Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH TINGKAT KEBISINGAN TERHADAP TINGKAT KESEHATAN PENDENGARAN KARYAWAN DI PT. MITRA BARITO DESA PARING LAHUNG KECAMATAN MONTALLAT KABUPATEN BARITO UTARA KALIMANTAN TENGAH Rahmawati, Sri; Mahyudin, Idiannoor; Rukmini, Rukmini; Biyatmoko, Danang
EnviroScienteae Vol 22, No 1 (2026): ENVIROSCIENTEAE VOLUME 22 NOMOR 1, FEBRUARI 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/es.v22i1.24874

Abstract

Noise is one of the physical hazards that can potentially cause hearing health problems for employees, especially in the mining sector. The operational activities of PT. Mitra Barito generate noise from generators, crushers, conveyor machines, and heavy equipment traffic. This study aims to identify the sources and types of noise, measure noise levels in the work environment, analyze the impact of noise on employees' hearing health, and evaluate the noise control measures implemented by the company. The research was conducted from August to December 2025 in the workshop area, jetty, office, and ROM 17 of PT. Mitra Barito, North Barito Regency, Central Kalimantan. The research method used was action research with a descriptive qualitative and quantitative approach. Data were collected through noise measurements using a sound level meter, field observations, interviews, and questionnaires administered to 41 respondents who were selected through purposive sampling. Based on the results of noise level measurements in the workshop (101.3 dB), jetty (88.1 dB), office (unit traffic) (85.1 dB), and ROM 17 (92.1 dB), the levels exceed the NAB (85 dB). Therefore, employees working in these areas are required to use PPE in the form of Earplugs or Ear Muffs to prevent hearing impairment.
Pemanfaatan Metode Survei sebagai Strategi Evaluasi Kegiatan Asistensi Mengajar dalam Mendukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Irhamni, Irhamni; Nurlaili, Nurlaili; Suhendrayatna, Suhendrayatna; Huzni, Syaiful; Marwan, Marwan; Yaman, Aman; Syukri, Muhammad; Zuhri, Sarika; Rahmawati, Sri
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.5.1.102-115

Abstract

Pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) tahun 2022 telah dilakukan pada bulan Agustus semester ganjil tahun 2022-2023. Peserta yang mengikuti program ini sebanyak 241 mahasiswa skema MBKM ISS dan 2.318 mahasiswa skema MBKM USK Unggul yang merupakan salah satu inovasi yang dikemas oleh USK dalam meningkatkan keikutsertaan mahasiswa MBKM. Pelaksanaan MBKM ini melibatkan 116 mitra skema ISS dan 486 mitra skema USK Unggul. Khususnya pada kegiatan MBKM Asistensi Mengajar diikuti oleh 1.252 mahasiswa, sehingga survey pada kegiatan ini dilakukan secara bertahap oleh tim universitas. Adapun tujuan pemanfaatan metode survei sebagai strategi evaluasi kegiatan ini adalah untuk dapat memastikan bahwa kegiatan asistensi mengajar di lapangan berjalan sesuai panduan MBKM USK tahun 2020. Metode survei dilakukan melalui pengamatan secara langsung kepada mitra kegiatan asistensi mengajar yaitu melalui wawancara dan penyebaran kuesioner kepada responden menggunakan google forms. Strategi evaluasi kegiatan dilakukan kepada semua yang terlibat, yaitu peserta didik, dosen pembimbing lapangan (DPL) dan sekolah sebagai mitra. Hasil pemanfaatan metode ini secara umum menjelaskan bahwa kegiatan asistensi mengajar telah berjalan tertib, aman, dan lancar tanpa adanya kendala yang berarti. Mahasiswa mejalankan tugas dan kegiatan secara terstruktur didampingi oleh pembimbing lapangan serta dosen. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kasus minor (kecil) yang terjadi di beberapa lokasi tertentu dan dapat ditanggulangi segera pada saat pelaksanaan kegiatan. Kasus-kasus minor yang tidak dominan dan tidak terjadi di seluruh lokasi tersebut dipelajari dan diperbaiki oleh semua pemangku kepentingan termasuk pimpinan universitas sehingga kendala pada pelaksanaan kegiatan asistensi mengajar saat ini, menjadi pembelajaran perbaikan lebih baik untuk kegiatan ke depan.
Faktor Resiko Stunting Pada Anak Usia 0-5 Tahun di Indonesia: Scoping Review Riansyah, Alvi; Ariestanti, Nurrachma; Rahmawati, Sri; Shabrina, R Maghfira Izzany; Gustiani, Ajeng; Kurnia, Mochamad Ilham; Maryati, Ida
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 4 (2026): Volume 6 Nomor 4 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i4.18919

Abstract

ABSTRACT Nutritional deficiencies in children will impact their growth and development. Currently, one of the global nutrition problems is stunting. To determine the risk factors for stunting in children aged 0-5 years in Indonesia. Scoping review by searching for articles in English published from 2015 to 2025 from four international databases. The main keywords used were “stunting”, “growth disorder”, “children”, “risk factors” and “Indonesia”. Based on 6 selected articles, twelve factors were found to influence the incidence of stunting. The factors are child, mother, home, inadequate complementary feeding, inadequate breastfeeding, poor quality food, food and water safety, infection, inadequate care, political economy, health and health care, and water, sanitation and environment. All of these factors may contribute to the incidence of stunting in Indonesia. It is necessary to improve health by providing health services and conducting health promotion as a prevention effort based on the factors found. Keywords: Children, Risk Factors, Indonesia, Stunting. ABSTRAK Kekurangan nutrisi pada anak akan berdampak pada pertumbuhan dan perkembangannya. Saat ini, salah satu masalah gizi yang sedang mendunia adalah stunting. Untuk mengetahui faktor resiko stunting pada anak usia 0-5 tahun di Indonesia. Untuk mengetahui faktor resiko stunting pada anak usia 0-5 tahun di Indonesia. Scoping review dengan mencari artikel dalam Bahasa Inggris yang diterbitkan tahun 2015 hingga 2025 dari empat database internasional. Kata kunci utama yang digunakan adalah “Stunting”, “Growth disorder”, “Children”, “Risk Factor” dan “Indonesia”.Berdasarkan 6 artikel terpilih didapatkan dua belas faktor yang dapat mempengaruhi kejadian stunting. Faktornya yakni faktor anak, ibu, rumah, pemberian makanan pendamping ASI yang tidak memadai, pemberian ASI yang tidak memadai, makanan berkualitas buruk, keamanan makanan dan air, infeksi, perawatan yang tidak memadai, ekonomi politik, Kesehatan dan perawatan kesehatan, dan air, sanitas dan lingkungan. Semua faktor tersebut dapat menyebabkan kejadian stunting di Indonesia. Perlu dilakukannya peningkatan kesehatan dengan menyediakan layanan kesehatan dan melakukan promosi kesehatan sebagai upaya pencegahan berdasarkan factor yang ditemukan. Kata Kunci: Anak, Faktor Risiko, Indonesia, Stunting.