Claim Missing Document
Check
Articles

Kampanye Digital Melalui Tagar Berkain Bersama Studi Etnografi Virtual Pada Remaja Pengguna Fashion Berkain Batik Di Instagram Amanda, Frisca; Prasetio, Arie
eProceedings of Management Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena yang terjadi di zaman ini sangat beragam seiring berkembangnya teknologi yang membawa perubahan yang cukup pesat. Media sosial merupakan sebuah wadah untuk saling bertukar informasi secara online dan diperkuat adanya internet, Instagram dapat menjadi media sosial yang digunakan untuk melakukan kampanye digital, kampanye digital juga dapat menjadi salah satu cara penyebaran tren yang sedang hangat seperti berkain bersama di Instagram. Tujuan dari kampanye ini adalah untuk mengetahui bagaimana remaja berpartisipasi dalam tren berkain batik melalui kampanye digital. Pengukuran dari level remaja dapat diukur menggunakan model AISAS, Attention, Interest, Search, Action dan Share. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi virtual. Peneliti akan mengolah data berdasarkan hasil wawancara dengan informan kunci telah sampai pada level terakhir pada model AISAS. Ketiga informan kunci sama-sama telah melakukan tahapan terakhir yaitu share dalam model AISAS pada kampanye digital berkain bersama yang berhasil mendapat respon positif dari masyarakat sehingga pelaku kampanye sampai pada tahapan membagikan di media sosial maupun secara langsung. Tren berkain bersama ini berdampak baik bagi masyarakat karena dapat melestarikan kebudayaan melalui kain batik dan digawangi oleh para anak muda.Kata Kunci-kampanye digital, berkain bersama, AISAS, instagram
Komodifikasi Tubuh Perempuan Melalui Pornografi Pada Podcast Acyuto, Muhammad Fauzan; Prasetio, Arie
eProceedings of Management Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komodifikasi merupakan sebuah kekurangan dari sistem ekonomi dan ideologi kapitalisme. Perjuangan perempuanuntuk diperlakukan sebagai subjek dan bukan objek sudah berlangsung selama ratusan tahun. Pada saat ini sistem kapitalisme Indonesia memunculkan berbagai kasus objektifikasi dan komodifikasi terhadap tubuh perempuan, salah satunya yaitu episode <PODCAST TANPA BRA – DINAR CANDY= yang ditayangkan oleh podcast Close the Door. Penelitian ini mempelajari bagaimana tatanan sosial yang melibatkan kapitalisme, khalayak, serta perusahaan mediadapat menghasilkan komodifikasi tubuh perempuan serta beberapa cara untuk menguranginya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif analisis wacana kritis Norman Fairclough untuk meneliti social wrong dalam tatanan sosial, hal-hal yang menghalangi perbaikannya, dan solusi yang dapat diterapkan. Penelitian in menghasilkan sebuah model konstruksi komodifikasi tubuh perempuan yang menjelaskan bagaimana tatanan sosial pada saat ini menghasilkan komodifikasi tubuh perempuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa norma sosial orang indonesia yang enggan membuka pembicaraan mengenai seks, sistem ekonomi kapitalisme liberalis, serta perusahaan media yang membuat konten rendah substansi dengan tujuan kapitalis tanpa mempertimbangkan etika dan nilai manfaat dari kontennya merupakan akar dari komodifikasi tubuh perempuan. Penelitian ini menemukan bahwa tidak perlu terjadi perubahan tatanan sosial yang fundamental untuk mulai memperbaiki social wrong ini, Indonesia bisa memulai dengan memperbaiki pendidikan seks dan etika pembuatan konten media sosialnya.Kata Kunci-Komodifikasi, Tubuh Perempuan, Podcast, Analisis Wacana Kritis, Youtube
Motif Dan Keterbukaan Diri Pekerja Seks Dengan Keluarga (Studi Fenomenologi Pekerja Seks di Saritem Kota Bandung dengan Keluarga dalam Pengungkapan Pekerjaan) Widjaya, Nafisha Hanifa; Prasetio, Arie
eProceedings of Management Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profesi pekerja seks sering kali dipandang sebelah mata dan menjadi sasaran diskriminasi dan stigma sosial. Hal ini mengakibatkan sulitnya bagi mereka untuk mengungkapkan pekerjaannya, terutama kepada keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi motif yang memengaruhi keputusan pekerja seks dalam mengungkapkan pekerjaannya dan mengetahu tahapan keterbukaan diri dalam menjalin hubungan dengan keluarga. Penelitian ini menggunakan pandangan fenomenologi dengan dua kerangka teoritis yaitu teori motif serta teori keterbukaan diri. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan paradigma interpretatif. Teknik pengumpulan data dan analisis data adalah dengan melakukan wawancara mendalam dengan para pekerja seks. Hasil penelitian menunjukan terdapat beberapa motif sebab keterbukaan diri yaitu perasaan terpaksa dan rasa takut, yang bertujuan untuk menghindari konflik keluarga. Kemudian pekerja seks harus melakukan pertimbangan risiko dan manfaat sebelum memutuskan untuk mengungkapkan informasi tentang pekerjaannya sebagai pekerja seks kepada keluarganya (pre-disclosure stage). Selanjutnya, pekerja seks harus mengungkapkan informasi tersebut dan menunggu tanggapan keluarga (disclosure stage). Tahapan terakhir pekerja seks mengalami perubahan hubungan interpersonal dengan keluarga dan adanya penerimaan diri (post-disclosure stage).Kata kunci-motif, keterbukaan diri, komunikasi keluarga, pekerja seks komersial
Analisis Kegiatan Personal Selling Pada Produk Kopi 49 Hafizh, Alif; Prasetio, Arie
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coffee consumption in Indonesia continues to increase, so this is directly proportional to coffee production whichcontinues to increase. Lampung Province is one of the largest contributors to coffee production in Indonesia,occupying the second place after South Sumatra Province. Kopi 49, which is in Lampung province, takes advantageof this booming business opportunity by producing processed coffee products, one of which is packaged coffee. Kopi49 is one of the packaged coffee SMEs in Bandar Lampung. Kopi 49 also uses a variety of integrated marketingcommunication activities to attract potential customers or distributors, one of which is using personal sellingmarketing communications. This study discusses the personal selling marketing communications carried out by Kopi49. The method used in this research is descriptive qualitative. Primary data collection techniques using interviews,observation and documentation. Secondary data collection techniques use online sources, literature and previousliterature. The data validation technique in this study uses source triangulation. The theory used in this study is 6Steps Personal selling by Kotler Keller (2016) which consists of Prospecting and qualifying, Preapproach,Presentation and demonstration, Overcoming objection, Closing, and Follow up and maintenance which formulatebasic principles which are key factors marketing strategy success. The results of this study can be concluded that Kopi49 has implemented every step contained in the theory Keywords-integrated marketing communication strategy, Coffee49, prospecting and qualifying, preapproach,presentation and demonstration, overcoming objection, closing, and follow up and maintenance
Kampanye Digital Pola Hidup Sehat Pada Akun Instagram @Soonaofficial.Id Dwita, Alisya; Prasetio, Arie
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampanye digital pola hidup sehat yang dilakukan oleh Soona adalah untuk mengajak serta memberikan tips apa sajayang harus dilakukan agar memiliki kebiasaan pola hidup sehat kepada para pengguna Instagram dan pengikut akun@soonaofficial.id. Instagram dipilih menjadi media sosial yang akan di teliti karena jumlah followers di Instagramlebih banyak dibandingkan dengan media sosial yang lain, Instagram juga merupakan salah satu akun media sosialyang lebih aktif memposting tips pola hidup sehat atau informasi mengenai pola hidup sehat baik dalam bentuk videodan foto di feeds atau di Instagram story. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana kampanye digital polahidup sehat pada akun Instagram @soonaofficial.id. Dalam penelitian ini menggunakan jenis studi kasus. Maka dariitu peneliti akan mengkaji secara mendalam dengan batasan kampanye digital pola hidup sehat pada akun Instagram@soonaofficial.id. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa akan melakukan kampanye Soona menggunakanmodel Ostergaard yang dimana @soonaofficial.id sudah sangat memperhatikan 3 aspek yaitu identifikasi masalah,pengelolaan kampanye, dan mengetahui apa saja yang harus di evaluasi kampanye selesai yaitu kurangnya feedbackatau interaksi antara pelaku kampanye dan khalayak, kemudian konten visual dan penulisan pesan menjadi salah satukendala saat berlangsung nya kampanye dikarenakan ada hambatan komunikasi diantara desain grafik dan mediasosial spesialis, kemudian pengurangan masalah yang telah dianalisis yaitu berupa feedback dari para konsumen yaitu berupa testimoni yang diberikan baik secara langsung melalui pesan atau komentar di postingan Instagram atau ulasandi aplikasi perdagangan elektronik. Kata Kunci-kampanye digital, pola hidup sehat, media baru, Instagram
Komunikasi Antarbudaya Mahasiswa Medan Dan Toraja Dalam Melakukan Perkuliahan Di Universitas Telkom Erlanggi, Detrya Puspita; Prasetio, Arie
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena banyaknya macam budaya, adat istiadat, ras, bahkan cara berinteraksi setiap individu di Indonesia terutamadi lingkungan Kampus. Kesiapan mahasiswa untuk merantau dan beradaptasi kembali dengan lingkungan dan budayayang baru di wilayah kampus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses komunikasi antar budaya danbagaimana proses mahasiswa medan dan toraja dalam beradaptasi dengan lingkungan baru serta faktor apa saja yangmenjadi pemicu hambatan pada mahasiswa dalam melakukan perkulihan di Universitas Telkom. Penelitian inimenggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan memakai paradigma interpretative.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa rantau melakukan fase-fase pada proses adaptasi budaya dan jugamelakukan komunikasi antarbudaya dengan mahasiswa lainnya, mahasiswa rantau juga menemukan beberapahambatan. Proses adaptasi budaya yang dialami oleh mahasiswa perantau terdiri dari beberapa fase seperti faseperencanaan, fase honeymoon, fase frustration, fase readjustment, dan fase resolution. Dalam proses adaptasi terdapathambatan-hambatan yang dilalui oleh seorang perantau dan melakukan solusi-solusi untuk menghadapi prosesadaptasi dan komunikasi antarbudaya seperti mencari hal positif, lebih membuka diri, dan beradaptasi kembali. Kata Kunci-komunikasi antarbudaya, mahasiswa rantau, adaptasi budaya
Kritik Sosial Terhadap Pemerintah Orde Baru Dalam Lirik Lagu Husein, Saddam Alfarizi; Prasetio, Arie
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lagu menjadi sebuah hiburan bagi masyarakat dan mudah ditemui di dalam kehidupan sosial. Dengan adanya liriklagu, musisi bisa memberikan sebuah pesan untuk pendengarnya. Lagu juga bisa memberikan pesan kritik sosialseperti salah satu contohnya adalah band Kantata Takwa dengan lagunya yang berjudul <Kesaksian=. Adanya kritiksosial di dalam lagu <Kesaksian= menjadi sebuah tanda bahwa adanya ketidakberesan sosial yang terjadi pada masalagu <Kesaksian= di rilis. Didalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode analisis wacana kritis NormanFairclough yang berfokus dengan tiga dimensi Norman Fairclough. Setelah peneliti menganalisis lirik lagu dengantiga dimensi Norman Fairclough, dari dimensi teks peneliti menemukan bahwa pembuat teks mencoba untukmenggambarkan situasi yang terjadi dan menjadi saksi dari perwakilan kaum proletar, dari dimensi praktik diskursifpeneliti menemukan bahwa adanya peran vital dari W.S Rendra yang merupakan penyair terkenal serta pembuat lirik<Kesaksian= dan Setiawan Djody yang merupakan pengusaha dan musisi yang menginisiasikan Kantata Takwa, daridimensi praksis sosio-budaya, peneliti menemukan bahwa adanya hambatan dalam berekspresi pada masa orde baruserta adanya pengawasan media dari pemerintah Orde Baru dan adanya praktik KKN sehingga masyarakat tidak puasdengan kinerja pemerintah Orde Baru. Kata Kunci-lagu, kritik sosial, Kesaksian, Kantata Takwa, analisis wacana kritis
Strategi Kampanye Penggalangan Dana Korban Kanjuruhan Melalui Twitter @Btsarmy_Lombok Rahayuningtyas, Aulia Rizkya; Prasetio, Arie
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tragedi Kanjuruhan yang menjadi salah satu sorotan dunia internasional terjadi pada tanggal 1 Oktober 2022, dimanaterdapat banyak korban berjatuhan akibat penggunaan gas air mata oleh petugas sehingga menyebabkan korban lukahingga meninggal dunia. Banyak komunitas di Indonesia yang membuat kampanye penggalangan dana dengan tujuanuntuk membantu korban tragedi Kanjuruhan. Salah satu komunitas yakni Adorable Representative M.C For Youth(ARMY) di Indonesia yakni penggemar boyband Korea Selatan yaitu BTS (Bangtan Boys) digunakan sebagai subjekpenelitian. Kampanye oleh Komunitas Adorable Representative M.C For Youth (ARMY) di Indonesia dilakukansecara daring melalui media sosial Twitter @btsarmy_lombok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategikampanye yang dilakukan oleh @btsarmy_lombok dalam mengelola pesan kampanye dan saluran kampanye. AnneGregory dalam buku strategi kampanye Antar Venus (2009) menyebutkan bahwa konsep pesan kampanye terdiri dariformat, tone, konteks, waktu dan pengulangan serta pengulangan serta penggunaan saluran media kampanye. Metodepenelitian yang digunakan yakni kualitatif deskriptif. Pada penelitian didapatkan hasil bahwa dalam pengelolaan danpenerapan strategi kampanye oleh @btsarmy_lombok selaras dengan teori yang digunakan. Namun dalam realitalapangan, evaluasi pesan juga dilakukan oleh @btsarmy_lombok sebagai strategi kampanye yang diterapkan. Kata Kunci-strategi kampanye, pesan kampanye, saluran media kampanye, penggalangan dana
Teknik Penyutradaraan Dalam Produksi Film Dokumenter “Sunda Wiwitan : The Blind Spot” Fadhlurrahman, Moch. Naufal; Prasetio, Arie
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sunda Wiwitan adalah sistem kepercayaan asli masyarakat Sunda yang sangat terikat dengan alam. Ajarankepercayaan Sunda Wiwitan terus dipraktikan oleh banyak masyarakat Sunda hingga saat ini termasuk di KampungAdat Cireundeu, Kota Cimahi Jawa Barat. Berdasarkan observasi dengan mewawancarai penganut kepercayaan SundaWiwitan di Kampung Adat Cireundeu, ditermukan bahwa penganut kepercayaan Sunda Wiwitan mengalamidiskriminasi dikehidupan sosial dari dahulu hingga saat ini. Karya tugas akhir ini berupa sebuah film dokumenterdengan judul <Sunda Wiwitan : The Blind Spot= yang menceritakan pengalaman individu penganut kepercayaanSunda Wiwitan di Kampung Adat Cireundeu yang mengalami diskriminasi dikehidupan sosial dengan durasi 13 menit30 detik. Film ini memiliki format MP4 dengan resolusi FullHD untuk memudahkan pemutara video ini pada devicemanapun. Melalui film dokumenter ini, diketahui bahwa peranan seorang sutradara dalam produksi film dokumentersangat penting. Dimana penulis sebagai sutradara terlibat pada semua tahap produksi dimulai dari tahap pra produksihingga paska produksi. Selain sebagai seorang sutradara, penulis berperan juga sebagai editor dan camera persondalam produksi film dokumenter ini. Melalui film dokumenter ini juga diketahui dapat menampilkan realitaskehidupan sosial penganut kepercayaan Sunda Wiwitan di Kampung Adat Cireundeu serta mampu mengangkatpengalaman individu yang mengalami tindakan diskriminasi dikehidupan sosial. Kata Kunci-penyutradaraan, film dokumenter, Sunda Wiwitan, diskriminasi
Motif Tindakan Konsumtif Pengguna Tiktok Shop (Studi Fenomenologi Tentang Motif Pengguna Tiktok Shop Pada Generasi Z) Aini, Fadhilah Resti; Prasetio, Arie
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial saat ini dapat digunakan untuk melakukan transaksi jual beli secara online seperti e-commerce. Haltersebut menunjukkan media sosial telah menambah fitur tambahan yang semakin lengkap. Fitur tersebutmemfasilitasi masyarakat untuk bisa berbelanja online secara langsung sehingga memudahkan masyarakat. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui motif seorang pengguna TikTok generasi Z dalam berbelanja di TikTok Shopyang bertindak konsumtif. Teori motif yang digunakan berdasarkan teori motif Alfred Schutz yaitu because motive(sebab) dan in-order-to motive (tujuan). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan fenomenologiAlfred Schutz. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara kepada masyarakat generasi Z sebanyak delapaninforman. Hasil penelitian bahwa motif belanja online generasi Z di TikTok Shop bertindak konsumtif yaitu becausemotive dan in-order-to motive. Because motive (motif sebab) yaitu motif pengguna aktif, motif persuasif, motifpenawaran, motif aksesibilitas, dan motif informatif. In-order-to motive (motif tujuan) yaitu motif ekonomis, motifkepuasan, dan motif keaktifan. Dari kedua motif tersebut maka generasi Z penelitian ini bertindak konsumtif dalampembelanjaan yang impulsif. Kata Kunci-fenomenologi, motif, tindakan konsumtif, tiktok shop, generasi Z