Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TERHADAP PERSONAL BRANDING JOKO WIDODO PADA PEMILIH PEMULA PEMILU 2019 Ahnaf Rifky Saputra Ma'aruf; Dedi Kurnia Syah Putra
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 15 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.99 KB) | DOI: 10.20884/1.actadiurna.2019.15.2.2129

Abstract

Pada era digital ini, segala kegiatan dapat dipublikasikan ke khalayak melalui media sosial. Banyak golongan masyarakat yang aktif menggunakan media sosial mulai dari pelajar, orang dewasa, pengusaha maupun pejabat negara. Salah satunya adalah Presiden Republik Indonesia ketujuh, Ir. H. Joko Widodo. Joko Widodo memiliki berbagai platform media sosial, media sosial dengan pengikut paling banyak diantara media sosial lainnya adalah Instagram. Dengan total 16,5 juta followers menjadikan dia sebagai pemimpin negara dengan pengikut terbanyak kedua di dunia. Konten unggahan di Instagram Joko Widodo beraneka ragam dan sangat masif dilakukan, Hal yang dilakukan Joo Widodo di media sosial Instagram adalah salah satu cara untuk membentuk personal branding. Personal branding merupakan fenomena yang unik karena pada dasarnya semua orang memiliki ciri khas tersendiri, ntuk mendapatkan hasil branding yang bertahan lama dan memberikan manfaat yang maksimal maka proses branding harus bersumber dari bukti-bukti otentik, nyata dan asli. Studi ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif penggunaan media sosial instagram terhadap pembentukan personal Branding Joko Widodo kepada Pemilih Pemula Pemilu 2019 yang masih bingung dan membutuhkan referensi untuk menentukan pilihan dalam menggunakan hak suaranya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dua variabel. Variabel independen dalam penelitian ini adalah efektivitas penggunaan media sosial instagram sedangkan variabel dependennya yaitu personal branding Joko Widodo. Penelitian ini dilakukan dengan menyebar kuesioner kepada 100 responden dengan menggunakan teknik Nonprobality Sampling. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa penggunaan media sosial Instagram dalam menyampaikan pesan yang yang diinginkan masuk dalam kategori eefektif dengan presentase 74,9% sedangkan pembentukan personal branding kepada pemilih pertama termasuk dalam kategori efektif dengan presentase 81,1%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Komunikasi yang dilakukan oleh akun media sosial Instagram Joko Widodo berlangsung efektif dan berpengaruh positif terhadap pembentukan personal branding Joko Widodo pada pemilih pemula Pemilu 2019.
IDENTITAS BUDAYA INDONESIA ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES DALAM IKLAN AQUA VERSI TEMUKAN INDONESIAMU Sinta Rizki Haryono; Dedi Kurnia Syah Putra
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 13 No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.682 KB)

Abstract

In the advertisement of Aqua version "Discover Indonesiamu", advertisement construct culture owned by Indonesiansociety. There are several Indonesian cultures that are constructed in advertisements through visual and audio alerts.The purpose of this study is to describe the culture of Indonesia that is constructed from the reality of society throughaudio and visualization in advertisements and explain the structuring of Indonesian cultural identity in theadvertisement Aqua version of "Discover Indonesia". The theory used in this research is the construction of socialreality through television advertising and Indonesian culture that can be used as an identity. To achieve the researchobjectives, the researcher uses constructivist paradigm, with qualitative approach and semiotics analysis methodRoland Barthes. Sources of data derived from literature studies either through articles, the internet, and literaturereviews relevant to the research. The results of this study indicate the presence of existing elements in advertising."Your Indonesian Culture". This research is also like how to overcome it. Hopefully, in the end, this ad can give clearpurpose, what message to be submitted Aqua through television advertisement.
Aktivitas Humas Membangun Citra dan Reputasi Kepolisian Di Polsek Bandung Kidul Melalui Kegiatan Bintara Sambang Farid Alfarizi; Dedi Kurnia Syah Putra
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.1855

Abstract

This study discusses Public Relations activities to build the image and reputation of the police at the Bandung Kidul Polsek through non-commissioned officer activities. There were incidents that caused unrest and worry in the Bandung Kidul community, apart from that there were individuals in the Polri institutional body that caused losses to the POLRI itself, where the public's trust in the POLRI decreased and the image and reputation of the police was tarnished. Various efforts have been made by the Police to rebuild trust and also the image and reputation of the institution, one of which is through the Bintara Sambang activities. The purpose of this research is to find out how the non-commissioned officers' activities as a public relations activity build the image and reputation of the police at the Bandung Kidul Polsek. This study uses a qualitative approach, and narrative methods and the constructivism paradigm, to collect data the researcher conducts observations, interviews and documentation. The results of this study are that the activities of non-commissioned officers in Sambang carried out by all police personnel from the South Bandung Police, visit the community to stay in touch so that the closeness between the police and the community is established. As a result, police personnel from the Bandung Kidul Polsek carried out non-commissioned officer activities that directly came in contact with the community which was used as one of the Public Relations activities to build the image and reputation of the police at the Bandung Kidul Polsek.
REBRANDING POSAJA DALAM MEMBANGUN BRAND AWARENESS MELALUI INSTAGRAM @posaja.official Wina Novita Rachmalia; Dedi Kurnia Syah Putra
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Volume 21, No. 2 December 2022
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v21i2.2321

Abstract

This study explains how the strategy communication carried out by Pos Indonesia in the socialization of PosAja's rebranding. The socialization conducted through social media Instagram, this research was conducted because of the importance of socialization to build brand awareness from the public for PosAja. This research was carried out with qualitative approach, using the case study method. The data collection used is observation and interviews to obtain the results studied. Researchers will analyze strategies communication uses four stages. Getting to know the audience, compiling messages, establishing methods, and evaluation of communication. The results of this study indicate that the effective communication strategy running according to the four stages can be said to be appropriate. But the results on the evaluation that the socialization carried out still feels lacking and needs to improve how internal operating system that is done by the IT division. This needs to be done so that the products being developed is currently running according to the company's wishes, namely the wider community knows products from Pos Indonesia and the community uses the service in accordance with the vision and mission PosAja, which is to make those users a friend to a reliable friend in delivering goods to their destination.
PENGARUH TAYANGAN PROGRAM DUA HIJAB TRANS 7 TERHADAP FASHION HIJAB DAN PERILAKU KONSUMTIF FASHION DIKALANGAN HIJABERS COMMUNITY BANDUNG Aulia Yusrani Medina; Dedi Kurnia Syah Putra
In Search (Informatic, Science, Entrepreneur, Applied Art, Research, Humanism) Vol 16 No 2 (2017): In Search
Publisher : LPPM UNIBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37278/insearch.v16i2.26

Abstract

Program Dua Hijab, merupakan program televisi pertama di Indonesia yang membahas mengenai fashion hijab. Program Dua Hijab selalu di kemas dengan konsep yang kreatif dengan mengikuti perkembangan fashion hijab pada masa kini. Fashion muslimah menjadi garis besar program tersebut, tidak heran banyak masyarakat yang mencoba mengikuti program dua hijab setiap kali tayang, dan menjadi inspirasi banyak bagi wanita muslimah. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan melakukan penyebaran kuisioner kepada 100 responden. Responden dalam penelitian ini adalah Hijabers Community Bandung. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui seberapa besar perngaruh Program Dua Hijab TRANS 7 terhadap Fashion Hijab dan Perilaku Konsumtif Hijab serta mengukur korelasi antara Fashion Hijab terhadap perilaku konsumtif fashion hijabers di kalangan Hijabers Community Bandung. Berdasarkan hasil penelitian, maka diketahui bahwa diperoleh nilat t hitung sebesar 6,848. Artinya, terdapat pengaruh tayangan Program Dua Hijab terhadap Fashion Hijab pada Hijabers Community Bandung. Program Dua Hijab, juga memberikan pengaruh terhadap Perilaku Konsumtif Hijab pada kalangan Hijabers Community Bandung. Hal ini dilihat dari uji t diperoleh nilai t hitung sebesar 6,411. Berdasarkan hasil perhitungan mengenai adanya hubungan antara Fashion Hijab dengan Perilaku Konsumtif didapat korelasi (r) sebesar 0,669% yang berarti terdapat hubungan yang kuat antara Fashion Hijab dengan Perilaku Konsumtif Hijab. Dari hasil tersebut maka di dapat koefisien determinasi yaitu sebesar 44,8%.
Membuka Mental Block dengan Hypnotherapy Astuti, Sri Wahyuning; Putra, Dedi Kurnia Syah; Nayaka, Sayu Gede
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 9 (2024): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i9.1613

Abstract

Masa transissi yang tengah dihadapi Remaja, membuat mereka menjadi individu yang mudah sekali mengalami stress. Selain tekanan lingkungan, mulai dari orang tua, teman sebaya hingga sekolah, remaja menghadapi masa pubertas. Keinginan untuk mendapatkan perhatian dari lingkungan membuat remaja melakukan tindakan untuk dapat menarik perhatian lingkungan. Stress yang dihadapi remaja ini harus ditangani dengan baik sebelum berdampak pada fisik dan psikologis. Salah satu intervensi yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan Hypnotherapy. Pengabdian Masyarakat di SMK Negeri 2 Garut berhasil menggali menggali permasalahan yang dihadapi oleh remaja, dengan melakukan pre-talk dan memetakan masalah yang dihadapi. Remaja kemudian diberikan sugesti untuk membuka Mental Block yang mereka hadapi dan merelease persoalan yang Tengah dihadapi. Proses Hypnotherapy bisa dilakukan berulang secara mandiri dengan melakukan Self-Hypnotherapy
Pelatihan Berbicara di depan Umum atau Public Speaking untuk Seniman di Sanggar Seni Reak Tibelat Cibiru Kota Bandung Putra, Dedi Kurnia Syah; Astuti, Sri Wahyuning
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 11 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i11.2007

Abstract

Sanggar Seni Reak Tibelat adalah sebuah komunitas seni yang berdedikasi untuk melestarikan kesenian Reak, sebuah bentuk kesenian tradisional yang sempat hampir punah. Sanggar yang berada di Pasir Biru, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, Jawa Barat  menampilkan seni pertunjukan tradisional yang menggabungkan unsur musik, tari, dan teater diantaranya perayaan adat. Seiring dengan meningkatnya popularitas Sanggar Seni Reak Tibelat, tempat ini sering dikunjungi oleh wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, serta budayawan yang tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang kesenian Reak. Kehadiran wisatawan dan budayawan, terutama yang berasal dari luar negeri, memberikan tantangan baru bagi sanggar ini, terutama dalam hal komunikasi. Menghadapi tantangan ini, Tim Abdimas dari Telkom University berinisiatif untuk membantu dengan memfasilitasi pelatihan berbicara di depan umum atau public speaking 2 Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi para seniman sehingga mereka dapat berinteraksi dengan lebih baik dengan wisatawan asing, menjelaskan kesenian Reak, serta berbagi pengetahuan tentang budaya Sunda kepada dunia internasional. Program pelatihan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan berberbicara di depan umum atau public speaking para seniman, tetapi juga memperkuat daya tarik Sanggar Seni Reak Tibelat sebagai destinasi wisata budaya yang terbuka untuk pengunjung dari seluruh dunia.
Analisis Wacana Kritis Ketimpangan Sosial Dalam Pengasuhan Anak Studi Pada Konten Parenting Sarkastik Bintang Emon di Instagram Pramesti, Tyrya Esa; Putra, Dedi Kurnia Syah
eProceedings of Management Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul "Analisis Wacana Kritis Ketimpangan Sosial Dalam Pengasuhan Anak Studi Pada KontenParenting Sarkastik Bintang Emon di Instagram= yang bertujuan untuk membongkar narasi tentang ketimpangansosial dalam pengasuhan anak. Ketimpangan sosial menjadi faktor terjadinya perbedaan bentuk dalam mengasuh anak.Dalam konteks ini, sarkasme sering kali digunakan oleh orang tua dalam kelas sosial menengah kebawah sebagaibentuk komunikasi yang dianggap humoris atau sebagai metode pengajaran yang keras. Melalui pendekatan analisiswacana kritis Teun A Van Dijk, penelitian ini mengkaji bagaimana wacana ketimpangan sosial di narasikan padakonten media instagram. Penelitian ini juga menyoroti hal-hal yang berkaitan dengan ketimpangan sosial yangmenjadi akar terbentuknya pola asuh orang tua kepada anak. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya berfokuspada analisis teks, tetapi juga pada konteks dan kognisi sosial dari ketimpangan sosial yang membentuk pola asuhyang diterapkan oleh orang tua di Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru mengenaifaktor terbentuknya pengasuhan anak ialah adanya ketimpangan sosial, pentingnya komunikasi yang lebih positifdalam pola asuh, serta mendorong orang tua untuk lebih sadar akan dampak dari penggunaan sarkasme dalammendidik anak. Kata Kunci- Analisis Wacana Kritis, Pola Asuh, Ketimpangan sosial, Sarkasme
Peran Akun Tiktok Anies Baswedan Sebagai Media Komunikasi Politik Di Pilpres Indonesia 2024 Muslim, Muh. Firdaus Nur; Putra, Dedi Kurnia Syah
eProceedings of Management Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam Pilpres Indonesia 2024, TikTok muncul sebagai platform media sosial yang strategis untuk komunikasi politik.Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran akun TikTok Anies Baswedan sebagai media komunikasi politik,khususnya dalam menyampaikan pesan kampanye dan membangun citra politik kepada khalayak luas. Penelitian inimenggunakan metode analisis konten dengan pendekatan kualitatif, menganalisis unggahan akun TikTok@aniesbaswedan dalam periode kampanye Pilpres 2024 (10 Januari–10 Februari 2024). Hasil penelitian menunjukkanbahwa akun ini berfungsi sebagai alat penting dalam menyampaikan pesan politik yang kreatif, interaktif, dan berbasistren. TikTok memungkinkan Anies untuk menjangkau khalayak luas melalui algoritma "For Your Page", membangunnarasi perubahan, serta menciptakan citra pemimpin yang dekat dan responsif terhadap masyarakat. Fitur seperti siaranlangsung dan komentar juga memperkuat keterlibatan audiens, menjadikan platform ini efektif dalam mendekatkankandidat kepada pemilih. Penelitian ini menyimpulkan bahwa akun TikTok Anies Baswedan memainkan peran yangsignifikan dalam komunikasi politik modern, memanfaatkan kreativitas dan interaksi langsung untuk menarikperhatian pemilih, terutama generasi muda. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam memahami dinamikakomunikasi politik di era digital.Kata Kunci: Anies Baswedan, Komunikasi Politik, Pilpres Indonesia 2024, TikTok.
Power Relations between Media and Politics in Indonesia Syah Putra, Dedi Kurnia
Jurnal Ilmu Sosial Indonesia (JISI) JISI: Vol. 5, No. 2 (2024)
Publisher : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jisi.v5i2.41184

Abstract

Abstract. The 2024 General Election in Indonesia has become a central arena for the complex dynamics between media and politics. In-depth qualitative research reveals that the relationship between media and political parties is key to understanding how political information is conveyed to the public. Mass media, both print and electronic, plays a strategic role in shaping public perceptions of political parties, candidates, and campaign issues. Social media, with its two-way interaction and rapid dissemination, strengthens the direct connection between political parties and voters. The media not only serves as a conduit for information but also as a primary platform for political discourse, including comparisons of political parties, assessments of candidates, and analysis of campaign programs. The relationship between media and political parties is characterized by cooperation, competition, and occasional conflict. Political parties actively engage in crafting campaign messages and coordinating media interviews, while social media plays a pivotal role in their communication strategies. This dynamic raises questions about the independence of the media and how political parties leverage it to achieve their political objectives. On one hand, the media acts as a critical watchdog; on the other hand, political parties seek to use the media to amplify campaign messages and shape narratives that align with their interests. In conclusion, the relationship between media and political parties in Indonesia’s 2024 General Election forms a complex dynamic. The media plays a strategic role in shaping public opinion, while political parties actively utilize it to achieve their political goals. Keywords: Political Media Relation, Political Party, Pemilu 2024 Abstrak. Pemilu 2024 di Indonesia menjadi arena utama bagi dinamika kompleks antara media dan politik. Penelitian kualitatif mendalam mengungkapkan bahwa hubungan media dan partai politik menjadi kunci memahami bagaimana informasi politik disampaikan kepada publik. Media massa, baik cetak maupun elektronik, memiliki peran strategis membentuk persepsi publik terhadap partai politik, kandidat, serta isu-isu kampanye. Media sosial, dengan interaksi dua arah dan penyebaran yang cepat, memperkuat hubungan langsung antara partai politik dan pemilih. Media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi platform utama untuk diskusi politik, termasuk perbandingan partai politik, penilaian terhadap kandidat, dan analisis program kampanye. Relasi antara media dan partai politik ditandai oleh kerja sama, persaingan, dan kadang-kadang konflik. Partai politik secara aktif terlibat dalam penyusunan pesan kampanye dan koordinasi wawancara media, sementara media sosial berperan sebagai elemen kunci dalam strategi komunikasi mereka. Dinamika hubungan ini menimbulkan pertanyaan tentang independensi media dan bagaimana partai politik memanfaatkannya untuk mencapai tujuan politik mereka. Di satu sisi, media berfungsi sebagai pengawas yang kritis; di sisi lain, partai politik berusaha menggunakan media untuk memperkuat pesan kampanye dan membentuk narasi yang sesuai dengan kepentingan mereka. Kesimpulannya, hubungan antara media dan partai politik dalam Pemilu 2024 di Indonesia membentuk dinamika yang kompleks. Media memainkan peran strategis dalam membentuk opini publik, sementara partai politik secara aktif memanfaatkannya untuk mencapai tujuan politik mereka. Kata Kunci: Relasi Media Politik, Partai Politik, Pemilu 2024