Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengaruh latihan passing diamond terhadap kemampuan passing dan control atlet club dilaraf fc padang panjang Riyal Zulhendra; Hastria Effendi
JURNAL STAMINA Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Stamina Edisi Januari 2021
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah Penelitian adalah masih kurangnya baiknya kemampuan passing dan control atlet club Dilaraf Fc Padang Panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan Passing Diamond terhadap kemampuan Passing dan Control Atlet club Dilaraf Fc Padang Panjang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Subjek penelitian ini adalah atlet club Dilaraf Fc Padang Panjang, sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang. Sampel yang diambil dalam penelitian ini Under 18 Tahun. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes sepak dan menghentikan bola (Passing dan Stopping dengan dinding papan). Teknik analisis menggunakan analisis statistik uji t. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh latihan Passing Diamond terhadap kemampuan Passing dan Control atlet club Dilaraf Fc Padang Panjang, dengan nilai signifikansi hitung pada uji t tes Passing diperoleh harga koefisien uji t (thitung) 26.42 > 1,73 (ttabel) dan uji t tes Control diperoleh harga koefisien uji t (thitung) 16.56 > 1,73 (ttabel).
Tinjauan status gizi anak laki-laki umur 13, 14 dan 15 tahun Deno Kurniadi; Hastria Effendi
JURNAL STAMINA Vol 4 No 5 (2021): Jurnal Stamina Edisi Mei 2021
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini berawal dari belum diketahuinyan status gizi anak laki-laki umur 13, 14 dan 15 tahun desa siulak deras mudik kabupaten kerinci provinsi jambi, tidak adanya data terkait dengan status gizi,serta belum adanya penelitian mengenai hal tersebut.Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian adalah anak laki-laki umur 13, 14 dan 15 tahun desa siulak deras mudik yang berjumlah 35 orang. Penarikan sampel dalam penelitian ini 100 % dari populasi yang ada, sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah anak laki-laki umur 13, 14 dan 15 tahun desa siulak deras mudik yang berjumlah 35 orang dan diambil dengan teknik total sampling.Untuk mendapatkan data status gizi dilakukan pengukuran tinggi badan dan menimbang berat badan serta Umur. Hasil penelitian diperoleh sebagai berikut : 1) Status Gizi anak laki-laki umur 13 tahun desa siulak deras mudik termasuk pada kategori Normal. 2) Status Gizi anak laki-laki umur 14 tahun desa siulak deras mudik termasuk pada kategori sangat kurus. 3) Status Gizi anak laki-laki umur 15 tahun desa siulak deras mudik termasuk pada kategori Normal.
Manajemen Dinas Pemuda Dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat Dalam Meningkatkan Prestasi Olahraga Hamdi Fadjri; Hastria Effendi; Sonya Nelson; Liza Liza
JURNAL STAMINA Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Stamina Edisi Februari 2022
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted to see the description of Management such as Planning, Organizing, Mobilizing and Supervising the Youth and Sports Office of West Sumatra Province in improving sports performance. So this research was carried out in order to find out the description of the Sports Management Office of Youth and Sports in improving Sports Achievement This is a descriptive qualitative research project., the exploration was done on 23 – 27 July 2021, which was carried out at the Youth and Sports Office of West Sumatra Province. This study took 4 informants. Data analysis techniques in this study are data reduction, display, drawing/verification. Data collection techniques in this study are observation, interviews and documentation. The results showed that the implementation of the POAC Management Function carried out by the Youth and Sports Office was going well, the planning was good but not all strategic plans could be carried out, the organization was run well, the movement was good but no researchers were able to get technical policies carried out in the field of sports achievements, supervision both from the employee side and with the KONI. The problems that occur are incomplete facilities and infrastructure so that they cannot accommodate the needs of athletes and coaches, the lack of cooperation from the private sector to obtain additional funds which results in the lack of athletes being able to compete in national championships, and only relying on the APBD to accommodate the needs of athletes and players
PERANAN PSIKOLOGI OLAHRAGA DALAM MENINGKATKAN PRESTASI ATLET Hastria Effendi
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 1, No 1 (2016): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.837 KB)

Abstract

Psikologi Olahraga pada hakikatnya adalah psikologi yang diterapkan dalam bidang olahraga, meliputi faktor-faktor yang berpengatuh secara langsung terhadap atlet dan faktor-faktor di luar atlet yang dapat mempengaruhi penampilan (performance) atlet tersebut.Di dalam pembinaan olahraga, aspek psikologis merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan tercapainya suatu prestasi.Faktor psikologi dan tingkahlaku meliputi; motif-motif berprestasi, intelegensi, aktualisasi diri, kemandirian, agresivitas, emosi, percaya diri, motivasi, semangat, rasa tanggungjawab, rasa sosial, hasrat ingin menang dan sebagainya.Psikologi olahraga sangat penting di dalam pembinaan olahraga prestasi. Beberapa manfaat psikologi olahraga dalam meningkatkan prestasi atlet yaitu dapat menjelaskan dan memahami tingkahlaku atlet dan gejala-gejala psikologik yang terjadi dalam olahraga pada umumnya, dapat meramalkan atau membuat prediksi dengan tepat kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi pada atlet, berkaitan dengan permasalahan psikologik, dan dapat mengontrol dan mengendalikan gejala tingkah laku dalam olahraga; dengan perlakuan-perlakuan untuk menanggulangi hal-hal yang kurang menguntungkan, juga dapat memberi perlakuan-perlakuan untuk mengembangkankemampuan dan segi-segi positif yang dimiliki atlet.
Tinjauan Pengetahuan Doping Atlet Balap Sepeda, Atletik, Dan Binaraga Di Kota Padang Muhammad Syukri; Hanif Badri; Hastria Effendi
Ilmu Olahraga Vol 19 No 1 (2019): Sport Science: Jurnal Sains Olahraga dan Pendidikan Jasmani
Publisher : Pusat Studi Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (835.338 KB) | DOI: 10.24036/jss.v19i1.25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan doping atlit Balap Sepeda,Atletik,dan Binaraga. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Dengan jumlah sampel 30 atlet dari jumlah populasi 30 atlet.Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling. Syarat total sampling yaitu teknik pengambilan sampel dimana sampel sama dengan populasi. Metode yang digunakan adalah survei dengan teknik pengumpulan menggunakan angket tertutup.Data yang di peroleh dengan angket tertutup diolah dengan analisis statistik deskriptif kuantitatif dan pengkategorian menggunakan tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian 1) Tingkat pengetahuan doping atlit yang diperoleh dari 30 orang responden untuk 2 butir pertanyaaan pengertian doping terlihat, atlit balap sepeda 95 %, atlit atletik100% dan atlit binaraga 100 artinya bahwa tingkat capaian pengtahuan doping atlit berada pada klasifikasi sangat baik . 2) Tingkat pengetahuan doping atlit yang diperoleh dari 30 orang responden untuk 22 butir pertanyaaan Defenisi, Jenis, efek, metode doping, alasan pengguna, serta sanksi penggunaan doping terlihat atlit balap sepeda 95,91 %, atlit atletik 95,45 % dan atlit binaraga 96,82 artinya bahwa tingkat capaian pengtahuan doping atlit berada pada klasifikasi baik. 3) Tingkat pengetahuan doping atlit yang diperoleh dari 30 orang responden untuk 2 butir pertanyaan pengetahuan doping atlit Badan anti doping yang diketahui terlihat tlit balap sepeda 70 %, atlit atletik 100 % dan atlit binaraga 100% artinya bahwa tingkat capaian pengtahuan doping atlit berada pada klasifikasi baik.
Pendapat Guru Pasca Pelatihan Learning Management System Berbasis Video Menggunakan Moodlecloud Hansi Effendi; Hastria Effendi; Dedy Irfan; Yeka Hendriyani
JTEV (Jurnal Teknik Elektro dan Vokasional) Vol 5, No 2 (2019): JTEV (Jurnal Teknik Elektro dan Vokasional)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (942.159 KB) | DOI: 10.24036/jtev.v5i2.106609

Abstract

The purpose of this article is to discuss the opinions of teachers after training in online learning based on video tutorials using Moodlecloud held in Payakumbuh. Respondents consisted of 20 teachers who were members of Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) of the Natural Sciences. The questionnaire used was a learning style questionnaire consisting of 24 statements regarding Visual, Auditory, and Kinesthetic(VAK) learning styles; and a teacher's opinion questionnaire regarding training consisting of 24 statements regarding the training conducted. The results of the study in terms of learning styles show that over 79 percent of teachers have a visual learning style, making it suitable for learning to use video. While in terms of opinions about the training process, it can be concluded that the teacher stated that the training carried out was interesting, practical, fun, had more value, and was not difficult to apply.
Kekuatan otot tungkai dan kelincahan terhadap kemampuan bertahan atlet bola basket putra Rawing Palaguma; Windo Wiria Dinata; Hastria Effendi; Nugroho Susanto
Journal Power Of Sports Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jpos.v6i2.18118

Abstract

Penelitian dilakukan di lapangan dan fakta bahwa pemain bola basket Poseidon Club memiliki kekuatan otot kaki, kelincahan, dan kemampuan bertahan (defense). Mengetahui hubungan antara kemampuan bertahan pemain bola basket dengan kekuatan otot tungkai. untuk menentukan bagaimana hubungan kelincahan dan pertahanan permainan bola basket, untuk mengetahui bagaimana kemampuan pertahanan pemain bola basket putra Poseidon Club Kabupaten Dharmasraya dipengaruhi oleh kekuatan dan kelincahan otot tungkai. Penelitian antitatif menggunakan analisis korelasi berganda dalam jenis penelitian ini. Populasi penelitian ini terdiri dari 35 atlet bola basket putra. Purposive sampling digunakan untuk mengambil sampel dengan tentuan kriteria sebanyak 15 orang. Kekuatan otot tungkai diukur dengan vertical jump test, kelincahan diukur dengan T-test, dan kemampuan bertahan diukur dengan aahperd defensive movement test. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: Kemampuan bertahan pemain bola basket putra Poseidon Club tidak berhubungan dengan kekuatan otot tungkai. Keterampilan pertahanan pemain bola basket putra Klub Poseidon berkorelasi signifikan dengan kelincahan mereka. Kemampuan bertahan pemain secara signifikan dipengaruhi oleh kekuatan otot tungkai dan kelincahan saja.
Aplikasi Pelatihan Gerak Dasar Fundamental Bagi Siswa Sekolah Dasar Chaeroni, Ahmad; Hastria Effendi; Nuridin Widya Pranoto
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT OLAHRAGA DAN KESEHATAN (JASO) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Olahraga dan Kesehatan
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.832 KB) | DOI: 10.24036/jaso.v2i1.10

Abstract

Dalam rangka mendukung pendidikan nasional, Sekolah Dasar (SD) merupakan suatu jenjang pendidikan yang paling penting keberadaannya. Sehingga peningkatan mutu pendidikan harus dimulai dari jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD). Kedudukan SD dianggap sangat penting keberadaannya karena beberapa hal diantaranya adalah : (a) tanpa menyelesaikan pendidikan pada jenjang SD, secara formal seseorang tidak mungkin dapat mengikuti pendidikan di SMP; (b) melalui SD anak dibekali kemampuan dan keterampilan dasar agar mampu mengantisipasi permasalahan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk keterampilan olahraga, serta keterampilan hidup lainnya (life skill); (c) Sekolah Dasar merupakan jenjang pendidikan yang membekali atau dasar-dasar dan mempersiapkan peserta didik untuk mengikuti pendidikan pada jenjang berikutnya. Mengandalkan pembelajaran di sekolah tentu tidak akan maksimal, perlu pembekalan khusus bagi anak-anak agar dapat melakukan aktifitas fisik diluar sekolah. Maka perlu dilakukan pelatihan khusus bagi siswa agar mampu aktif mandiri dilingkungan. Apabila ini bisa direalisasikan tentu akan menambah keterampilan gerak dasar siswa. Program yang dilaksanakan dalam bentuk pelatihan (training) indoor dan outdoor. Dalam rungan dalam bentuk penyampaian materi teori yang asyik dan menyenangkan dan dilanjutkan dengan praktek di lapangan.