Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Upgrading Permasalahan Hak Kekayaan Intelektual Bagi Aparat Penegak Hukum di Kantor DPRD Pelalawan Provinsi Riau Abd Thalib; Dafrizal Samsudin; Della Cessa; Nur Aisyah Thalib; Radian Suparba
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v3i2.404

Abstract

Permasalahan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) saat  ini  semakin  rumit,  permasalahannya, karena   sistem   HKI   semakin   berkembang   sehingga   membutuhkan pemahaman  detail  tentang  HKI.  Pada  akhirnya, permasalahan  HKI  tidak hanya  berpengaruh  di  dalam  negeri  tapi  juga  memiliki  pengaruh  di  luar negeri,  hal  ini dikarenakan  HKI  memiliki  pengaruhi  ekonomi,  sosial  ,  budaya  dan hukum. Hak  kekayaan  intelektual  merupakan  benda  yang  tidak  berwujud  namun  memiliki  nilai ekonomi yang berpengaruh bagi masyarakat banyak. Umumnya, jika benda dapat terlihat maka memiliki objek yang jelas juga sehingga dapat dinilai, namun karena Hak Kekayaan Intelektual adalah  benda  tidak  berwujud  yang  tidak  terlihat  dan  tidak  teraba,  maka  permasalahan  timbul dalam menilainya sebagai objek hukum karena objek yang didapatkan hanyalah berupa ‘hak’. Permasalahan  tidak  terhenti  disitu  saja,  dimana  HKI juga  menjadi  alat penghalang  inovasi,  menghilangkan  pencipta  karya,  mempertahankan  serta  memiliki  indikasi pencemaran  nama  baik,  yang  mana  keseluruhan  tergantung  pada  pemahaman  tentang  sistem hukum  HKI di  Indonesia  dan  secara  universal,  karena  kasus-kasus  HKI akan dipelajari sebagai bahan penerapan sistem hukum bisnis di berbagai Negara.  
Keluarga Samawah Benteng Penyalahgunaan Narkoba Abd Thalib; Dafrizal Samsudin; Nur Aisyah Thalib; Putriyani Putriyani
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v4i2.825

Abstract

Generasi muda saat ini diharapkan menjadi generasi penerus bangsa melalui kecerdasan dan prestasinya. Namun faktanya banyak generasi muda yang terpengaruh oleh narkoba melalui lingkungan sekitar. Peran yang optimal dari keluarga, sekolah serta masyarakat diharapkan dapat berkontribusi secara positif sebagai upaya untuk mencegah penyalahgunaan narkoba. Peran keluarga dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba yaitu, Pendidikan agama dan akhlak, kasih sayang, rasa aman, bimbingan dan perhatian, selalu ada ketika dibutuhkan, mengetahui kebutuhan anak-anak, memberikan kebebasan dengan melakukan pengawasan secara aktif dan bijaksana dan dorongan semangat untuk mencapai prestasi dan ini tidak luput dari pengetahuan mengenai narkoba, mempelajari pengenalan dini mengenai gejala atau tanda pengguna narkoba. Hasil pengabdian kepada masyarakat mendeskripsikan peran yang dilakukan oleh masyarakat dalam bentuk sosialisasi, diskusi kelompok dengan menghadirkan narasumber dan pakar di bidang hukum keluarga serta pakar di bidang hukum pidana. Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba yang paling sering dilakukan di keluarga, sekolah dan masyarakat adalah sosialisasi tentang narkoba. Hambatan yang terjadi dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba adalah kurangnya waktu untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi. Untuk mencegah penyalahgunaan narkoba khususnya di kalangan generasi muda, diperlukan peran dan sinergi yang kuat semua pihak.
Tantangan utama preservasi naskah kuno berbasis digitisasi Testiani Makmur; Dudung Abdurahman; Sri Rohyanti Zulaikha; Dafrizal Samsudin
Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 20 No 1 (2024): June
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bip.v20i1.9321

Abstract

Introduction. This research aims to determine the main challenges in preserving ancient manuscripts based on digitization. Research methods. This study used descriptive qualitative method. Data was obtained through literature studies based on scientific works published from 2013 to 2023. A total of 76 scientific works consisting of theses, national and international journals were obtained from the Google Scholar database with the keywords Naskah Kuno”, “Pelestarian Naskah Kuno”, “digitisasi naskah kuno.” Meanwhile in English it is like "Ancient Manuscripts, Preservation of Ancient Manuscripts, and digitization of ancient manuscripts. Results and Discussion. Digitized preservation of ancient manuscripts requires careful budget planning and there must be a third party willing to sponsor it on an ongoing basis. Human resources working in the field of ancient manuscript preservation must understand the factors that cause damage to ancient manuscripts; not phobic of technology; awareness to learn about the use of technology; and ready to improve technology skills. The results of digitizing ancient manuscripts are guaranteed to be accessible in their entirety as mandated by law. Avoiding technological obsolescence requires paying attention to the age of the media so that there is a guarantee of long-term use. Conclusion. This study shows five main challenges in the process of digitizing ancient manuscript preservation, including aspects of budget, policy, human resources, accessibility and technological obsolescence. In the future, preserving ancient manuscripts through digitization must focus on these five aspects, because they are interrelated.
RESEARCH REVIEW ON THE ANALYSIS OF NEWS FRAMING OF INDONESIAN PRESIDENTIAL ELECTION 2005-2021 Dafrizal Samsudin
al-Balagh : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 7 No. 1 (2022): June 2022
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/albalagh.v7i1.4021

Abstract

This study aims to determine the development of news framing research in the Indonesian presidential election in 2005-2021. A total of 38 scientific works consisting of undergraduate thesis, master's thesis, and journals were analyzed using the principle of a systematic literature review. The analysis shows that there are more scientific research papers in the form of undergraduate thesis compared to journals and master's thesis. Research trends increased dramatically in 2017-2021, with more portal media studies than other media. Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki framing analysis models are commonly used. Many media take sides in reporting on presidential and vice-presidential candidates compared to neutral and balanced ones. The framing influencing factors of the Indonesian presidential election news are media ideology, the background of journalists and news editors, media routines, media organizations, extra media, selection of syntactic, script, thematic, and rhetorical structures of news, selection of sources, the role of media owners, background selection of sources.
Nilai Kearifan Lokal Melayu Dalam Penggunaan Media Sosial Sebagai Sumber Informasi Pembelajaran Siswa Dafrizal Samsudin; Marhamah Ahmad; Hamsal Kamar; Al Sukri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7349

Abstract

Kehadiran media sosial era digital ini telah membawa dampak terhadap kemudahan pencarian berbagai informasi, termasuk informasi pendidikan yang diakses oleh ramai siswa-siswi untuk menunjang kebutuhan akademik. Bagaimanapun juga, antara isu masalah yang timbul adalah bahwa media sosial juga membawa dampak negatif melalui konten-konten yang tidak layak dikonsumsi oles siswa sekolah. Sebagai upaya solusi dari isu masalah tersebut, maka kegiatan pengabdian masyarakat membawa tema pemberdayaan nilai kearifan lokal dalam memanfaatkan media sosial sebagai sumber informasi pendidikan bagi siswa SMAN 1 Siak Kecil Kabupaten Bengkalis. Tujuan pengabdian adalah untuk memberikan penyuluhan tentang nilai-nilai kearifan lokal budaya melayu terhadap siswa SMAN 1 Siak Kecil dalam penerapan pencarian informasi pendidikan melalui media sosial. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah penyuluhan yang terdiri dari kegiatan penyampaian materi oleh narasumber, diskusi dan tanya jawab. Kandungan materi yang disampaikan yaitu pengenalan dan penerapan nilai-nilai asas budaya Melayu dalam penggunaan media sosial sebagai sumber informasi pendidikan. Hasil kegiatan pengabdian yaitu secara kualitatif,  para siswa peseta pengabadian dapat mengetahui dan memahami yaitu 1) dampak positif dan negatif media sosial, 2) falsafah dan prinsip nilai-nilai pendidikan kearifan lokal adat resam Melayu, 3) kebijaksanaan dan adab menuntut ilmu dalam budaya Melayu.
Pemahaman Hak Kekayaan Intelektual Bagi Aparat Penegak Hukum Abd Thalib; Dafrizal Samsudin; Rosyidi Hamzah; Nur Aisyah Thalib; Yusril Sabri
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v6i1.1195

Abstract

Permasalahan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) saat ini semakin rumit karena sistem HKI semakin berkembang, yang membutuhkan pemahaman mendalam tentang HKI. Pada akhirnya, masalah HKI memengaruhi ekonomi, sosial, budaya, dan hukum di dalam dan di luar negeri. Terlepas dari fakta bahwa Indonesia memiliki undang-undang yang mengatur Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI), implementasi dan penegakan hukumnya sangat menantang. Salah satu masalah utamanya adalah masyarakat tidak memahami dan menyadari pentingnya HAKI dan konsekuensi negatif melanggarnya. Banyak pelaku usaha, terutama usaha kecil dan menengah, tidak menyadari bahwa melanggar HAKI dapat merugikan pemegang hak dan pencipta dan menghambat inovasi. Selain itu, penegakan hukum seringkali tidak efisien dan terkendala oleh biaya yang tinggi dan proses hukum yang lamban. Aparat penegak hukum terdiri dari hakim, jaksa, dan kepolisian yang ditugaskan oleh negara untuk menjalankan undang-undang, serta pengacara yang menjalankan undang-undang berdasarkan kepentingan klien mereka. Sudah jelas bagi masyarakat bahwa mereka mengharapkan penegakan hukum yang adil yang didasarkan pada prinsip-prinsip undang-undang dari semua aspek yang ada.
Dampak Negatif Media Sosial Pada Anak Didik: Pentingnya Literasi Digital Dafrizal Samsudin; Al Sukri; Marhamah Ahmad; Abd Thalib; Hamsal Kamar
Madaniya Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1190

Abstract

Media sosial cenderung digunakan secara tidak terkendali di kalangan pelajar, sehingga mengakibatkan menurunnya prestasi akademik, gangguan psikologis, perubahan perilaku, dan sebagainya. Oleh karena itu, salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui program pengabdian kepada masyarakat UIR yang lahir dari MIN 1 INHU dengan tema “Penguatan Literasi Dampak Negatif Media Sosial terhadap Perkembangan Siswa”. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah memberikan penyuluhan tentang dampak negatif media sosial bagi siswa dan strategi penanganannya yang berbasis pada nilai-nilai kearifan lokal. Kegiatan PKM ini menggunakan metode penyuluhan dengan rangkaian acara yaitu penyampaian materi oleh narasumber, diskusi, dialog dan tanya jawab. Hasil dari kegiatan PKM ini menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang keterlibatan semua pihak seperti orang tua, guru dan komite sekolah dalam mengawasi perkembangan siswa dari dampak negatif penggunaan media sosial, dan memanfaatkan media sosial sebagai sarana dalam proses pembelajaran dengan benar yang berpedoman pada pendekatan nilai luhur warisan budaya Melayu seperti kesantunan, kearifan dan kecerdasan, serta sikap tabayun sebelum menerima isi pesan media sosial.