Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Al-Fath

Peran dan Tanggung Jawab Manusia dalam al-Qur’an Khairullah Khairullah
Al-Fath Vol 5 No 1 (2011): Juni 2011
Publisher : Department of Ilmu al-Qur'an dan Tafsir, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/alfath.v5i1.3253

Abstract

Secara garis besar, peran dan tanggungjawab manusia dapat dibagi kepada tiga peran utama. Pertama, Manusia sebagai hamba Allah SWT. Barometer peran ini adalah Tauhid. Kedua, Manusia sebagai makhluk sosial. Barometer peran ini adalah sikap egalitarianisme, tolong menolong, dan toleransi. Ketiga, peran sebagai khalifah fil-ardl yang merupakan pengejawantahan dari peran profetik manusia. Untuk menjalankan kedua peran di atas bukanlah hal yang mudah. Untuk itu Allah membekali manusia dengan potensi. Dengan bekal potensi itu manusia bersedia menerima amanat tersebut, sehingga memungkin-kannya mampu mengemban amanat itu. Lebih jaun lagi, potensi yang dimaksud bukan saja potensi untuk dapat menunaikan amanat tersebut, tetapi potensi yang dapat menunaikan amanat dengan baik dan bertanggungjawab. Potensi itu diwujudkan melalui pemahaman serta penguasaan terhadap hukum-hukum kebenaran yang terkandung dalam ciptaan-Nya, kemudian menyusun konsep-konsep serta melakukan rekayasa untuk membentuk wujud baru dalam alam kebudayaan untuk kemaslahatan umat manusia.