Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengaruh Penyuluhan Terhadap Pengetahuan Catcalling Pada Siswa Di SMAN 1 Mlati Sleman Vianitadevi; Nurul Mahmudah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.197

Abstract

Masa peralihan yang terjadi pada remaja sering kali membuat remaja mengambil sikap negatif. Perbuatan menyimpang atau negatif yang dilakukan oleh remaja bermacam-macam, salah satu yang dilakukan tanpa disadari adalah catcalling. Catcalling merupakan istilah dalam bentuk verbal berupa komentar maupun siulan dalam mencari perhatian dengan menggunakan atribut seksual tertentu yang dilakukan oleh orang yang dikenal ataupun tidak dikenal. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan catcalling pada siswa di SMAN 1 Mlati Sleman. Penelitian kuantitatif dengan metode Quasy Eksperiment dengan desain penelitian Pre and Post Test Without Control. Sampel yang digunakan 65 responden dengan teknik simple random sampling dengan pengambilan sampel secara acak dari populasi dan dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data penelitian ini menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian sebelum diberikan penyuluhan pengetahuan baik sebanyak 9 (13,85%) responden, pengetahuan cukup 42 (64,61%) responden dan pengetahuan kurang sebanyak 14 (21,54%) responden. Setelah diberikan penyuluhan pengetahuan baik 47 (72,31%) responden. Pengetahuan cukup 18 (27,69%) responden dan tidak ada responden dengan pengetahuan kurang. Nilai p-value 0.000 < 0.05, sehingga disimpulkan ada pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan catcalling pada siswa di SMAN 1 Mlati
Hubungan Nyeri Dismenorea Dengan Tingkat Aktivitas Belajar Siswi di SMP Negeri 1 Depok, Sleman, Yogyakarta Vinakurnia Lestari; Nurul Mahmudah
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v5i2.7897

Abstract

Learning activity is the physical and mental involvement of female students in the learning process, which plays a crucial role in learning success and academic achievement. Learning activity can be influenced by physical health conditions. One of which is dysmenorrhea pain, which is often experienced by female adolescent during menstruation. Dysmenorrhea pain can cause discomfort and reduce concentration, motivation, and participation in school learning activities. The study aims to determine the correlation between dysmenorrhea pain and students' learning activity levels at SMPN (State Junior High School) 1 Depok, Sleman, Special Province of Yogyakarta in 2025. This study employed quantitative methods with an observational analytical design and a cross- sectional approach. The study population was all 83 eighth-grade female students who had menstruated and experienced dysmenorrhea, with a sample of 68 students selected using a purposive sampling technique. Dysmenorrhea pain was measured using the Numeric Rating Scale (NRS), while learning activity was measured using a questionnaire. Data analysis was performed using the Spearman Rank test. The results showed that the majority of respondents experienced mild dysmenorrhea pain (37 students, similar to 54.41%), and learning activity was severely disrupted (39 students, similar to 57.35%). The Spearman Rank test showed a p-value of 0.028 (p<0.05). Thus, it concludes that there is a relationship between dysmenorrhea pain and students' learning activity levels.
Hubungan Personal Hygiene Dengan Kejadian Keputihan Pada Siswi Kelas VII SMP Negeri 3 Godean Rina Nur Rahmah; Nurul Mahmudah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.704

Abstract

Masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh remaja putri di Indonesia adalah kejadian keputihan, di mana perilaku kebersihan diri yang buruk menjadi faktor risiko utama terjadinya infeksi pada organ reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara personal hygiene dengan kejadian keputihan pada siswi kelas VII di SMP Negeri 3 Godean. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 54 responden yang diambil menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner personal hygiene dan kuesioner kejadian keputihan yang telah diuji validitasnya. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistik korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswi memiliki personal hygiene kategori baik (57,4%) dan sebagian besar mengalami keputihan kategori fisiologis (87%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05) dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,658, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan dengan kekuatan hubungan kuat antara personal hygiene dengan kejadian keputihan. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik praktik personal hygiene yang dilakukan, maka semakin rendah risiko terjadinya keputihan patologis. Penelitian ini diharapkan dapat memotivasi siswi untuk senantiasa meningkatkan perilaku kebersihan diri guna menjaga kesehatan reproduksi mereka.