Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF BERBASIS LESSON STUDY LEARNING COMMUNITY (LSLC) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X SMAN 1 MUARA TIGA KABUPATEN PIDIE Zul Usrati; Fitriani Yulianti; Novia Zalmita; Daska Azis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keadaan pendidikan saat ini masih didominasi oleh guru sehingga menyebabkan keterlibatan peserta didik untuk aktif dalam proses pembelajaran masih kurang. Untuk itu diperlukan model yang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik yaitu salah satunya penerapan model pembelajaran kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Peningkatan hasil belajar peserta didik; (2) Aktivitas guru dan peserta didik; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; (4) Respon peserta didik terhadap pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMAN 1 Muara Tiga Kabupaten Pidie yang berjumlah 22 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar pre-test dan post-test, instrumen pengamatan aktivitas guru dan peserta didik, instrumen pengamatan keterampilan guru mengelola pembelajaran, dan angket respon peserta didik. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan (1) Ketuntasan individual pada siklus I 45,4% menjadi 72,7% pada siklus II dan 86,3% pada siklus III. Persentase ketuntasan klasikal dari  50% pada siklus I menjadi 70% pada siklus II dan 90% pada siklus III. (2) Aktivitas guru dan peserta didik dari 4 aktivitas yang sesuai pada siklus I menjadi 7 aktivitas pada siklus II dan 9 aktivitas pada siklus III. 3) Keterampilan guru mengelola pembelajaran dari skor 2,6% (kategori baik) pada siklus I menjadi 2,87% (kategori baik) pada siklus II dan 2,91 (kategori baik) pada siklus III. (4) Respon peserta didik yang berisi 10 pertanyaan, peserta didik menjawab “ya” sebanyak 87.7% maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kolaboratif berbasis LSLC dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik.
DAMPAK PENGELOLAAN TAMBANG EMAS DALAM PENINGKATAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DESA ALUE BARO KECAMATAN MEUKEK KABUPATEN ACEH SELATAN Rozatul Sepdri Yana; Fitriani Yulianti
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v9i1.1.33233

Abstract

Wilayah Kabupaten Aceh Selatan memiliki potensi kemajuan yang besar.Selain bercocok tanam untuk mencari nafkah,masyarakat juga bisa bekerja di bidang lain dikarenakan kaya akan sumber daya alamnya yaitu emas.Kabupaten Aceh Selatan khususnya di kawasan Desa Baro terletak di Kecamatan Meukek juga dikenal sebagai daerah penghasil emas di wilayah Aceh. Tidak sedikit masyarakat yang bergantung pada tambang emas ini karena bisa menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis data deskriptif kualitatif. Secara umum, hasil wawancara dan pengamatan peneliti menunjukkan bahwa dampak sosial dari pengelolaan tambang emas di Desa Alue Baro, Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Terkait pengelolaan tambang emas untuk meningkatkan sosial ekonomi masyarakat yang mampu menunjang kehidupan para penambang, penulis menyarankan agar uang tambang digunakan seperlunya dan dilakukan pemantauan lingkungan dan indikator biomarker secara berkala untuk mencegah pencemaran lingkungan di Desa Alue Baro.
Pengaruh Model Pembelajaran Structured Dyadic Methods (SDM) menggunakan Media Real Object terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Pedosfer di MA Ruhul Islam Anak Bangsa Safrijal Safrijal; Fitriani Yulianti; Cut Vita Rajiatul Jummi
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v14i1.104728

Abstract

The problems in geography learning are the low level of student activity, limited variation of learning models, and minimal use of media, which negatively affect learning outcomes. The Structured Dyadic Methods (SDM) learning model was chosen because it actively engages students in pair-based learning, while real object media provides direct learning experiences that strengthen conceptual understanding. The research problem of this study is whether the SDM model assisted with real object media has an effect on students’ learning outcomes in Pedosphere material, with the aim of improving student achievement at MA Ruhul Islam Anak Bangsa. This research employed a quantitative approach with a quasi-experimental method and a nonequivalent control group pre-test-post-test design. The research instrument was a multiple-choice test that had been validated for validity and reliability, and the data were analyzed using normality, homogeneity, and t-test analyses. The results showed that the value of tcount = 12.24 was higher than ttable = 1.671 at a 5% significance level. Thus, it can be concluded that there is a significant effect of the SDM learning model assisted with real object media on students’ learning outcomes compared to the Think Pair Share (TPS) learning model.
Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Pelatihan Pembuatan Ecoenzim di SMPN 1 Baitussalam Aceh Besar Muhammad Hafizul Furqan; Daska Azis; Husna Diah; Ahmad Nubli Gadeng; Novia Zalmita; Fitriani Yulianti; Mirza Desfandi; Ammar Zaki; Muhjam Kamza
Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Catimore: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LSM Catimore dan Sahabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56921/cpkm.v4i1.296

Abstract

Problems related to the lack of public understanding about how to process organic waste into something useful and highly useful are problems faced by the general public in environmental conservation. This community service aims to educate waste management and ecoenzyme making training targeting students in schools. and make direct practice on how to process it correctly. Community service is carried out at SMPN 1 Batussalam. Participants in this training activity are all students. The forms of community service activities are socialization, waste management education and ecoenzyme making training. The results of the Ecoenzyme community service are natural liquids resulting from the fermentation of organic waste such as sugar or molasses, fruit or vegetable waste, and water (AC waste, rainwater, tap water) which can be used in many ways and become goods that have high utility value. The manufacturing process takes 3 months with materials from organic waste residue. The equipment needed such as containers, teleman knives and duct tape. Community service suggestions are to provide more intensive socialization to the community about the use of waste so that it has economic value