Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS NILAI RELIGIUS DALAM NOVEL ANTARA CINTA DAN RIDHA UMMI KARYA ASMA NADIA DAN RENCANA PELAKSANAANNYA PEMBELAJARANNYA DI SMA Iska Wahyu Putri Utami; Sukirno Sukirno; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.987 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan skripsi ini adalah mendeskripsikan Unsur Intrinsik,  aspek-aspek religius, rencana pelaksanaan pembelajaran novel Antara Cinta dan Ridha Ummi Karya Asma Nadia di SMA tentang nilai religius yang terdapat dalam karya fiksi novel Antara Cinta dan Ridha Ummi Karya Asma Nadia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber penelitian adalah novel Antara Cinta dan Ridha Ummi Karya Asma Nadia. Objek penelitian adalah nilai religius novelAntara Cinta dan Ridha Ummi karya Asma Nadia. Fokus penelitian pada unsur intrinsik dan aspek-aspek nilai  religius novel. Teknik pengumpulan data penulis menggunakan teknik pustaka, teknik baca dan teknik catat. Insrumen penelitian adalah peneliti di bantu kartu pencatat data. Teknik analisis data penulis memilih teknik analisis isi.Teknik validitas data penulis menggunakan triangulasi teori .Teknik penyajian hasil analisis data digunakan teknik informal. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik novel Antara Cinta dan Ridha Ummi Karya Asma Nadia  terdiri dari: (a) tema kesabaran dan keikhlasan seorang wanita dalam menghadapi cobaan hidup, (b) alur campuran, , (c) tokoh dan penokohan dibagi atas tokoh utama, yaitu Ummi dan tokoh tambahan, antara lain: Zubaidah, Aisyah, Zarika, Zainal, Zidan, Ziah, Umar dan Abah, (d) latar terdiri dari: latar tempat meliputi: Masjid, pelataran salon, kamar, Jakarta, kos, kafe dan rumah sakit; latar waktu antara lain: Pagi, sore, dini hari, dan siang; latar sosial antara lain; Keusuksesan Usaha, perbincangan warga, dan dakwah. (2) aspek nilai religius antara lain (a) hubungan manusia denga Tuhan, (b) hubungan manusia dengan manusia dengan manusia, (c) hubungan manusia dengan diri sendiri,(d) hubungan manusia dengan alam sekitar; (3) rencana pelaksanaan pembelajaran dilakukandengan menggunakan acuan kurikulum 2013, KD 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel. Metode pembelajaran diskusi dengan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading And  Composition(CIRC). Penilaian yang digunakan dengan metode tes tertulis.   Kata kunci : unsur intrinsik, nilai religius, rencana pelaksanaan pembelajaran.
ANALISIS NILAI SOSIOLOGI SASTRA NOVEL HUJAN BULAN JUNI KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DENGAN METODE KOOPERATIF PADA SISWA KELAS XII SMA Lia Rosdiana; Sukirno Sukirno; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 6, No 53 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.502 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik, (2) aspek sosiologi sastra, dan (3) rencana pelaksanaan pembelajaran dengan metode kooperatif di kelas XII SMA. Subjek penelitian ini berupa novel Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono. Objek penelitian yang diteliti adalah aspek-aspek sosiologi sastra. Fokus penelitian ini adalah aspek-aspek sosiologi sastra dan rencana pelaksanaan pembelajarannya dengan metode kooperatif di kelas XII SMA. Dalam pengumpulan data digunakan teknik pustaka. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Dalam penyajian hasil analisis data digunakan teknik penyajian informal. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik meliputi: (a) tema: hubungan sepasang kekasih yang terhalang karena perbedaan, (b) tokoh utama: Sarwono dan Pingkan, tokoh tambahan: bu Pelenkahu, Toar, Tante Heny, Ayah Sarwono, dan Ibu Sarwono, (c) alur: campuran, (d) latar terdiri dari: latar waktu meliputi: pagi, siang, sore, malam, bulan Juni; latar tempat antara lain: Yogyakarta, Menado, Jakarta, Kampus UI, Hotel, Solo, Keraton Kasunanan, Mesjid Gedhe, Rumah Pingkan, Mall, Bandara, Kyoto, Rumah Sakit; latar sosial: keyakinan dan keakraban masyarakat Jawa dengan masyarakat Menado, (d) sudut pandang: orang ketiga serba tahu; (2) aspek sosiologi sastra meliputi: (a) aspek kekerabatan terdiri dari: kekerabatan dan rasa peduli terhadap sahabat, dan kekerabatan orang tua dengan anaknya, (b) aspek pendidikan meliputi: pendidikan formal di perguruan tinggi yang didapatkan oleh Sarwono, Pingkan, dan Toar, (c) aspek perekonomian meliputi: Sarwono dan keluarganya tergolongan ekonomi menengah ke bawah, dan kerja keras seorang anak demi membantu perekonomian keluarganya, (d) aspek cinta kasih antara lain: cinta kasih orang tua kepada anaknya, dan cinta kasih antara Pingkan dengan Sarwono, (e) aspek moral terdiri dari: bekerja keras untuk mencapai cita-cita, bertanggung jawab dalam bekerja, bersyukur, rajin dan taat beribadah; (3) rencana pelaksanaan pembelajaran dengan metode kooperatif di kelas XII SMA dilaksanakan menggunakan kurikulum 2013. Kompetensi dasar yang digunakan yaitu 3.9 Menganalisis isi dan kebahasaan novel. Metode pembelajaran yang digunakan adalah metode kooperatif. Langkah-langkah pembelajaran terdiri dari: (a) kegiatan awal; (b) kegiatan inti meliputi: mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok-kelompok belajar, membimbing kelompok bekerja dan belajar, dan presentasi kelas; (c) kegiatan akhir.   Kata kunci: aspek-aspek sosiologi sastra, novel, rencana pelaksanaan pembelajaran.
NILAI RELIGI NOVEL SEBENING SYAHADAT KARYA DIVA SINAR REMBULAN DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA Noviana Tri Astuti; Sukirno Sukirno; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.259 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Sebening Syahadat Karya Diva Sinar Rembulan; (2) nilai religi novel Sebening Syahadat Karya Diva Sinar Rembulan yang meliputi nilai akidah, akhlak, dan syariah; (3) rencana pelaksanaan pembelajaran Novel Sebening Syahadat Karya Diva Sinar Rembulan di Kelas XII SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah nilai religi dalam novel Sebening Syahadat Karya Diva Sinar Rembulan, dengan fokus nilai religi mengenai nilai akidah, akhlak, dan syariah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik  pustaka dan teknik catat. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri, kartu pencatat data, dan alat tulis. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik novel Sebening Syahadat Karya Diva Sinar Rembulan meliputi: (a) tema mayor: percintaan seseorang yang berbeda agama, tema minor: keikhlasan, kerinduan, dan kejujuran, (b) alur: maju, (c) tokoh utama: Sam berwatak emosional, penolong, dan setia kawan, tokoh tambahan: Haba, Baskoro, tante Sindy, Ali, Sandy, (d) latar tempat meliputi: kamar, sekolah, masjid, dan halte bus, latar waktu meliputi: dini hari, pagi hari, malam hari, dan  siang hari, latar sosial dalam novel ini yaitu dari kelas menengah ke atas, (e) sudut pandang: orang ketiga mahatahu; (2) nilai religi novel Sebening Syahadat Karya Diva Sinar Rembulan meliputi: (a) nilai akidah:  iman kepada Allah, iman kepada nabi/rasul, iman kepada kitab Allah; (b) nilai akhlak: suka menolong, memaafkan, bersyukur, dan toleransi; (c) nilai syariah: sholat, berdoa, zikir, membaca Al-Qur’an; (3) rencana pelaksanaan pembelajaran novel di kelas XII SMA dengan materi nilai religi novel Sebening Syahadat karya Diva Sinar Rembulan pada pembelajaran sastra berdasarkan kurikulum 2013 dengan KD menganalisis isi dan kebahasaan novel, siswa melakukan kegiatan sebagai berikut; kegiatan pendahuluan; kegiatan inti yang  meliputi mengidentifikasi topik, merencanakan tugas-tugas belajar, melaksanakan investigasi, menyiapkan laporan akhir, dan mempresentasikan hasil laporan; penutup. Model pembelajaran yang digunakan adalah investigasi kelompok (group investigation) dan metode diskusi, tanya jawab, dan pemberian tugas.   Kata Kunci: nilai religi, novel, dan rencana  pelaksanaan pembelajaran  
ANALISIS NILAI MORAL NOVEL REMBULAN DI LANGIT KONSTANTINOPEL KARYA EL SALMAN AYASHI RZ DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DENGAN METODE COOPERATIVE LEARNING DI SMK Afan Nurfatah; Sukirno Sukirno; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik; (2) unsur kebahasaan; (3) nilai moral; (4) rencana pelaksanaan pembelajaranObjek penelitian ini adalah novel Rembulan di Langit Konstantinopel Karya Salman Ayashi Rz. Fokus penelitian ini berupa nilai moral novel Rembulan di Langit Konstantinopel Karya El Salman Ayashi Rz serta rencana pelaksanaan pembelajarannya di kelas XII SMK. Sumber data berupa novel dan kutipan tokoh. Instrumen penelitian ini peneliti sendiri dengan bantuan kartu pencatat data. Pengumpulan data ini dilakukan dengan teknik pustaka. Dalam analisis data ini digunakan analisis isi. Hasil analisis disajikan dengan teknik penyajian informal. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik novel: (a) tokoh utama: Yusuf ( emosional, pemabuk, religius, bijaksana, dan saleh); tokoh tambahan: Aziz, Nazmah, Haidar, Kajong, Anas, Pak Ibrahim, Ahmad; (b) alur: alur maju, (c) latar: latar tempat: rumah Ridwan Hasan Ali, kamar, flat dan Turki; latar waktu: pagi hari dan malam hari; latar sosial: keagamaan; (2) unsur kebahasaan dalam novel Rembulan di Langit Konstantinopel Karya El Salman Ayashi Rz, yaitu: (a) majas: simile, personifikasi, dan hiperbola, (b) ungkapan, dan (c) peribahasa: perumpamaan; (3) aspek  nilai moral dalam novel Rembulan di Langit Konstantinopel Karya El Salman Ayashi Rz mencakup empat aspek, yaitu: (a) hubungan manusia dengan Tuhan: bersyukur, berdoa, beribadah, ikhlas, jihad, upaya dan usaha, taubat, (b) hubungan manusia dengan manusia lain: persahabatan, tolong-menolong, perduli dengan orang lain, memberi nasihat, dan kasih sayang dalam keluarga, (c) hubungan manusia dengan diri sendiri: eksistensi diri, rindu, sedih, dan tidak mudah menyerah, (d) hubungan manusia dengan alam: memuji keindahan alam; (4) rencana pelaksanaan pembelajaran novel disesuaikan dengan kompetensi dasar 3.9 menganalisi isi dan kebahasaan novel. Metode yang digunakan adalah metode cooperative learning.Kata kunci :nilai moral, novel, rencana pelaksanaan pembelajaran cooperative learning\  
ANALISIS SASTRA FEMINIS TOKOH UTAMA DALAM NOVEL AKULAH ISTRI TERORIS KARYA ABIDAH EL KHALIEQY DAN RENCANA PEMBELAJARANNYA DI SMA Wiwit Apriliani Sholekhah; Sukirno Sukirno; Joko Purwanto
SURYA BAHTERA Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.8 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan untuk mendeskripsikan; (1) unsur intrinsik,  (2) analisis sastra feminis tokoh utama, (3) rencana pembelajaran novel. Fokus penelitian ini, yaitu: unsur intrinsik (tema, tokoH, penokohan, latar, alur,dan amanat), analisis sastra feminis tokoh utama berupa analisi feminis marxis, dan rencana pembelajarannya di kelas XII SMA. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka, baca, dan catat.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: (1) unsur intrinsik novel meliputi (a) tema: wanita yang tertindas; (b) tokoh dan penokohan, tokoh utama: Ayu(sabar); tokoh tambahan: Ardianto (alim), Bahrul (ramah); (c) latar: waktu:pagi, sore, malam, tempat: masjid, TK, rumah, sosial:islam, tradisi seratus hari, bersikap baik; (d)alur:maju, alur menurut urutan peristiwa:penyituasian, pemunculan konflik, peningkatan konflik, klimaks, penyelesaian, alur menurut cara mengakhiri cerita: terbuka; (e) amanat: bersikap terbuka,menerima kritikan, perangi orang kafir dengan ilmu, terapkan sopan santun dimana pun; (2) analisis sastra feminis tokoh utama berupa:di sebut sebagai istri teroris, penampilan Ayu yang bercadar, difitnah memiliki hubungan gelap dengan Bahrul, dituduh sebagai dalang kematian suaminya; dan (3) rencana pelaksanaan pembelajarannya di kelas XII SMA digunakan metode diskusi, tanya jawab, dan penugasan. Evaluasi yang digunakan dalam pembelajaran ini yaitu tertulis dengan menggunakan tes esai dan lisan.   Kata kunci: unsur intrinsik, feminis sastra, dan novel Akulah Istri Teroris.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PUISI DENGAN METODE AMATI, TIRU, DAN MODIFIKASI (ATM) PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 26 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2017 Dina Eka Fitriana; Sukirno Sukirno; Khabib Sholeh
SURYA BAHTERA Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.994 KB)

Abstract

Abstrak: tujuan penelitianiniadalah untuk mendeskripsikan: (1) pembelajaran membaca puisi dengan metode amati, tiru, dan modifikasi (ATM) pada siswa kelas VII SMP Negeri 26 Purworejo; (2) pengaruh  metode amati, tiru, dan modifikasi (ATM) terhadap sikap dan minat siswa kelas VII SMP Negeri 26Purworejo; (3) peningkatan keterampilan membaca puisi menggunakan metode amati, tiru, dan modifikasi (ATM) siswa kelas VII SMP Negeri 26 Purworejo. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 26 Purworejo Tahun Pelajaran 2017sebanyak 32 siswa. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Pada tiap siklus melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan nontes. Tenik tes berupa tes membaca puisi, sedangkan teknik nontes berupa angket, lembar observasi, jurnal, dan dokumentasi foto. Dalam analisis data digunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Dalam penelitian ini, teknik penyajian analisis data yang digunakan adalah teknik deduksi dan induksi. (1) langkah-langkah pembelajaran membaca puisi menggunakan metode amati, tiru, dan modifikasi (ATM) yaitu (a) Guru menampilkan contoh video pembacaan puisi,  (b) Siswa memperhatiakan dan mengamati contoh video pembacaan puisi tentang keindahan alam, (c) Siswa mengidentifikasi intonasi, volume suara, mimik dan kinesik dari video pembacaan puisi, (d) guru mengarahkan siswa agar mampu menampilkan ciri khasnya dalam membaca puisi (e) Guru menyuruh siswa untuk membacakan puisi yang telah diamati dalam sebuah video dan menirukan dengan ciri khas mereka masing-masing yang telah dimodifikasi; (2) pembelajaran dengan metode amati, tiru, dan modifikasi (ATM) mampu meningkatkan sikap dan minat siswa dalam pembelajaran dilihat dari hasil pengamatan. Pada prasiklus dan siklus I cukup, dan pada siklus II meningkat menjadi baik. Pada prasiklus, keaktifan siswa 62,5%, interaksi 56,25% dan situasi 46,87%. Selanjutnya, pada siklus I keaktifan siswa meningkat menjadi 78,12%, interaksi 71,87 dan situasi menjadi 62,5%. Siklus II  keaktifan meningkat lagi menjadi 87,5%, interaksi 78,12%, dan situasi menjadi 75%;(3) peningkatan keterampilan membaca  puisi pada siswa kelas VII SMP Negeri 26 Purworejo dapat diketahui dari nilai rata-rata pada prasiklus, siklus I, dan siklus II. Nilai rata-rata pada prasiklus hanya  50,84, pada tindakan siklus I nilai rata-rata yang diperoleh menjadi 71,05, dan  meningkat lagi menjadi  81,05 pada siklus II. Kata kunci: membaca puisi, metode amati, tiru, dan modifikasi (ATM)
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN TEKNIK LATIHAN TERBIMBING BERDASARKAN KEINDAHAN ALAM PADA SISWA KELAS VII SMP PGRI 1 SEMPOR TAHUN AJARAN 2016/2017 Dwi Wulandari; Sukirno Sukirno; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.881 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) peningkatan keterampilan menulis puisi berdasarkan keindahan alam, (2) perubahan perilaku siswa kelas VII SMP PGRI Sempor. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP PGRI Sempor yang berjumlah 21 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan teknik tes dan nontes. Analisis data dalam penelitian ini meliputi analisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis data disajikan dengan teknik induksi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) skor rata-rata hasil tes kemampuan prasiklus baru mencapai 59,71, terjadi peningkatan pada  siklus I menjadi 67,14 dan nilai rerata siklus II mencapai 74,24 . Rerata hasil tes kemampuan awal hingga siklus II meningkat 14,53; (2) perubahan perilaku dapat dilihat pada proses pembelajaran berlangsung saat siswa mengikuti proses pembelajaran di kelas. Antusias belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran pada prasiklus yang hanya 21%, siklus I sebesar 42,85% dan masih menigkat lagi pada siklus II sebesar 57,14%. Siswa yang memperhatikan penjelasan peneliti pada prasiklus yang hanya 48%, siklus I sebesar 66,67% dan pada siklus II meningkat sebesar 71,43%. Keseriusan siswa dalam mengikuti pembelajaran menulis, pada prasiklus yang hanya 17%, siklus I sebesar 61,90% dan pada siklus II meningkat sebesar 61,91%. Siswa yang aktif dalam mengikuti pembelajaran mengalami peningkatan, pada prasiklus yang hanya 38%, siklus I meningkat sebesar 57,15%, dan pada siklus II meningkat sebesar 76,19%. Respon siswa pada penjelasan peneliti juga mengalami peningkatan, pada prasiklus yang hanya 33,33%, siklus I meningkat sebesar 61,90%, dan pada siklus II meningkat sebesar 80,95%.   Kata kunci: menulis puisi dan teknik latihan terbimbing siswa smp
NILAI PENDIDIKAN AKHLAK NOVEL BIDADARI BERMATA BENING KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA Eko Putra Fatkhurrohman; Sukirno Sukirno; Umi Faizah
SURYA BAHTERA Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.206 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) unsur intrin­sik dan kebahasaan novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy; (2) nilai pendidikan akhlak novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy; dan (3) ren­­­cana pelaksanaan pembelajarannya di kelas XII SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif; sumber data yang digunakan adalah novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy; teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pustaka, teknik catat, dan observasi; teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi; dan teknik penyajian hasil analisis data yang digunakan adalah teknik penyajian informal. Hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik dan kebahasaannya, yaitu (a) tema novel ini adalah ketabahan seorang gadis, (b) to­koh utamanya adalah Ayna, sedangkan tokoh tambahan yang dominan adalah Bu Nyai Fauziyah, Kyai Sobron, Gus Afif, Atikah, Yoyok, Neneng, dan Pakde Darsun; (c) alur yang digunakan adalah alur maju, (d) latar dibagi menjadi 4, yaitu latar tempat: Yogyakarta, desa Kaliwelang, dapur Bu Nyai Fauziyah, pondok pesantren Kanzul Ulum, rumah Yoyok, rumah Bu Rosidah, dan stasiun balapan Solo;  latar waktu: pagi, siang, sore, malam, jam, Jumat, Juli, dan Ramadhan; latar sosial, yaitu Ayna sebagai seorang anak yatim piatu yang hidup di pondok pesantren (memiliki status sosial rendah), Yoyok sebagai seorang anggota DPRD yang menikahi Ayna (memiliki status sosial tinggi); latar suasana: menyedihkan dan mengharukan; (e) sudut pandang yang digunakan adalah orang ketiga serba tahu (diaan); (f) amanat: selalu ada hikmah bagi orang sabar, berani dalam kebenaran, dan harus menjaga tali silaturahmi; dan unsur kebahasa­an­nya berupa ungkapan dan majas. Ungkapan berupa: meja hijau, muka merah padam, dan sebatang kara, sedangkan majas berupa personifikasi; (2) nilai pendidikan akhlaknya meliputi (a) akhlak terhadap Allah Swt.; (b) akhlak terhadap Rasulullah saw.; (c) akhlak pribadi; (d) akhlak dalam keluarga; (e) akhlak bermasyarakat; (3) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Bidadari Bermata Bening di kelas XII SMA dengan menggunakan KD 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel. Kata kunci: unsur intrinsik, nilai pendidikan akhlak, dan RPP
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF DESKRIPSI DENGAN METODE KUANTUM PADA SISWA KELAS XI SMK WIDYA KUTOARJO TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Arfian Ade Kristianto; Sukirno Sukirno; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.32 KB)

Abstract

  ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) proses pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan metode kuantum pada siswa kelas XI SMK Widya Kutoarjo; (2) pengaruh metode kuantum terhadap minat belajar siswa dalam menulis paragraf deskripsi pada siswa kelas XI SMK Widya Kutoarjo; (3) peningkatan kemampuan menulis paragraf deskripsi dengan metode kuantum pada siswa kelas XI SMK Widya Kutoarjo. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa (1) Proses pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan metode kuantum pada kelas XI SMK Widya Kutoarjo dilaksanakan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Langkah pembelajaran yang diterapkan dalam proses pembelajaran menggunakan metode kuantum adalah ‘tandur’, yaitu tumbuhkan, alami, namai, demontrasikan, ulangi, dan rayakan; (2)Pengaruh metode kuantum terhadap minat siswa dalam pembelajaran menulis paragraf deskripsi pada siswa kelas XI SMK Widya Kutoarjo mengalami perubahan yang lebih baik pada tiap siklus. Hal ini terbukti dari jumlah persentase minat siswa yang diperoleh pada tahap prasiklus sebesar 29,08%. Setelah diterapakan metode kuantum, minat siswa meningkat menjadi 47,26% dan meningkat lagi menjadi 77,26% pada siklus II; (3) Peningkatan kemampuan siswa kelas XI SMK Widya Kutoarjo dalam menulis paragraf deskripsi dengan metode kuantum dapat dilihat dari hasil rata-rata siswa pada setiap tindakannya. Pada prasiklus kemampuan siswa mencapai nilai rata-rata 63,45 atau masih dalam kategori kurang. Rata-rata nilai pada siklus I sebesar 72,89 atau dalam kategori cukup dan pada siklus II sebesar 79,72 atau dalam kategori baik. Jadi, dapat disimpulkan bahwa metode kuantum dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam pembelajaran menulis paragraf deskripsi. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan skor dari prasiklus sampai dengan siklus II mencapai 16,27. Kata kunci: kemampuan menulis paragraf deskripsi,metode kuantum, siswa SMK      
ANALISIS PSIKOLOGI SASTRA NOVEL WANITA PENDAMBA SURGA KARYA RISMA EL JUNDI DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DENGAN METODE KOOPERATIF DI KELAS XII SMK Maretta Nastidanela; Sukirno Sukirno; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.08 KB)

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi; (2) kebahasaan novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi; (3) aspek psikologi kepribadian tokoh utama novel novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi; dan (4) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi dengan metode kooperatif di kelas XII SMK. Sumber data berupa novel berjudul Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi. Objek penelitian ini yaitu aspek psikologi kepribadian tokoh utama novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi. Penelitian ini difokuskan pada unsur intrinsik novel, kebahasaan novel, aspek psikologi kepribadian tokoh utama novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi, dan rencana pelaksanaan pembelajaran novel dengan metode kooperatif di kelas XII SMK. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka dan catat. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi dan penyajian hasil analisis data digunakan teknik informal. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa: (1) unsur intrinsik novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi mencakup enam poin, yaitu: a) tema: sebuah kisah cinta dan perselingkuhan; b) tokoh dan penokohan terbagi dua, yaitu: 1) tokoh utama: Akasma dan Baris; 2) tokoh tambahan: Sarila, Ibu dan Halil; c) latar novel dibagi menjadi empat, yaitu: 1) latar tempat: kamar apartemen, lobi, Masjid Biru, gedung KBRI di Turki, stasiun bawah tanah, Lacivert, Bosphorus, dan rumah Ibu; 2) latar waktu: pagi hari, sianghari, sore hari, malam hari, Sabtu sore, musim semi, dan musim panas; 3) latar situasi: sedih, tegang, bahagia, dan ramai; 4) latar sosial dan budaya: kehidupan orang-orang yang berkecukupan, dan budaya masyarakat yang taat beragama; d) alur menurut waktu yang digunakan novel tersebut  adalah alur campuran; dan (e) sudut pandang: orang pertama pelaku utama; (f) amanat yang dapat diambil dari novel tersebut adalah kita harus menjadi orang berpendirian, tegas, dan bijaksana dalam mengambil sebuah keputusan. (2) kebahasaan novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi, di antaranya: a) gaya bahasa: perumpamaan (simile), personifikasi, hiperbola, sinekdoce, ironi, paradoks, dan metonimia; dan b) pengimajian atau citraan: pengelihatan, pendengaran, dan peraba. (3) Aspek psikologi kepribadian tokoh utama novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi dibagi menjadi empat, yaitu:  a) qalb: 1) tokoh Akasma memiliki keinginan bepergian, keinginan makan, dan keinginan menikah; 2) tokoh Baris memiliki keinginan menikahi Akasma, dan keinginan meminta maaf; b) fuad: 1) tokoh Akasma merasa sedih, gelisah, dan bimbang; 2) tokoh Baris merasa bersalah; c) ego: 1) tokoh Akasma mengalihkan kesedihan dengan bekerja; 2) tokoh Baris mendekati Akasma dengan membantu saat liputan, dan membohongi Akasma bila dirinya telah menikah; d) tingkah laku: 1) tokoh Akasma memiliki tingkah laku normal karena ia menghindari sifat zalim kepada Sarila; 2) tokoh Baris memiliki tingkah laku tidak normal karena berperilaku kufur dengan nikmat yang telah diberikan Allah Swt. (4) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi di kelas XII SMK dilaksanakan dengan Kompetensi Dasar 3.9 Menganalisis isi dan kebahasaan novel dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Kata kunci: psikologi sastra, novel Wanita Pendamba Surga, RPP, kooperatif