Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT KESELAMATAN LALU LINTAS PADA SIMPANG TIDAK BERSINYAL DENGAN METODE TRAFFIC CONFLICT TECHNIQUE (TCT) Dienda Sabrina; Nuryani Tinumbia; Irfan Ihsani
Jurnal ARTESIS Vol 2 No 2 (2022): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v2i2.4292

Abstract

Pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas sangat diperlukan agar angka kecelakaan lalu lintas di indonesia rendah. Salah satu lokasi penyebab terjadinya kecelakaan di Kota Depok ini terletak pada simpang tiga tidak bersinyal yang berada di Jalan Raya Tanah Baru - Jalan Raya Sawangan. Area persimpangan ini merupakan kawasan permukiman, kawasan pendidikan dan kawasan komersial yang memiliki arus tinggi pada saat jam tertentu karena lokasi persimpangan ini cukup strategis sehingga membutuhkan peningkatan keselamatan lalu lintas. Traffic Conflict Technique (TCT) merupakan suatu metode yang di desain untuk mengobservasi data kecelakaan yang hampir terjadi serta melihat jenis kecelakaan. Penelitian menggunakan survei manual counting yang dibantu dengan perekaman dari kamera Drone. Time to Accident (TA) adalah waktu yang tersisa sejak tindakan mengelak (evasive) dilakukan hingga pada saat terjadinya tabrakan jika pengguna jalan tidak merubah kecepatan kendaraannya serta tidak mengubah arah laju kendaraannya. Nilai TA dihitung berdasarkan perkiraan jarak (d) dan kecepatan kendaraan (v) yang diperoleh dari hasil survei. Setelah dilakukan penelitian, lokasi tersebut berpotensi untuk menyebabkan terjadinya kecelakaan. Dari hasil penelitian, dalam waktu 1 jam terdapat 10 konflik dimana ada 8 konflik berpotongan dan 2 konflik bergabung. Semua konflik yang terjadi masuk kedalam klasifikasi serious conflict. Kendaraan bermotor merupakan jenis kendaraan yang menyebabkan sering terjadinya konflik. Hasil yang diharapkan dari metode ini yaitu menuju “zero accident” dan dapat digunakan untuk meningkatkan keselamatan para pengguna jalan. Rambu lalu lintas dan marka jalan yang lengkap sangat dibutuhkan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan yang melewati persimpangan tersebut, selain itu juga kesadaran masyarakat harus ditingkatkan demi terciptanya keselamatan bagi pengendara.
PENERAPAN HIGIENE SANITASI MAKANAN DAN PEMBUKUAN DIGITAL DENGAN MENGUTAMAKAN PROTOKOL KESEHATAN DI MASA PANDEMI Zalfa Nadhifah; Prima Jiwa Osly; Irfan Ichsani
Jurnal JANATA Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v1i2.3207

Abstract

Jumlah kasus Covid-19 di Povinsi DKI Jakarta terus mengalami peningkatan, hal itu membawa dampak bagi masyarakat dan pelaku usaha, dimana beberapa UMKM mengalami penurunan pendapatan bahkan bankrut. Seperti halnya di lingkungan sekitar rumah penulis, beberapa UMKM mengalami sepi pembeli yang mengakibatkan UMKM mengalami kerugian. Sehubungan dengan hal tersebut, penulis mengikuti program KKN Mandiri Universitas Pancasila 2021 dengan tujuan membantu para pelaku UMKM dalam meningkatkan kualitas UMKM dengan tetap memerhatikan arus kas pendapatan dan penerapan protokol kesehatan untuk mengurangi laju penularan COVID-19. Melalui kegiatan KKN ini, akan dipraktikkan dengan pemberdayaan kepada salah satu pelaku usaha yang UMKM nya terkena dampak Covid-19 di lingkungan Murtadho, Jakarta Pusat. Kegiatan ini berupa pemberian informasi tentang pentingnya menjaga hygiene di lingkungan usaha untuk meningkatkan kualitas UMKM dan tata cara melakukan pembukuan digital untuk memudahkan pelaku usaha dalam mencatat transaksi dan mengetahui pendapatan yang diperoleh. Dengan demikian, penulis berharap pemilik UMKM dapat menerapkan higiene di lingkungan usaha dan mengaplikasikan pembukuan secara digital untuk keberlangsungan usahanya
SOSIALISASI PROTOKOL KESEHATAN 5M DI MASA PANDEMI SECARA DARING Irfan Ihsani; Wita Meutia; Prima Jiwa Osly; Farhan Rafliansyah
Jurnal JANATA Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v2i1.3586

Abstract

Various efforts have been made to reduce the rate of the spread of Covid. In Indonesia, the government has made a health protocol known as 5M which consists of washing hands, wearing masks, maintaining distance, staying away from crowds, and reducing mobility (Ministry of Health of the Republic of Indonesia). The purpose of this Community Service is to increase public understanding regarding the 5M health protocol. This activity was carried out by distributing 5M posters online for residents of Jl. J. Buntu RT. 005 RW.012 Kec. Tebet, Kel. Kebon Baru, City of Jakarta, DKI Jakarta. With the distribution of posters related to the 5M health protocol online, residents' understanding of health protocols increases and residents are expected to follow the health protocols. Keywords: 5M, COVID-19, Health Protocol
PELATIHAN STRATEGI BRANDING PADA SMKS TINTA EMAS INDONESIA DENGAN WEBSITE DAN SOSIAL MEDIA Prima Jiwa Osly; Fulki Dwiyandi Araswati; Wita Meutia; Irfan Ihsani
Jurnal JANATA Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v2i2.4451

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatar belakangi dengan keadaan pandemi menuntut perubahan yang amat cepat dan signifikan di berbagai bidang termasuk Pendidikan, serta persaingan global di dunia pendidikan pada era modern menunjukkan kedinamisan sektor pendidikan. Menghadapi persaingan global sekolah harus jeli dalam melihat peluang yang ada di masyarakat dengan cara memiliki citra merek (brand image) yang baik di mata masyarakat Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah melakukan realisasi terhadap pelatihan branding sekolah kepada guru dan manajemen sekolah menggunakan teknologi informasi secara maksimal khususnya dengan website dan sosial media. Hasil dari pelaksanaan kegiatan pengabdian telah berjalan dengan baik dan lancar. Secara terperinci kegiatan ini dinilai bermanfaat oleh para peserta, guru-guru SMK Tinta Emas Indonesia telah termotivasi untuk melakukan promosi sekolah serta memahami strategi branding sekolah dengan menggunakan website dan sosial media.
STRUCTURAL ANALYSIS OF INFLUENCING FACTORS FOR SUSTAINABILITY OF URBAN GREEN SPACES Ihsani, Irfan; Kusmana, Cecep; Machfud; Pravitasari, Andrea Emma
Jurnal Infrastruktur Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Infrastruktur
Publisher : Jurnal Infrastruktur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Depok, located in the western part of West Java Province, has experienced rapid growth over the past few decades. This growth occurred alongside intense urbanization, industrial development, and population increase. Apart from the positive impact of economic growth and infrastructure development, this rapid development causes environmental damage and loss of green open land. This can impact air, water, and soil quality and threaten environmental sustainability. This paper systematically tries to inventory the factors involved in urban green spaces' sustainability with a structural approach using Cross-Impact Matric Multiplication Applied to Classification (MICMAC) software. Of the 12 factors analyzed, five have a strong level of influence and low dependence, and 3 have a strong influence but have high reliance. These factors are 1) LU policy, 2) law enforcement, 3) environmental education, 4) stakeholder integrity, and 5) community involvement and participation, while 1) biodiversity conservation, 2) land value, and 3 ) environmental maintenance and protection is a factor that has a strong influence but is also highly dependent. Stakeholders can use the results of identifying these key factors as considerations for making decisions.
RENGGINANG INOVASI ERA MODERN DESA SUKAGALIH Prima Jiwa Osly; Resti Nur Arini; irfan ihsani
Jurnal JANATA Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v3i2.5898

Abstract

Pengembangan UMKM untuk Desa Sukagalih perlu ditingkatkan agar memiliki produk yang bisa menjual dan dapat meningkatkan perekonomian Desa. Produk yang dapat diambil untuk UMKM Desa dapat berupa produk yang sering dihasilkan dan mudah dikerjakan. Selain itu produk yang diolah harus dikemas dengan menarik sebagai daya tarik konsumen. Maka sebelum dilakukan pengembangan produk inovasi, harus dilakukan survey perndahuluan untuk diskusi dan mencari tau produk yang sering digunakan setelah itu dilakukan uji coba dalam skala kecil. Dari hasil survey maka diperoleh produk yang mudah diolah, dijual dan dikemas menjadi produk yang ekslusif yaitu rengginang. Rengginang produk Desa Sukagalih selanjutnya dilakukan pengolahan uji coba rasa dalam skala kecil menjadi beberapa varian. Setelah ditemukan rasa yang tepat, maka rengginang dikemas menjadi produk ekslusif dan menarik agar memikat konsumen.
PERENCANAAN BANGUNAN KLINIK PASCA GEMPA CIANJUR (STUDI KASUS: KLINIK BIDAN KELURAHAN CIBULAKAN, KAB. CIANJUR) Azaria Andreas; Irfan Ihsani; Resti Nur Arini; Fadli Kurnia; Ayu Herzanita
Jurnal JANATA Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Janata
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/janata.v4i1.6830

Abstract

The potential for earthquakes in Indonesia is caused by 2 conditions, namely, Indonesia's location which is located on the Pacific ring of fire, and Indonesia's location which is located at the meeting point of 3 active tectonic plates. The Cianjur earthquake in 2022 was a shallow crustal tectonic earthquake that occurred at a depth of around 10 km with a strength of 5.6 Mw. This main earthquake was followed by 140 aftershocks with strengths ranging from 1.2 to 4.2 Mw. Seeing the large potential for earthquakes in Indonesia, the Ministry of Public Works in 2006 issued guidelines for earthquake resistant building design. The earthquake also had an impact on the midwife clinic located in Cibulakan Urban Village. Where when an earthquake occurs, the building immediately collapses and is razed to the ground. Until 2024, the midwife clinic building will still not be erected and medical activities will be carried out in residential homes. Therefore, this research intends to carry out planning and construction of a 40 m2 building for medical activities. The design of the midwife clinic building takes the philosophy of earthquake-resistant houses built in earthquake-prone areas. One of the building concepts that must be applied in areas prone to earthquake disasters is building structural materials that are relatively lighter than materials in general, but still have sufficient strength. The results of the analysis show that building a midwife clinic costs Rp. 57,277,690 includes tax with a construction time of 32 calendar days.
ANALISIS PERBANDINGAN RUMUS PERHITUNGAN QUANTITY TAKE OFF MENGGUNAKAN METODE BIM DAN KONVENSIONAL PADA PEKERJAAN STRUKTUR Dhiva Aurelia Putri; Ayu Herzanita; Irfan Ihsani
Jurnal ARTESIS Vol 4 No 2 (2024): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v4i2.7859

Abstract

Percepatan Pembangunan semakin meningkat dan menuntut penyedia jasa konstruksi untuk lebih efektif dan produktif dalam menangani proyek. Maka dari itu, kini penggunaan Building Information Modelling (BIM ) sedang sangat digencarkan, terutama pada lingkup Pemerintahan terutama dengan kriteria dengan kriteria luas diatas 2000 m2 dan diatas dua lantai. Pada penelitian ini akan menganalisis penggunaan BIM (Autodesk Revit) pada tahap quantity take-off dibandingkankan dengan metode Konvensional. Metode yang digunakan untuk mendapatkan hasil tersebut dengan melakukan quantity take-off pada studi kasus Pembangunan Unit Sekolah X dengan metode konvensional dengan cara menghitung manual dan metode BIM dengan cara membuat permodelan pada Aplikasi Autodesk Revit. Tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perbedaan rumus perhitungan kedua metode. Perhitungan volume dibatasi pada pekerjaan struktur atas yaitu kolom, balok dan plat lantai. Alat yang akan dipakai menggunakan software Autodesk Revit 2024 untuk metode BIM dan Microsoft Excel untuk metode konvensional. Dari kedua metode tersebut, perbedaan hasil perhitungan beton pada elemen kolom berada di angka 2.70%, pada elemen balok berada di angka 22.98% dan pada elemen plat lantai ada di angka 0.61%. Untuk pekerjaan bekisting tidak memiliki perbedaan karena memiliki rumus perhitungan yang sama. Kemudian pada perbandingan rumus perhitungan, didapatkan Kesimpulan bahwa pada pekerjaan beton elemen kolom, perbedaan rumus perhitungan ada pada pengurangan akibat volume plat tersinggung. Pada elemen balok, ada pada pengurangan akibat volume kolom tersinggung dan volume plat tersinggung. Sementara untuk elemen plat lantai tidak ada perbedaan perhitungan. Dan dapat disimpulkan bahwa pada Aplikasi Revit, prioritas perhitungan volume pekerjaan beton adalah dari elemen plat lantai, kemudian kolom dan yang terakhir adalah elemen balok.
ANALISIS PERBANDINGAN RUMUS PERHITUNGAN QUANTITY TAKE OFF MENGGUNAKAN METODE BIM DAN KONVENSIONAL PADA PEKERJAAN STRUKTUR: Studi Kasus: Proyek Pembangunan Unit Sekolah X Aurelia Putri, Dhiva; Herzanita, Ayu; Ihsani, Irfan
Jurnal ARTESIS Vol. 4 No. 2 (2024): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v4i2.7859

Abstract

Percepatan Pembangunan semakin meningkat dan menuntut penyedia jasa konstruksi untuk lebih efektif dan produktif dalam menangani proyek. Maka dari itu, kini penggunaan Building Information Modelling (BIM ) sedang sangat digencarkan, terutama pada lingkup Pemerintahan terutama dengan kriteria dengan kriteria luas diatas 2000 m2 dan diatas dua lantai. Pada penelitian ini akan menganalisis penggunaan BIM (Autodesk Revit) pada tahap quantity take-off dibandingkankan dengan metode Konvensional. Metode yang digunakan untuk mendapatkan hasil tersebut dengan melakukan quantity take-off pada studi kasus Pembangunan Unit Sekolah X dengan metode konvensional dengan cara menghitung manual dan metode BIM dengan cara membuat permodelan pada Aplikasi Autodesk Revit. Tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perbedaan rumus perhitungan kedua metode. Perhitungan volume dibatasi pada pekerjaan struktur atas yaitu kolom, balok dan plat lantai. Alat yang akan dipakai menggunakan software Autodesk Revit 2024 untuk metode BIM dan Microsoft Excel untuk metode konvensional. Dari kedua metode tersebut, perbedaan hasil perhitungan beton pada elemen kolom berada di angka 2.70%, pada elemen balok berada di angka 22.98% dan pada elemen plat lantai ada di angka 0.61%. Untuk pekerjaan bekisting tidak memiliki perbedaan karena memiliki rumus perhitungan yang sama. Kemudian pada perbandingan rumus perhitungan, didapatkan Kesimpulan bahwa pada pekerjaan beton elemen kolom, perbedaan rumus perhitungan ada pada pengurangan akibat volume plat tersinggung. Pada elemen balok, ada pada pengurangan akibat volume kolom tersinggung dan volume plat tersinggung. Sementara untuk elemen plat lantai tidak ada perbedaan perhitungan. Dan dapat disimpulkan bahwa pada Aplikasi Revit, prioritas perhitungan volume pekerjaan beton adalah dari elemen plat lantai, kemudian kolom dan yang terakhir adalah elemen balok.
Analisis Kesesuaian Kriteria Konsep Walk/Berjalan Transit Oriented Development Pada Kawasan Transit Blok M Studi Kasus: Jalan Melawai, Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta Rosadi, Raudhah Zahrah; Ihsani, Irfan
Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jii.v8i1.336

Abstract

Permasalahan kemacetan dapat diatasi dengan cara mengalihkan orientasi pengguna kendaraan pribadi ke moda angkutan massal berbasis transit. Untuk mengurangi permasalahan ini harus didukung dengan pengembangan Urban Form yang seimbang disekitar titik pergantian moda. Pengembangan kawasan yang berorientasi pada titik transit agar meningkatkan demand angkutan massal berbasis transit tersebut sering dikenal dengan Transit Oriented Development (TOD). TOD memiliki 8 elemen yang digunakan untuk menegetahui kesesuaian kriteria konsep dari masing-masing elemen, salah satu nya adalah elemen Walk/berjalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian kriteria konsep Walk/berjalan berdasarkan pada Standar TOD pada Kawasan Transit Blok M dan menentukan arahan untuk meningkatkan kriteria konsep Walk/berjalan pada kawasan Blok M. Stasiun Blok M merupakan salah satu dari delapan stasiun MRT yang dikembangkan menjadi kawasan TOD di DKI Jakarta. Variabel dalam penelitian ini menggunakan Standard 3.0 ITDP tahun 2017 menggunakan analisa Multi-Criteria Assesment (MCA) dan Performance-Based Approach. Berdasarkan analisis didapatkan bawah seluruh jalan yang dilewati oleh pejalan kaki sudah dilengkapi dengan adanya jalur pejalan kaki, namun rata-rata tidak dilengkapi dengan tactile (kecuali blok D dan blok F), penyeberangan jalan (kecuali blok A), bangunan dengan jendela transparan dan jalan masuk untuk pejalan kaki kurang dari 3 per 100 meter. Menciptakan lingkungan berjalan kaki yang nyaman, aman dan terkoneksi dengan menyediakan jalan shared street atau complete street yang berada di sekitar stasiun MRT.