Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Faktor Demografi (Usia, Jenis Kelamin Dan Tingkat Pendidikan) Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM Di Kecamtan Siantar Barat Rahel Cristine Saragih; Eva Sriwiyanti; Vitryani Tarigan
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Accusi 3(2) November 2021
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/mzed4642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih jauh apakah faktor demografi (usia, jenis kelamin dan tingkat pendidikan) memiliki pengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM di Kecamatan Siantar Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Data yang digunakan adalah data primer dengan menyebarkan 99 kuesioner kepada wajib pajak UMKM yang ada di Kecamatan Siantar Barat. Penelitian ini menggunakan model analisis regeresi linear berganda dengan uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R2). Hasil analisis regresi linear berganda menyatakan faktor demografi (usia, jenis kelamin dan tingkat pendidikan) memiliki pengaruh yang positif dengan nilai koefisien regresi sebesar 1,242. Dari hasil penelitian yang dilakukan diperoleh hasil uji t (parsial) untuk variabel usia, jenis kelamin dan tingkat pendidikan 0,000 < 0,05 menyatakan bahwa variabel usia, jenis kelamin dan tingkat pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM. Hasil uji F (simultan) untuk semua variabel berpengaruh signifikan dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM. Dan hasil koefisien determinasi (R2) sebesar 0,911 menyatakan pengaruh variabel faktor demografi (usia, jenis kelamin dan tingkat pendidikan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM sebesar 91,1% dan sisanya 8,9% dipengaruhi oleh variabel lain
Analisis Penerapan Standar Akuntansi Pemerintah Berbasis Akrual (PP. 71/2010) Pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Simalungun Roma Ulina Saragi; Eva Sriwiyanti; Vitryani Tarigan
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Accusi 3(2) November 2021
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/vdh93q02

Abstract

Dalam upaya menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) khususnya dalam pengelolaan keuangan negara , pemerintah sejak tahun 2003 telah melakukan reformasi keuangan negara dengan dikeluarkannya paket Undang-Undang di bidang keuangan negara yaitu Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 Tentang Keuangan Negara, Undang – Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara dan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara. Dari Undang - Undang tersebut , dikeluarkanlah Peraturan Pemerintah (PP) yang dipakai sebagai standar dalam pertanggungjawaban keuangan pemerintahan yaitu Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2005 dan telah diubah dan dituangakn dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 Tentang Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) Berbasis Akrual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Simalungun telah menerapkan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 Tentang Standar Akuntansi Pemerintah Berbasis Akrual dalam penyaajian laporan keuangannya. Metode analisa data yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif-komparatif yaitu menjelaskan dan membandingkan penyajian laporan keuangan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Simalungun terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Simalungun dalam penyajian laporan keuangannya telah sepenuhnya menerapkan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010. Dan sebagai dasar pelaksanaanya adalah Peraturan Bupati Nomor 27 Tahun 2014 Tentang Sistem Akuntansi Pemerintah Daerah Berbasis Akrual Kabupaten Simalungun dan Peraturan Bupati No. 24 Tahun 2015 yang telah dirubah menjadi Peraturan Bupati No. 44 Tahun 2019 Tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah Daerah Berbasis Akrual Pemerintah Kabupaten Simalungun
Pengaruh Biaya Produksi dan Beban Penjualan Terhadap Laba PT Kedaung Indah Can, Tbk Djuli Sjafei Purba; Vitryani Tarigan
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Accusi 3(1) Mei 2021
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/2ga8rs82

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan menganalisis pengaruh dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, biaya overhead dan beban penjualan terhadap laba. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan populasi Laporan Keuangan PT Kedaung Indah Can, Tbk tahun 2014, 2015, 2016, 2017, 2018, 2019 dan 2020. Analisa data dilakukan dengan menggunakan Regressi Linear Berganda. Hasil dari penelitian ini didapat Biaya bahan baku (X1), Biaya tenaga kerja langsung (X2), Biaya overhead (X3), dan Beban penjualan (X4) secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Laba (Y). Secara partial Biaya bahan baku (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Laba (Y), Biaya tenaga kerja langsung (X2) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Laba (Y), Biaya overhead (X3) berpengaruh negative dan signifikan terhadap Laba (Y), Beban penjualan (X4) berpengaruh postitif dan tidak signifikan terhadap Laba (Y). Dari hasil penelitian ini didapat persamaan regressi linear yaitu Y = -3.539.230.251,814 + 0,528X1 + 0,284X2 - 0,243X3+ 4,671X4 + e
Pengaruh Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) Terhadap Kinerja Karyawan Bprs Amanah Bangsa Pematangsiantar Vitryani Tarigan; Bagudek Tumanggor
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Accusi 2(2) November 2020
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/raze0826

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) berpengaruh terhagap Kinerja karyawan BPRS Amanah Bangsa Pematangsiantar. Jenis sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah strata random sampling. Maka yang menjadi sampel dalam penelitian ini penulis menarik kesimpulan sebanyak 49 orang perwakilan pegawai BPRS Amanah Bangsa Pematangsiantar. Hasil pengujian hipotesis telah membuktikan terdapat pengaruh antara jaminan social tenaga kerja terhadap kinerja pegawai. Melalui hasil perhitungan yang telah dilakukan diperoleh nilai t hitung sebesar 9,129 dengan taraf signifikansi hasil sebesar 0,000 tersebut lebih kecil dari 0,05, dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak. Pengujian ini secara statistik membuktikan bahwa jaminan social tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Artinya bahwa ada pengaruh antara variabel jamina social tenaga kerja terhadap kinerja pegawain pegawai BPRS Amanah Banga Pematangsiantar. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan serta kesimpulan yang trelah diuraikan sebelumnya, maka penulis mengemukakan beberapa saran yang dapat dijadikan bahan masukan bagi Kantor pegawai BPRS Amanah Banga Pematangsiantar, yang mudah-mudahan dapat diambil manfaatnya dalam rangka meningkatkan keefektifan jaminan Sosial Tenaga Kerja yang akan berpengaruh positif terhadap peningkatan kinerja pegawai
Analysis Of Environmental Audit Implementation On Rubber Waste Management PTPN IV Regional 1 Kebun Gunung Para Vitryani Tarigan; Wico Jontarudi Tarigan; Indra Gunawan
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Accusi
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/55h83q79

Abstract

This research aims to determine the implementation of an environmental audit of waste management at the PTPN 1V Regional 1 Kebun Gunung Para rubber factory. The object of this research is the Processing Factory PT. Perkebunan Nusantara 1V Regional 1, Kebun Gunung Para.The data collection techniques used in this research are interview techniques and documentation techniques, where interviews are carried out by asking several questions with direct communication between the researcher and the resource person to obtain information related to the problems in this research. Meanwhile, documentation techniques are data obtained directly from the company related to research data which includes: environmental audit SOPs, waste management SOPs and the company's annual costs regarding waste processing costs. The data analysis technique used by researchers is a qualitative descriptive analysis technique, describing the findings later and comparing them with the SOP created by the company. The results of this research reveal that PTPN 1V Regional 1 Kebun Gunung Para is good and in accordance with the SOP in carrying out an Environmental Audit of waste management at the Kebun Gunung Para Rubber Factory, This can be seen from the SOP that has been set by the company and the results of field observations and direct interviews with Gunung Para Garden employees
Pengaruh Tenaga Kerja Dan Bahan Baku Terhadap Produksi Tahu Pada Pabrik Pengolahan Tahu Di Timbang Galung Pematangsiantar Vitryani Tarigan
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Accusi 2(1) Mei 2020
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/hxy8ed74

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa apakah tenaga kerja dan bahan baku mempunyai pengaruh terhadap produksi tahu pada pabrik pengolahan tahu di Timbang Galung Pematangsiantar. Jumlah sampel adalah 30 orang karyawan yang telah ditentukan. Hipotesis dalam penelitian ini adalah “ Diduga tenaga kerja dan bahan baku berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi tahu. Metode analisa data yang digunakan yaitu analisis kuantitatif dengan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda dan uji perbedaan rata - rata. Hasil penelitian (uji t) menunjukkan nilai t hitung 7,759 > 2,042 dan nilai signifikansi 0,00 < 0,05, hal ini berarti bahwa harapan karyawan pada tenaga kerja sangat tinggi terhadap perusahaan. Hasil penelitian (uji t) menunjukkan nilai t hitung 7,023 > 2,042 dan nilai signifikansi 0,00 < 0,05, hal ini berarti bahwa harapan karyawan pada bahan baku juga sangat tinggi terhadap perusahaan. Hasil penelitian (uji F) menunjukkan nilai F hitung 62,613 > 3,14 dan nilai signifikansi 0,00 < 0,05. Pengaruh tenaga kerja dan bahan baku secara bersama - sama terhadap produksi tahu adalah positif yang kuat dan signifikan. Jadi perusahaan perlu memperhatikan dan mempertahankan produksi yang sudah dimiliki pada saat ini. Hasil analisa data regresi linier berganda Y = 27,257 + 0,270 X1 + 0,768 X2 menunjukkan nilai konstanta sebesar 27,257 dan koefisien determinasi (R²) diperoleh nilai Adjusted R Square sebesar 0,700. Artinya besarnya biaya produksi dipengaruhi biaya tenaga kerja dan bahan baku sebesar 70,0%, sedangkan sisanya yaitu 30,0 %, dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan atau tidak dibahas dalam penelitian ini
Pengaruh Budaya Kerja Terhadap Peningkatan Prestasi Kerja Pada PT.TELKOM INDONESIA,Tbk Pematangsiantar Wahyu Wiranda; Vitryani Tarigan
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Accusi 1(1) Mei 2019
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/kn33em46

Abstract

Budaya kerja adalah cara pandang yang menumbuhkan keyakinan atas dasar nilai - nilai yang diyakini pegawai untuk mewujudkan prestasi kerja terbaik, dan pikiran untuk menghasilkan barang - barang atau jasa - jasa dengan memperoleh imbalan prestasi tertentu. Prestasi kerja adalah perwujudan dari hasil kerja seseorang yang akan menentukan perkembangan kariernya pada masa yang akan datang.. Berdasarkan analisa dan evaluasi yang telah dilakukan dari hasil penelitian terhadap 35 orang responden diperoleh bahwa secara rata - rata dari budaya kerja yang terdiri dari kejujuran adalah sebesar 0,245%, ketekunan sebesar0,429%, kreatifitas sebesar 0,060%, kedisiplinan sebesar 0,021%,iptek sebesar 0,035% sedangkan prestasi kerja sebesar 38,71% berdasarkan dari hasil analisa budaya kerja terhadap lima factor budaya kerja yang lebih dominan mempengaruhi adalah ketekunan dengan nilai persentase sebesar 0,429% maka dari itu dapat disimpulkan bahwa prestasi kerja masih jauh lebih besar dari budaya kerja. Koefisien determinasi (adjusted R2) yang diperoleh sebesar 0,802 dipangkatkan dua (0,8022) maka didapat 0,564 atau 56,4%