Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Persepsi Remaja Putri tentang Anemia di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Luwuk Timur: Students Perception of Anemia in Vocational School 5 East Luwuk Nadya Yulita; Fitrianty Sutadi Lanyumba; Dwi Wahyu Balebu; Ramli Ramli
Jurnal Kesmas Untika Luwuk : Public Health Journal Vol. 11 No. 2 (2020): Jurnal Kesmas Untika Luwuk : Public Health Journal
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1012.71 KB) | DOI: 10.51888/phj.v11i2.36

Abstract

Anemia adalah suatu kondisi dimana jumlah sel darah merah atau hemoglobin berada di bawah normal. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk memperoleh gambaran Persepsi Remaja Putri tentang Anemia di SMK Negeri 5 Luwuk Timur. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria bahwa, pernah mendapatkan tablet tambah darah (Fe) dan penyuluhan dari petugas kesehatan tentang anemia. Informan dalam penelitian ini adalah remaja putri SMK 5 Luwuk Timur dengan kriteria bahwa, pernah mendapatkan tablet tambah darah (Fe) dan penyuluhan dari petugas kesehatan tentang anemia dan informan kunci yaitu petugas kesehatan di Puskesmas Hunduhon. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data menurut Milles dan Huberman (1984) yaitu Reduction, Display, Conclusion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja putri mempersepsikan anemia sebagai keadaan kurang darah dan mengatakan bahwa gejala anemia adalah pusing, sakit kepala, lemah, letih, lesu, lemas, dan loyo. Sebagian besar remaja putri belum memahami penyebab anemia. Remaja putri mengatakan bahwa begadang dan kurang tidur sebagai penyebab dari anemia. Remaja putri yang belum memahami akibat atau dampak menganggap bahwa sakit badan dan kepala adalah akibat atau dampak dari anemia. Perlu adanya perhatian untuk memberikan penyuluhan dalam kegiatan posyandu remaja dan disarankan kepada remaja putri lebih meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang anemia.  Anemia is a condition in which the number of red blood cells or hemoglobin is below normal. The purpose of this study was to obtain a description of the perception of young women about anemia at SMK Negeri 5 Luwuk Timur. This type of research is qualitative by using purposive sampling technique with the criteria that, have ever received a blood supplement (Fe) tablet and counseling from health workers about anemia. The informants in this study were young women of SMK 5 Luwuk Timur with the criteria that they had received blood added tablets (Fe) and counseling from health workers about anemia and key informants were health workers at the Hunduhon Health Center. This study uses data analysis techniques according to Milles and Huberman (1987), namely Reduction, Display, Conclusion. The results showed that most of the young women perceived anemia as a lack of blood and said that the symptoms of anemia were dizziness, headache, weakness, fatigue, lethargy, weakness, and weakness. Most of the young women do not understand the causes of anemia. Young women say that staying up late and lack of sleep are the causes of anemia. Young women who do not understand the consequences or effects think that body and headaches are the result or impact of anemia. Attention is needed to provide counseling in youth posyandu activities and it is recommended that young women increase their knowledge and understanding of anemia.
Meningkatkan Kesadaran Akan Bahaya Narkoba Pada Kelompok Pelajar Dan Mahasiswa Melalui Kegiatan Seminar Hairudin La Patilaiya; Ramli Ramli; Taufik Yunus; Sitti Nurhidayanti Ishak
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v4i2.139

Abstract

Zaman globalisasi seperti saat ini mempengaruhi dan bahkan membuat nilai-nilai moral dalam kehidupan menjadi kurang diperhatikan lagi. Pergaulan semakin bebas sehingga memicu terjadinya perbuatan yang tidak baik bagi kesehatan, yaitu mengkonsumsi narkoba. Banyak faktor yang melandasi hal tersebut, seperti pergaulan yang tidak sehat, ingin coba-coba, dan lain sebagainya. Maraknya pernggunaan narkoba saat ini tidak hanya tren di kalangan para pemuda yang sudah tidak menduduki bangku sekolah lagi, saat ini penggunaan narkoba telah marajalela di kalangan para pelajar, mahasiswa, orang dewasa dan bahkan pada usia lanjut. Program pengabdian masyarakat di selenggarakan oleh Majelis Kesehatan Umum dan Pelayanan Sosial Pimpiman Wilayah  Muhamamdiyah Maluku Utara dengan tujuan meningkatkan kesadaran akan bahaya narkoba bagi kelompok pelajar dan mahasiswa. Adapun metode seminar adalah Ceramah, diskusi dan  Tanyajawab dan alat Penunjang seminar  adalah Infocuc, payar lebar, Leptop, Alat Tulis dan KIT. Sebagai peserta Kegiatan adalah pelajar dan mahasiswa berjumlah 114 peserta, yang terdiri dari MTs Darul Ulum Sasa Kota Ternate, MA Darul Ulum Sasa Kota Ternate, SMA Muhammadiyah Kota Ternate, SMA Negeri 3 Kota Ternate, SMK Negeri 4 Kota Ternate sebanyak 66 pelajar dan 48 Mahasiswa dari Program Study Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan UMMU, Mahasiswa Prodi PGSD dan Bahasa Inggris Fakultas Ilmu Pendidikan UMMU. Dari kegiatan ini diharapkan terdapat kesadaran pada kelompok pelajar dan mahasiswa akan bahaya narkoba yang menjadi masalah global saat ini sehingga kewaspadaan terhadap pengaruh dari narkoba.
Penularan Tuberkulosis Paru dalam Anggota Keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Siko Kota Ternate Nursia Aja; Ramli Ramli; Hamidah Rahman
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 18, No 1 (2022): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.18.1.78-87

Abstract

Mayoritas penularan tuberkulosis paru (TB paru) berasal dari luar lingkungan keluarga, akan tetapi intervensi komprehensif dalam lingkungan keluarga penderita TB paru juga penting. Salah satu cara penularan TB paru adalah melalui udara. Hal ini berarti bahwa salah satu risiko terjadinya penularan adalah melalui kontak dekat yaitu dari lingkungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara pengetahuan tentang pencegahan penularan TB paru, upaya pencegahan dalam keluarga dan dukungan keluarga terhadap pencegahan penularan TB paru. Rancangan penelitian yang digunakan adalah studi potong lintang serta teknik pengambilan sampel secara total sampel. Populasi yaitu penderita TB paru tahun 2019 yang ada di wilayah kerja Puskesmas Siko Kota Ternate dan diperoleh sebanyak 47 orang. Analisis data menggunakan uji Chi-square dengan taraf signifikansi pada p < 0,05. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p = 0,021; PR = 1,478; 95% CI = 1,172 - 1,865), dan upaya pencegahan penularan (p= 0,046; PR=1,440; 95% CI= 1,159 –1,788) dengan insiden penularan TB paru. Pelaksanaan program pencegahan penularan TB paru perlu dilakukan secara komprehensif dan juga skirining ke anggota keluarga penderita dilakukan secara teratur agar angka penurunan TB paru cepat tercapai.
SOSIALISASI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI KABUPATEN HALMAHERA SELATAN PROVINSI MALUKU UTARA Hairudin La Patillaiya; Ramli Ramli; Diah Merdekawati Surasno; Taufik Yunus
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Membangun Negeri
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/pkm.v5i1.1038

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan (transisi) dari anak-anak ke masa dewasa. Pada masa transisi, remaja sering menghadapi permasalahan yang sangat kompleks dan sulit ditanggulangi sendiri. Tiga resiko yang sering dihadapi oleh remaja (TRIAD KRR) yaitu resiko-resiko yang berkaitan dengan seksualitas (kehamilan tidak diinginkan, aborsi dan terinfeksi penyakit Menular Seksual), Penyalahgunaan NAPZA dan HIV/AID. Dalam rangka menumbuh kembangkan perilaku hidup sehat bagi remaja, maka perlu kepedulian dalam bentuk pelayanan dan penyediaan informasi yang benar serta kesepahaman bersama akan pentingnya kesehatan reproduksi remaja sehingga dapat membantu mereka dalam menentukan pilihan masa depannya. Sebagai penyelenggara Program pengabdian masyarakat adalah Majelis Kesehatan Umum dan Pelayanan Sosial Pimpiman Wilayah Muhamamdiyah Maluku Utara, dengan metode sosialisai yaitu Ceramah, Diskusi dan Tanyajawab dan alat penunjang kegiatan adalah leptop, layar lebar infocus. Kegiatan ini melibatkan pelajar SMA Negeri 22 Halmahera Selatan, SMK Peduli Bangsa, SMA Negeri 06 Halmahera Selatan, SMK Teknologi, Madrasyah Aliyah Al-MA’ARUF, SMA Negeri 35 Halmahera Selatan, SMA Negeri 09 Halmahera Selatan, SMA Negeri 30 Halmahera Selatan, Madrasyah Aliyah Alkhairat Madapolo, SMA Muhammadiyah Madapolo, SMA Negeri 02 Halmahera Selatan dan SMA/MA ALHAIRAT Laluin. Hasil Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan Pahaman akan pentingnya Triad Kesehatan Reproduksi Remaja, serta Menciptakan suatu generasi Remaja yang peduli terhadap kesehatan dan peduli terhadap lingkungan tempat tinggal mereka.
Kepercayaan Masyarakat Terhadap Penolong Persalinan di Desa Manatahan Kecamatan Obi Barat Harianti Hamid; Ramli Ramli; Sitti Nurhidayanti Ishak
JURNAL BIOSAINSTEK Vol 4 No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v4i2.1125

Abstract

Salah satu faktor tingginya AKI di Indonesia adalah masih rendahnya pemanfaatan persalinan oleh tenaga kesehatan difasilitas Kesehatan. Masyarkat masih mempercayakan persalinannya di bantu oleh dukun bayi. Pertolongan persalinan oleh non tenaga kesehatan (dukun bayi) menimbulkan masalah karena mereka bekerja tidak berdasarkan ilmiah, pengetahuan mereka tentang fisiologi dan patologi pada persalinan juga masih sangat terbatas. Kondisi ini tentunya menjadi sebuah permasalahan kesehatan, social dan budaya. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat kepercayaan masyarakat terhadap penolong persalinan. Informan dalam penelitian ini sebanyak 9 informan yang terdiri dari 6 ibu yang melahirkan di dukun bayi, 1 orang bidan Desa, 1 orang dukun bayi yang terlatih dan 1 orang dukun bayi yang tidak terlatih yang berada di desa Manatahan kecamatan Obi Barat. Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pengetahuan informan terhadap kehamilan dan persalinan sudah cukup baik akan tetapi sikap dan kepercayaan masyarakat masih menganggap bahwa dukunlah yang dapat membantu persalinan dengan baik karena lebih perhatian terhadap masyarakat.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN BAGI KELOMPOK PELAJAR DAN MAHASISWA TENTANG BAHAYA NARKOBA DI KOTA TERNATE PROVINSI MALUKU UTARA Hairudin La Patilaiya; Ramli Ramli; Taufik Yunus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zaman globalisasi seperti saat ini mempengaruhi dan bahkan membuat nilai-nilai moral dalam kehidupan menjadi kurang diperhatikan lagi. Pergaulan semakin bebas sehingga memicu terjadinya perbuatan yang tidak baik bagi kesehatan, yaitu mengkonsumsi narkoba. Banyak faktor yang melandasi hal tersebut, seperti pergaulan yang tidak sehat, ingin coba-coba, dan lain sebagainya. Maraknya pernggunaan narkoba saat ini tidak hanya tren di kalangan para pemuda yang sudah tidak menduduki bangku sekolah lagi, saat ini penggunaan narkoba telah marajalela di kalangan para pelajar, mahasiswa, orang dewasa dan bahkan pada usia lanjut. Semua ini dikarenakan kurangnya pengetahuan mengenai bahaya narkoba. Program pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh Majelis Kesehatan Umum dan Pelayanan Sosial Pimpiman Wilayah Muhamamdiyah Maluku Utara ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman bagi kelompok pelajar dan mahasiswa untuk memiliki kesadaran tinggi dan potensi diri untuk menghadapi dampak globalisasi, terutama masalah narkoba. Metode yang digunakan : (1) Pemaparan Materi, (2). Diskusi dan (3) Tanyajawab (4). Pre Test dan Post Test. Alat Penunjang pada kegiatan ini antara lain : Infocus dan layar, Leptop, Alat Tulis dan KIT Seminar. Kegiatan ini melibatkan pelajar dan mahasiswa berjumlah 114 peserta, yang terdiri dari MTs Darul Ulum Sasa Kota Ternate, MA Darul Ulum Sasa Kota Ternate, SMA Muhammadiyah Kota Ternate, SMA Negeri 3 Kota Ternate, SMK Negeri 4 Kota Ternate sebanyak 66 pelajar dan 48 Mahasiswa dari Program Study Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan UMMU, Mahasiswa Prodi PGSD dan Bahasa Inggris Fakultas Ilmu Pendidikan UMMU. Hasil kegiatan menunjukkan ada peningkatan pengetahuan pelajar dan mahasiswa tentang bahaya narkoba.
Perilaku Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah di Desa Tontouan Kecamatan Luwuk Kabupaten Banggai: Community Behavior in Waste Managementin Tontouan Village Luwuk District Banggai Regency hafiudin lasompo; Maria Kanan; Ramli Ramli; Bambang Dwicahya; Caca Sudarsa; Risky Ekaputri; Yunita Sari Thirayo
Jurnal Kesmas Untika Luwuk : Public Health Journal Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Kesmas Untika Luwuk : Public Health Journal
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.726 KB) | DOI: 10.51888/phj.v13i1.108

Abstract

Pengelolaan lingkungan merupakan suatu usaha yang harus dilakukan agar dapat menciptakan kehidupan yang sehat.Pengelolaan sampah merupakan salah satu bagian dari pengelolaan lingkungan yang berkontribusi pada kebersihan lingkungan.Kebersihan lingkungan merupakan salah satu faktor utama dalam mewujudkan hidup sehat.Faktor perilaku mempunyai peranan yang sangat besar terhadap kebersihan lingkungan.Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah domestik di Desa Tontouan Kecamatan Luwuk Kabupaten Banggai Tahun 2019.Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh rumah tangga yang ada di Desa Tontouan Dusun I, Dusun II dan Dusun III.Sampel dalam penelitian ini dihitung berdasarkan rumus dari Slovin dengan jumlah sampel 222 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner dan diolah secara komputerisasi dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekwensi. Dari hasil penelitian ini menunjukan pengetahuan responden tentang pengelolaan sampah dengan kategori Baik yakni 130 responden (58,6%), Sikap responden tentang pengelolaan sampah dengan kategori Positif yakni 207 responden (93,2%) dan tindakan responden dalam pengelolaan sampah dengan kategori baik yakni 198 responden (89,2%). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu baik pengetahuan, sikap dan tindakan responden sebagian besar dalam kategori baik dan positif. Saran dalam penelitian ini yaitu perlu dilakukan peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah.   Environmental management is an effort that must be done in order to create a healthy life. Waste management is one part of environmental management that contributes to environmental hygiene. Environmental hygiene is one of the main factors in realizing a healthy life.Behavioral factors have a very large role in environmental cleanliness. This study aims to obtain an overview of community behavior in managing domestic waste in Tontouan, Luwuk, Banggai Regency in 2019. This research is descriptive with a quantitative approach, the population in this study is all households in the Tontouan Village, Dusun I, Dusun II and Dusun III. The sample in this study was calculated based on the Slovin formula with a total sample of 222 people. Data were collected using a questionnaire and processed computerized and presented in the form of a frequency distribution table. From the results of this study, it shows that respondents' knowledge about waste management is in the Good category, namely 130 respondents (58.6%), the attitude of respondents about waste management in the Positive category, namely 207 respondents (93.2%), and the action of respondent in waste management were in good category, namely 198 respondents (89.2%).The conclusion in this study is that knowledge, attitudes and actions of the respondents are in the good and positive categories. Suggestions in this research is that it is necessary to increase public awareness and participation in waste management.
EVALUASI PELAKSANAAN POSYANDU PRAKONSEPSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TOILI II, LUWUK BANGGAI Nurlia Abugar; Ramli Ramli; Marselina Sattu; Risky Ekaputri; Muhammad Syahrir
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol 6, No 2 (2022): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/jns.v6i2.606

Abstract

Sebelum adanya posyandu prakonsepsi, program kesehatan hanya fokus kepada ibu hamil. Program ini hadir sebagai upaya untuk memberikan pendampingan kepada wanita prakonsepsi untuk meningkatkan asupan gizi dan ibu calon pengantin dan ibu hamil guna menekan penyebab kematian ibu. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan posyandu prakonsepsi di Wilayah Kerja Puskesmas Toili II Kabupaten Banggai. Penelitian ini menggunakan pendekatan Etnometodologi yaitu memusatkan kajian pada realita yang memiliki penafsiran praktis. Hasil wawancara ini diperoleh dari pengelola program posyandu prakonsepsi, bidan desa, tenaga gizi puskesmas, wanita prakonsepsi, pengurus KUA dan kepala puskesmas. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk evaluasi pelaksanaan posyandu prakonsepsi di wilayah kerja puskesmas toili 2 kabupaten banggai tahun 2020 tentang bagaimana pola rekrutmen wanita prakonsepsi, kelas wanita prakonsepsi, pelaksanaan pengukuran lingkar LILA dan panggul, pemeriksaan tekanan darah, pengukuran hemoglobin dan pelaksanaan pemberian tablet fe, yang dimana sasarannya adalah pengelola program posyandu prakonsepsi, bidan desa, tenaga gizi puskesmas, wanita prakonsepsi, pengurus KUA dan kepala puskesmas telah terlaksana dengan baik, hal disebabkan karena adanya dukungan dari pemerintah Desa untuk menganggarkan kegiatan posyandu prakonsepsi dalam APBDES yang dibuktikan dengan pemberian susu prenagen kepada wanita prakonsepsi. Kesimpulan dari penelitian evaluasi terhadap pelaksanaan posyandu prakonsepsi sudah terlaksana dengan baik dimana dalam melakukan upaya penurunan angka stunting melalui lintas sektor telah dilaksanakan.Before the posyandu preconception, health programs only focused on pregnant women. This program exists as an effort to provide assistance to preconception women to increase nutritional intake and mothers of prospective brides and pregnant women in order to reduce the causes of maternal mortality. The purpose of this study was to find out how the implementation of the Posyandu preconception in the Toili II Health Center Work Area, Banggai Regency. This study uses an ethnomethodological approach, which focuses on the study of reality that has a practical interpretation. The results of this interview were obtained from the manager of the preconception posyandu program, village midwives, health center nutrition workers, preconception women, KUA administrators and the head of the puskesmas. The results showed that the form of evaluation of the implementation of the preconception posyandu in the work area of the Puskesmas Toili 2, Banggai Regency in 2020 was about the recruitment pattern of preconception women, the class of preconception women, the implementation of LILA and hip circumference measurements, blood pressure checks, hemoglobin measurements and the implementation of the administration of Fe tablets. where the target is the manager of the preconception posyandu program, village midwives, health center nutrition workers, pre-conception women, KUA administrators and the head of the puskesmas that have been carried out well, this is due to the support from the village government to budget for preconception posyandu activities in the APBDES as evidenced by the provision of prenagen milk to preconception woman. The conclusion from the evaluation research on the implementation of the preconception posyandu has been carried out well where efforts to reduce stunting rates have been carried out across sectors.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN BAGI KELOMPOK PELAJAR DAN MAHASISWA TENTANG BAHAYA NARKOBA DI KOTA TERNATE PROVINSI MALUKU UTARA Hairudin La Patilaiya; Ramli Ramli; Taufik Yunus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zaman globalisasi seperti saat ini mempengaruhi dan bahkan membuat nilai-nilai moral dalam kehidupan menjadi kurang diperhatikan lagi. Pergaulan semakin bebas sehingga memicu terjadinya perbuatan yang tidak baik bagi kesehatan, yaitu mengkonsumsi narkoba. Banyak faktor yang melandasi hal tersebut, seperti pergaulan yang tidak sehat, ingin coba-coba, dan lain sebagainya. Maraknya pernggunaan narkoba saat ini tidak hanya tren di kalangan para pemuda yang sudah tidak menduduki bangku sekolah lagi, saat ini penggunaan narkoba telah marajalela di kalangan para pelajar, mahasiswa, orang dewasa dan bahkan pada usia lanjut. Semua ini dikarenakan kurangnya pengetahuan mengenai bahaya narkoba. Program pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh Majelis Kesehatan Umum dan Pelayanan Sosial Pimpiman Wilayah Muhamamdiyah Maluku Utara ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman bagi kelompok pelajar dan mahasiswa untuk memiliki kesadaran tinggi dan potensi diri untuk menghadapi dampak globalisasi, terutama masalah narkoba. Metode yang digunakan : (1) Pemaparan Materi, (2). Diskusi dan (3) Tanyajawab (4). Pre Test dan Post Test. Alat Penunjang pada kegiatan ini antara lain : Infocus dan layar, Leptop, Alat Tulis dan KIT Seminar. Kegiatan ini melibatkan pelajar dan mahasiswa berjumlah 114 peserta, yang terdiri dari MTs Darul Ulum Sasa Kota Ternate, MA Darul Ulum Sasa Kota Ternate, SMA Muhammadiyah Kota Ternate, SMA Negeri 3 Kota Ternate, SMK Negeri 4 Kota Ternate sebanyak 66 pelajar dan 48 Mahasiswa dari Program Study Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan UMMU, Mahasiswa Prodi PGSD dan Bahasa Inggris Fakultas Ilmu Pendidikan UMMU. Hasil kegiatan menunjukkan ada peningkatan pengetahuan pelajar dan mahasiswa tentang bahaya narkoba.
PENYULUHAN TENTANG ANCAMAN NARKOBA BAGI MASA DEPAN BANGSA Hasbi Hasbi; Ahmad Kausar Ramadhan; Nirmalasari Nirmalasari; Riskiana Riskiana; Faidil Anmal; Reski Amalia; Ramli Ramli; Andi Sabriansyah; Resty Resty; Sirwanti Sirwanti
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 9: September 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan narkoba di Indonesia masih merupakan sesuatu yang bersifat urgent dan kompleks. Dalam kurun Waktu satu dekade terakhir permasalahan ini menjadi marak. Terbukti dengan bertambahnya jumlah penyalahguna atau pecandu narkoba secara signifikan, seiring meningkatnya pengungkapan kasus tindak kejahatan narkoba yang semakin beragam polanya dan semakin masif pula jaringan sindikatnya. Masyarakat Indonesia, bahkan masyarakat dunia, pada umumnya saat ini sedang dihadapkan pada keadaan yang sangat mengkhawatirkan akibat maraknya pemakaian bermacam-macam jenis narkoba secara ilegal. Kekhawatiran ini semakin di pertajam akibat maraknya peredaran gelap narkotika yang telah merebak di segala lapisan masyarakat, termasuk di kalangan generasi muda. Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap kehidupan bangsa dan negara pada masa mendatang. Perilaku sebagian remaja yang secara nyata telah jauh mengabaikan nilai-nilai kaidah dan norma serta hukum yang berlaku di tengah kehidupan masyarakat menjadi salah satu penyebab maraknya penggunaan narkoba dikalangan generasi muda. Dalam kehidupan sehari-hari di tengah-tengah masyarakat masih banyak dijumpai remaja yang masih melakukan penyalahgunaan narkoba.