Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENERAPAN ELABORATION LIKELIHOOD THEORY DALAM MEMPENGARUHI KONSUMEN PADA PEMILIHAN PRODUK TELEPON GENGGAM Deddy Irwandy; Dewi Rachmawati
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Volume 17, No. 2 December 2018
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v17i2.644

Abstract

Pesan pemasaran penting digunakan dalam iklan untuk mempromosikan produk telepon genggam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses penerapan elaboration likelihood theory dalam mempengaruhi konsumen pada pemilihan produk telepon genggam, dan bagaimana konsumen menerima, menyaring informasi dari pesan informasi yang disampaikan oleh produk? Teori Elaboration Likelihood yang dikembangkan Richard Petty dan John Cacioppo menjadi pijakan utama untuk menganalisa bagaimana pemikiran yang digunakan oleh konsumen dalam memilih produk telepon genggam. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Studi Literatur terhadap teori yang berkaitan dan pada konsumen yang aktif dalam memilih telepon genggam. Hasilnya menunjukkan bahwa pesan pemasaran yang diterima konsumen dalam memilih produk telepon genggam termotivasi untuk bertindak sesuai dengan yang menurut mereka benar karena pesan pemasaran. Jika terlalu banyak pesan pemasaran yang diterima, konsumen cenderung menyaring akan pesan-pesan tersebut. Konsumen lebih termotivasi untuk menyerap informasi yang benar atau menarik, dibandingkan dengan yang kurang penting atau bertentangan dengan kebutuhannya.
PANDANGAN GENERASI Z MENGENAI PERSONAL BRANDING ONLINE FRESH GRADUATES DALAM MENCARI PEKERJAAN Dewi Rachmawati
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Volume 21, No. 1 June 2022
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v21i1.1916

Abstract

Intense competition between workers to reach a position requires fresh graduates including Generation Z to display their achievements and something unique. Personal branding is something that recruiters consider to recruit. Currently, personal branding is not only seen by recruiters from the Curriculum Vitae (CV) and cover letters sent by applicants, or through interviews, but has also begun to penetrate into tracking applicants' social media. This study aims to find out how Generation Z views online personal branding for themselves and their generation and to find out Generation Z's views on the benefits of online personal branding for themselves for their careers. Researchers used descriptive qualitative methods to obtain comprehensive data. A total of 11 sources of fresh graduates of Generation Z, representing several regions in Indonesia, participated in the Focus Group Discussion (FGD). The personal branding criteria applied in this research are 11 criteria by Hubert K. Rampersard. The results showed that all respondents agreed that online personal branding was very important both for their own needs and in terms of looking for work. In addition, what is displayed on social media should be authentic, describe specialization or uniqueness and advantages and of course what is displayed is useful.
Pantoum as Transactional Communication Tactic in Lok Baintan Floating Market Ayu Hamdani; Latifa Ramonita; Dewi Rachmawati
MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan Volume 40, No. 1, (June 2024) [Accredited Sinta 3, No 79/E/KPT/2023]
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.vi.3403

Abstract

The Lok Baintan Floating Market in South Kalimantan, is a unique tourist destination where local residents have been trading goods on the water for hundreds of years. The people there have been buying and selling on the Lok Baintan River since ancient times, previously using a barter system. One noteworthy feature of vendors' conduct at the market is their frequent utilization of pantoum as a tactic to enhance the interest of visitors. From a tourism perspective, this is an interesting and unique place to visit. With reference to transactional communication theory, this study intends to find out the tactics used by the vendors in the Floating Market when utilizing pantoum. Methodology research to gather as much information as possible about the issue, this study employs the qualitative research approach through document analysis and  deep interviewing to relevant informants, consist of 10 informats, 5 Acil pantoum, 1 tourism government, 2 head of community and 2 visitors,  The study's findings demonstrate that the utilization of pantoum in transactional communication at the Lok Baintan floating market benefits the vendors by providing a distinctive tourist attraction and thus, creating a chance for increased revenue and create good relationship. Not to mention, this practice might be seen as a means of maintaining a sustainable culture. As well this research shows an overview of how a rhyme culture can attract tourists and maintain a sustainable culture.
Analisis Multiplier Effect Pariwisata Berkelanjutan Labuan Bajo sebagai Destinasi Super Prioritas Hamdani, Ayu Tiara; Dewi Rachmawati; Yesi Pandu Pratama Wibowo DC; Jati Paras Ayu; Siti Adelita Raif
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal ALTASIA (Februari)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v7i1.10085

Abstract

Labuan Bajo adalah  destinasi pariwisata super prioritas yang  dicanangkan oleh pemerintah pada tahun 2019 untuk mengakselerasi  pengembangan wisata Indonesia. Sehingga tidak hanya mengandalkan Bali sebagai tujuan wisata utama. Pengembangan pariwisata ditujukan untuk  pengembangan berkelanjutan guna  memberikan manfaat sekarang dan masa yang akan datang. Selain itu pembangunan berkelanjutan juga memberikan dampak  positif bagi masyarakat terutama perekonomian. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dampak perekonomian berganda  (multiplier effect) dalam pariwisata Labuan Bajo. Bagaimana hasil pariwisata  memberikan manfaat langsung, tidak langsung juga tambahan bagi  masyarakat Labuan Bajo. Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam terhadap  17 informan yang terdiri dari pemerintah daerah Labuan Bajo, pelaku usaha pariwisata, tenaga  kerja, kelompok sadar wisata, wisatawan dan masyarakat lokal. Nilai efek berganda dihitung untuk mengetahui peningkatan ekonomi masyarakat Labuan Bajo. Hasil penelitian menunjukkan pengembangan pariwisata di Labuan Bajo sebagai pariwisata super prioritas di Indonesia berkembang pesat yang ditandai dengan peningkatan wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Hal ini juga berimbas pada peningkatan  pendapatan daerah yang meningkat, juga dampak ekonomi  pada masyarakat lokal. Melalui penghitungan multiplier effect dapat diketahui bahwa adanya pariwisata berdampak pada  peningkatan ekonomi masyarakat. Penyebaran wisatawan di destinasi wisata  terfokus pada kawasan Taman Nasional Komodo, sehingga perputaran ekonomi  berdampak langsung pada kawasan  tersebut. Hal ini tentunya menjadi masukan bagi pemangku  kebijakan untuk mengembangkan potensi wisata lain baik alam dan budaya agar  dampak ekonomi dapat  lebih dirasakan oleh seluruh masyarakat Labuan Bajo kabupaten  Manggarai Barat.
STRATEGI PEMASARAN DIGITAL UMKM CHUDOX WAHAHA (STUDI KASUS PADA MITRA CSR PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA, Tbk) Muhammad Reza Pahlevi Santoso; Dewi Rachmawati; Wiwit Afrigus
Manajemen: Jurnal Ekonomi USI Vol 7 No 1 (2025): Manajemen : Jurnal Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/5tbd3h40

Abstract

Pada era digital, pemanfaatan media sosial dan platform digital menjadi faktor penting bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saingnya. Penelitian ini bertujuan membahas strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh UMKM Chudox Wahaha sebagai mitra Corporate Social Responsibility (CSR) PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada lima informan yang relevan dan observasi terhadap strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh UMKM Chudox Wahaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM ini telah menggunakan media sosial seperti Instagram dan WhatsApp sebagai alat pemasaran utama, namun belum secara optimal memanfaatkan fitur pemasaran digital lain yang lebih luas, seperti iklan berbayar dan analitik pemasaran. Beberapa kendala yang dihadapi mencakup keterbatasan sumber daya manusia dalam pengelolaan media sosial, kurangnya konsistensi dalam pembuatan konten, serta belum adanya evaluasi sistematis terhadap efektivitas strategi pemasaran digital. Studi ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan strategi pemasaran digital melalui konsistensi konten, pemanfaatan fitur interaktif, penggunaan iklan berbayar, serta evaluasi berbasis data guna meningkatkan efektivitas pemasaran dan daya saing UMKM di pasar digital
Health Education Using Video Media to Improve Parents Knowledge About Handling Choking in Children Arina, Yevi Asih; Mugianti, Sri; Dewi Rachmawati
Health Access Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Vol. 2 No.3 (October, 2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang, Campus III Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Choking is an emergency that often occurs in early childhood due to foreign objects or food that block the respiratory tract and can cause death if not treated immediately. This study aims to determine the effect of health education using video media on increasing the knowledge of student guardians about choking management. The study used a pre-experimental one group pretest-posttest design with 34 respondents selected by total sampling at Al-Hidayah Ringinanyar Kindergarten in April-May 2025. The instrument was a choking knowledge questionnaire consisting of 17 items that had been tested for validity (p = 0.005) and reliability (Cronbach's Alpha = 0.82). Data analysis included univariate and bivariate using Wilcoxon test. The results showed that before the intervention 61.8% of respondents had poor knowledge, after the intervention it increased to 88.2% with a good category. The Wilcoxon test resulted in a p value = 0.000 (p < 0.05), which indicates a significant effect after health education with video media. Video media allows respondents to practice the material directly, making it easier to remember and repeat information. In conclusion, health education using video media is effective in increasing the knowledge of student guardians about choking management in early childhood.
STRATEGI PEMASARAN DIGITAL UMKM CHUDOX WAHAHA (STUDI KASUS PADA MITRA CSR PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA, Tbk) Muhammad Reza Pahlevi Santoso; Dewi Rachmawati; Wiwit Afrigus
Manajemen: Jurnal Ekonomi Vol. 7 No. 1 (2025): Manajemen : Jurnal Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/5tbd3h40

Abstract

Pada era digital, pemanfaatan media sosial dan platform digital menjadi faktor penting bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saingnya. Penelitian ini bertujuan membahas strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh UMKM Chudox Wahaha sebagai mitra Corporate Social Responsibility (CSR) PT Indocement. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada lima informan yang relevan dan observasi terhadap strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh UMKM Chudox Wahaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM ini telah menggunakan media sosial seperti Instagram dan WhatsApp sebagai alat pemasaran utama, namun belum secara optimal memanfaatkan fitur pemasaran digital lain yang lebih luas, seperti iklan berbayar dan analitik pemasaran. Beberapa kendala yang dihadapi mencakup keterbatasan sumber daya manusia dalam pengelolaan media sosial, kurangnya konsistensi dalam pembuatan konten, serta belum adanya evaluasi sistematis terhadap efektivitas strategi pemasaran digital. Studi ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan strategi pemasaran digital melalui konsistensi konten, pemanfaatan fitur interaktif, penggunaan iklan berbayar, serta evaluasi berbasis data guna meningkatkan efektivitas pemasaran dan daya saing UMKM di pasar digital.