Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pemberdayaan Perempuan dalam Melawan Pernikahan Dini di Indonesia: Implementasi dan Dampak Program 'Empower Her' di Desa Mamungaa Timur Moon Hidayati Otoluwa; Muziatun Mukadji; Novriyanto Napu; Mery Balango; Hanisah Hanafi
SERAMBI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): SERAMBI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : TRANSBAHASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/serambi.v1i1.1

Abstract

Pernikahan dini di Indonesia merupakan isu serius yang memerlukan perhatian untuk melindungi hak anak dan perempuan. Program "Empower Her: Inspirasi Perempuan Melawan Pernikahan Dini" bertujuan memberdayakan perempuan muda untuk menghadapi dan mengatasi tekanan pernikahan dini melalui berbagai inisiatif di Desa Mamungaa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Kecamatan Bone Pantai, Provinsi Gorontalo. Metode yang digunakan dalam program ini mencakup sosialisasi melalui seminar dan lokakarya, pendidikan formal dan non-formal, serta pelatihan keterampilan dan pendidikan seksual. Selain itu, program ini menyediakan dukungan ekonomi melalui akses kredit mikro dan pelatihan kewirausahaan, serta dukungan psikologis dan sosial melalui konseling dan kelompok dukungan. Hasil analisis menunjukkan penurunan signifikan dalam angka pernikahan dini di wilayah yang terlibat, yang mencerminkan perubahan positif dalam persepsi dan perilaku masyarakat terkait pernikahan dini. Pemberdayaan perempuan melalui peningkatan kesadaran, keterampilan, dan dukungan ekonomi terbukti efektif dalam mengurangi ketergantungan ekonomi yang sering menjadi alasan pernikahan dini. Untuk memastikan dampak yang berkelanjutan, diperlukan dukungan terus-menerus dalam bentuk pelatihan keterampilan, pendidikan seksual, akses pekerjaan, serta layanan dukungan sosial dan psikologis. Langkah-langkah ini esensial dalam mempromosikan kesetaraan gender, menggali potensi penuh perempuan, dan mengubah norma budaya yang mendukung pernikahan dini.
Peningkatan Pemahaman Procedure Text bagi Siswa SMK melalui Pembelajaran Interaktif dan Kontekstual Ilham Huntoyungo; Moon Hidayati Otoluwa
SERAMBI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): SERAMBI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : TRANSBAHASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54923/serambi.v2i2.40

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Gorontalo dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan menangani hambatan siswa kelas XI dalam memahami materi Procedure Text pada mata pelajaran Bahasa Inggris. Berdasarkan observasi awal, ditemukan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam memahami isi, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang menjadi ciri khas Procedure Text. Permasalahan utama yang teridentifikasi meliputi rendahnya penguasaan kosakata bahasa Inggris, keterbatasan pemahaman tata bahasa dasar seperti pembedaan antara noun dan verb, serta rendahnya kemampuan siswa dalam mengenali language features seperti penggunaan kata kerja perintah, kata penghubung, dan urutan langkah. Hambatan tersebut bersumber dari faktor internal, seperti rendahnya motivasi dan keterbatasan bekal pengetahuan sebelumnya, serta faktor eksternal, seperti metode pembelajaran yang cenderung teoritis dan minimnya penggunaan media interaktif. Melalui program pengabdian ini, tim pelaksana mengembangkan strategi pembelajaran yang bersifat kontekstual, komunikatif, dan praktis, di antaranya pengayaan kosakata melalui latihan bertahap, penguatan pemahaman tata bahasa dasar, penggunaan video tutorial dan gambar langkah-langkah sebagai media visual, serta pendekatan kolaboratif melalui kerja kelompok. Implementasi program menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih aktif, termotivasi, dan mampu memahami Procedure Text dengan lebih baik. Selain memberikan dampak positif langsung pada pembelajaran, program ini juga mendorong guru untuk mengembangkan metode mengajar yang lebih inovatif dan sekolah untuk meningkatkan fasilitas pendukung pembelajaran bahasa Inggris. Dengan demikian, program pengabdian ini berhasil memberikan solusi praktis yang dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris di sekolah kejuruan.
Penguatan Kompetensi Guru Bahasa Inggris SMP dalam Pengembangan Soal HOTS melalui Program Pengabdian Berbasis MGMP Moon Hidayati Otoluwa
Dedikasi Mandiri Nusantara Vol. 1 No. 1 (2025): Dedikasi Mandiri Nusantara - Desember 2025
Publisher : Dedikasi Mandiri Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18690014

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru Bahasa Inggris SMP dalam menyusun soal Higher Order Thinking Skills (HOTS). Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan guru dalam merancang soal yang mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi, sementara tuntutan kurikulum mengharuskan evaluasi berbasis analisis, evaluasi, dan kreasi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan workshop, pelatihan konseptual, dan pendampingan intensif yang dilaksanakan melalui tahapan analisis kebutuhan, pelatihan, praktik penyusunan soal, dan evaluasi. Keberhasilan kegiatan diukur melalui pre-test dan post-test, penilaian kualitas soal menggunakan rubrik HOTS, serta angket respon peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pemahaman guru dari kategori cukup menjadi baik, serta 78% soal yang dihasilkan telah memenuhi kriteria level kognitif C4–C6. Selain peningkatan pengetahuan dan keterampilan, kegiatan ini juga mendorong perubahan sikap profesional guru dan terbentuknya kolaborasi dalam penyusunan soal. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan nilai tambah secara pedagogis dan institusional serta berpotensi mendukung peningkatan kualitas evaluasi pembelajaran secara berkelanjutan.