Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Komunikasi Publik Pemerintah Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk dalam Penyaluran Program Bantuan Sosial Pangan Non Tunai untuk Warga Ellyda Retpitasari; Aini Salsabila; Muhammad Faqih; Hascaria Budi Prasetyo
Bahasa Indonesia Vol 5 No 1 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v5i1.897

Abstract

Komunikasi publik yang dilaksanakan secara optimal bisa dipakai guna mewujudkan tujuan sebuah organisasi seperti digunakan untuk tugas pegawai pemerintah sebagai pelayan publik dan untuk kegiatan bantuan sosial kepada masyarakat. Hal tersebut dibutuhkan karena komunikasi publik berpengaruh terhadap hubungan diantara organisasi terkait pelayanan bantuan sosial kepada masyarakat yang memerlukan bantuan sosial. Tujuan dari penelitian ini yakni melihat startegi komunikasi, ketepatan sasaran, ketepatan jumlah, faktor pendukung dan penghambat pemerintah serta pihak-pihak terkait. Pendekatan kualitatif ialah metode penelitian yang dipakai didalam penelitian ini. Metode tersebut menghasilkan data deskriptif berbentuk kata-kata lisan atau tertulis dari perilaku maupun orang yang amati. Teknik observasi atau pengamatan yang dilakukan pada penelitian ini yakni wawancara. Peneliti memakai sebuah teori persuasi. Pemerintah dapat menggunakan teori persuasi untuk melaksanakan program bantuan sosial pangan non tunai mereka dengan cara yang efektif. Hasil penelitian menyatakan bahwa belum sesuainya strategi komunikasi pemerintah divdalam memberikan Bansos Non Tunai, sehingga menyebabkan berbagai masalah seperti tidak tepat sasaran dan juga data yang tidak diperbarui.
Peran Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur Dalam Mewujudkan Good Governance di Sektor Penyiaran Muhammad Faqih
JOM Vol 5 No 4 (2024): Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences, Desember 2024
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ijhass.v5i4.6156

Abstract

The purpose of this research is to deeply analyze the role of East Java Regional Indonesian Broadcasting Commission (KPID) in creating transparent, efficient, accountable, equitable, and participatory governance. The method used in the research is empirical juridical research method with several approaches including 1. statutory approach; 2. case approach; 3. conceptual approach; and 4. comparative approach. The results of the research on the role of KPID East Java in realizing good governance in the broadcasting sector include; 1) Enforcing broadcast content control in East Java in accordance with applicable laws and regulations; 2) Realizing broadcasts that are educative and informative and have locality value; 3) Realizing healthy, smart and quality broadcast programs that are beneficial for the welfare of the people of East Java; 4) Optimizing KPID East Java Cooperation with Stakeholders; 5) Encouraging Digitalization and Convergence of Broadcasting Institutions in East Java; 6) Developing Human Resources Capacity in the field of Broadcasting.
Antiepileptic Drug Prescribing Patterns and Seizure Control Among Outpatients with Epilepsy at a Public Hospital in Indonesia Muhammad Faqih; Zakky Cholisoh; Nirma Seftiyanti; Ambar Yunita Nugraheni; Rizki Nur Azmi
JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis) Vol 12 No 2 (2025): J Sains Farm Klin 12(2), August 2025
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.12.2.156-166.2025

Abstract

Background: Epilepsy affects nearly 50 million people globally, including approximately 700,000–1.4 million in Indonesia, with 70,000 new cases reported annually. Objective: This study aimed to determine antiepileptic drug (AED) prescribing patterns and to examine their association with seizure control outcomes in patients with epilepsy. Methods: A descriptive cross-sectional analysis was conducted using 185 outpatient prescriptions. Data on patient demographics, seizure frequency, and AED regimens were collected. Patterns of monotherapy and polytherapy were analyzed descriptively, and seizure control was compared using chi-square analysis. Results: Of the patients evaluated, 48.6% were male and 51.4% female. Monotherapy was prescribed in 51.4% of patients, predominantly valproic acid (VPA) and phenytoin (PHT). Polytherapy was used in 48.6% of patients, with the most common combinations being VPA + carbamazepine (CBZ) and PHT + VPA. Seizure-free control within six months was achieved in 34.6% of patients. A significant association was found between therapy regimen and seizure control (p = 0.040), with poor control more frequent in polytherapy (73.3%) than monotherapy (57.9%). Patients on polytherapy had twice the risk of poor seizure control (OR = 2.00; 95% CI: 1.08–3.72). Conclusion: Valproic acid remains the most prescribed AED for monotherapy, while phenytoin–valproic acid combinations are frequent in polytherapy. Polytherapy was associated with poorer seizure control, highlighting the importance of individualized AED selection and rational drug utilization in epilepsy management
Pengabdian Mahasiswa KKN-R Universitas Palangka Raya Kelompok 57 di Desa Tambun Raya Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah Refani Elmiarsinta; Stevani Febby Darmawan; Rizky Ahmadil Anhar; Azharun Nurmadani; Raphael Reynalda; Elviana Sismita Wulandari; Ary Romadhon Sembiring; Agung Prasetyo; Suita Ningsih; Nadiya Nadiya; Ratna Sari; Septiatin Rosi Amelia; Febriyanty M. Rajagukguk; Kimmy Jorgensen; Muhammad Faqih; Siti Ma'rifah
ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri
Publisher : Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ardhi.v4i4.2208

Abstract

The Regular Community Service Program (KKN-R) is a form of community engagement that provides university students with opportunities to apply their knowledge and skills in addressing community needs and challenges. This community service activity aimed to contribute to improving the knowledge, skills, and awareness of the Tambun Raya Village community through programs in education, health, environmental management, village digitalization, and community economic empowerment. The activity was conducted in Tambun Raya Village, Basarang District, Kapuas Regency, Central Kalimantan, from July 14 to August 18, 2026. The method employed was Participatory Action Research (PAR), consisting of field surveys, direct observation, interviews, Focus Group Discussions (FGD), and social mapping. The collected data were analyzed using a descriptive qualitative approach. The programs implemented included assistance in supplementary feeding and stunting prevention education, smart classes, anti-bullying and drug abuse prevention education, waste sorting and Ecobin education, liquid organic fertilizer (POC) production training, village website development, and digital marketing assistance for micro, small, and medium enterprises (MSMEs) through BERDAYA Digital and Google Maps. The results showed increased community knowledge and awareness in education, health, environmental management, and the use of digital technology, as well as improved skills in organic waste utilization and MSME digital marketing. The activities also strengthened collaboration among students, village government, schools, MSME actors, farmer groups, and the community in supporting village independence and sustainable development.
PANDANGAN DALAM ISLAM TENTANG AKHLAK DAN ETIKA Adila Trinita Rahman; Muhammad Faqih; Nadia Nisa Azzahro
Islamic Education Vol. 1 No. 4 (2023): October : journal Islamic Education
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/education.v1i4.642

Abstract

penulis membahas tentang pengertian akhlak dan etika, hubungan manusia dengan Allah, hubungan manusia dengan manusia, hubungan manusia dengan alam sekitarnya. Pembagian akhlak dalam penulisan ini menyangkut akhlak terhadap Allah, akhlak terhadap Rasullulah, akhlak terhadap diri sendiri, akhlak terhadap keluarga, dan akhlak terhadap Akhlak merupakan perbuatan mulia lagi terpuji yang diwujudkan dalam bentuk sikap, ucapan, dan perbuatan yang baik sesuai dengan ajaran islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pandangan akhlak dan etika dalam islam. metode kualitatif dengan bentuk library research atau penelitian kepustakaan dalam mencari dan memperoleh datanya Akhlak dapat diartikan sebagai tingkah laku manusia yang dilakukan dengan sengaja yang diawali dari latihan kemudian menjadi kebiasaan. Berdasarkan pengertian akhlak pada dasarnya akhlak itu terbagi menjadi 2, yaitu akhlaqul mahmudah atau karimah dan akhlaqul mazmumah. Akhlak dan etika merupakan perilaku manusia dalam kehidupan sehari hari yang telah melekat pada diri seseorang. Akhlak dikembangkan dari sumber standar keislaman yaitu Al Qur’an dan sunnah. Sementara etika dikembangkan dari pemikiran otak manusia yaitu filsafat, sehingga yang satu sakral dan yang lainnya profan, yang satu dari langit dan yang lainnya dari bumi, yang satu kholiq sedangkan lainnya dari makhluk. Dalam tulisan ini masyarakat.