Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Strategi Media Relations Pt Bio Farma (Persero) Dalam Menjaga Reputasi Perusahaan Soeliantoro, Charisma Anbiya; Putra, Dedi Kurnia Syah
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media relations merupakan strategi penting dalam menjaga reputasi perusahaan melalui hubungan profesional dengan media dan penyampaian informasi yang akurat kepada publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi media relations yang diimplementasikan oleh PT Bio Farma (Persero) dalam menjaga reputasi perusahaan, serta menganalisis pola komunikasi satu arah dan dua arah yang digunakan pada strategi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan Four Public Relations Models oleh Grunig dan Hunt sebagai kerangka analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi media relations perusahaan selaras dengan model Public Information melalui penyebaran press release, Two-way Asymmetric Communication melalui press conference, serta dominasi Two-way Symmetric Communication dalam kegiatan media gathering, media visit, silaturahmi media, dukungan terhadap komunitas media, serta survei keterikatan dan kepuasan media. Strategi ini bersifat adaptif dan berorientasi jangka panjang, serta berperan signifikan dalam menjaga reputasi perusahaan. Kata Kunci: Komunikasi, Media Relations, Reputasi Perusahaan.
Strategi Branding Pegadaian Dalam Menjangkau Kaum Milenial Melalui The Gade Coffee And Gold Cabang Pasar Mawar Bogor Muhamad Fachri Hawari; Dedi Kurnia Syah Putra
Journal of Communication, Business and Social Science (JCOBS) Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jcobs.v3i2.9596

Abstract

Penelitian ini membahas strategi branding yang dilakukan oleh Pegadaian dalam upayanya menjangkau kaum milenial melalui The Gade Coffee and Gold di cabang Pasar Mawar, Bogor. Pegadaian, sebagai institusi keuangan non-bank yang berdiri sejak tahun 1901, melakukan inovasi dengan membuka The Gade Coffee and Gold, sebuah coffee shop yang juga berfungsi sebagai media branding. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana strategi branding yang diterapkan mampu menarik perhatian dan meningkatkan literasi produk Pegadaian di kalangan milenial. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa The Gade Coffee and Gold berhasil menciptakan brand positioning, brand personality, dan brand identity yang positif dimata milenial. Branding melalui elemen-elemen seperti desain interior, penggunaan media sosial, dan berbagai materi promosi di kafe telah meningkatkan kesadaran dan pemahaman milenial terhadap produk-produk Pegadaian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi branding Pegadaian melalui The Gade Coffee and Gold efektif dalam membangun citra positif dan menjangkau milenial sebagai nasabah potensial. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam bidang komunikasi pemasaran dan dapat menjadi referensi bagi perusahaan lain yang ingin mengimplementasikan strategi serupa.
Pelatihan Literasi Media Sosial dan Komunikasi Harmoni Keluarga di Kelurahan Manggahang Putra, Dedi Kurnia Syah; Astuti, Sri Wahyuning; Mupiza, Bintar; Warasenda, Sang Ayu Putu Vajravany Yudyaputri; Akbar, Muhammad Alif
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3798

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi, khususnya media sosial, membawa dampak signifikan terhadap dinamika kehidupan keluarga dan masyarakat. Literasi media sosial menjadi keterampilan penting agar warga mampu menggunakan media digital secara bijak, kritis, dan produktif, sekaligus meminimalkan konflik yang dipicu arus informasi tidak terfilter. Berangkat dari fenomena tersebut, pelatihan literasi media sosial dan komunikasi harmoni keluarga dilaksanakan bagi masyarakat Kelurahan Manggahang sebagai intervensi edukatif untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan warga dalam mengelola interaksi digital dan komunikasi interpersonal. Metode pelatihan menggunakan pendekatan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi praktis/role-play. Hasil kegiatan memperlihatkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya literasi media sosial, etika komunikasi digital, serta penguatan komunikasi empatik dalam keluarga untuk meminimalkan konflik akibat hoaks, kecanduan gawai, dan ketidakseimbangan penggunaan media sosial. Program juga mendorong keberlanjutan melalui pendampingan dan penguatan peran komunitas lokal.
Critical discourse analysis of ‘Peringatan Darurat Garuda Biru’ in digital political communications Putra, Dedi Kurnia Syah; Harliantara; Damayanti, Alina Maritsa; Li, Hao
Jurnal Studi Komunikasi Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : Faculty of Communications Science, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jsk.v9i3.10809

Abstract

The development of digital technology has changed the landscape of political communication, especially through social media, which has now become the main arena for narrative battles and political meaning production. This study analyses the cyber politics strategy in the ‘Garuda Biru Emergency Warning’ content uploaded by the Instagram account @narasi.tv, as a form of symbolic criticism of the democratic situation in Indonesia. Using a qualitative approach with a critical paradigm, this study applies Teun A. van Dijk's Critical Discourse Analysis combined with classical propaganda theory and digital political communication theory. Data was obtained through the documentation of visual and textual content. This study seeks to answer three main questions: (1) How are political propaganda strategies constructed in the “Peringatan Darurat Garuda Biru” content through visual symbols, diction, and narrative? (2) How does this content shape public opinion and position the media as an actor resisting elite domination? (3) To what extent does social media enable a shift in the production of political discourse from the state to independent media and digital influencers? The results of the study indicate that digital propaganda in this content is constructed through a combination of visual symbols (blue Garuda), authoritative diction (emergency warning), and aesthetic narratives that evoke public emotion. This strategy shapes opinion through affective resonance and demonstrates a shift in symbolic power from the state to independent media and digital actors. This research confirms that social media is not merely a communication tool, but also an arena for ideological contestation and discourse production in contemporary democracy