Articles
Tinjauan Aktivitas Berolahraga Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Sekolah dasar Negeri Gugus 1 Kecamatan IV Koto Aur Malintang Kabupaten Padang Pariaman
Alfuadi zukri;
hanif badri
JURNAL STAMINA Vol 2 No 9 (2019): Jurnal Stamina Edisi September
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jst.v2i3.346
Masalah dalam penelitian ini belum diketahuinya aktivitas berolahraga guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Sekolah Dasar Negeri Gugus 1 Kecamatan IV Koto Aur Malintang Kabupaten Padang Pariaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas berolahraga guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Sekolah Dasar Negeri Gugus 1 Kecamatan IV Koto Aur Malintang Kabupaten Padang Pariaman.Jenis penelitian adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah 12 orang guru Penjasorkes di Sekolah dasar Negeri Gugus 1 Kecamatan IV Koto Aur Malintang Kabupaten Padang Pariaman. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Dengan demikian sampel dalam penelitian ini berjumlah sebanyak 12 orang guru Penjasorkes. Instrumen yang dipakai untuk mengumpulkan data adalah angket atau kuesioner dengan menggunakan skala Likert. Data di analisis dengan menggunakan rumus distribusi frekuensi dalam bentuk persentase. Hasil penelitian diperoleh sebagai berikut : Aktivitas berolahraga guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Sekolah Dasar Negeri Gugus 1 Kecamatan IV Koto Aur Malintang Kabupaten Padang Pariaman sebesar 49,58%, berada pada klasifikasi cukup. Artinya aktivitas berolahraga guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Sekolah Dasar Negeri Gugus 1 Kecamatan IV Koto Aur Malintang Kabupaten Padang Pariaman cukup dan perlu ditingkatkan lagi.
Perbandingan Kebugaran Jasmani Siswa SD N 02 Marunggi dan SD N 08 Marunggi Kota Pariaman
Diki adma Putra;
hanif badri
JURNAL STAMINA Vol 2 No 7 (2019): Jurnal Stamina Edisi Juli
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jst.v2i3.388
Masalah penelitian ini adalah masih rendahnya tingkat kebugaran jasmani siswa dimana ditemukan anak-anak yang kurangaktifdalamberaktivitas, danadapulaanak yang kurangagresifsaatbermain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kebugaran jasmani siswa SD N 02 Marunggi dan SD N 08 Marunggi. Jenis penelitian ini adalah komperatifPenelitian ini dilaksanakan pada tanggal 24 dan 25 Juli 2019 di lapangan sepakbola desa Marunggi Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SDN 02 Marunggi dan SD N 08 Marunggi Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman yang berjumlah 253 siswa.Teknik pengambilan sampel ini adalah secara purposive samplingterhadap 40 siswa yaitu sebanyal 21 orang siswa SDN 02 Marunggi dan sebanyak 19 SDN 08 Marunggi. Teknik analisis data yaitu menggunakan uji t.Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kesegaran jasmani siswa SD Negeri 02 Marunggi lebih baik daripada tingkat kesegaran jasmani siswa SD Negeri 08 Marunggi Dengan diketahui bahwa distribusi frekuensi tingkat kebugaran jasmani Siswa SD N 02 Marunggi dari 21 orang sampel dengan 4 orang (19.0% ) pada klasifikasi baik, 10 orang (47,6.0%) memiliki kemampuan dengan klasifikasi sedang, 7 orang (33.3%) memiliki kemampuan dengan klasifikasi kurang dan dapat diketahui bahwa distribusi frekuensi tingkat kebugaran jasmani Siswa SD N 08 Marunggi dari 19 orang sampel dengan 2 orang (10.50%) memiliki kesegaran jasmani pada klasifikasi sedang, 12 orang (63.16%) memiliki kesegaran jasmani pada klasifikasi kurang dan 5 orang (26.3%) memiliki kesegaran jasmani pada klasifikasi kurang sekali.
ANALISIS KONDISI FISIK ATLET WUHSU KABUPATEN LIMAPULUH KOTA
Fauziati Tri Noviani;
Hanif Badri
JURNAL STAMINA Vol 2 No 12 (2019): Jurnal Stamina Edisi Desember
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jst.v2i8.423
The problem in this study is that there is no training center on the physical condition of athletes and coaches have no data about the abilities of the athletes they develop. During training the trainer only focuses on training the components of the physical condition of endurance of the heart and lungs (cardiorespiratory) only. Whereas to support an athlete's achievement improvement, a coach should also know the quality of the components of other physical conditions such as strength, agility, explosive power, speed, and strength. This type of research is quantitative descriptive. The population in this study were Wuhsu athletes in Limapuluh Kota Regency, which numbered 15 male athletes. The sampling technique uses purposive sampling. Thus the sample in this study amounted to 15 male athletes. To obtain data tests and measurements were made on the abilities of the athlete's physical condition. Data were analyzed using descriptive analysis with percentages. The results of the study of physical conditions with tests and measurements showed that the physical condition of the largest percentage was as follows: (1) Muscle Power of Wushu athletes was 57.14% in the moderate category, (2) Stomach Strength of Wushu athletes was 71.43% in good category, ( 3) Muscle Strength of 78.57% Wushu athletes in the less category, (4) The speed of 50% Wushu athletes in the medium category, (5) The agility of 35.71% Wushu athletes in the medium category (6) Endurance Wushu athletes 64.29% in the moderate category.
PENGARUH METODE LATIHAN INTERVAL INTENSIF TERHADAP PENINGKATAN SNATCH PADA ATLET ANGKAT BESI FAMILY BARBELL CLUB MATA AIR PADANG
Ivan Garcia;
Hanif Badri
JURNAL STAMINA Vol 2 No 12 (2019): Jurnal Stamina Edisi Desember
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jst.v2i8.429
Masalah pada penelitian ini adalah rendahnya kemampuan angkatan snatch atlet angkat besi Family Barbell Club Mata Air Padang. Dari pengamatan peneliti pada Porprov Padang Pariaman dimana atlet sering menjatuhkan angkatannya sehingga gagal dalam merebutkan medali, maka tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh latihan interval intensif terhadap peningkatan angkatan snatch pada atlet angkat besi Family Barbell Club di Mata Air Padang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu, populasi dalam penelitian ini berjumlah 25 orang. Cara pengambilan sampel dengan purposive sampling, sampel yang dipakai atlet putri 5 orang dan putra 5 orang yang berjumlah 10 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan angkatan snatch dimulai dari tes awal (pre-test), selanjutnya diberikan pelakuan metode latihan interval intensif yaitu latihan squat dan di akhiri dengan tes akhir (post-test). Analisis data dan pengujian hipotesis penelitian Menggunakan uji-t dengan taraf signifikansi α=0,05 Berdasarkan hasil penelitian memberikan pengaruh yang signifikan antara kemampuan angkatan snatch atlet angkat besi Family Barbell Club Mata Air Padang. Peningkatan angkatan snatch adalah putri 2 dan putra 2 dengan rata-rata tes awal putri 32 dan tes akhir putri 34 sedangkan putra tes awal 54 dan tes akhir 56. Uji hipotesis yaitu putri thitung (4,54) > ttabel (2,776) dan uji hipotesis putra thitung (3,03) > ttabel (2,776).
KONTRIBUSI KEKUATAN OTOT PERUT DAN KELENTUKAN OTOT PINGGANG TERHADAP KEMAMPUAN SMASH ATLET BOLA VOLI PUTRA
Renold Hefendri;
Hanif Badri
JURNAL STAMINA Vol 3 No 5 (2020): Jurnal Stamina Edisi Mei 2020
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jst.v3i5.502
Masalah dalam penelitian ini adalah masih kurangnya kemampuan smash pada atlet bolavoli putra Universitas Negeri Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi antara kekuatan otot perut dan kelentukan otot pinggang terhadap kemampuan smash atlet bolavoli putra Universitas Negeri Padang. Penelitian ini merupakan jenis korelasional, dengan populasi penelitian ini sebanyak 20 atlet putra. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling, jadi sampel dalam penelitian ini sebanyak 20 atlet Putra. Kekuatan otot perut diukur dengan sit-up test dan kelentukan otot pinggang dengan bridge-up test, selanjutnya tes kemampuan smash bolavoli. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi sederhana dan korelasi ganda. Hasil Penelitian: Terdapat kontribusi antara kekuatan otot perut dengan kemampuan smash bolavoli sebesar 54,16%. Kelentukan otot pinggang memberikan kontribusi dengan kemampuan smash bolavoli sebesar 35,64%. Kemudian, kekuatan otot perut dan kelentukan otot pinggang berkontribusi secara bersama-sama terhadap kemampuan smash bolavoli sebesar 62,33%.
Tinjauan pembinaan pencak silat perguruan tonggak tuo di kecamatan lintau buo utara kabupaten tanah datar
Fajri Fajri;
Hanif Badri
JURNAL STAMINA Vol 2 No 4 (2019): Jurnal Stamina Edisi April
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Masalah dalam penelitian ini adalah belum diketahuinya gambaran pembinaan pencak silat perguruan Tonggak Tuo di Kecamatan Lintau Buo Utara Kabupaten Tanah Datar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pembinaan pencak silat perguruan Tonggak Tuo di Kecamatan Lintau Buo Utara Kabupaten Tanah Datar. Jenis penelitian adalah deskriptif. Responden dalam penelitian ini berjumlah 19 orang, 15 atlet, 3 orang pelatih dan 1 pengurus Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa : 1) Pelatih diperguruan silat perguruan Tonggak Tuo di Kecamatan Lintau Buo Utara Kabupaten Tanah Datar kualitasnya sudah cukup baik, karena merupakan mantan atlet pencak silat serta dalam latihan memberikan latihan kondisi fisik dan teknik, tetapi belum mempunyai sertifikat melatih yang dikeluarkan IPSI, 2) Kualitas atlet belum begitu baik, karena mereka belum mempunyai kondisi fisik yang baik serta kurang disiplin disiplin latihan serta prestasinya belum baik, 3) Pengurus belum menjalankan fungsinya dengan baik, karena sarana dan prasarana masih kurang serta kurangnya kompetisi yang dilaksanakan.
Strategi pengembangan olahraga rekreasi di objek wisata puncak tonang kecamatan lubuk sikaping kabupaten pasaman
Oki Purnama;
Hanif Badri
JURNAL STAMINA Vol 3 No 12 (2020): Jurnal Stamina Edisi Desember 2020
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Masalah dalam penelitian ini yaitu tentang bagaimana strategi pengembangan olahraga rekreasi di objek wisata puncak tonang kecamatan lubuk sikaping kabupaten pasaman. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi pengembangan olahraga rekreasi pada objek wisata puncak tonang kecamatan lubuk sikaping kabupaten pasaman. Sehingga hasil penelitian ini dapat menjadikan pertimbangan atau pedoman dalam pelaksanaan dan pengembangan olahraga rekreasi di objek wisata puncak tonang agar lebih baik kedepannya. Penelitian ini menggunakan metode deskrptif dengan pendekatan kualitatif pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah kasi promosi pariwisata Disporapar Kabupaten Pasaman, Pengelola Objek Wisata Puncak Tonang, dua orang pengunjung objek wisata Puncak Tonang dan masyarakat kampung Setia Baru Teknik analisis data yang digunakan adalah teknin analisis data kualitatif dengan metode SWOT dengan memperhatikan faktor kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Ancaman untuk menentukan Strategi pengembangan olahraga rekreasi pada Objek Wisata Puncak Tonang. Berdasarkan hasil penelitian dan pembehasan yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa: Strategi Pengembangan Olahraga rekreasi pada objek wisata Puncak Tonang adalah perlu adanya koordinasi antara Pemerintah Daerah pengelola serta masyarakat setempat.
Latihan Zig-Zag Run Dan Shuttle Run Terhadap Kemampuan Dribbling Pemain Sekolah Sepakbola
Wahyu Ilahi;
Hanif Badri
JURNAL STAMINA Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Stamina Edisi Februari 2021
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui efek dari latihan Ziz-zag run dan latihan shuttle runmenggunakan bola terhadap kemampuan dribbling pemain sekolah sepakbola. Masalah yang di bahas pada artikel ini adalah kesalahan-kesalahan yang sering terjadi pada pemain sekolah sepakbola pada saat melakukan dribbling. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti melakukan penelitian dari artikel penelitian yang relevan sebanyak 10 artikel nasional dan 5 artikel internasional dari 10 tahun terakhir dengan rentang waktu tahun 2010 sampai tahun 2020 dengan sumber pencarian referensi yang sama, yaitu Google Scholar. Hasil Penelitian ini adanya dampak latihan zig-zagrunmenggunakan bola terhadap kemampuan dribbling pemain sekolah sepakbola, adanya dampak dari latihan Shuttle runmenggunakan bola terhadap kemampuan dribbling pemain sekolah sepakbola. Pemberian Latihan Zig-zag runmenggunakan bola lebih efektif dalam meningkat kemampuan dribbling sekolah sepakbola
Analisis Kondisi Fisik Atlet Futsal Cfkb Academy Btusangkar Kabupaten Tanah Datar
Arif Pratama Putra;
Hanif Badri
JURNAL STAMINA Vol 4 No 3 (2021): Jurnal Stamina Edisi Maret 2021
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Masalahmdalam penelitianmini yaitumbelum adanyampemusatan latihanmterhadap kondisimfisik atlet dan pelatih kurang memahami, mengetahui tentangmkemampuan kondisi fisik atlet yangmmereka bina. Pada saatmlatihan pelatih hanyamterfokus melatih komponen kondisimfisik daya tahan jantung dan paru-paru (cardiorespiratory) saja. Sedangkan untuk mendukung peningkatan prestasi seorang atlet seharusnya seorang pelatih juga mengetahuimkualitas komponen-komponen kondisi fisik yang lainnya seperti kekuatan, kelincahan, daya ledak, kecepatan, serta daya tahan. Jenismpenelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet futsal CFKB Academy Batusangkar Kabupaten Tanah Datar. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 14 orangmatlet. Untuk memperoleh data dilakukan tes dan pengukuran terhadap kemampuanmkondisi fisik atlet. Datamdianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dengan persentase. Hasil penelitianmkondisi fisik denganmtes dan pengukuran menunjukan kemampuan kondisi fisik dari persentase terbesar adalahmsebagai berikut : (1) Daya LedakmOtot atlet futsal sebesar 42.86% dalam kategorimsedang, (2) KekuatanmOtot Perut atlet futsal sebesar 64.29% dalam kategorimbaik, (3) Kekuatan OtotmLengan atlet futsal 57.14% dalam kategorimkurang, (4) Kecepatanmatlet futsal sebesar 42.86% dalammkategori sedang, (5) Kelincahanmatlet futsal sebesar 42.86% dalam kategorimsedang, (6) Daya Tahanmatlet futsal sebesar 57.14% dalam kategorimsedang.
Perbandingan Metode Latihan Bagian Dan Global Terhadap Keterampilan Lay Up Shoot
Andolin Putra;
Windo Wiria Dinata;
Endang Sepdanius;
Hanif badri
JURNAL STAMINA Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Stamina Edisi Februari 2022
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The problem in this research is the lack of lay up shoot skills. This study aims to determine the effect of the section training method and the global training method on the lay up shoot skills in this study, the training method using sectional and global training with various training programs. This research is a quasi-experimental type. This research was conducted from February to March 2021 and was carried out on February 23, 2021 to March 31, 2021. The population in this study were students who participated in basketball extracurriculars with 25 members. The sample of this study was 20 people, sampling using purposive sampling technique. This research was conducted for 5 weeks (16 meetings), 3 meetings in 1 week of practice. Data analysis using t-test. The results of data processing are tcount training methods (9.49) > ttable (1.83) and tcount global training methods (6.53) > (1.83) and there is an increase in the results of the ability between pre-test and post-test, This means that the section training method and the global training method have an influence on the lay up shoot ability. The application of the section training method and the global training method has an effect on improving dribbling skills. And the part practice method is better for lay up shoot skills than the global training method