Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi IMC Model Dwi Sapta Pada UMKM Melwa Furniture Haidar, Ahmad Rudyt; Prasetio, Arie
eProceedings of Management Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi secara mendalam implementasi IMC Model Dwi Sapta dalam strategi komunikasipemasaran Melwa Furniture, sebuah UMKM mebel yang berlokasi di Jepara. Alasan pemilihan Melwa Furnituresebagai subjek penelitian adalah karena dinamika yang terjadi dalam industri mebel lokal, di mana terdapat minimnyapartisipasi generasi muda serta dominasi perusahaan besar dan asing, yang kemudian memunculkan persainganmonopoli yang kuat. Meskipun Melwa Furniture telah berhasil bertahan, terdapat kekurangan dalam strategipemasaran mereka, terutama dalam memanfaatkan media sosial secara efektif. Penelitian ini menggunakan metodekualitatif dengan menerapkan pendekatan studi kasus. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa implementasi IMCModel Dwi Sapta pada Melwa Furniture baru sebagian dilakukan dalam analisis pasar, evaluasi pesaing, dan penilaiankonsumen, dengan masih terdapat kekurangan dalam menganalisis pesaing secara menyeluruh. Walaupun MelwaFurniture mampu menangani keluhan konsumen dengan baik, namun testimoni positif serta peran influencer masihdiperlukan untuk meningkatkan citra dan pemasaran mereka. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pada elemenelemenIMC Model Dwi Sapta seperti segmentasi konsumen dan soul guna memperkuat strategi komunikasipemasaran mereka. Dalam menghadapi persaingan yang ketat di industri mebel, pemahaman yang mendalam terhadapaspek-aspek ini akan membantu Melwa Furniture meningkatkan daya saing dan mengembangkan pangsa pasarmereka, sehingga memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan di era digital yang terus berkembang. Kata Kunci-IMC Model Dwi Sapta, UMKM, strategi komunikasi pemasaran, Melwa Furniture
Overcoming the Challenges of Globalization: Review of the McDonald's Indonesia Brand in Adapting Communication Messages for Local Markets Prasetio, Arie; Ariani, Nafiah
Lingkar Studi Komunikasi (LISKI) Vol 11 No 2 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/liski.v11i2.8917

Abstract

This study explores the role of Integrated Marketing Communication (IMC) in McDonald's Indonesia and its impact on brand equity, consumer engagement, and market competitiveness. Given Indonesia’s diverse cultural landscape and rapidly evolving digital economy, McDonald's has implemented localized IMC strategies to enhance its market presence. By integrating traditional and digital media, McDonald's ensures message consistency across television advertisements, social media campaigns, and influencer collaborations. Findings indicate that localized menu offerings, such as Nasi Uduk McD and Ayam Spicy McD, have strengthened McDonald’s emotional connection with Indonesian consumers. Additionally, TikTok challenges and KOL (Key Opinion Leader) partnerships have amplified brand awareness and consumer interaction. These strategies align with the growing consumer preference for authentic, culturally relevant experiences, reinforcing IMC’s effectiveness in bridging global branding with local relevance. Furthermore, McDonald's adapts CSR initiatives such as environmental sustainability programs and Ramadan campaigns, mirroring consumer values and fostering brand loyalty. Comparative studies with local brands, like HokBen, suggest that McDonald's ability to align its messaging with Indonesian values provides a competitive advantage against both global and domestic competitors. The study concludes that IMC plays a critical role in McDonald's success in Indonesia, emphasizing the necessity of continuous adaptation to cultural and digital trends. Future research should explore long-term consumer behavior patterns and the effectiveness of emerging digital marketing innovations to further enhance McDonald's local engagement strategies.