Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Validity Analysis Of Filling And Sealing Bottle In Smart Manufacturing Industry 4.0 (SMI) T201 Fitria Rahmi; Winda Agustiarmi; Putra Jaya; Yasdinul Huda
Voteteknika (Vocational Teknik Elektronika dan Informatika) Vol 13, No 1 (2025): Voteteknika (Vocational Teknik Elektronika dan Informatika)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/voteteknika.v13i1.133197

Abstract

This research aims to obtain the validity scores for the filling and sealing bottle system that can simulate the filling and sealing process in the industry. The method used in the filling and sealing bottle system is a validity analysis with a quantitative approach. The validity test is conducted to measure the consistency of the measuring instrument against what is intended to be measured, and an instrument is said to be valid performed accurately. The higher the validity of the instrument, the more reliable the data. To obtain the validity score of the filling and sealing bottle system, testing was conducted on the quantity of output at each time using video recordings made 10 times. The test results were scored and validated using the Aiken formula. The validity calculation results showed that tests 1-3 had moderate validity, tests 4-6 had high validity, tests 7 and 8 had moderate validity, and tests 9 and 10 had high validity. The validity analysis results met the standard and produced a validity score of 0.85, which is considered high validity.
Rancang Bangun Mesin Pembuat Minuman Varian Rasa Berbahan Dasar Kopi Seacara Otomatis Berbasis Mikrokontroller Rahmadoni Rahmadoni; Putra Jaya
Voteteknika (Vocational Teknik Elektronika dan Informatika) Vol 12, No 2 (2024): Vol. 12, No 2, Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/voteteknika.v12i2.127335

Abstract

Mesin pembuat minuman varian rasa otomatis bertujuan untuk mempermudah dalam pencampuran bahan varian minuman yang berbahan dasar kopi. Dengan sistem mesin otomatis berbasis mikrokontroller pencampuran proporsi varian bahan menjadi konsisten dan cepat saji. Rancangan mesin ini menggunakan metode waterfall dengan tahapan Analysis (Analisis), Design (Perancangan), Implementation (Penerapan), Testing (Pengujian), dan Maintenance (Pemeliharaan). Mesin yang dihasilkan dapat membuat minuman varian rasa berbahan dasar kopi, yaitu kopi pahit, kopi manis, kopi susu, kopi milo, dan kopi matcha. Takaran proporsi varian bahan minuman menggunakan rekomendasi dari SCA (Specialty Coffee Association), Kemenkes RI, dan resep minuman dari Cookpad.Kata kunci : Mesin Minuman, Arduino Mega, Sensor Suhu, Sensor Ultrasonik, dan Motor Stepper. The automatic flavored drink making machine aims to make it easier to mix the ingredients for coffee-based drink variants. With a microcontroller-based automatic machine system, mixing the proportions of various ingredients becomes consistent and fast. This machine design uses the waterfall method with stages of Analysis, Design, Implementation, Testing and Maintenance. The resulting machine can make coffee-based flavored drinks, namely bitter coffee, sweet coffee, milk coffee, milo coffee and matcha coffee. Measuring the proportions of drink ingredient variants uses recommendations from the SCA (Specialty Coffee Association), the Indonesian Ministry of Health, and drink recipes from Cookpad. Keywords: Drink Machine, Arduino Mega, Temperature Sensor, Ultrasonic Sensor, dan Stepper Motor
Pengembangan Media Video pada Pembelajaran Berbasis Microlearning Mata Kuliah Rangkaian Listrik Sartika Anori; Winda Agustiarmi; Putra Jaya
Voteteknika (Vocational Teknik Elektronika dan Informatika) Vol 12, No 3 (2024): Vol. 12, No 3, September 2024
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/voteteknika.v12i3.130719

Abstract

Mata kuliah teori rangkaian listrik merupakan salah satu mata kuliah yang membutuhkan media untuk penjelasan mendalam mengenai konsep-konsep abstrak dan kompleks dalam pembelajarannya. Media video merupakan salah satu media yang dapat membantu dalam penyampaian materi, yang mana pada penelitian ini media video yang dikembangkan adalah media video berbasis microlearning. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan media video berbasis microlearning untuk mengoptimalkan pemahaman mahasiswa dalam pembelajaran dan untuk mengetahui kelayakan dari media video yang dikembangkan dalam pembelajaran mata kuliah rangkaian listrik. Metode pengembangan yang dilakukan pada penelitian ini adalag metode 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Penelitian ini mengungkapkan bahwa media yang di kembangkan sangat layak digunakan pada pembelajaran mata kuliah Rangkaian Listrik dengan hasil uji kelayakan 85,4%.Kata kunci : Media Video, Microlearning, Rangkaian Listrik The Theory of Electrical Circuits course is one that requires media to provide an in-depth explanation of abstract and complex concepts within its material. Video media is one such tool that can aid in delivering this content. In this study, the developed video media is based on microlearning principles. The aim of this research is to develop microlearning-based video media to optimize students' understanding in learning and to assess the feasibility of this developed video media for the Electrical Circuits course. The development method used in this study is the 4D method (Define, Design, Develop, Disseminate). The research reveals that the developed media is highly feasible for use in teaching the Electrical Circuits course, with a feasibility test result of 85.4%.Keywords: Video Media, Microlearning, Electrical Circuits
Smart learning model in technical and vocational education training with webcast technology Yasdinul Huda; Putra Jaya; Elfi Tasrif; Hafiz Elmi
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpv.v13i2.59146

Abstract

This research aims to develop an e-learning strategy for the industrial revolution 4.0 era by developing an innovative and adaptable TVET learning model using Webcast technology. This approach highlights the blended learning model developed as a smart learning model featuring a balance between synchronous and asynchronous learning using webcast technology. Research and development method is used in this approach.  The model design is done by literature study and focus group discussion with experts and academicians. The model effectiveness trial results were measured with an experimental design (using the one-group pretest-posttest and posttest-only method with nonequivalent groups). The results of developing a smart learning model of TVET webcast technology describe: (1) How the learning rules are used; (2) How to connect with webcasting technology; and (3) What are the stages and steps of the webcasting-based smart learning model? The proposed model approach allows for simultaneous learning interactions in synchronous and asynchronous classes in various locations, thus triggering student engagement in learning activities and enhancing different learning styles, ways of thinking, and problem-solving skills.
Rancang Bangun Sistem Keamanan Kotak Amal Berbasis IOT Abibillah Perades; Thamrin; Putra Jaya; Rido Putra
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 5 (2026): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i5.1123

Abstract

Tingginya angka kejahatan pencurian kotak amal di masjid, yang umumnya diakibatkan oleh penggunaan sistem keamanan konvensional seperti gembok, menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun purwarupa (prototype) sistem keamanan kotak amal cerdas berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu mendeteksi upaya pembobolan secara real-time dan memberikan peringatan dini kepada pihak keamanan melalui aplikasi Telegram. Sistem ini dikembangkan menggunakan metode Waterfall dan menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali utama. Sebagai media autentikasi untuk membuka dan menutup kotak amal (penggerak Solenoid Doorlock), sistem memanfaatkan pembaca Radio Frequency Identification (RFID) dan Keypad Matrix 4x4. Selain itu, sistem dibekali dengan sensor getar SW-11810P untuk mendeteksi getaran atau paksaan fisik pada kotak amal, serta ESP32-CAM untuk mendokumentasikan kejadian. Untuk indikator keluaran lokal, sistem menggunakan LCD 16x2, Buzzer, dan Speaker yang dikendalikan melalui modul DFPlayer. Hasil pengujian perangkat keras dan perangkat lunak menunjukkan bahwa sistem terintegrasi dengan baik. Sensor RFID terbukti dapat membaca kartu pada jarak maksimal 2 cm dan mampu membedakan kartu yang terdaftar dengan yang tidak terdaftar. Modul keypad juga beroperasi normal dalam memproses kata sandi. Ketika sensor getar mendeteksi anomali getaran, sistem secara otomatis akan memicu alarm bunyi secara lokal dan memerintahkan ESP32-CAM untuk mengambil foto. Foto kejadian tersebut kemudian dikirimkan secara real-time ke ponsel pengurus atau pihak keamanan melalui Bot Telegram. Secara keseluruhan, rancang bangun ini berhasil menciptakan sistem keamanan kotak amal yang interaktif dan responsif terhadap tindak kejahatan.