Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : broadcomm

PENERAPAN KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA PADA KOMUNITAS GRUNGE DI BEKASI Yohanes Ari Kuncoroyakti; Rahmadiani Indri Adi Putri; Noviawan Rasyid Ohorella
BroadComm Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.232 KB) | DOI: 10.53856/bcomm.v2i1.202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi antar budaya pada komunitas Grunge di Bekasi. Komunitas Grunge adalah komunitas musik sub genre dari rock alternative. Grunge ini pertama kali muncul di Amerika pada pertengahan 1980-an. Contoh band beraliran Grunge ini adalah Nirvana dan Pearl Jam. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif. Penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Penelitian kualitatif adalah tradisi tertentu dalam ilmu sosial yang pada dasarnya bergantung pada pengamatan manusia dan wilayah serta terminologinya. Dari data dan hasil penelitian yang dilakukan pada komunitas musik Grunge di Bekasi, ternyata komunikasi antarbudaya itu penting agar terjalin komunikasi yang baik dan menjaga hubungan budaya yang berbeda tetap selalu baik-baik saja, tanpa ada kesalahpahaman. Meskipun banyak kendala dalam komunikasi jika kita belajar untuk belajar tentang budaya lain sambil berkomunikasi satu sama lain kemudian memahami apa tujuan tertentu.
KOMUNIKASI VERBAL PELATIH DAN MURID PERGURUAN WINGCHUN HARIMAU BESI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELADIRI M Jihad Alfurqon; Noviawan Rasyid Ohorella; Emilianshah Banowo; Susilowati Dyah K
BroadComm Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.522 KB) | DOI: 10.53856/bcomm.v4i2.244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan komunikasi verbal antara pelatih dan murid Perguruan Wingchun Harimau Besi Bekasi dalam meningkatkan kemampuan beladiri. Penelitian ini menggunakan Teori Motivasi yang artinya seseorang akan lebih merasa bersemangat dan seperti diberikan dorongan dalam melakukan kegiatannya jika diberikan motivasi atau pujian. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara yang mendalam kepada informan yang kemudian dipaparkan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antara pelatih dan murid Perguruan Wingchun Harimau Besi Bekasi sudah berjalan dengan baik dilihat dari sikap saling memotivasi dan komunikasi. Namun dalam cara berkomunikasi untuk memotivasi masih belum cukup baik, karena masih ditemukan murid yang merasa tinggi hati jika diberi motivasi atau pujian.
ANALISIS KOMUNIKASI GURU TK DIAN CIPTA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER GROWTH MINDSET BAGI ANAK USIA 3 SAMPAI 6 TAHUN Noviawan Rasyid Ohorella; Muhammad Fadli Idris; Syailendra Reza Irwansyah Rezeki; Reni Fitriani
BroadComm Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : AKMRTV Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53856/wzw7hw19

Abstract

Studi ini berfokus pada analisis komunikasi guru tk dian cipta dalam membentuk karakter growth mindset pada anak usia 3 hingga 6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teori konstruksi realitas sosial menjelaskan bagaimana komunikasi yang terjalin di lingkungan pendidikan menjadi sarana utama dalam membentuk pola pikir karakter growth mindset anak. Paradigma yang digunakan dalam penelitian ini adalah paradigm konstruktivis dengan melakukan observasi, wawancara, dokumentasi dan mengumpulkan berbagai dokumen pendukung, Hasilnya menunjukkan bahwa cara guru berkomunikasi dengan anak-anak sangat berpengaruh dalam membantu anak-anak mengembangkan sikap positif terhadap pembelajaran, guru sering menggunakan metode belajar yang inovatif dan menghibur, menekankan upaya daripada hasil, dan menyesuaikan metode guru dengan anak-anak untuk memenuhi kebutuhan setiap siswa. Ini diperkuat oleh dukungan orang tua dan lingkungan belajar yang menyenangkan. Namun, guru menghadapi masalah seperti perbedaan karakter siswa dan keterbatasan waktu selama proses pembelajaran. Sehingga komunikasi yang dilakukan guru secara efektif dapat membentuk pola pikir anak yang lebih terbuka terhadap tantangan, pembelajaran, dan perkembangan diri anak-anak.