Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

TRAINING FOR THE DEVELOPMENT OF LITERATURE TEACHING MATERIALS FOR INDONESIAN TEACHERS AT SMP LEVEL IN THE REGION OF EAST ACEH DISTRICT Joko Hariadi; Muhammad Taufik Hidayat; Mauliza Mauliza
Global Science Society Vol 4 No 2 (2022): Global Science Society (GSS) Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM dan PM Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/gss.v4i2.1342

Abstract

In this community service activity, the PKM Team of Unsam simplified Borg and Gall's development from 9 to 3 stages, namely dedication and information gathering, planning for making teaching materials for reading literature, and product development. The results of the service resulted in contextual-based literature reading teaching materials for junior high school Indonesian language teachers in the East Aceh district. This module consists of three parts. The first part is the presentation of the outer cover, preface, presentation of SK and KD, introduction, table of contents, and review of literature reading. The second part is in the form of content based on SK and KD, namely identifying the intrinsic elements of drama texts, making a youth novel synopsis, explaining the plot, actors, and setting of the novel, and recognizing general characteristics of poetry from poetry anthology books, and at the end of the lesson a formative test is included. and self evaluation. The third part of the presentation of this book consists of a glossary, answer keys and bibliography. The validation results of teaching materials from material experts, Indonesian language teachers, and students show: (1) the content feasibility aspect is in the "good" category; (2) aspects of language and images are in the "good" category; (3) "good" presentation aspect; and (4) "good" graphical aspects.
The Development of Digital Teaching Materials for Writing Pantun Based on Aceh’s Local Wisdom Muhammad Yakob; Prima Nucifera; Muhammad Taufik Hidayat
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 2 (2023): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i2.74889

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berbentuk digital pada pokok bahasan menulis pantun berbasis kearifan lokal Aceh menggunakan aplikasi animaker. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model research and development oleh Borg & Gall. penilaian ahli, (4) revisi berdasarkan hasil penilaian, (5) uji coba lapangan, (6) revisi produk. Sampel penelitian ini adalah 75 siswa yang diambil dari tiap-tiap sekolah dengan melakukan tiga tahapan uji coba kelompok kecil, uji coba kelompok menengah, kemudian uji coba kelompok besar. Penelitian ini menggunakan teknik probability sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pembelajaran menulis pantun membutuhkan bahan ajar digital untuk mengakomodasi tujuan pembelajaran yang diharapkan, (2) desain produk yang dikembangkan berpedoman kepada bahan ajar digital serta menggunakan berbantuan aplikasi animaker, (3) hasil penilaian ahli isi dan ahli media dikategorikan “sangat baik” (4) revisi produk dari ahli isi mengarahkan kepada kejelasan bahasa, sedangkan revisi produk dari penilaian ahli media mengarah kepada kontrol audio; (5) hasil uji coba lapangan kepada siswa dikategorikan “sangat baik”; (6) revisi produk berdasarkan uji coba lapangan mengarah kepada desain sampul, penambahan materu dan penggunaan font tulisan yang sesuai. Berdasarkan hasil penelitian, produk penelitian ini layak digunakan dan dapat dijadikan sebagai alternatif bahan ajar dalam pembelajaran menulis khususnya menulis pantun berbasis kearifan lokal.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF DENGAN METODE DIGITAL STORY Muhammad Taufik Hidayat; Teuku Junaidi; Muhammad Yakob; Azrul Rizki; Nuriana Nuriana; Darwan Darwan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.2649-2660

Abstract

Program ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan pembuatan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif dengan metode digital story, Buku “Media Pembelajaran Digital Story Berbasis Kearifan Lokal” merupakan buku hasil kolaborasi antara guru dan tim pengusul yang memuat tentang perihal pembelajaran digital story. Hasil kajian dalam kegiatan pengabdian yang dilakukan bersama guru di MGMP dijadikan poin utama dalam buku sehingga permasalahan guru dalam pengajaran teks di sekolah dapat teratasi. Peserta pengabdian adalah 15 orang guru MGMP Bahasa Indonesia yang berada di Kota Langsa. Metode realisasi dan pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan dengan 3 tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pelatihan penggunaan media digital story, dan tahap monitoring serta penilaian. Hasil yang diperoleh pada kegiatan ini adalah guru MGMP Bahasa Indonesia Tingkat M.A Kota Lanngsa memberikan respon yang positif dalam kegiatan ini dibuktikan dengan praktik digital story pada perkenalan teks prosedur dan teks narasi. Dari pelaksanaan kegitan program PKM ini dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan Media Digital Story sangat membantu guru dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia dan mudah diaplikasikan di dalam kelas.
Repertoar Bahasa Aceh Pada Siswa SMP di Kota Langsa untuk Revitalisasi Bahasa Aceh Azrul Rizki A; Muhammad Taufik Hidayat; Alpidsyah Putra
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 6 No 2 (2023): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : linguistic, literature, and teaching

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v6i2.3660

Abstract

Tujuan utama penelitian ini secara khusus dilakukan untuk melihat repertoar atau pembendaharaan Bahasa Aceh pada siswa. Selain itu juga untuk kegiatan revitalisasi Bahasa Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan postpositivisme. Sumber data dan subjek penelitian adalah siswa SMP Kota Langsa yaitu SMP Negeri 4 Langsa, SMP Negeri 5 Langsa, dan SMP Negeri 7 Langsa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan bahasa Aceh siswa SMP Kota Langsa sudah berada pada taraf yang baik secara keseluruhan. Siswa 80,8% mampu menguasai bahasa Indonesia secara baik dan 60,6% diantara menggunakan bahasa Aceh dalam kehidupan sehari-hari. Dari 99 responden didapatkan bahwa empat kompetensi berbahasa yang diteliti, hanya ada satu aspek yang masih berada pada taraf sedang. Pada kompetensi mendengar, siswa SMP Kota Langsa mendapatkan nilai rata-rata pada taraf baik. Pada kompetensi berbicara, mengalami penurunan. Hanya terdapat 26 siswa atau 26,3% yang snagat baik dalam berbicara menggunakan bahasa Aceh. Kompetensi membaca siswa mendapatkan grade rata-rata sedang. Terakhir, pada kompetensi menulis taraf penguasaan bahasa Aceh siswa SMP Kota Langsa berada pada taraf baik. Namun, jumlah siswa yang menguasai kemampuan menulis dengan sangat baik hanya 10,1%.
PELATIHAN MENULIS CERITA RAKYAT BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA SISWA SMP IT HUDA WAN NUR KOTA LANGSA Nuriana Nuriana; Azrul Rizki; Muhammad Taufik Hidayat; Usman Usman
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.176-182

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan penulisan cerita rakyat Aceh Berbasis Kearifan Lokal di SMP IT Huda Wan Nur. Kegiatan PKM ini dilakukan dengan memberikan pemahaman terkait (1) Menentukan tema; (2) Pemilihan dan penetapan topik; (3) Menentukan tujuan penulisan dan bentuk karangan; (4) Membuat outline/kerangka tulisan;  (5) Membaca kembali tulisan; (6) Mengirimkannya ke penerbit atau menerbitkannya sendiri. Metode pelaksanaan pengabdian akan dilakukan dengan tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelatihan penulisan cerita rakyat berbasis kearifan lokal; terakhir, tahap monitoring dan evaluasi. Peserta kegiatan pengabdian ini berjumlah 30 siswa SMP IT Huda Wan Nur. Hasil yang diperoleh selama kegiatan pengabdian masyarakat adalah para siswa menunjukkan perhatian yang sangat tinggi terhadap materi pengabdian masyarakat. Pada kegiatan ini telah mampu mendorong siswa dalam memahami materi tentang penulisan cerita rakyat berbasis kearifan lokal dan 85% siswa telah mampu memahami dengan baik.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMANFAATAN PLATFORM MERDEKA MENGAJAR (PMM) BAGI GURU MGMP BAHASA INDONESIA TINGKAT MADRASAH ALIYAH KOTA LANGSA Muhammad Taufik Hidayat; Azrul Rizki; Teuku Junaidi; Nuriana Nuriana; Aisyah Aisyah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.63-73

Abstract

Program ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan pemanfaatan Platform Merdeka mengajar (PMM) bagi guru bahasa Indonesia di Kota Langsa khususnya di Madrasah Aliyah masih mengalami kesulitan dalam mengaplikasikan media pembelajaran berbasis IT. Tujuan yang hendak dicapai dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru Bahasa Indonesia di Madrasah Aliyah dalam melaksanakan pembelajaran dengan media berbasis IT dengan memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar (PMM) dalam langkah pembenahan yang sesuai kebutuhan peningkatan kualitas pembelajaran siswa dengan peningkatan rapot pendidikan. Mteri ini dianjurkan untuk seluruh satuan Pendidikan yang mengimplementasikan kurikulum Merdeka baik mandiri belajar, mandiri berubah, maupun mandiri berbagi. Peserta pengabdian ini berjumlah 17 orang. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan melalui tiga Langkah yaitu persiapan, tahap pelatihan dalam penggunaan Platform Merdeka Mengajar, dan tahap pemantauan serta evaluasi. Hasil dari pelaksanaan program PKM ini menunjukkan bahwa pelatihan Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar memiliki manfaat besar dalam pembelajaran dapat dengan mudah.
PELATIHAN PENULISAN AKSARA BAHASA ACEH BAGI SISWA SMK 1 INDRA MAKMU KABUPATEN ACEH TIMUR SEBAGAI UPAYA REVITALISASI BAHASA DAERAH Azrul Rizki; Muhammad Taufik Hidayat; Muhammad Arif Fadhilah; Nuriana Nuriana; Syahrial Fuadi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.74-82

Abstract

Kegiatan pengabdian yang berjudul “Pelatihan Penulisan Aksara Bahasa Aceh bagi Siswa SMK 1 Indra Makmu Kabupaten Aceh Timur sebagai Upaya Revitalisasi Bahasa Daerah” dilaksanakan untuk memberikan kesempatan pada siswa belajar menulis Bahasa Aceh. kegiatan pengabdian tersebut dilakukan dalam beberapa tahapan pra dan pascakegiatan. Hal yang dilakukan adalah (1) observasi ke lokasi mitra di Indra Makmu Aceh Timur, (2) identifikasi masalah mita di lapangan, (3) perumusan masalah bersama dengan mitra terakit penggunaan Bahasa Aceh, (4) pelaksanaan kegiatan pengabdian di SMK Negeri 1 Indra Makmu, (5) telaah hasil pengabdian dan pembuatan luaran pengabdian, dan (6) evaluasi secara berkala. Hasil yang dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah adanya buku tentang kosa kata dan penulisan Bahasa Aceh yang diberikan kepada siswa dan SMK Negeri 1 Indra Makmur. Buku tersebut memuat tentang huruf dalam Bahasa Aceh, jenis kata dalam Bahasa Aceh, afiksasi, dan penulisan Bahasa Aceh. Buku tersebut dihasilkan dari saduran buku yang pernah ditulis oleh ketua tim pengabdi tentang pembelajaran Bahasa Aceh. buku diharapkan mampu memberikan pemahaman tentang beda huruf dan penulisan Bahasa Aceh dengan Bahasa Indonesia. Ada beberapa pola penulisan yang membutuhkan tanda diakritik sehingga siswa belum memahami pola penulisan tersebut. Buku yang dihasilkan juga dibuat agar dapat dimengerti oleh siswa yang bukan suku Aceh dengan memberikan arti kosakata yang digunakan sebagai contoh.