (v-belt) dan puli (pulley). Daya yang dhasilkan oleh motor listrik, namun motor ini lazimnya beroperasi pada putaran yang terlalu tinggi dan meneruskan torsi yang terlalu kecil sehingga tidak dapat ditetepkan pada sistem transmisi terakhirHasil dari analisa dan perhitungan sistem transmisi untuk mesin pencacah kertas digunakan daya motor listrik 1 hp dipakai sistem transmisi v-belt dan pulley dengan putaran mesin 1500 rpm untuk menggerakkan pulley dengan putaran 312,5 rpm diameter pulley penggerak 100 mm, diameter pulley yang digerakan 480 mm, bahan yang digunakan menggunakan bahan besi baja st 37 dan alumunim 6061. Transmisi pada pulley mesin pencacah kertas di desain dengan software solidworks kemudian disimulasikan meggunakan software ansys dengan tujuan menganalisis data. Daya yang dibutuhkan sebesar 1 HP, maka digunakan motor listrik dengan daya 1 HP dan putaran mesin sebesar 1500 rpm agar didapatkan putaran pada poros penggerak sebesar 312,5 rpm sehingga sesuai dengan kapasitas produksi. Kata kunci : motor listrik, Pully, Poros, Daya
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DALAM PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK SEBAGAI BAHAN BAKU PAVING BLOCK RAMAH LINGKUNGAN DI POSYANTEK KOTA SERANG Mayang Dika Ridwan, Sandra; Adin; Delviani Putri, Regina; Ubaidillah; Akbar Hidayatullah, Muhammad
Tensile : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2024): November 2024
Publisher : Teknik Mesin ,Universitas Pamulang Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia, peningkatan jumlah limbah plastik yang tidak terkelola dengan baik telah menjadi permasalahan lingkungan serius. Plastik membutuhkan waktu lama untuk terurai dan memberikan dampak negatif bagi ekosistem dan kesehatan manusia. Dalam upaya mengatasi permasalahan ini, penelitian ini mengusulkan solusi melalui pemanfaatan limbah plastik sebagai bahan baku paving block ramah lingkungan. Kota Serang, sebagai wilayah kajian, memiliki tantangan dalam pengelolaan limbah plastik di masyarakat desa, yang kurang memiliki akses teknologi daur ulang. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan dalam memanfaatkan limbah plastik menjadi paving block. Dengan kolaborasi Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) Kota Serang, kegiatan ini diharapkan meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan limbah, sekaligus menciptakan peluang usaha baru yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan lokal secara berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam program ini mencakup tahap-tahap pelatihan, praktik langsung, serta evaluasi terhadap hasil produksi paving block berbasis limbah plastik. Manfaat program meliputi peningkatan keterampilan masyarakat dalam daur ulang, pengurangan jumlah limbah plastik yang mencemari lingkungan, serta peningkatan ekonomi lokal. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui teknologi tepat guna dapat menjadi solusi yang efektif dan berkelanjutan dalam mengatasi masalah lingkungan serta mendukung pembangunan ekonomi di tingkat desa. Kata Kunci : Limbah plastik, paving block, pengabdian masyarakat, teknologi tepat guna
SOSIALISASI DAN PELATIHAN LAS MIG UNTUK PENGELASAN BESI DENGAN KETEBALAN DIBAWAH 1MM BAGI SISWA SMKN 1 CIRUAS KABUPATEN SERANG BANTEN Adin; Dika Ridwan, Sandra Mayang; Ali Gunawan, Bambang; Rizkon Mauladi, Agil; Bastian, Ilham
Tensile : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Teknik Mesin ,Universitas Pamulang Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tensile.v3i2.51379

Abstract

Perkembangan teknologi pengelasan terus mengalami kemajuan, mulai dari sistem manual hingga otomatis dan robotik, yang memberikan dampak besar bagi industri konstruksi, otomotif, dan perkapalan. Salah satu metode pengelasan yang umum digunakan dalam industri, khususnya untuk material tahan karat, adalah MIG (Metal Inert Gas) welding. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat, khususnya siswa SMKN 1 Ciruas, mengenai pengelasan besi holo dengan ketebalan di bawah 1 mm menggunakan las MIG. Umumnya, masyarakat masih menggunakan metode SMAW dengan ampere kecil, namun hasilnya kurang maksimal dari segi kekuatan dan kerapihan.Pengelasan MIG efektif untuk menyambung logam sejenis maupun berbeda dan digunakan di berbagai industri seperti pipa minyak, perkapalan, dan bangunan. Kualitas hasil las sangat dipengaruhi oleh sudut kampuh, posisi, elektroda, jenis las, polaritas listrik, dan pergerakan elektroda. Permasalahan umum dalam proses MIG adalah terjadinya distorsi sudut dan penetrasi berlebih. Dengan pendekatan Response Surface Methodology dan optimasi non-linear programming, diperoleh model empiris dan parameter optimal: panjang pelat 355,75 mm, arus 30 A, dan kecepatan pengelasan 30 cm/menit. Hasil optimasi menunjukkan distorsi sudut minimum 0,139 radian dan kedalaman penetrasi 2,77 mm, memberikan kualitas las yang lebih baik dan presisi. Kata Kunci : Pengelasan MIG, besi holo, optimasi proses, SMAW
OPTIMALISASI PENYAMBUNGAN GUNA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN MENURUNKAN REJECT Adin; Muhammad Yodha Mancayo; Muhamad Lutfy Assidiq; Munfariz Fahmi; Muhammad Firdaus Hidayat
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 2 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Pamulang Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/strg.v2i3.52319

Abstract

Proses penyambungan merupakan salah satu tahapan penting dalam lini produksi yang secara langsung memengaruhi kualitas produk akhir. Dalam praktiknya, ketidaksesuaian proses penyambungan seringkali menjadi penyebab utama tingginya angka reject, khususnya di area treating. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang terjadi dalam proses penyambungan dan mengusulkan langkah-langkah optimalisasi guna meningkatkan produktivitas serta menurunkan tingkat reject. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung, analisis data produksi, serta wawancara dengan operator dan tim teknis. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyebab utama reject berasal dari parameter mesin yang kurang tepat, ketidakkonsistenan prosedur kerja, dan kurangnya pelatihan operator. Melalui perbaikan prosedur standar operasi (SOP), pengaturan ulang parameter mesin, serta pelatihan keterampilan teknis, terjadi penurunan angka reject sebesar 20% dan peningkatan produktivitas sebesar 30%. Temuan ini menunjukkan bahwa optimalisasi proses penyambungan memiliki pengaruh signifikan terhadap efisiensi dan efektivitas proses produksi di area treating.
PELATIHAN PEMILAHAN SAMPAH ORGANIK DAN ANORGANIK BAGI WARGA KAMPUNG PASIR DANGDOR DESA SAMBILAWANG Adin; Ahya Hidayat; Yohan; Dudung Abdul Matin; Subardi
Tensile : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Teknik Mesin ,Universitas Pamulang Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tensile.v4i1.54375

Abstract

Permasalahan sampah masih menjadi tantangan besar di berbagai wilayah. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya volume sampah. Melalui pelatihan pemilahan sampah organik dan anorganik bagi warga Kampung Pasir Dangdor, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menerapkan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Pelatihan dilakukan melalui penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung di lapangan. Hasilnya, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman dan mulai menerapkan pemilahan sampah di rumah, bahkan mengolah sampah organik menjadi kompos serta mengumpulkan sampah anorganik untuk dijual ke bank sampah. Kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran kolektif dan terbentuknya kelompok peduli lingkungan di tingkat RT. Secara keseluruhan, pelatihan ini berdampak positif terhadap pengurangan volume sampah dan peningkatan kualitas lingkungan.
ANALISIS TEGANGAN DAN REGANGAN PADA MATA PISAU MESIN PENCACAH KERTAS MENGGUNAKAN SIMULASI SOLIDWORKS Adin; Joni Arif; Resa Hardianto; Muhammad Ammar Habibie Robbani; Muhammad Iqbal Yasin
Strength : Jurnal Penelitian Teknik Mesin Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/strg.v3i1.54323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan struktur mata pisau pada mesin pencacah kertas skala rumah tangga menggunakan metode simulasi berbasis elemen hingga (Finite Element Method/FEM). Komponen utama yang dianalisis adalah mata pisau pencacah, yang berperan penting dalam proses penghancuran limbah kertas. Untuk mensimulasikan kondisi kerja aktual, dilakukan pembebanan statis sebesar 10 kg, 20 kg, dan 30 kg pada permukaan mata pisau.Proses pemodelan dan simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak SolidWorks untuk mengetahui distribusi tegangan Von Mises dan deformasi maksimum yang terjadi pada mata pisau. Material yang digunakan dalam simulasi adalah baja SKD11, yang dikenal memiliki kekuatan tinggi dan ketahanan terhadap aus. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada ketiga variasi beban tersebut, nilai tegangan yang terjadi masih berada di bawah batas elastis material. Artinya, desain mata pisau masih tergolong aman untuk digunakan dalam kondisi operasional dengan beban maksimum 30 kg.Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa desain mata pisau mesin pencacah kertas mampu menahan beban operasional hingga 30 kg tanpa mengalami kegagalan struktural. Rekomendasi dari penelitian ini adalah untuk mempertimbangkan efisiensi desain dan material agar dapat menekan biaya produksi serta meningkatkan umur pakai komponen.
Rancang bangun prototype pnuematik untuk pengecekan tebal material Adin; Saputra, Alfian
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol 21 No 1 (2026): April
Publisher : BKS-TM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71452/jtmi2112026108

Abstract

Materials are crucial raw materials in the industrial world, both in terms of capacity, for both large and small industries. Over time, and with increasing competition, inspections are inextricably linked. Inspections require tools to simplify and increase measurement accuracy during operator operations. Automated systems utilizing pneumatics for inspection are increasingly used in the industrial world because they utilize readily available air. Tool design requires analysis, planning, and calculations of the required main components. The results of the planning process determine the pneumatic size based on the maximum load force and air pressure used, and can then determine the compressor power. In addition, pneumatic systems can be combined with conveyor systems, where the main conveyor design includes motor power, belt type, and roller shaft size, along with calculations for torque, speed, torsional moment, and bending moment.